Memorist (Memoriseuteu / 메모리스트)

Memorist (Memoriseuteu / 메모리스트)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Memorist S01E06 Pria Kedua WEB-DL 720p x265 HEVC
A Commentary by piusucks
Saya hanya resync, original subtitle oleh VIU

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
x265
HEVC
Published on: 2020-05-02
Downloads: 24
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Semua karakter, organisasi, tempat, dan peristiwa adalah fiktif"

Tok, tok.

Apa guntur itu menakutimu?

Ya.

Tidak perlu ditakuti.

Langit pamer karena memberi kita hujan.

Pada hari Ibu meninggal, ada guntur juga.

Sama dengan hari kita meninggalkan Ibu di rumah abu.

Kemarilah.

- Kamu merindukan Ibu? - Ya.

Apa yang Ibu katakan padamu

- setiap kali kamu merindukannya? - Berdoa.

Ibu malaikat pelindungmu,

jadi, setiap kamu kesulitan atau takut, kamu harus...

Berdoa.

- Haruskah kita berdoa bersama? - Ya.

Malaikat pelindung suci,

yang selalu melindungiku.

Tuhan

telah mengirimmu kepadaku.

Tolong lindungi tubuhku

dari mata pisau kejahatan.

"Tahun 2000, Olimpiade Matematika Internasional ke-41"

Sebelum tesnya kita mulai,

aku akan mengabsen dahulu, ya?

Shinai dari Israel ada?

Hadir.

Simon Parker dari Amerika.

- Hadir. - Baiklah.

Thomas Jaeger dari Jerman.

"Jaeger", bukan "Jaeger".

Baiklah. Maafkan aku.

Thomas Jaeger dari Jerman. Baik.

Berikutnya

So Mi Kim dari Korea.

So Mi Kim?

Malaikat pelindung suci yang selalu melindungiku.

Tuhan mengirimmu kepadaku.

Tolong lindungi tubuhku dari mata pisau kejahatan

dan tuntun aku keluar dari kegelapan yang mendalam

dengan cahayamu.

Amin.

Ayah.

Ayah.

Ibu, aku memenangkan medali emas.

Malaikat pelindung suci,

yang selalu melindungiku.

Tuhan mengirimmu kepadaku.

Tolong lindungi tubuhku dari mata pisau kejahatan

dan tuntun aku keluar dari kegelapan yang mendalam

- dengan cahayamu. - Dengan cahayamu.

Bagaimana kamu tahu aku ada di sini?

Aku bergegas datang karena mengkhawatirkanmu.

Ini peluru asli.

Bagaimana kamu tahu aku ada di sini?

Ruang kendali memberitahuku kamu berada di sini.

Kamu tiba lebih cepat dari anak buahku.

Seolah-olah kamu sudah menunggu.

Aku tidak tahan lagi.

Hati-hati. Jika menarik pelatuknya, kamu akan menembakku.

Angka-angka di samping jasad itu.

Itu memanduku ke sanatorium di dekat sini.

Profesor Nam Young Moon.

Kim So Mi dari 20 tahun lalu

mengganti namanya menjadi Han Sun Mi.

Kamu diam-diam membaca ingatanku.

Kamu mengulangi adegan pembunuhan setelah membacanya.

Cukup.

Jelaskan.

Tenanglah.

Saat aku memindai ingatan orang,

aku tidak menyerap semuanya dengan sentuhan kecil tubuh kita.

Saat kamu memegangku,

aku sangat fokus membaca ingatan Park Gi Dan

hingga tidak membaca ingatanmu.

Siapa yang tahu?

Baiklah. Aku melihat citra yang samar.

Peristiwa traumatis terbaca lebih dahulu.

Bentuknya gelap.

Tampak seperti vas hitam.

- Lalu? - Saat membaca ingatan Profesor Nam,

aku melihat So Mi menggambar bentuk serupa.

Dia menyaksikan pembunuhan lewat lubang kunci.

Saat itulah aku tahu

bahwa dia adalah kamu.

Itu terdengar sangat konyol.

Aku sangat tertarik.

Pembunuhnya memainkan lelucon yang mengerikan.

Mereka memanfaatkan masa laluku.

Dan siapa yang mampu melakukan itu?

Memang benar pembunuh mempermalukan

dan menantangmu.

Tapi bukan hanya kamu yang dipermalukan.

Dia juga menghina

masa laluku.

Masa lalu apa?

Pembunuhnya mengincar kita berdua.

Jika kamu tidak menjawab pertanyaanku,

aku akan menarik pelatuk ini.

Lukisan palu cakar ini dikirim untuk Park Gi Dan.

Lalu?

Entah apa kamu sudah dengar,

tapi aku tidak bisa mengingat masa laluku.

Jangan berbasa-basi.

Aku hanya ingat satu hal.

Dia seorang gadis.

Dia sekarat.

Itu sangat mirip dengan lukisan itu.

Posisi pria yang diinjak oleh malaikat.

Wajahnya.

Raut wajah sedihnya.

Dia mungkin ibuku.

Dia mengejek satu-satunya ingatanku.

Kita memiliki

musuh yang sama.

- Pintunya terkunci. - Lewat sini.

Kapten Koo.

- Ayo. - Aku?

Ayo!

- Pintunya terkunci. - Minggir.

Kapten Koo.

Kenapa kamu tidak membuka pintunya?

Tetap di luar. Tim forensik harus datang lebih dahulu.

Apa itu jasad?

Itu manusia?

Mereka adalah hasil kerja si pembunuh.

"Hasil kerja"?

Menilai luka di lengannya, mereka menyerang satu sama lain.

- "Satu sama lain"? - Tapi kenapa?

Pembunuhnya mungkin mengatakan

satu-satunya penyintas akan diampuni.

'Memorist"

"Ep. 6, Pria Kedua"

"Unit Investigasi Kepolisian Provinsi Gyeonggi, 2006"

Kamu Kim So Mi?

Gadis dari insiden enam tahun lalu?

"Analisis Pembunuhan Kim Young Gook"

- Apa ini? - Aku sudah membuat profilnya.

- "Profil"? - Aku membuat profil si pembunuh.

- Apa? - Aku memenuhi syarat.

Aku meraih magister dalam psikologi kriminal di AS.

- Berapa usiamu? - Usiaku 17 tahun dalam usia Korea.

"'Keluarga Mata-mata Pulau Seob' Tidak Bersalah Setelah 14 Tahun"

Jadi, siapa pembunuhnya?

Ada bekas luka di telinga kirinya.

Kamu sudah mengatakannya sejak lama.

Gunakan ini untuk melacaknya.

Kamu akan menemukan pria dengan bekas luka itu.

Kenapa ini harus dirahasiakan?

Karena pembunuhnya ada di dekat sini.

Si pembunuh

mungkin orang yang sama yang membunuh orang tua kita.

- Itu sudah pasti. - Tapi bagaimana jika

dia mengetahui masa lalu kita secara tidak sengaja?

- Jadi, orang lain? - Pembunuhnya mungkin dekat.

Kemungkinannya besar.

"Dekat"? Kalau begitu, mungkinkah seorang detektif?

Kamu cukup berhati-hati.

Tapi ini pembunuh yang sama dari 20 tahun lalu.

Mereka bisa saja menebak masa lalumu lewat berkasmu,

tapi tidak denganku.

Tidak seorang pun tahu masa laluku.

"Tidak seorang pun"?

Aku memberi tahu satu orang,

tapi tetap dirahasiakan hingga akhir.

Siapa dia?

Jika kamu tidak memberitahuku, aku tidak bisa mempersempit kemungkinan.

Tapi

apa kamu selalu mempertimbangkan begitu banyak kemungkinan

saat menyelidiki?

Walaupun sangat cerdas, kamu tidak punya intuisi?

Itu hanya untuk mereka yang egois.

Kamu membiarkan keberuntungan membuat keputusan penting.

Aku yakin orang bodoh sepertimu suka melakukan hal itu.

Jadi, karena itukah aku menyelamatkan nyawamu?

- Apa yang kamu... - Han Man Pyung.

- Itu? - "Itu"?

Aku bisa mengatasinya sendiri.

Namun, aku bersyukur kamu menghapusku

dari daftar tersangka.

Siapa?

- Apa aku salah? - Tentu saja.

Kamu masih tersangka biasa.

Lalu apa?

Maksudmu kamu ingin bekerja sama

dengan tersangka utama?

"Pastikan teman-temanmu di dekatmu dan musuhmu lebih dekat."

Ini sesuatu yang kuyakini.

Jangan lupa

semua ini harus dirahasiakan

di antara kita.

Apa yang kamu lakukan?

Ini kali pertamamu ke rumah wanita?

Jangan konyol.

Aku mendatangi rumah wanita

sepanjang waktu.

Masuklah ke kamarku.

Apa ini?

Semuanya terkait kasusku.

Aku membaruinya selama 20 tahun terakhir.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left