The first 200 lines.
KEMATIAN SANG BAYI
PEMBUNUHAN MENGERIKAN MENGGEMPARKAN TINSELTOWN
Hollywood, CA Hari Ini
Sabrina.
Kau sudah tidur?
Akan kubiarkan kau tidur.
Ini bukan pekerjaan mudah, kan? / Memang tidak.
Kau membawa senjata? / Aku bukan mau menembak beruang di hutan.
Dimana kau semalam?
Menonton pertandingan. / Benarkah?
Memangnya tidak ada yang menonton?
Seberapa baik kau mengenal kakaknya? / Baru-baru ini.
Baru-baru ini? / Ya, apa yang terjadi?
Pada pukul 08:45, dia ditemukan tewas.
Dia ditusuk 72 kali. Hidung dipotong..,
dan bibir dan kelopak mata juga terpotong.
Apa kau punya dugaan tersangka? / Mungkin.
Teman sekamarnya mendengar suara. Tidak ada jejak bukti..,
tidak ada sidik jari atau senjata. / Sial.
Kuberitahu sesuatu. Ini keenam kalinya aku kemari untuk hal yang itu-itu saja.
Kejahatan yang sama. Korban baru.
Tidak, jangan sentuh aku. Kakakku sudah meninggal.
Kakakku sudah meninggal. Harusnya aku yang mati.
Duduklah, Nona Forester.
Cobalah duduk dulu.
Tolong tinggalkan kami.
Nona Forester, salah satu tugasku sebagai penyidik adalah untuk menawarkan..,
pada keluarga korban seorang psikolog. Anda paham?
Aku tidak butuh seorang psikolog.
Aku tahu apa yang terjadi, dan akan kulakukan dengan caraku.
Anda tidak tahu bagaimana perasaanku!
Aku menangis tanpa henti hingga membuat perutku sakit setiap lima detik.
Aku mengerti. / Tidak, kau tidak mengerti!
Percayalah. Aku mengerti.
Kulakukan ini setiap hari. Tujuh hari seminggu.
Setiap hari selama tiga minggu terakhir.
Aku kemari seperti Grim Reaper..,
membawakanmu kabar buruk yang tak pernah kau dengar.
Kalau seseorang yang kau cintai telah meninggal.
Kau pikir ini hal mudah? Kau pikir ini mudah bagiku?!
Kau tidak tahu itu.
Kami butuh bantuanmu.
Aku membawa detektif yang akan membawamu ke pusat kota..,
dan akan menanyakan beberapa pertanyaan seputar kakakmu.
Bisa kau lakukan? / Ya...
Biar aku siap-siap.
Terima kasih, Detektif.
Menurut Anda aku bisa membantu menangkap pelakunya?
Kami yang akan menangkapnya.
Tapi itu akan memakan waktu.
Dia seperti Jack the Ripper, Jeffrey Donovan dan..,
Richard Ramirez dalam satu orang yang sama.
Ayo nona, kita harus pergi.
Maaf.
Kita mau ke mana?
Valley Division. / Tidak. Aku ingin ke Apartemen kakakku.
Aku ingin ke Apartemen kakakku. / Aku hanya mengikuti perintah, Nona.
Perintah untukmu adalah mengantarkanku..,
ke Satequois st. 3536, Woodman dan Cole Water.
Ya, Nona. / Terima kasih.
Bisa kita Pos kan saja tubuh ini? / Mari kita dengar apa kata Brown.
Siap?
Berhenti. Kau mau kemana?
Aku Samantha Forester. / Ada KTP?
Tidak, aku buru-buru kemari. Kakakku ada di atas sana.
Kau tidak diperbolehkan ke atas sekarang.
Kami hampir selesai. / Kau Samantha Forester?
Ya.
Terima kasih sudah datang.
Ini bukan waktu yang tepat. / Apa yang terjadi?
Di sini tidak aman. Kau harus menunggu.
Aku ingin melihat kakakku.
Aku mengerti. Bisa tolong tunggu di sini?
Terima kasih.
Kenapa dia di dalam kantong plastik? Kenapa dia di dalam kantong plastik?!
Sudah prosedurnya, Nona. / Gunakan kain kafan.
Terima kasih.
Aku turut berduka, Nona.
Apa yang terjadi?
Aku tidak yakin.
Forensik sudah pergi beberapa jam yang lalu.
Penyelidikan ini akan memakan waktu.
Akan kutinggalkan kau sejenak.
Kurasa kami punya tersangkanya.
Maukah kau datang ke kantor polisi dan menjawab beberapa pertanyaan?
Bagaimana ini bisa terjadi?
Aku tidak mengerti.
Kami tidak punya motif pembunuhannya.
Bisa ikut aku ke kantor dan menginterogasimu..,
dan kemudian kami antar kau pulang, ya?
Silakan.
Akan kami antar kau pulang agar kau aman.
Awas kepalamu.
Aku akan segera kembali.
Jangan menutup pintu. Ini tidak bisa dibuka dari dalam.
Jadi bandit tak bisa melarikan diri.
Astaga. / Punya korek?
Tidak. Pergi dari sini!
Dasar wanita sialan.
Sial.
Matilah aku.
Tolong!
Astaga. Astaga.
Siapa di sana?
Keluarkan aku dari sini!
Kumohon.
Kumohon.
HARI KE-1
Astaga.
Sial.
Tidak! Kumohon.
Hentikan!
HARI KE-2
Tolong aku!
HARI KE-5
HARI KE-7
Aku tidak akan mati.
Sial.
Apa yang kau inginkan dariku?
Apa yang kau inginkan?!
Apalagi?
Aku membencimu. Aku membencimu!
Apa ciri-ciri wanita itu? / Berkulit putih, bajingan.
Benarkah, kau bajingan? Mengapa kau halangi dia keluar?!
Ini bukan salahku. / Sudahlah.
Aku lelah dengan omong kosong ini.
Cobalah turunkan wanita ini sehingga kita bisa pergi.
Tempat yang biasanya mereka berdiri.
Aku tidak mau dengar tentangnya atau yang berkulit hitam lagi.
Kau lebih takut daripada dia.
Ayo selesaikan ini bersama-sama. Lagipula ini kesalahan Walley.
Apa? Kau lihat ini? / Apa-apaan yang kau lakukan?!
Simpan itu kembali ke sakumu.
Sudah diamlah kalian semua, Bajingan!
Apa itu?
Turunlah. Singgirkan benda sialan itu.
Sial.
Dasar bajingan! Apa lihat-lihat, negro?! Menyingkirlah!
Menyingkirlah, Bajingan! / Sial.
Ayo hajar dia!
Habislah kau, Bajingan! Ucapkan selamat tinggal.
Aku tak mengerti. / Tidak ada jejak DNA.
Sama seperti ucapan Komisaris. Kita tak tahu apa yang kita cari.
Di internet mereka menyebut pembunuh itu "Poet Death".
Ini artikel tentangnya di Facebook.
Kau bercanda? / Tidak.
Menurutmu dimana itu? / Mungkin Hieroglif kuno.
Bahasa Maya, Mesir, mungkin voodoo. Kita punya kasus yang harus dikerjakan.
Bawa dia kemari.
HARI 10
Astaga.
Kita harus keluar dari sini. Dia akan membunuh kita.
Ya. / Bagaimana kau ada di sini?
Entahlah. Kumohon keluarkan aku. / Tak ada waktu. Aku akan kembali.
Kau harus kembali. Cuma itu yang harus kau lakukan.
Jika tidak kita akan mati di sini.
Tidak!
Apa yang kau lakukan? Hentikan!
Hentikan! Apa yang kau lakukan padanya?!
Tidak, jangan lakukan itu!
Lepaskan dia. Hentikan. Jangan lakukan itu!
Apa yang kau lakukan?!
Hentikan, keparat!
Tidak!
Wah, wah, wah.
Kau memang orang yang beruntung.
Aku tidak mengerti bagaimana kau bisa berpacaran..,
pada dua wanita sekaligus dalam waktu yang bersamaan.
Itu tidak mudah.
Awalnya menyenangkan, tapi kemudian jadi kacau. Seperti di Film Hollywood.
Hollywood. Kita tinggal di Hollywood.
Ceritakan tentang hal itu.
Kau tidak bisa memisahkan perasaan antara dua orang.
Kau berpikir aku menyakiti salah satu dari mereka, kan? / Kaukah pelakunya?
Yang benar saja. / Ceritakan semuanya.
Aku mencoba membantu dan sudah kuceritakan semua.
Omong kosong.
Aku mencintai mereka berdua.
Dan mereka mencintaiku.
Sepasang saudari, ya?
Mau tahu bagaimana aku tahu kau berbohong? Karena bibirmu bergerak.
Kita bandingkan DNA dari kedua korban.
Si bajingan itu berkata jujur. / Apa?
Kita juga memiliki saksi yang bagus.
Mereka berbagi segalanya dan melakukan segala sesuatu bersama-sama.
Bajingan!
Sialan kau!
Sial!
HARI 13
Kau memacari dua saudari yang seksi.
Jadi mereka berdua... / Ya.
Ceritakan semuanya.
Dari mana aku mulai? / Kapan terakhir kau melihat mereka?
Kami berada di danau. Kami ada berempat.
Berempat? / Ya.
Aku, Sabrina, Samantha dan..,
si kecil Jessica.
Si kecil Jessica? / Kami punya bayi. / Kami siapa? / Sabrina dan aku.
Kau punya bayi dari kakaknya? / Ya.
Ini terjadi begitu saja. / Terjadi begitu saja?!
No comments yet. Be the first to leave one.