Season 1

Release info

Hataraku Saibou Black S01E04 iQIYI id
A Commentary by furosty
iQIYI Retail

Tags

other
Published on: 2021-02-04
Downloads: 22
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 178 lines.

Kami kesepian.

Kami sangat kesepian.

Tidak akan aku biarkan kalian masuk lebih jauh.

Kami kesepian. Kami kesepian.

Segeralah pergi dari tempat ini!

Sel Darah Putih?

Bakteri gonore menyusup ke tubuh ini saat kegiatan seksual barusan.

Kami kesepian. Kami ini kesepian, tahu!

Bakteri gonore

adalah bakteri yang menyebabkan kencing nanah.

Perkembangannya begitu cepat.

Masa inkubasinya pendek, sekitar dua sampai sembilan hari.

Kami akan menahan mereka di sini.

Kalian segeralah pergi ke tempat aman.

Baik.

Sel Darah Putih.

Ayo kita pergi.

Kami kesepian. Kami kesepian.

(Episode 4: Garis Depan, Bakteri Gonore, dan Konflik)

Hei, Sel Darah Merah.

Apa benar bakteri gonore berhasil menyusup?

Ya, tapi saya sendiri belum melihatnya

Kemungkinan sedang dibasmi oleh para sel darah putih.

Oh. Pokoknya jangan sampai lengah.

Katanya, perkembangan bakteri gonore sangatlah cepat.

Eh?

Hei, buruan berdiri dan bekerja!

Bukan waktunya menangis, tahu!

Aku tidak mau. Di tubuh ini ada bakteri gonore, 'kan?

Kami takut diserang mereka!

Sialan, peduli setan mau takut atau enggak!

Ampun, deh.

Tidak perlu takut dengan bakteri gonore.

Sekarang para sel darah putih sedang bertempur membasmi mereka.

Benarkah?

Bagaimana kalau para sel darah putih kalah?

Tenang saja. Mereka sangat tangguh.

Aku pun diselamatkan oleh mereka berulang kali.

Mari kita percaya kepada mereka, ya?

Ya, baiklah.

Makasih.

Bukan apa-apa.

Kami kesepian. Kami kesepian.

Kami tidak peduli kalau kalian kesepian!

Kami kesepian.

Kami sangat kesepian—

Sialan, tidak ada habis-habisnya.

Kita mundur dulu!

Aku masih bisa bertempur.

Percuma. Kita kalah jumlah.

Yang benar saja?

Pasukan, kita mundur sementara untuk menyusun ulang strategi!

Semuanya, mundur!

Saya datang melapor.

Peleton 3 memutuskan mundur.

Bakteri gonore memasuki hingga uretra area 2.

Bakteri gonore tidak bisa dihentikan.

Kecepatan perkembangan mereka di luar akal.

Jelaskan situasinya.

Kami sedang mengukur perkembangan bakteri gonore.

Daerah kekuasaan mereka semakin meluas.

Hampir semua daerah tepi uretra dan prostat dikuasai oleh bakteri gonore.

Apa yang mereka lakukan di TKP?

Bagaimana dengan epididimis?

Masih aman.

Jika dibiarkan, maka hanya menunggu waktu sebelum tempat itu diserang bakteri gonore.

Sepi. Aku kesepian.

Kencing nanah adalah penyakit menular seksual.

Tingkat terkena infeksinya dalam sekali berhubungan sebesar 30%.

Jika tidak disembuhkan, epididimis akan meradang, testis membengkak,

lalu menutup saluran sperma dan menyebabkan kemandulan.

Aku takut.

Tidak apa-apa. Jangan cemas.

Gara-gara berhubungan seksual dengan kekebalan tubuh yang lemah.

Ini pertempuran habis-habisan!

Kumpulkan sel darah putih di nodus limfa!

Kepada seluruh sel darah putih.

Segera berkumpul di nodus limfa.

Ada apa?

Sebaiknya jangan lewat sini.

Katanya, di sana berkeliaran bakteri gonore.

Lebih baik putar arah.

Apa yang dilakukan para sel darah putih, sih?

Sel Darah Putih?

Hei, hei, mereka berlumuran darah, lo.

Kalau ada sel darah putih, berarti ada bakteri di dekat sini.

Sel Darah Putih!

Apa kalian sudah membasmi bakterinya?

Yang benar saja?

Tolong pikirkan perasaan kami yang harus melewati pembuluh darah setiap hari!

Hei, hentikan!

Tugas kalian mengamankan rute kami untuk mengangkut oksigen, 'kan?

Dia benar! Kerja yang benar, dong!

Lindungi kami!

Jangan seenaknya bicara!

Memangnya kalian tahu pertempuran—

Maaf.

Kami akan kembali ke nodus limfa untuk menyusun strategi.

Apa kalian bisa mengalahkan bakteri gonore?

Kami akan berusaha yang terbaik.

- Hei! Pembicaraan kita belum selesai! - Jangan kabur!

Hah? Kami tidak bermaksud kabur.

Ayo pergi.

Kamu terlalu berlebihan.

Habis, kita enggak bisa berbuat apa-apa kalau bertemu bakteri gonore.

Mereka harus bekerja dengan benar.

Bawa yang terluka parah ke sana.

Bagi yang masih bisa bertempur, bersiap menunggu perintah.

Pertempuran penghabisan, ya.

Akan tetapi...

Kami baru saja kembali, Kapten.

Baguslah kamu masih hidup, 1196.

Ya, lebih kurang.

Pertempuran yang melelahkan masih akan berlanjut.

Syukur bisa kembali dengan selamat.

Para sel darah putih sekalian.

Seperti yang kalian ketahui, tubuh ini terkena kencing nanah.

Bakteri gonore datang dari uretra, menyerang, dan mengancam sel sperma di epididimis.

Apa kalian akan membiarkan bakteri gonore berkuasa?

Tidak, Bu!

Bagus, serahkan hidup kalian padaku!

Baik, Bu!

Pertempuran kita sangat penting demi tubuh ini.

Jangan ragu mengorbankan nyawa! Basmi musuh sampai tak tersisa!

Baik, Bu!

Kalian akan bekerja atas kemauanku.

Atasan tidak mau tahu medan tempur.

Ini tempat pengiriman selanjutnya.

Saluran kemih, kandung kemih, dan prostat?

Hah? Bukankah ini bagian bawah tubuh semua?

Ya, sejak bakteri gonore menyusup, yang lain menghindari daerah uretra.

Kalau begitu, saya—

Anak baru tidak punya hak menolak.

Sejak dulu, pekerjaan berisiko dilakukan oleh anak muda.

Mana bisa begitu?

Jangan protes!

Kalau mau protes, proteslah pada sel darah putih!

Gara-gara mereka tidak becus membasmi bakteri gonore, kita jadi dalam bahaya.

Tapi mereka sedang bertempur di garis depan, 'kan?

Sudah jelas. Karena mereka hanya bisa bertempur.

Saya akan pergi.

Kamu mau? Baguslah kalau kamu paham.

Tidak, tidak, saya tidak bilang akan ikut pergi.

Tenang saja. Saya akan mengantar bersamanya.

Hei, jangan bilang sembarangan!

Kapten, tunggu.

Kamu...

Tolong bawa saya juga.

Dasar bodoh!

Kondisimu belum pulih dari serangan bakteri gonore sebelumnya.

Aku sudah baik-baik saja.

Urungkan niatmu.

Kamu hanya akan menghambat kami.

Tidak perlu memedulikan saya.

Seburuk-buruknya kondisi saya, saya bisa mengalahkan satu atau dua bakteri.

Kapten, tolong izinkan saya bertempur!

Kalian semua, dengarkan aku baik-baik.

Pertempuran akan selalu ada.

Pasti ada sel-sel yang berpengalaman di medan tempur.

Masing-masing bertempur dengan berani.

Namun, perkembangan bakteri gonore lebih cepat daripada fagositosis kita.

Dengan kata lain, kencing nanah

mustahil bisa pulih dengan sendirinya.

Kapten, berarti kita...

Aku akan berterus terang.

Kita akan kalah di pertempuran ini.

Aku akan berterus terang.

Kita akan kalah di pertempuran ini.

Tetap tenang!

Kapten masih belum selesai bicara.

Meski tidak ada kesempatan menang, kita harus tetap bertempur.

Itulah tugas kita yang terlahir sebagai sel darah putih.

Jangan takut mati dan basmi para bakteri.

Itulah kebanggaan kita.

Namun, janganlah mati sia-sia.

Dengan bertahan hidup, kalian masih berguna untuk tubuh ini.

Tentu kita harus bertempur dengan gagah berani.

Jika ragu, aku harap kalian memilih untuk bertahan hidup.

More Indonesian subtitles for Cells at Work! CODE BLACK

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left