The first 126 lines.
Dipersembahkan Oleh Animakosia
Diterjemahkan Oleh Gimb's
Serial TV Story
"Impian masa depanku."
Impian.
"Pâtissier"...
Eh? Ayumi, impianmu ingin jadi Pâtissier?
Hmm!
Huh? "Dan lalu aku ingin jadi dokter, perawat..."
Banyak sekali, bukan?
Banyak sekali, bukan?
Kalau Takumi? Kau ingin jadi apa?
Kenapa kau tidak menulis apapun?
Aku tidak punya itu.
Kau tidak punya impian?
Serial TV Story
Mare
Kegagalan Tarte Tatin
Minggu ke 23 (Episode 134)
Screenplay: Shinozaki Eriko
Music: Sawano Hiroyuki
Theme Song: "Mare's Sky"
Kontani Mare: Tsuchiya Tao
Tsumura Aiko: Tokiwa Takako
Kontani Keita: Yamazaki Kento
Kuramoto Haru: Suzuki Sawa
Kuramoto Koichi: Sasai Eisuke
Teraoka Makoto: Tsukaji Muga
Kado Shin'ichiro: Guts Ishimatsu
Obara Maki: Nakagawa Shoko
Kuramoto Ichiko (photo): Shimizu Fumika
Tsumura Minori: Kadowaki Mugi
Tsumura Ittetsu: Hayama Shono
Futaki Takashi (photo): Watanabe Daichi
Kado Yoichiro: Takahata Yuta
Sawa Saya: Iide Marie
Kontani Takumi: Koyama Harutomo
Kontani Ayumi: Yokoyama Megumi
Tsumura Tetsushi: Takahashi Rai
Okesaku Ganji: Tanaka Min
Okesaku Fumi: Tanaka Yuko
大きな花をさかせよう Ookina hana o sakaseyou Sebuah bunga yang besar akan mekar
今はまだ小さなつぼみでも Ima wa mada chiisana tsubomi demo Meskipun saat ini masih berbentuk tunas kecil
すこしずつ ひらいて Sukoshi zutsu hiraite Itu akan terus tumbuh
そして花がさくよ Soshite hana ga saku yo Dan kemudian bunga itu akan mekar
このゆめのように Kono yume no youni Seperti halnya impian ini
が広く青いほど Sora ga hiroku aoi hodo Langit, yang luas dan biru
伝えてくれる Tsutaete kureru Tunjukkan pada kami
ふるさとのあたたかさを Furusato no atataka sao Kehangatan dari kampung halaman
どうか おぼえていてね Douka oboete ite ne Jadi ingatlah
一人じゃないことを Hitori janai koto o Kau tidak sendirian
大切な仲間たちは Taisetsuna nakamatachi wa Temanmu yang berharga
あなたを待っているよ Anata o matte iru yo Menunggumu disana
"Apa ada anak malas disini?!"
"Apa ada anak malas disini?!"
Anak-anak yang melihat Amamehagi...
...pasti akan menangis, "whaa! whaa!"
Amamehagi merasa sedih karena anak-anak menghindarinya.
"Kalau begitu, apa aku harus berhenti menjadi Amamehagi?"
Sekarang, cepat tidur! Grr!
Bagaimana menurutmu?
Hmm...
Nee-chan, bukankah kau juga tidak punya impian, karena kau phobia dengan impian, kan?
Aku punya alasan untuk itu.
Dia masih kelas 1 SD...
Bukankah dia hanya belum bisa mengungkapkan impiannya menjadi kata-kata?
Setelah itu aku juga bertanya padanya, "Ini tidak harus impian yang besar..."
"...tapi apa yang ingin kau lakukan?"
Lalu?
Dia berkata, tidak ada hal khusus yang ingin dia lakukan.
Kenapa kau yang tertekan karena hal itu?
Apa karena kau ingin dia menjadi Pengrajin Pernis?
Ini karena Fumi-san, kan? Memperlihatkan orang seperti dia dengan cerita bergambar.
Dia takut memiliki impian besar seperti Toru...
...dan berakhir pergi dari rumah!
Jangan marah padanya.
Tidak semua anak harus mengikuti pekerjaan orang tuanya.
Kalau Tetsuhi, apa impiannya?
Bekerja di ladang garam.
Yah, itu kembali lagi bagaimana orang tuanya.
Itu bukan masalah. Hal yang ingin dia lakukan...
...bukanlah sesuatu yang harus kau paksakan saat ini.
Hmm... itu benar, kan?
Kau bisa tenang. Karena Ayumi menulis ingin menjadi Pâtissier.
Tapi dia juga menulis banyak hal.
Ayumi punya rasa ingin tahu yang tinggi, bukan?
Tapi nanti dia pasti hanya akan memilih salah satu.
Ngomong-ngomong, Fumi-san! Apa impianmu saat kau masih kecil?
Pergi ke Perancis.
Hmm?
Impian masa depan itu tidak harus selalu tentang pekerjaan.
Pergi ke luar angkasa atau hidup dengan singa...
Hanya hal seperti itu yang selalu aku pkirkan.
Masa kecil Fumi-san pasti sangat menyenangkan.
Seperti Takumi yang tidak punya impian, atau sesuatu yang ingin dia lakukan...
Mungkin lebih baik kalian tanya padanya, sesuatu yang menurutnya menyenangkan.
Sesuatu yang disenangi Takumi? Apa itu ya?
Padahal Takumi selalu tersenyum, kan?
Tapi bukankah dia harus merasakan berbagai hal untuk pengalamannya sendiri?
Ayumi... Takumi...
Pernis Wajima itu sangat menyenangkan.
Kau bisa menaruh lapisan demi lapisan pada Pernis...
Bagaimanapun ini sangat menyenangkan!
Menyenangkan, menyenangkan! Pernis itu menyenangkan
Pernis Wajima menyenangkan. Itu sangat menyenangkan!
Pernis itu menyenangkan. Amat sangat menyenangkan.
Tunggu... Apa yang kau lakukan?!
Kau akan membangunkan mereka!
Tidak, aku hanya memasukkan ini kedalam pikiran Ayumi dan Takumi...
...aku hanya memberitahu mereka Pernis itu menyenangkan.
Apa kau mau mendoktrin mereka?
Ayo keluar.
Itu menyenangkan! Pernis Wajima sangat menyenangkan!
Sudah hentikan itu!
Baiklah, selesai.
Sudah selesai. Bagaimana?
Kau jadi lebih tampan, bukan?
Baiklah, sudah selesai. Sekarang Tetsushi, sekarang diliranmu.
Takumi, Tet-chan, kalian sudah selesai?
Hati-hati! Awas!
Ya ampun! Kalau mau main diluar!
Ayo kita main sumo di pantai!
Aku belum selesai.
Kalau begitu, ayo Takumi! Ayo kita pergi!
Ayo kita main sumo!
Ayo kita main sumo!
No comments yet. Be the first to leave one.