The first 189 lines.
[di depan cermin kamar mandi saat tengah malam,]
[konon, kau akan melihat wajah calon suamimu.]
Hei! Keluar!
Ada apa?
Ada tikus.
- Tikus? - Ya.
Itu tikus putih.
Apa warnanya putih karena ini toko gaun pengantin?
- Keluar dari sana! - Berikan itu.
Itu hamster yang keluar dari kandangnya.
Jangan buang-buang waktumu mengejar tikus.
Bagian mana di tokomu yang tak ada CCTV-nya?
Pintu belakang.
Ruang gaun dan ruang ganti.
Meletakkan kamera di ruang ganti melanggar hukum.
Untuk sampai ke ruang gaun, kau harus melewati ruanganku.
Siapa yang pakai pintu belakang?
Itu di sebelah ruang kerja pembantu.
Aku menggunakan pintu itu saat melakukan pemeriksaan terakhir.
Kurir dan pengantar selalu lewat sana.
Siapa yang sering ke ruanganmu?
Seringnya, Doo-lae dan Nona Yoon.
- Ada lagi? - Tidak, jarang.
Kau harus melewati ruang pola
atau ruang gaun untuk bisa sampai ke ruanganku.
Ruang gaun hanya bisa terkunci dari dalam.
Hanya beberapa orang boleh masuk. Kenapa kau bertanya?
Bukan apa-apa.
Ke mana perginya?
Pil-ho, semua itu sia-sia, bukan?
Aku sangat mengerti.
Kau bekerja keras demi Helmes.
Apa yang kau dapatkan?
Tidak ada. Maksudku, kau dimanfaatkan.
Apa yang tersisa untukmu di sana?
Kau tidak naik jabatan...
Jangan membahas itu.
Pil-ho, maaf karena mengatakan ini.
Tapi kurasa kariermu di sana sudah berakhir.
Seseorang harus disalahkan atas misi yang gagal.
Tebak siapa yang disalahkan dalam kasus ini?
Orang yang bekerja paling keras dalam tugas ini.
Kau kira bos licikmu mau disalahkan?
Hei, Pil-ho.
Terkadang aku tidak bisa memahamimu.
Kenapa kau tak pernah mencurigai bosmu?
Apa yang akan kami dapatkan dari membunuh Sophie?
Kurasa tidak banyak. Tapi kau bisa saja melindungi hal lain.
Doktor Ahn berniat mengadukanmu ke pihak berwenang.
Kini dia tidak bisa bicara lagi.
Aku tidak bekerja dengan orang
yang tak kupercaya.
Tentu.
Lantas, kuanggap kau menerima tawaranku.
Bagaimana aku bisa memercayaimu?
Tapi kau sudah memercayai semua perkataanku.
Itu sebabnya kau mendatangiku lebih dahulu.
Seo-ra, kau hampir sampai?
Penguntit itu pergi.
Sial. Apa yang dilakukan Doo-bong?
Dia harus menahannya lebih lama!
Kenapa dia tidak pernah tepat waktu?
Dia selalu terlambat.
Ini dia.
Ayo cepat.
Apa yang terjadi semalam?
Penguntit itu mendatangi Doo-bong?
Ya.
Apa ini?
Kenapa dia menangis?
Penguntit itu adalah agen Helmes.
Doo-bong berusaha merekrutnya ke pihaknya.
Apa yang terjadi di sini?
Doo-bong punya orang dalam di Helmes?
Dia kembali beraksi.
Doo-bong punya keahlian.
Doo-bong sepertinya tahu siapa bosnya di Helmes
karena penguntit itu membantunya.
Jika beruntung, kita bisa menangkap mereka semua.
Lihat? Mereka selalu saling mengkhianati.
Tugas kita adalah menangkap para penjahat ini.
Aku ingin kalian semua melakukan yang terbaik.
Pakta enam negara mau hancur.
Kau sudah bicara dengan tunangan Doktor Ahn?
Kenapa dia kembali?
Dia kembali untuk mengunjungi abu.
Aku tahu dia juga ahli fusi nuklir di Tiongkok.
Dia ilmuwan papan atas.
Doktor Ahn mungkin punya akses ke rahasia Tiongkok.
Termasuk data dari saat dia riset di Houston.
Entah bagaimana Helmes bisa membawa Doktor Ahn ke pihak mereka,
tapi dia jelas bekerja untuk mereka.
Baiklah.
- Kau sudah tahu siapa investornya? - Ya.
Ini daftarnya.
[Sophie bilang mereka bersama saat dia di Houston.]
[Katanya dia mendapat banyak bantuan darinya.]
Dia juga membantu investasi untuk perusahaannya.
[Dia tampak punya banyak koneksi karena bekerja untuk PBB.]
Kudengar kau menemui Ah-reum lagi.
Tidak ada laporan khusus.
Baik-baik saja?
Dia jauh lebih baik sekarang.
Aku membicarakanmu!
Kau harus baik-baik saja untuk melindungi informanmu dengan baik.
Fokuslah pada misinya. Aku dapat poin saat kau bekerja dengan baik.
Kau mengambil cuti pagi, bukan?
Aku berniat mengambil cuti seharian,
tapi ada masalah.
[Dia akan berpikir aku menuduhnya karena cemburu.]
[Bagaimana jika hanya aku yang tidak tahu?]
- Kau bertemu dengannya? - Apa?
Mantan suamimu.
Hanya penasaran apa dia telepon lagi.
Aku meminjaminya uang.
Kapan?
Semalam.
Dia datang ke toko lagi.
Keputusan bagus.
Sekarang kau tidak perlu menemuinya lagi.
Jangan khawatir.
- Kau mau anggur? - Tidak, terima kasih.
Aku mau apel.
[Sophie bilang mereka bersama saat dia di Houston.]
Katanya dia mendapat banyak bantuan darinya.
Dia juga membantu investasi untuk perusahaannya.
Dia tampak punya banyak koneksi karena bekerja untuk PBB.
Sayang.
Kau bilang tidak perlu minta maaf atas hal yang tidak bisa kau ubah.
Jadi, bisakah kau jujur kepadaku?
Kau juga tidak perlu minta maaf.
Apa kau pernah mengencani Sophie?
Sophie!
Terima kasih banyak.
Kau sama saja.
Kau lebih buruk dariku.
Tidak.
Pria itu menatapmu.
Potongannya...
Kutaruh jarum pentul di sana untuk mengganti potongannya.
Tapi aku lupa mengeluarkannya.
Kau bukan ninja, benar?
Bisakah kau membunuh seseorang dengan jarum pentul ini?
Mungkin bisa.
Tunggu sebentar.
Kau bisa mati karena memakan ini.
Kalau begitu, akan kumakan ini.
Aku membutuhkanmu sebentar, Ah-reum.
Ah-reum.
Apa dia temanmu?
Ya. Dia Derek.
Aku akan memperkenalkanmu kepada orang lain.
Kau terlalu baik untuknya.
Kau tidak bisa pergi begitu saja.
Kau harus mengembalikan apelku lebih dahulu.
Itu benar-benar bencana. Butuh banyak percobaan.
- Kau mau melihat ruang jahitnya? - Tentu.
Itu sulaman tangan.
Timku sangat berbakat.
Setiap kali Nona manik-manik mengerjarkan manik-maniknya,
menontonnya sangat menarik.
Dan para pria ditugaskan memotong pola.
Tapi aku suka memotong polanya,
jadi, aku terkadang menghalangi mereka.
Ada gunting spesial yang ibuku pakai di toko hanbok-nya.
Itu berat dan ada bantalan di gagangnya.
Setiap kali melihatnya memegangnya,
aku merasa dia tampak amat profesional.
Saat itulah aku merasa paling bersemangat dan gugup.
Kau memegang gunting ini seperti pistol dan memotong kainnya dengan cepat.
Hanya ada satu kesempatan untuk melakukannya dengan benar.
Dengan keterampilan dan pengalaman...
Lalu tarik napas panjang...
Kau mau mencobanya?
Ini membuatku gugup.
Kau harus memegangnya erat-erat.
Jangan ragu.
Percayalah pada instingmu.
Dan fokus.
Dalam sekali gunting.
Langsung.
Akhirnya kutemukan kekuranganku.
Aku senang itu satu hal yang bisa kulakukan lebih baik daripadamu.
Mobil ini diproduksi pada tahun 1986.
Tahun yang sama saat kau lahir.
Ini diekspor ke pasar Amerika pada bulan September tahun itu.
Aku pergi ke rumah temanku di Boston
dan melihat mobil ini.
Aku mengimpor ini untuk acara spesial.
No comments yet. Be the first to leave one.