Mei's Butler

Mei's Butler (メイちゃんの執事)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

Mei-chan no Shitsuji Ep 08
A Commentary by rhune1988
Saya hanya upload saja, subtitle Indonesia oleh http://www.islandsubs.com

Tags

TS
Published on: 2018-08-05
Downloads: 28
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Akademi Wanita St. Lucia.

Disini, semua siswinya,

mempunyai seorang pelayan pribadi, sungguh akademi yang aneh!

Ukuran sekolah ini sekitar 1/3 luas Tokyo.

Kendaraan yang digunakan adalah helikopter.

Uang sekolahnya 100 juta yen per bulan!

Saat kami berada di Rumah Abadi,

Tami memperlihatkan dirinya yang sebenarnya.

Jika kau tak datang ke sekolah ini,

dia ataupun kau tak perlu terluka.

Semua orang juga tak perlu menderita.

Karena itu, aku memutuskan,

untuk keluar dari sekolah ini.

Kenapa kau tak menghentikannya?!

Apa kau benar-benar ingin dia keluar?

Orang yang menyelamatkanmu...

bukan saya.

Mei-sama!

Sebagai seorang pelayan, saya tak mampu melindungimu...

Saat kau terus berjuang di sekolah ini,

Saat kau terus berjuang di sekolah ini,

sebelum saya menyadarinya...

saya bukanlah seorang pelayan lagi.

Terima kasih,

karena selalu berada di sisiku.

Semuanya sudah berakhir.

Aku takkan pernah meninggalkanmu.

Aku akan selalu berada di sisimu.

Terima kasih telah menunggu!

Ini kitsune udon pesananmu.

Silahkan dinikmati.

Mei-chan, terima kasih.

Kau bisa pulang sekarang.

Baik.

Maaf.

Tapi,

perasaanku takkan pernah berubah.

Tolong buka halaman 96.

Dan kemanapun Mary pergi, Mary pergi, Mary pergi...

Jawabanmu benar, Miruku-sama!

Hebat sekali.

Rika-sama, kau tak suka makanan ini?

Sepertinya seleraku sudah berubah.

Apa kau punya makanan lain?

Apa yang ingin kau makan?

Udon... atau semacamnya...

Sepertinya semua orang tidak punya banyak energi.

Hampir sama seperti saat mereka kehilangan aura Izumi.

Kento-kun juga tidak ada disini. Sepi sekali.

Selamat pagi, Mameshiba!

Jangan panggil aku Mameshiba! Dasar Udon Mata Empat!

Mei? Mameshiba?

Ini hadiah dari Miruku-sama!

Kuharap ini akan menghibur semuanya!

Hey, aku Shinonome Mei.

Aku Mameshiba.

Kau!

Rika-sama!

Aduh aduh! Apa yang kau lakukan?

Kalian terlalu berisik.

Apa itu? Cepat buang!

Diam! Dasar poni rata!

Shinonome-sama!

Kau sudah mati.

Ini tidak baik.

Sekarang karena Shinonome Mei sudah pergi, akhirnya St. Lucia kembali normal.

Mulai sekarang, kalian semua harus mempertahankan kehidupan sekolah seperti biasa.

Siswi peringkat Sole begitu senang karena sekarang Mei sudah tidak ada.

Orang itu juga pasti kesenangan.

Demammu sudah hampir sembuh sekarang.

Lucia-sama, saya sudah...

Jangan. Jangan memaksakan dirimu.

Beristirahatlah dulu.

Jangan pikirkan apa-apa.

- Aku pulang! - Selamat datang.

Aku bertemu Kento-kun di pintu depan.

Yo!

Yo!

Oh, benar... Kita masih belum mengurus prosedur untuk Mei-chan kembali ke sekolah.

Teman-teman sudah mulai membicarakannya di sekolah,

mengenai kembalinya Mei dan Kento-kun.

Pasti akan jadi berisik lagi, bukan?

Jangan libatkan aku.

Yang berisik hanya anak ini.

Jangan acuhkan aku, Udon Empat Mata!

Ah! Aku menyisakannya supaya bisa dimakan terakhir.

Itu karena kau bengong saja.

Kau!

Diam!

Aku berusaha keras untuk tidak makan apapun.

Jangan begitu. Ayo kita makan.

Aku tak mau!

Sebelum Rihito-sama datang kemari, aku takkan makan apa-apa!

Ayo kita makan.

- Enak. - Syukurlah.

Bahkan pelayan peringkat-S tidak bisa menghindar dari penyakit.

Keluarga Hongo sudah menghubungi.

Mameshiba.

Oh!

Apa yang kau lakukan disini?

Aku membeli beberapa barang untuk toko. Kau?

Aku ada urusan di sekitar sini.

Aku ingin menjelaskan padamu tentang yang terjadi waktu itu.

Tentang itu...

Bagaimana ngomongnya... Jadi...

Kau...

Permisi.

Shinonome Mei-sama.

Mizushima Hiro sebagai Shibata Rihito

Eikura Nana sebagai Shinonome Mei

Sato Takeru sebagai Shibata Kento

Mei-chan no Shitsuji

Episode 8 Sebuah Duel! Rihito vs Kento

Mei-chan no Shitsuji by Islandsubs Indonesian Subtitle Land

Credit Kai200X

Apa yang kau lakukan disini?

Saya mengantarkan pesan dari keluarga Hongo untuk Mei-sama.

Apa?

Jika kau tidak kembali ke Akademi Wanita St. Lucia dalam satu minggu,

uang sekolah akan dihentikan,

dan kau tak bisa kembali lagi ke sekolah.

Juga, keluarga Hongo akan memutuskan semua hubungan denganmu.

Hak apapun untuk memindahkan barang,

akan dihitung sebagai denda.

Hanya itu yang ingin kau katakan?

Ya.

Benarkah? Terima kasih atas kerja kerasmu.

Aku perlu kembali bekerja.

Apa yang kau lakukan, dasar...

Kakak...

Terima kasih atas kerja kerasmu.

Sekarang, kau bisa kembali ke Shiori.

Pelayan keluarga Shibata,

hanya melayani ahli waris keluarga Hongo.

Itu sudah merupakan tradisi.

Sekarang karena Mei sudah pergi,

tak ada pilihan lain untukmu.

Tentu saja.

Aku pulang.

Apa ini?!

Mei!

Kau terlambat!

Ada apa dengan rumah ini?!

Apa?

Bagaimana bisa manusia hidup di tempat sesempit ini?

Apa?

Di dunia ini ternyata benar ada rumah yang begitu kecil, sempit dan kotor.

Itu benar!

Aku hanya mampu membangun rumah ini karena aku bekerja keras!

Baik baik!

Ayo kita minum!

Yo! Paman!

Terima kasih untuk waktu itu. Ini untuk menunjukkan terima kasih kami...

Maaf karena menerimanya dengan satu tangan.

Apa ini?

Koin negara apa ini?

Itu pasti mainan. Ringan sekali.

Kalian tak pernah melihat koin satu yen sebelumnya?

- Satu yen? - Mameshiba!

- Bukankah kau satu-satunya yang punya otak? - Siapa tahu? Kurasa ada yang memanggilmu...

Ada apa? Ribut sekali!

Pelayan?

Apa?

Apa kau juga pelayan?

- Pelayan yang keren sekali! - Kyoko-sama...

Yang ini juga sangat imut!

- Izumi-sama! - Hentikan!

Terima kasih banyak.

Imutnya!

Kalian semua begitu tampan!

- Panas! - Apa kau baik-baik saja?

Nyonya...

Apa ini tak apa?

Rika-sama!

Diam!

Sebenarnya apa yang kalian lakukan disini?

Kau masih belum mengerti? Kami datang untuk membawamu kembali!

Apa?

Pikirkan sesuatu!

Diam, kau!

Kalian semua tak berguna!

Maafkan kami. Benda ini, tiba-tiba...

Kami tak terima.

Kau pergi tanpa memberikan alasan apapun.

Itu benar.

Karena...

dia diancam oleh wanita bernama Lucia itu.

Apa?

Mameshiba.

Dia terus mengganggu Mei selama ini.

Jika dia terus tinggal di sekolah,

kalian semua mungkin akan merasakan konsekuensinya juga.

Jadi yang bisa dia lakukan hanyalah keluar.

Lucia-sama melakukan hal-hal seperti itu?

- Tak mungkin. - Itu tak masuk akal.

Memang, jika dia sedang memperjuangkan hak warisnya,

semuanya jadi masuk akal.

Semuanya, yang dia katakan itu benar.

Itulah wajah wanita itu yang sebenarnya.

Bodoh sekali.

Mei's Butler subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Mei's Butler

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left