Awaken

Awaken (낮과 밤)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Awaken S01E01 1080p WEB-DL H264 AAC-AppleTor
A Commentary by MaulanaZxZ
Download the video on dramaday.net

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Published on: 2020-12-01
Downloads: 42
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 182 lines.

[Semua karakter, organisasi, tempat, dan peristiwa adalah fiktif]

Kau masih hidup.

Semua orang menjadi gila.

Mereka menikam diri sendiri dan melompat dari atap.

Mereka mati karena tertawa.

Apa yang harus kita lakukan? Ibu...

Apa yang terjadi?

Ayo pergi dari sini bersama Ibu.

Ada apa dengan semua orang? Ibu...

- Ibu. - Karena ini ulah Ibu.

[dan jam yang tak mungkin salah menunjukkan tengah malam.]

[Apa kau bisa menghentikan mereka di jembatan?]

Akan sulit menahan mereka di sini.

Kurasa mereka akan segera memasuki jalan raya.

Aku bodoh karena mengandalkanmu.

[Lampu merah dinyalakan demi keselamatan publik.]

[Pembunuh yang mengirim pemberitahuan sudah membunuh dua orang.]

["Peringatan pembunuhan berlanjut... Bagaimana respons kepolisian?"]

[Kita tidak tahu akan ada berapa korban lagi.]

Mereka akan keluar menuju Eunjung-dong.

Astaga, Pasukan Khusus.

Kita masih baik-baik saja.

Tapi aku tidak tahu 20 menit dari sekarang.

[Truk-truk itu keluar menuju Eunjung-dong.]

[Tim kami sedang bersiap, tapi apa tidak bisa lebih cepat?]

Gas. Ikuti mereka!

Dua dan tiga. Mobil dua dan tiga, kejar dia.

Dasar bedebah.

Kita harus mengejar mereka.

Hati-hati.

Apa yang dilakukan para bedebah ini?

Sial.

Cepat jalan.

- Tidak mau menyala. - Astaga.

Kita kehilangan mereka. Mereka menuju Eunjung-ro.

[Aku penasaran tragedi mengerikan apa yang akan terjadi kali ini.]

[Sekian dari Lee Ji-wook, "Current Events Zoom In".]

Apa yang mereka lakukan? Mereka masih mengejar perampok bank?

Gudang mereka sudah kita amankan.

Sudah lama sejak kau bilang kita harus menangkap dalangnya.

Mereka akan segera tertangkap.

Tidak. Ini di tengah kota. Bisa menyebabkan kecelakaan publik.

[Jika kehilangan mereka sekarang, sulit menangkapnya.]

Gudang mereka ditemukan, jika mereka ke sana...

Jangan bohong.

[Aku lebih suka jika kau tidak melakukan hal berbahaya lagi.]

Apa? Siapa kau, Berandal?

Dia melakukannya.

Hei.

Sial.

Hei!

Dasar berandal.

Hei!

Jangan mendekat. Sudah kuperingatkan.

Letakkan pisau itu.

Pergilah.

Hei. Jangan mendekat. Kubilang, jangan mendekat.

Tolong jangan kemari. Tolong bantu aku.

- Jangan! - Letakkan senjatamu atau kubunuh dia!

Kau akan menambahkan pembunuhan dalam kejahatanmu.

- Persidangan dimulai sekarang. - Aku akan mati saja.

Tolong hentikan!

Aku sungguh akan membunuhnya!

- Jangan lakukan itu. - Tidak apa-apa. Aku akan menembaknya

- tepat di tangannya. - Jangan! Kubilang, jangan!

Pasti bisa. Percaya padaku.

- Tidak! Jangan! - Jangan tembak!

Aku akan membunuhnya!

Aku menangkapnya.

Maaf aku terlambat.

"Urus semuanya dengan baik?"

Apa menembakkan pistolmu di tengah jalan "mengurusnya?"

Tentu saja timmu punya izin menggunakan senjata api.

Tapi itu terbatas. Kau tahu kau tidak bisa membidik!

Apa yang membuatmu percaya diri untuk menembak?

Beruntung kepala pelaku tertimpa tanda jalan.

Aku bisa mati frustrasi jika korban terluka,

kau harus membayar 300.000 won untuk belasungkawaku!

Kurasa 300.000 won terlalu banyak.

Seharusnya aku menghajarmu.

Apa kita membuat Tim Kejahatan Khusus untuk memecahkan kasus sulit

atau kita mendapatkan kasus itu karena Tim Kejahatan Khusus?

Kenapa kita hanya punya mereka?

Kenapa?

Ini informasi rahasia.

[Laporan pengumuman pembunuhan yang disiarkan Reporter Lee Ji-wook.]

[kasus berikutnya terjadi pukul 19.00, Jungang-ro 24-gil, Mawon.]

[Hotel Sol de Merian. Malam ini sekitar pukul 23.00.]

[Pak, tolong beri tahu kami nama dan alamatmu.]

Telepon dari jaringan internet dengan server luar negeri

dengan pengubah suara.

- Kita sedang melacaknya, tapi... - Begini,

Lee Ji-wook mengatakan kasus pembunuhan berantai

terjadi dengan surat peringatan, sementara polisi tidak turun tangan.

Tapi kini kita punya laporan.

Tapi, reporter Lee Ji-wook itu...

Tentu saja, laporannya bisa palsu. Aku tahu itu.

Tapi jika kita duduk diam dan pembunuhan terjadi,

kau akan bertanggung jawab?

Kau harus pergi.

- Kami harus menulis penembakan... - Lalu kenapa kau menembak?

Pergilah. Sana! Pergi dan tangkap sesuatu.

Haruskah kudengar Lee Ji-wook bilang kita hanya duduk dan menonton lagi?

Dari bocah berkeringat itu?

Tidak.

Syukurlah. Aku punya semua peluru di pistolku.

Entah apa itu bagus.

Apa? Itu lebih baik daripada kehilangan peluru.

Kita susah payah memecahkan kasus selama enam bulan,

tapi kita dikirim lagi sebelum dokumennya beres.

Itu langkah yang salah dari negara maju di abad ke-21.

Kita juga mengurus kasus pembunuhan yang diperingatkan.

Buang-buang waktu saja.

Ada yang bisa kubantu?

Kami polisi.

Kurasa akan sulit melihat orang yang sekarat di sini.

Bagaimana menemukannya?

Cari orang yang mengatur pesta ini lebih dahulu.

- Letnan Yoon sudah menelepon? - Belum.

Mereka tidak bilang tuan rumah yang mati, jadi, mari kita melihat-lihat.

Baunya seperti narkoba. Kurasa kita bisa menemukan sesuatu.

Hei. Hei, Kau.

Kau tahu di mana tuan rumah pestanya?

Kau seharusnya bertanya apa aku tahu siapa tuan rumah pestanya dahulu.

Kau pikir aku bisa menjadi ikan?

Tapi aku benci air.

Tempat ini aneh. Ayo.

Pergilah ke sana.

Baiklah.

Maaf. Nikmati waktu kalian.

Sakit.

Apa lagi sekarang?

Kau informannya?

Apa aku impoten?

Aku tidak selalu impoten.

Aku Gong Hye-won dari Tim Kejahatan Khusus

- Kepolisian Metropolitan Seoul. - Detektif?

Aku bukan detektif. Aku di sini karena ada laporan kejahatan.

Di sini?

Kejahatan?

- Tapi aku tahu soal kecelakaan. - Ada kecelakaan?

Kecelakaan yang akan kau dan aku alami.

Seseorang akan mati di sini hari ini.

Atau sudah mati.

Teman-teman!

Perhatian!

Seseorang sekarat di sini hari ini!

Mari kita mati! Mari kita mati saja!

Sepertinya belum ada yang mati.

Jika ada yang mati, mereka akan makin bersemangat.

Kurasa kau tidak tahu di mana tuan rumah pesta ini.

Itu dia. Tuan rumah.

Kenapa dia berenang saat baru bangun?

Dia biasanya tidak suka minum air.

Ada apa? Apa dia tipemu?

Kau tampak linglung.

Aku hanya bingung. Itu saja.

Kau tidak punya pakaian? Kau punya banyak uang.

Kenapa kau telanjang?

Pria tadi adalah tuan rumah pestanya.

Kurasa seseorang membuat laporan palsu.

Benar. Pria itu.

Lihat apa? Itu hanya merusak pemandangan.

Apa yang dia lakukan?

Apa itu?

Ayo.

Ada keadaan darurat.

Seorang pria jatuh ke air dan tidak bernapas.

Tidak.

Kenapa kau tidak menghentikannya? Inilah alasan kami membentuk timmu.

Maaf, Pak.

Sial.

Jadi, itu sungguh peringatan kematian?

Seperti yang dikatakan Lee Ji-wook?

Kita lihat saja.

Pengemudi yang kita tangkap bersikeras

bahwa dia bukan dalangnya.

Kita harus cari tahu siapa dalang di balik perampokan bank berantai,

menemukan pemilik kargo, dan mengembalikan...

Cukup.

Saat ini, peringatan kematian lebih memusingkan.

Apa yang kau lihat?

More Indonesian subtitles for Awaken

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left