The first 200 lines.
Il Joo.
Sesungguhnya, aku tidak mau kehilanganmu meskipun aku harus pergi ke neraka.
Hyung Woo? Sang Yi?
1999
? Ep iso de 2 ?
Hei, Shin Eun Soo! Ayo pergi bersama-sama!
Ku Soo! Ku Soo! Ku Soo! Ku Soo!
Hei. Aku bilang jangan panggil aku seperti itu.
Apa? Ku Soo? Aku mencium aroma Ku Soo dari suatu tempat.
Kenapa kau naik bis dan mengikutiku?
Ini adalah jalan menuju rumahku.
Yang aku tanyakan kenapa kau naik bis bukannya mobil ayahku?
Hei, apakah bis itu adalah bismu?
Apa alasannya kau tidak naik mobil ayahku?
Ah. Mungkinkah, kau berpikir bahwa aku tidak naik mobil ayahmu karenamu dan itulah alasan kenapa aku berjalan di jalan ini sekarang?
Apakah ada orang yang mengatakan hal itu?
Bukan? Mungkinkah kau berpikir begitu, ayahmu tidak datang.
Ayahmu harus menjemput ayahku, jadi dia tidak bisa memberiku tumpangan.
-Kenapa kau seperti ini? -Itu mobilnya nyonya.
-Jadi kenapa? -Apakah kau bertanya karena tidak tahu?
Aigoo, terima kasih untuk usahamu.
Aigoo, anggota dewan legislatif, anda sudah datang?
-Anda datang dengan nyonya. -Apa yang sedang kau lakukan?
Kami membuat acar lobak kimchi karena akhir musim panas. Lobaknya manis.
Kelihatannya enak.
Silahkan tunggu sebentar. Tunggu di sini.
Ini, kunyah ini. Ini, kunyah segera.
Bagaimana? Bukankah rasanya sungguh enak?
Ya. Sungguh menakjubkan.
Sopir Shin, kau bekerja keras hari ini. Bagaimana dengan makan malam bersama keluargamu hari ini?
Tidak, tidak apa-apa...
Tentu saja! Makanan terasa paling enak ketika kau makan dengan orang lain.
Apa yang sedang kau lakukan? Kau bersikap kasar!
Anak-anak bisa duduk dengan anak-anak dan orang dewasa bisa duduk dengan orang dewasa.
Kau duduk disamping anggota dewan legislatif.
Kau kesebelah sana.
Lihat, kita mempunyai banyak lauk pauk hari ini.
Mari makan.
Ah, tapi aku tidak melihat Beom Soo.
Dia berlarian sepanjang hari jadi dia sudah tidak berdaya.
Wow. Ini sangat enak. Apakah kau yang membuat ini, ahjumma?
Tentu saja! Aigoo, dia bahkan makan dengan lahap!
Tapi, sepertinya Eun Soo benar-benar tidak bisa makan.
Ini. Kau suka daging.
- Aku baik-baik saja. - Makanlah! Ini tidak seperti dirimu sendiri. Berhenti bersikap licik.
Ujian masuk universitas tahun depan. Apakah kau belajar dengan baik?
Apa gunanya jika anak perempuan belajar dengan baik?
Dia hanya perlu menjadi ibu rumah tangga yang baik dan mendukung suaminya.
Eun Soo tepat sebagai gambaran ibu rumah tangga yang baik.
Aigoo. Lihat dari sini,
Hyeong Woo dan Eun Soo adalah gambar yang sempurna. Gambar yang sempurna.
Apakah mereka juga sering bermain suami dan istri ketika mereka muda?
Hyeong Woo nya kita sangat cocok berperan sebagai suami yang dikendalikan oleh istri.
Aye, ayolah.
Aigoo, Eun Soo. Ambil ini, ini benar-benar berat.
Kenapa dia seperti itu?
Dia makan dengan baik jadi kenapa wajahnya seperti itu sekarang?
Apakah ada hantu yang mati dan kelaparan terjebak padamu? Kau bukan pengemis, jadi kenapa kau mengambil makanan dari rumah orang lain?!
Gadis ini, omong kosong apa yang kau katakan? Jadi haruskah aku membuang makanan yang tersisa?
Apakah kau hanya membawa yang sisa? Kau juga membawa semua daging yang ada di kulkas!
Itu karena anggota dewan legislatif tidak menyukai daging.
Orang-orang yang memiliki posisi yang tinggi tidak memperlakukan daging sebagai makanan mewah.
Aigoo, buntut ini sangat berat.
Ini benar-benar memalukan.
Gadis itu hidup sangat nyaman. Dia hanya memikirkan tentang menyelamatkan muka.
Kau, apakah terjadi sesuatu di Seoul?
Apa maksudmu? Aku hanya baru kembali dari pertemuan di majelis.
Apakah kau bertemu dengan anggota majelis?
Ya, kita bertemu secara singkat.
Kau pasti sudah dengar berita buruk, wajahmu terlihat tidak baik.
mari kita berhenti membicarakan tentang Yeouido. Aku capek.
Sayang, tentang keluarga sopir Shin.
Bagaimana kalau kita membuat mereka meninggalkan rumah kita sekarang?
Apa yang kau katakan? Kenapa kita harus melakukannya?
Aku tahu kau perlakukan orang secara terbuka,
tapi aku tidak suka makan malam bersama-sama dengan orang yang bukan keluarga.
Mereka telah bersamaku selama lebih dari 10 tahun. Mereka sama seperti keluarga.
Rumah ini terasa sepi. Akan menyenangkan memiliki seseorang untuk diajak berbicara ketika aku pergi ke Seoul.
Tapi Hyeong Woo...
Aku harus pergi ke Gangwon-do besok.
Keluargaku sakit.
Kau punya keluarga di sana?
Ya, kau tidak tahu mereka.
Bangunlah. Mari kita ke rumah sakit, ibu.
Ibu!! Apa yang harus aku lakukan? Aku akan menghubungi 119, tunggu di sini.
Tidak, tidak, tidak.
Kenapa? Seseorang akan mati. Kenapa kau tidak bisa pergi ke rumah sakit?
Sebenarnya kejahatan apa yang sudah kau lakukan sehingga kau seperti ini?
Jeong Mi, Jeong Mi. Apa yang terjadi padamu?
Kenapa dengan wajahmu? Kenapa menjadi sangat buruk? Apakah kau bisa mengenaliku?
Yeong Ae, Yeong Ae.
Ya, ini aku. Maafkan aku, dunia macam apa ini
aku tidak memiliki kesempatan untuk datang dan melihatmu ketika kau dalam keadaan seperti ini.
Permisi, apakah kau yang mengangkat telepon tadi?
Ya. Kau pasti Sang Yi.
Aku tidak tahu bagaimana kau mengenal ibuku, tapi tolong bawa dia ke rumah sakit.
Dia bahkan muntah darah sekarang tapi dia menolak untuk ke rumah sakit.
Jeong Mi, pergi denganku.
Sang Yi, tolong tunggu di luar.
- Kenapa? - Ada yang ingin kukatakan pada orang ini, tolong.
Akankah kau ke rumah sakit?
Unni.
Aku pikir ini adalah akhir bagiku.
Sekarang... sudah sangat terlambat buatku.
Apa maksudmu dengan itu ketika kau terlalu muda untuk mati?
Ayo pergi ke rumah sakit denganku. Huh?
Aku ada permohonan padamu.
Sang Yi ku.
Kau... kau rawatlah dia.
Jangan katakan hal seperti itu. Kau harus tetap kuat pikirkan tentang anakmu.
Berjanjilah.
Jika tidak, bahkan setelah aku mati,
aku pikir aku tidak akan bisa menutup mataku.
Ok, aku mengerti. Jangan khawatir.
Juga,
tidak peduli apapun yang terjadi,
jangan katakan padanya
siapa ayahnya.
Ok. Aku mengerti.
Selama ini,
sangat
sulit.
Aku seharusnya sudah
lama pergi...
Jeong Mi! Jeong Mi!
Ibu. Ibu.
Ibu, kenapa kau seperti ini? Ibu, bangunlah.
Ibu, jangan bercanda seperti ini. Bangunlah, ibu.
Jangan tinggalkan aku seperti ini. Aku akan melakukannya dengan baik.
Ibu, maafkan aku. Maafkan aku.
Maafkan aku.
Kenapa kau mengikutiku lagi?
Kenapa kau selalu berada di depanku?
Ini bukan karena aku ingin berjalan di depanmu.
Aku juga, bukan karena aku mau berjalan di belakangmu.
Karena tidak ada alasan bagimu untuk datang ke pusat kota.
Dan kau ada alasan?
Aku pergi karena ibuku menyiapkan makan siang untuk ayahku.
Aku pergi ke ayahku karena ada urusan yang harus aku urus.
Anggota dewan legislatif Jin Jeong Gi
Kenapa kau selalu tahu ke mana aku pergi dan terus berjalan di depanku?
Kau memiliki sindrom pangeran.
Aku lebih memilih pengawal daripada pangeran.
Ibu.
Hati-hatilah.
Hyeong Woo!
Hei, Eun Soo. Apakah kau baik-baik saja?
Hyeong Woo. Hyeong Woo!
Hyeong Woo, Hyeong Woo.
Apa yang sedang terjadi di sini, Hyeong Woo?
Hyeong Woo, Hyeong Woo. Apakah kau baik-baik saja?
Apa yang harus aku lakukan? Seseorang tolong bantu aku.
Hyeong Woo, Hyeong Woo. Seseorang tolong bantu aku.
Hyeong Woo, Hyeong Woo.
Kerja yang bagus.
Tidak perlu khawatir karena pahaku kuat seperti logam.
Aku bahkan bisa lari maraton!
Syukurlah kau tidak mengalami patah tulang.
Mereka mengatakan kalau ototku juga baik-baik saja.
Dokter mengatakan aku bisa segera keluar.
Kau, ketemu denganku di luar.
Sepertinya ibuku sangat marah.
Kau harus pergi menenangkannya.
Aku khawatir karena hanya tersisa 2 hari lagi...
Tapi apakah situasi di Gangwon-do bisa terselesaikan dengan baik?
Semuanya baik-baik saja.
Kau, kau pasti sangat kaget.
Itulah alasannya kenapa kita harus mengusir keluarga supir Shin.
- Sayang. - Anak kita hampir meninggal karena Eun Soo.
Kau, mungkinkah...
Ini bukan pertama kali.
Dia juga terluka karena Eun Soo ketika mereka masih kecil.
Aku merasa tidak nyaman mulai hari itu.
Siapa yang tahu apa yang akan terjadi antara anak laki-laki dan anak perempuan?
Sayang, sejak mereka masih kecil. mereka adalah anak-anak yang tumbuh bersama bermain rumah-rumahan.
Kenapa kau berpikir berlebihan?
Aku tidak berpikir berlebihan! Apakah kau pikir aku tidak tahu putraku sendiri?
Kepribadian Hyeong Woo sepertimu.
Dia dekat setiap kali dia melihat anak-anak yang menyedihkan dan kemudian dia tidak bisa mengucapkan selamat tinggal pada mereka.
Kau tidak seharusnya menggabungkan bunga dan benalu.
Aku memperingatkannya beberapa kali.
Ini, ambil ini.
Aku akan naik. Hal semacam ini dilakukan oleh pria.
Hei, tidak ada apapun di sini.
Aku pikir tidak ada di sini.
Ini disebut krisan.
Warnanya cantik, bukan?
Ya, nyonya.
Cantik untuk dilihat dan baunya juga wangi.
Bisa dibuat menjadi teh yang enak.
Tapi jika benalu berada di antaranya,
krisan tidak bisa tumbuh dengan baik.
Bahkan jika kau memotong mereka keluar seperti ini,
benalu akan tetap mengganggu bunga selama akarnya masih hidup.
Kau mengerti apa maksudku, bukan?
Eun Soo!
Aku dengar, apakah kau ada terluka?
Ayah,
kau pasti sangat kaget.
Kau tidak pernah tahu, haruskah kau ke rumah sakit juga?
No comments yet. Be the first to leave one.