The first 200 lines.
"Episode 99"
Kenapa mereka tidak memberi tahu apa yang terjadi?
Mereka bahkan tidak memperbolehkan kita masuk.
Yang benar saja. Apa ini?
Pasti ada yang tidak beres.
Sesuatu benar-benar tidak beres, bukan?
Kenapa kamu bilang begitu?
Pulanglah jika kamu hanya mau bilang begitu di sini.
- Ibu. - Astaga.
Dokter, kenapa Pak Kang belum siuman?
Apa ada yang tidak beres?
Dia masih belum sadar.
Apa?
Dia tidak sadarkan diri?
Maksudmu...
Dia koma?
Koma? Apa artinya itu?
Apa dia akan mati?
Tidak.
Operasinya sukses.
Mari menunggu beberapa hari dan melihat bagaimana dia pulih.
Baik.
Ya...
Bagaimana jika dia masih tidak sadarkan diri
setelah beberapa hari?
Apa yang akan terjadi nanti?
Apa?
- Astaga! - Hong Joo!
- Hong Joo. - Bu Na.
- Hong Joo. - Astaga.
- Tidak. - Bibi.
- Bibi! - Hong Joo.
Berkat Demam Korea,
hidangan Korea populer di negara lain juga.
Kita akan mengembangkan menu untuk menyesuaikan selera mereka
dan mengekspornya tahun ini.
Di samping yang ada di menu,
kita akan membuat pugasan yang cocok...
Dae Ryook.
So Young, ada apa kemari?
Ini sudah saatmu pulang.
Aku mau meletakkan bunga ini di mejamu
dan makan malam denganmu.
Aku hampir melewatkanmu, bukan?
Apa kamu sudah mau pulang?
Maaf kita tidak bisa Aku ada urusan hari ini.
Begitu rupanya.
Aku tidak mengabari sebelumnya secara sengaja
karena ingin mengejutkanmu.
Hai, Yi Ryook.
Apa? Ayah mertua kakak kenapa?
Baik, kakak akan ke sana.
Aku harus pergi.
Baiklah.
Sampai jumpa lagi.
Apa itu? Ayah mertuanya?
Apa dia masih menemui mantan istrinya?
Go Rae yang nyaris mati sebelum operasi
kini baik-baik saja.
Kenapa donornya koma?
Kuharap dia pulih tanpa masalah apa pun.
Bagaimana
jika ada yang tidak beres?
Ini sungguh membuat ibu cemas.
Bu So.
Tolong bantu aku.
Apa? Aku?
Bantu apa?
Kalian juga dengar.
Jika terkait operasi semacam ini,
jika terjadi hal buruk ke salah satu,
orang-orang di sekitarnya bisa syok.
Itu alasannya identitas donor
dan penerima harus dirahasiakan.
Tapi kasus kita merupakan
pengecualian karena kita keluarga.
Jadi, tolong jangan bilang apa-apa
soal kondisi Pak Kang ke Go Rae.
Walaupun dia sudah pindah ke bangsal umum.
Tentu saja.
Tolong, Bu So.
Hati-hati dengan ucapanmu.
Dia akan syok jika tahu.
Situasinya akan buruk jika begitu.
Tentu saja.
Aku tahu sebanyak itu. Jangan cemas.
Ibu, ayo keluar. Bibi harus istirahat.
Ayo.
Kak, aku akan tinggal di sini.
Beristirahatlah di launs atau semacamnya.
Kita juga tidak diperbolehkan mengunjungi bangsalnya hari ini.
Kakak bisa pingsan jika begini terus.
Tidak.
Dia akan segera sadar.
Dia akan mencari kakak saat sadar.
Kakak harus tetap di sini.
Kakak baik-baik saja.
Maaf, Kak.
Ini semua salahku.
Sebenarnya,
aku menyuruh ayah kakak melakukan tes
karena ingin menyelamatkan Go Rae.
Aku sungguh minta maaf.
Kakak bilang tidak apa-apa.
Dia akan segera sadar.
Serta ini yang dia inginkan.
Jadi, jangan bilang begitu.
Baik, Kak.
Tidak ada yang akan terjadi kepadanya.
Kini pulanglah dengan Ibu.
Aku tidak bisa meninggalkan Kakak sendirian.
Tidak apa-apa. Cepatlah.
Baik.
Aku akan membawa Ibu pulang dan kembali.
Ibu, ayo.
Baik.
Repot-repot di rumah sakit hari ini
membuat ibu pusing.
Do Ran.
Ibu akan kembali besok.
Kamu juga sebaiknya tidur.
Ya?
Astaga.
Bu, bagaimana kondisi ayahku?
Bagaimana kondisnya?
Maksudku, Kang Soo Il. Dia sudah sadar?
Belum. Akan kuberi tahu saat dia sadar.
Tunggu.
Bolehkah aku masuk dan melihatnya sebentar?
Kumohon.
Biarkan aku masuk sebentar.
Tidak.
Anda tidak diperbolehkan masuk
kecuali saat jam besuk.
Ayahku
mungkin bangun saat mendengar suaraku.
Dia sedang koma,
tapi dia mungkin bisa mendengar suaraku.
Jadi, tolong biarkan aku masuk.
Maaf. Tunggu sampai jam besuk besok.
Do Ran.
Dae Ryook, aku harus bagaimana?
Jangan cemas.
Dia kuat.
Dia akan segera siuman.
Benar?
Dia akan baik-baik saja, bukan?
Tentu. Percayalah kepadaku.
Apa?
Pak Kang belum siuman?
Dia masih tidak sadarkan diri?
Ya.
Operasinya berjalan lancar
dan Go Rae sudah siuman,
tapi Pak Kang masih koma.
Astaga.
Bagaimana jika itu kacau?
Sayang, bagaimana jika dia tidak sadar selamanya?
Apa maksudmu?
Kamu tidak boleh bilang begitu.
Maksudku, dia koma.
Itulah alasanku bilang begini.
Ibu, dokter bilang
operasinya berjalan lancar tanpa masalah.
Jadi, kita sebaiknya menunggu dan melihat bagaimana dia siuman.
Sungguh? Operasinya lancar?
Ya.
Lantas, tidak masalah.
Dia hanya butuh waktu lama untuk siuman.
Dia akan baik-baik saja
setidaknya demi Do Ran.
Benar, dia melakukannya untuk menyelamatkan nyawa orang,
jadi, dia sebaiknya siuman.
Pasti ini hari yang berat bagi kalian berdua.
Naik dan istirahatlah.
Benar, naiklah.
- Baik. - Baik.
Astaga.
Astaga.
Seseorang menelepon ponsel Yi Ryook.
Di mana ponselnya?
Tidak ada di sini.
Apa di sini?
- Da Ya, apa itu ponselku? - Yi Ryook.
- Ada yang meneleponmu. - Baik.
- Di mana? - Di sini. Biar kuambil.
Baik.
Ada apa?
Toko?
Baik, aku akan segera ke sana.
Apa?
Kamu mau pergi pukul sebegini?
Ada yang harus kuurus di toko.
Aku akan segera kembali.
Baik.
Kamu pasti lelah.
Jangan bekerja terlalu keras.
Aku tidak apa-apa. Tidurlah lebih dahulu.
Sampai jumpa.
Yi Ryook.
No comments yet. Be the first to leave one.