The first 134 lines.
Sebelumnya di
Space Brothers
Mutta sang kakak terkena sial.
Karena lahir di hari kemenangan, Hibito si adik menjadi moonwalker Jepang pertama.
Mutta sang kakak terus melanjutkan perjalanannya yang panjang menuju bulan
dan akhirnya dipilih sebagai anggota cadangan untuk misi bulan.
Sementara di sisi lain, kecelakaan bulan telah membuat Hibito berjuang
menyembuhkan serangan paniknya.
Tapi dia akan ikut ujian untuk kembali ditugaskan.
Dia harus lulus, atau dia takkan pernah bisa kembali ke luar angkasa.
Sistem pengatur suhuku meledak.
Aku kekurangan air.
Tubuhku terus membeku.
Nah, ayo.
Hibito akan kehabisan oksigen!
Tenanglah, Buddy.
Kita berhasil keluar, Damian!
Freddy! Buddy! Di sini Hibito!
Karen! Linda! Apa kalian dengar?
Delapan menit oksigen yang tersisa.
Delapan menit?
Sial!
Sudah waktunya.
Sial!
Apa aku akan mati?
Tubuhku kepanasan.
Dokter yakin kalau helm antariksalah yang memicu serangan panik itu.
Aku akan mencari cara untuk menyembuhkan penyakit ini.
Ku tak bisa lepas, tak ada yang berguna
Tak ingin ini jadi hari yang percuma NO!!
FREE sebelum menghilang
semoga aku bisa bangkit OH!!
Apa yang kauingini? What's gonna be?
Aku hanya ingin jadi berani
Siapa pun dari kita punya wajah yang meragukan
Bukankah kesenangan hidup itu adalah ketidakpastian?
Demi impian yang tak tersampaikan, curahkanlah YOUR LIFE
Menerjang angin, kita bangkit, jalan masih panjang
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Rangkullah juga semua rasa sakitnya
Tariklah napas dalam-dalam dan teriaklah
BIG BANG!! Kejarlah itu! Jangan pernah takut!
Begitu memesonaku Hold it tight Ku ingin bermimpi
Memang ada ketakutan menghalangi impianmu
Robeklah tudung panas itu dan singkirkanlah
#91 Cara Menolong Hibito
#91 Cara Menolong Hibito
Ini akan mempersingkat waktu untuk berbagai tugas.
Ah, dia pasti baik-baik saja.
Hei, Hibito.
Kalau kau tetap berada di depan Mutta dan mengarahkan jalannya,
Mutta akan berada tepat di belakangmu.
Kalau kau berhenti,
Bibi yakin
Mutta akan memberimu dorongan dari belakang.
Sudah kubuka katup udara DCM-nya, tapi peringatannya tak menghilang.
Airlock: Ruang kedap udara tempat transisi antara ruangan beroksigen dengan luar angkasa.
Karena aku takkan bisa melakukan tugasku, jadi aku sekarang menuju airlock.
Ujiannya akan dibatalkan?
Dia sendiri yang ingin menghentikannya.
Apa tak ada masalah dengan CO2 di dalam seragamnya?
Itu pasti green card lain untuk menunjukkan peringatan tersebut.
Tapi ini bukan green card yang kurencanakan.
Anehnya, detak jantungnya menurun.
Aku khawatir, mungkin dia terkena serangan itu.
Kau benar-benar bertahan ya, Hibito.
Ini pasti ulah Gates.
Dia mengeluarkan card yang tak penting agar ujian ini dibatalkan.
Mission Control, ini Gates.
Ya.
HUD (Head Up Display): Pencitraan tembus pandang pada jendela/kaca.
Aku akan mengeluarkan green card untuk memunculkan peringatan kerusakan sensor CO2 di helm HUD Hibito.
Apa tak masalah?
Lakukan saja.
Pimpinan.
Sepertinya mereka ingin bicara dengan Anda.
Kalian...
Aku di dalam airlock.
Aku akan mengaitkan seragamku dengan tali pusat.
Oke, Hibito.
Ini lebih berat dari yang kukira.
Yang sabar ya, Hibito.
Pengaitan sudah kulakukan.
Sip!
Nah, peringatannya hilang!
Saat yakin semuanya aman, aku akan kembali lagi.
Baiklah, Hibito.
Pretty Dog.
Tak kusangka ini lebih membantu daripada obat penenang.
Yo, Hibito. Kau bisa dengar?
Eh? Ya.
Loh? Siapa itu?
Hoi, hoi. Kau tak tahu siapa ini?
Ayo dong, Hibito.
Kita pernah makan ulat sutra berdua, 'kan?
Buddy!
Aku sudah dengar semuanya dari Mutta.
Jadi, aku mau datang untuk menonton ujianmu hari ini.
Sekarang, aku bersama perempuan cantik.
Halo, Hibito. Sehat?
Karen.
Freddy dan Linda sedang tugas di luar negeri, jadi tak bisa ke sini.
Kami sudah beri tahu apa yang terjadi.
Mereka berdoa semoga kau lulus ujian ini.
Mereka berdua mendukungmu, loh.
Nah, Hibito.
Tadi, aku mencuri panduan dari Mission Control.
CAPCOM (Capsule Communicator): Orang yang bertanggung jawab berkomunikasi dengan astronaut yang berada di luar pesawat.
Aku yang bakal jadi CAPCOM di sini.
Kau yakin, membolehkan temannya yang mengatasi ini, Pimpinan?
Bukankah tujuan dari ujian ini adalah menekan Hibito untuk melihat apa serangan panik itu akan muncul?
Benar, itulah tujuanku.
Tapi setelah mendengar yang mereka katakan, aku berubah pikiran.
Pertama, kau harus buka pintunya dan pergi ke luar.
Waktunya cari angin di bulan.
Oke, Buddy!
Jangan terpeleset ya, Hibito.
Rasanya seperti kembali lagi.
Lurus terus ke panel surya Sunflower.
Laksanakan.
Tunggu. Sebelumnya, perhatikan dulu gondola di atasmu.
Gondola?
Kenapa?
Kau pasti penasaran, 'kan, Hibito?
Yang namanya kegiatan luar pesawat itu harus ditemani oleh seorang rekan.
Damian.
Damian, kau juga ke sini?
Tentu saja.
Sudah pasti.
Nah, ayo mulai, Hibito.
Tak perlu khawatir jatuh ke jurang kalau di bulan ini.
Apa tujuan dari ujian ini?
Apa kita mau menguji Hibito?
No comments yet. Be the first to leave one.