The first 200 lines.
Mengkonsumsi tembakau dapat menyebabkan kanker ...
... serangan jantung, gangguan paru-paru dan penyakit mematikan lainnya.
Semua karakter di film atau program ini ...
... tidak menganjurkan untuk memakai rokok merk apapun ...
... seperti Beedis, Cigarettes, Khaini, Zarda dll.
... atau yang sedang mereka promosikan.
Seseorang menggunakan ukuran kaki atau meter untuk menentukan panjang sesuatu.
Dia menggunakan ukuran Kilogram dan Ons untuk menentukan berat sesuatu.
Namun, Rasa syukur adalah ukuran yang hanya tersedia ...
... untuk memeriksa satu karakter.
Dua elemen itu jika disatukan maka menjadi "Tingkah Laku."
... dan "Rasa Syukur". Keduanya dipadukan akan menjadi "Aagadu (Dia Tak Akan Menyerah.)"
Saat ini, cukup banyak perampokan terjadi di luar bank ...
... Pelataran toko, halte bus ... - Hei! Tasku!
... Mall, aula bioskop, dsb.
Para perampok dan pencopet laporannya masuk dari seluruh penjuru kota ini.
Masyarakat merasa tidak aman dan ketakutan.
Selama 10 hari terakhir ini, 13 kasus perampokan dilaporkan telah terjadi.
Kita harus mengakhiri semua ini.
Hei Shankar!
Hei! Hei! Tunggu!
Berhenti! - Hei!
Hei! Berhenti, bocah sialan!
Dia membawa kita ke kantor polisi.
Pak! Jangan cuma bengong saja, cepat tangkap mereka.
Hei! Borgol mereka semua.
Hei! Hei!
Hukum mereka, Pak!
Buat para penjahat ini jera!
Dia akan mengurus semuanya.
Seperti pasien yang ingin ke puskesmas ...
... kenapa para perampok ini datang ke Kantor Polisi?
Mereka datang bukan atas kemauan mereka sendiri, Pak.
Apa yang harus kita lakukan untuk mengeluarkan sesuatu?
Kita memotong permukaannya. -Apa yang kulakukan mirip seperti itu.
Hei! Lihat.
Apa yang kita dapat dari bocah itu, Kak?
Kurasa mereka menyuruhnya membawa benda yang berharga untuk mengelabui kita.
Menurutmu bagaimana, Khaki? - Sama, Pilli!
Berdasarkan pengalamanku, kurasa dia bawa uang tidak lebih dari 10 Lakh Rupee.
Hei Pilli! Kau peras uang yang dibawanya.
Baiklah. Tunggu saja!
Hei! Berhenti!
Selama 3 hari terakhir, mereka selalu menghindar dan lari dari kita.
Tapi, anak pintar ini telah menangkap mereka.
Dia bukan anak biasa. Dia Pokiri (dari film Telugu; artinya bajingan)
Kalau saja Pokiri ini jadi Polisi, aku yakin dia akan jadi polisi hebat.
Tak ada yang bisa menghentikan Dokkudu ini
Aku akan berunding dengan orang tuamu dan meyakinkan mereka agar kau bisa menjadi anggota polisi.
Orang tuaku sudah meninggal.
Aku yatim piatu.
Kalau begitu, maukah kau tinggal bersamaku? Aku akan membantumu agar bisa menjadi polisi.
Aku mau, Pak.
Hei Bharath! Ini Shankar. Dia akan tinggal bersama kita mulai sekarang. - Baik, Yah!
Hei! Mulai sekarang, inilah rumahmu.
Kau mau menerimanya? - Terima kasih, Pak.
Jangan panggil aku "Pak" lagi. Panggil aku Ayah!
Mulai hari ini, kalian berdua harus terus bersama-sama dan bersatu.
Kalian sudah tidak punya Ibu untuk membimbing kalian.
Jadi kalian harus ada untuk satu sama lain.
Kalian jangan pikirkan apa-apa lagi selama kalian sekolah.
Dah, ayah! - Oke, dah.
Anakku! Bagaimana rasanya?
Kau suka? - Ya!
Mau lagi?
Skakmat! -Ilmu dewa sepertinya telah menurun padamu.
Kau adalah raja dalam permainan asah otak!
Kami sudah siap, Ayah.
Hei! Kalian hari ini ujian, 'kan? Berdoalah minta bantu pada Dewa.
Ada apa? -Kau lah dewaku, Ayah.
Hei! Hei! - Punyaku yang paling tinggi.
Yes! Lihat ke sana!
Lihat layanganmu putus! Kau kalah! - Hei!
Kakak!
Kakak! Kakak! Hentikan!
Kakak!
Hei! Berhenti kau! - Hei! - Kakak!
Hei! Lepaskan aku! - Jangan pukuli dia, Kak!
Dengarkan aku, Kak. Lepaskan saja dia.
Pergi sana!
Kumohon, Kak! Pulang denganku. Ayah akan marah kalau dia tahu.
Hei! - Ayolah, Kak!
Hei! Kenapa malah kau pergi seperti banci begitu? Apa kau yang tidak punya nyali untuk berkelahi?
Berani sekali kau, ya?
Hei! Dia mati. - Dia mati.
Apa kau telah membunuh seorang anak untuk memenangkan perkelahianmu yang menyenangkan?
Aku tidak yakin kau ini manusia!
Kukira aku bisa membantumu jadi polisi dan membuatmu berguna bagi masyarakat.
Bagaimanapun juga, seorang anak kecil telah kehilangan nyawanya karena keputusanku yang ceroboh.
Aku tidak akan pernah memaafkanmu atas semua ini.
Jangan perlihatkan mukamu lagi!
Jika kau mencoba menemuiku, itu akan menjadi hari terakhir saya dalam hidup.
Bawa dia!
Jika kau mau menerimanya ...
... semua orang akan beranggapan kalau putera Rajaram telah berbuat salah.
Ayah tidak akan pernah terima. Kau telah dibesarkannya sejak lahir.
Kau takkan mampu hidup sendirian. Tapi, aku bisa bertahan hidup sendiri.
Kak, berjanjilah padaku kalau kau takkan pernah memberitahu ini pada Ayah.
Tujuan dari panti Juvenile adalah ...
... untuk menolong anak-anak seperti kalian bisa berubah dan ...
... bisa berguna bagi masyarakat.
Kalian bebas bermain dan melakukan kegiatan apa saja setelah lulus.
Ini semua tergantung pada kalian untuk memanfaatkan sebaik-baiknya peluang ini ...
... dan menciptakan masa depan yang cerah bagi kalian.
Jadi, berjuanglah.
Bagus sekali!
Selain dalam pelajaran, kau juga baik dalam kegiatan ekstrakulikuler.
Kau akan selalu mendapatkan dukungan dari panti Juvenile.
Terima kasih, Pak! - Apa cita-citamu?
Polisi!!!
Petugas kepolisian telah mengadakan pemindahan anggota ...
.... ketua tim Inspektur Shankar alias Encounter Shankar...
... yang selama ini diatur dan dan diperintah dibawah kendalinya.
Horee!
Kakak! Shankar telah pergi.
Hei! Semua orang menakutinya, kita harus hidup seperti anjing buas.
Ini berpengaruh pada orang-orang kita dan mereka terkena penyakit kulit sekarang ...
... lihatlah keadaan mereka sekarang.
Polisi telah mengeluarkan perintah tembak di tempat untuk menjawab keluhannya Patnaik.
Kita harus melakukan balas dendam padanya.
Hei! Di mana Patnaik? - Dia berada tiga blok dari sini.
Bawa dia ke sini.
"Kalian dengarlah nama Shankar."
"Kalian jangan bermain-main dengan Pemburu ini."
"Melangkahlah lagi Shankar!"
"Encounter Shankar."
"Shankar."
"Melangkahlah lagi."
Encounter Shankar!
Apa kalian terkejut saat CI datang? Kenapa kalian menatap seperti seekor banteng?
Bukannya kau sudah dipindahkan?
Apa yang kita lakukan agar seseorang keluar dari tempat persembunyiannya?
Kami sedang main-main saja.
Betul sekali! Aku berbohong telah dipindahkan lalu kalian semua keluar.
Kenapa seorang polisi sepertimu melakukan penipuan?
Aku telah belajar agar dapat meningkatkan kualitas pekerjaanmu ...
.. sekolah Kesatuan. Namanya ...
... sekolah Boston! - Hei! Kau tidak tahu apa-apa tentang sekolah ataupun pendidikanku.
Dalam karirku sejauh ini, aku telah melakukan 24 perampokan ...
...32 kali pembunuhan, 45 kali pemerkosaan ...
... dan penculikan yang tak terhitung.
Semua ini memerlukan waktu 10 tahun.
Bukan itu saja catatan perjalananku.
Ini semualah catatan perjalananku.
Suasana percakapan saling berhadapan di tempat umum ini melebihi suasana yang ada di film.
Pengaruh Aksinya yang paling terasa.
Bahkan Mikey Wilson (Pegulat) banyak tingkah sebelum dijadikan bulan-bulanan.
Aku sudah ingatkan kalian berulang-ulang agar berubah.
Kalian tidak mendengarnya. Sekarang, aku harus memberi kalian tiket.
Tiket bioskop, ya?
Surat izin untuk menembak kalian.
Tembak di tempat. Encounter!
Si David Sang Macan ini dengan semua ancamanmu. Akulah macan yang sebenarnya!
Semua penjahat selalu membanding-bandingkan diri mereka dengan macan, singa, gajah ...
... dengan perbandingan yang tak ada artinya dan bualan yang memuakkan.
Tapi, aku bukan penulis yang ingin memberi dialog balasan. Aku seorang petarung.
Ya Tuhan! Kenapa bicaraku sekarang malah seperti yang ada di film-film?
Jangan banyak omong lagi! Sekarang action!
Siapa selanjutnya?
Hei!
Kenapa dia terlihat seperti itu?
Ya Ampun! Aw!
Kenapa tidak dilanjutkan?
Kau belum memukulku, Pak.
Kalau begitu, berbaliklah. - Baik, Pak.
"Tamat."
"Kemana pun kau pergi."
"Gempa bumi, penghancur, dia takkan berhenti sampai dia berkuasa."
"Dia membawa senjata, hobi bertarung dan tidak akan berhenti sampai dia berkuasa."
"Dia seperti bom atom, suhu atom yang meningkat."
"Musuh berlutut padanya di dalam pertarungan sengitnya."
"Dialah yang terakhir dalam tembak menembak."
"Dia menguras kekerasan yang berukuran Terabyte menjadi Nol. Dia takkan berhenti."
"Dia takkan berhenti."
"Gempa bumi, penghancur, dia takkan berhenti sampai dia berkuasa."
"Ke manapun kau pergi."
"Aku ditakdirkan untuk melanggarkan peraturan, perang adalah peraturanku."
"Aku adalah bendera tiga warna yang berkibar yang menjadi tanda perdamaian ..."
"...Jana gana mana adalah cahaya yang terwujudkan."
"Cahaya atom matahari melindungi seluruh dunia."
"Dia adalah senjata laras panjang."
"Dialah si nomor satu!"
"Perang abad telah berakhir, Hitler dalam damai sekarang."
"Di mana pun aku, aku akan bertarung 'sengit'."
"Untuk menciptakan lingkungan tanpa kekerasan, kita butuh senjata."
"Jadi, langgarlah peraturan, tata tertib atau lainnya!"
"Ke mana pun kau pergi."
"Dialah arti sebenarnya dari 'tembakan beruntun' dialah keheningan dalam suara."
"Dia akan menciptakan bencana untuk mengendalikan perang yang menjadi akhir kejahatan!"
Pak! Cl Ram Prasad dari Bookapatnam ingin menemui Anda.
Persilakan masuk.
Keadaan di Bookapatnam semakin memburuk, Pak.
Pak Ramprasad, anda seorang Cl?
Sistem telah memberimu kekuatan.
Tapi, tidak ada sistem di sini, Pak.
Proyek pembangkit adalah proyek impian kami. Kenapa kau berani sekali menghalangi kami?
Walaupun, proyek ini menjadi proyek impian yang bisa menghasilkan jutaan rupee ...
Tapi, ini adalah kutukan bagi masyarakat.
Walaupun kalian punya hak untuk mengkaji ulang atau punya solusinya.
Kalian tidak akan bisa menanggulangi limbah kimianya dengan baik.
No comments yet. Be the first to leave one.