The first 200 lines.
"Hati-hati jangan sampai terkena flu"
Senang bertemu denganmu.
Senang bertemu denganmu. - Halo.
Apa hanya aku yang bingung soal ini?
Ini seperti pekan lalu, bukan?
Benar. - Benar.
Salah satu dari kita memakai pakaian yang sama seperti pekan lalu.
"Pekan lalu"
"Hari ini"
Hye Yeon bilang bahwa jaket ini sedang tren.
"Si Eon menggoda Kian84 tentang jaket korduroinya"
"Ini produk paling trendi tahun ini"
"Kian84 menjadi pembuat tren"
Aku sedang membuat tren dengan jaket korduroiku.
Tapi bukan berarti kamu memakainya selama satu musim.
Ini akan kupakai sampai semua orang di Korea memakai jaket korduroi.
Aku akan berusaha membuat tren.
Warna ini harus dinamakan Korduroi Kian84.
"Warna ini kini disebut Korduroi Kian84"
Korduroi Kian84? Itu membuatku pusing.
"Kamu punya ini dengan warna Korduroi Kian84?"
"Kamu punya ini dengan warna Korduroi Kian84?"
"Aku ingin yang berwarna Korduroi Kian84."
Sudah habis terjual.
Itu sangat mengejutkan. Tapi ada yang lebih mengejutkan.
Waktu kita tinggal dua bulan lagi hingga akhir tahun ini.
Astaga. - Kamu tidak lupa, bukan?
Ini seperti rintangan terakhir yang harus kita kerjakan tiap tahun.
Rintangan terakhir. - Pertunjukan bakat.
Benar. - Rintangan terakhir.
Astaga.
"Untuk mengatasi kesepian karena hidup sendirian"
"Mereka mengadakan pertemuan akhir tahun yang hangat"
"Beberapa orang berpikir dia menyanyikan lagu militer"
"Kencan pertama Roiii Bang"
Aku tahu kita sangat kompak.
Tapi kuharap para anggota Pelangi bisa datang ke pesta.
Kalau begitu, kita harus mengundang anggota baru.
Kita kedatangan Heo Ji Woong dan Lee Sung Woo.
Mereka hebat. - Siapa pun yang bisa.
Tentu saja. - Namkoong Min.
Namkoong Min juga bagus.
Kita juga bisa mengundang anggota wanita.
Seperti siapa? - Siapa?
Ada banyak anggota wanita yang datang ke acara kita.
Siapa? - Siapa?
Para anggota wanita yang ingin dilihat pemirsa lagi.
Lupakan pemirsa. - Lantas, siapa?
Siapa yang ingin kamu undang?
Siapa itu?
Aku? - Ya.
"Aku?"
Kurasa...
Lihatlah tangannya.
Baiklah. - Lihatlah tangannya.
Siapa yang ingin dia temui? - Dia sangat bahagia memikirkan itu.
Aku bisa tahu dari penampilannya.
"Siapa yang ingin Kian84 undang ke pesta akhir tahun?"
Baiklah. Anggota baru kita
untuk The Rainbow Live menunggu di luar.
Ada anggota baru lain hari ini.
Anggota baru lainnya. - Kian84 akan bahagia lagi hari ini.
"Kita punya anggota baru lain"
Dia sudah senang dengan pemikiran itu.
Dia sudah terlihat bahagia.
Kita bisa melihat betapa bahagianya dia hari ini.
Dia bagus baik dalam film laga dan film romantis.
Dia seorang aktris. - Dia penghibur serbabisa.
Aktris dengan pesona berlawanan.
Mari kita sambut Kyung Soo Jin.
"Tersenyum"
Halo.
Astaga.
"Dia sangat cocok dengan semua aktor"
"Dia aktris cantik dan menawan"
"Dia juga bisa sangat menggoda yang bisa memikat pria"
"Seorang aktris yang melebarkan spektrum aktingnya"
"Kyung Soo Jin yang manis"
Halo. Aku Aktris Kyung Soo Jin.
Astaga. - Selamat datang.
Kian84 tidak bisa menutup mulutnya.
Astaga.
"Kian84 tidak bisa menyembunyikan perasaannya saat menghadapi Soo Jin"
Wajahnya begitu mungil.
Kamu sangat cantik. - Apa aslinya sekecil ini?
Kenapa tengkoraknya tidak tumbuh lebih besar?
Mungkin dia memakai helm saat masih bayi.
"Soo Jin sakit kepala"
Aku sangat gugup.
Kamarmu cukup terang.
"Tertawa"
"Dia tidak percaya sedang menonton dirinya di video"
Dia sangat cantik padahal hanya berbaring.
Dia sangat cantik padahal hanya berbaring.
Kita bahkan tidak bisa melihatnya. - Aku tidak bisa melihatnya.
Kita bahkan tidak bisa melihatnya.
Kamu bisa melihatnya melalui itu? - Itu terlalu palsu.
Terima kasih.
Aku hebat, bukan?
"Aku hebat, bukan?"
"Pukul 10 pagi"
"Soo Jin bangun"
Kamarmu rapi dan nyaman.
"Dia menuju ke dapur saat masih mengantuk"
"Dia membuka kulkasnya"
"Soo Jin minum air dahulu"
"Dia menuangkan air tanpa ragu"
"Takjub"
Bagaimana bisa para aktris punya rambut lembut saat mereka bangun?
Benar.
"Dia melihat Wilson"
Halo.
"Dia berbaring di tubuhnya"
"Menurutnya Wilson senyaman lengan ibunya"
Halo. Aku sudah tinggal sendiri selama delapan tahun.
Aku Kyung Soo Jin.
Aku sudah tinggal di tempat ini selama sekitar tiga bulan.
"Dia sudah tinggal di rumah ini selama sekitar tiga bulan"
Dia manis sekali.
Aku punya ruang tamu dan kamar tidur.
Benarkah?
"Rumahnya bersih dan rapi"
Ini sangat rapi.
"Dia hanya punya benda yang dia butuhkan di kamarnya"
"Di rak di samping lemari"
"Dia hanya memasukkan barang yang sering dipakainya"
Astaga. Dia tidak punya banyak barang.
Benar.
"Karena dia menjalani kehidupan seorang minimalis"
"Kulkasnya juga cukup kecil"
Aku bisa meraih semuanya saat berbalik.
Jadi, tidak ada yang membuatku tidak nyaman.
Aku bisa mendapatkan semuanya di ruang tamuku.
Ini seperti rumah anak kuliah. - Kamu benar.
Anak kuliah punya tempat tinggal seperti itu.
"Dia tetap seperti itu untuk beberapa saat"
"Melamun"
"Lalu dia mulai bergerak"
"Dia sudah bangun?"
Akan kuterima sebagai anggota kita jika dia berbaring lagi. Baiklah.
Dia anggota kita sekarang. - Ini sangat realistis.
Kamu tidak bekerja?
"Kamu tidak bekerja?"
"Tiba-tiba?"
Baru lima menit.
Aku hanya penasaran. - Kamu belum bisa menanyakan itu.
Ada apa denganmu? - Apa yang biasanya kamu lakukan?
Aku butuh waktu untuk bangun di pagi hari.
Benarkah? - Begitu rupanya.
Dia menjalani hidup yang lambat.
"Dia berusaha bergerak agar tetap terjaga"
"Tapi"
"Dia melamun lagi"
Dia tidak bangun.
Jadi, selama itu aku duduk di sana.
Cuacanya bagus hari ini.
"Dia akhirnya mulai bergerak"
Kamu punya teras.
Apa? Ada apa? - Ya, aku punya teras.
Apa itu? - Apa itu teras?
Astaga.
Astaga, bagus sekali.
Dia punya teras padahal rumahnya kecil,
"Bangku dan panggangan barbeku"
Dia punya itu di rumahnya?
Apa kamu menanam dan memakan sayuranmu?
Benar. Ini kebun sayuranku.
Sayuran apa yang kamu punya?
Aku punya daun perilla dan cabai.
Aku punya pohon blueberry, min, selasih,
daun bawang dan selada. - Astaga.
Aku juga punya pohon tomat. - Astaga.
Tapi dari ukuran kulkasmu,
kukira kamu tidak benar-benar memasak di rumah,
Aku suka memasak. - Benarkah?
Aku yakin bisa akrab dengan Na Rae.
"Aku akan akrab dengan Na Rae"
Astaga. Kamu dan aku punya pola hidup yang sama.
"Mereka akan menjalin hubungan"
Mimpiku adalah tinggal di atap.
Agar aku bisa mengundang teman-temanku dan mengadakan pesta.
Tapi begitu banyak orang bilang tinggal di atap
akan menempatkanku pada suhu ekstrem.
Jadi, kuputuskan mencari tempat dengan teras.
Jadi, aku banyak mencari.
Aku bicara dengan banyak agen dan mencari di internet.
Aku jatuh cinta dengan rumah ini pada pandangan pertama.
Sangat menyenangkan.
Aku suka terasnya.
"Dia melakukan peregangan sambil menghirup udara pagi segar"
"Meregang"
"Dia melakukan peregangan di bawah sinar matahari musim gugur"
"Lalu dia kembali ke kamarnya"
Astaga.
"Astaga?
"Kamar mandi"
"Ada ruangan lain di seberang kamar mandi"
Apa itu? - Apa itu ruang pemanas?
Itu ruang serbagunaku. - Begitu rupanya.
"Dia mengeluarkan apel dari ruang serbaguna"
No comments yet. Be the first to leave one.