Specials

Release info

도둑놈, 도둑님 The Good Thieves E29 170819 id-VIU
A Commentary by anyhow
Source Sub: VIU, Video Ver: NEXT, Sync for all version of Episode 29. Kami hanya menyelaraskannya dan mengunggahnya. Kunjungi: vkatchu.wordpress.com. Selamat menonton 😊

Tags

other
Published on: 2017-08-20
Downloads: 18
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Seseorang membidikkan senjata kepada Dol Mok.

Dia

sangat ingin melukainya.

Jika aku tidak meneleponnya,

kamu tidak akan bisa

melihat putramu lagi.

Tolong jangan lakukan ini.

Ambil saja nyawaku.

Tolong jangan lakukan itu kepada Dol Mok. Dia tidak bersalah.

Nomor yang Anda tuju sedang sibuk.

Kumohon, Pak.

Kumohon jangan lukai Dol Mok

atau aku akan mengungkap Anda mencuri peta itu.

Silakan saja.

Siapa yang akan memercayai ucapan seorang pencuri?

Ini belum terlambat.

Katakanlah di mana petanya.

Aku tidak tahu peta apa yang Anda maksud.

Aku akan menemukan peta itu...

Peta...

Kurasa aku melihat hal lain

yang berbeda dari peta kertas dan peta sutra.

Apa?

Kapan? Di mana?

Entahlah.

Aku tidak ingat kapan atau di mana.

Tapi aku yakin ada peta lain yang mirip dengan kedua peta itu.

Dol Mok...

Dol Mok mungkin punya...

Di mana? Katakanlah.

Aku tidak tahu.

Kurasa dia mengingat masa kecilnya.

Dia bilang tidak tahu di mana petanya,

tapi dia bilang dia melihatnya.

Halo./- Jika kamu belum menembaknya,

segera batalkan.

Ada apa?

Ini darurat.

Jangan menghabisinya.

Apa?

Kamu dengar?

Segeralah hentikan.

Ada apa?

Apa yang terjadi? Bagaimana dengan Dol Mok?

Sebaiknya kamu ingat ini.

Jika kamu memberi tahu orang lain soal ini,

kamu dan Dol Mok tidak akan pernah melihat matahari lagi.

Jangan lupakan itu.

Hei, hentikan.

Kamu ingin membunuhnya di sini?

Hei, pria tidak berguna. Kamu menculik Nyonya Kim, bukan?

Ini hari keberuntunganmu.

Ya, Ayah./- Dol Mok.

Kamu di mana?

Aku sibuk. Sampai bertemu di rumah.

Ya, halo?/- Dol Mok, kamu baik-baik saja?

Ya, Jaksa Han.

Kamu tidak terluka? Bukankah di sana berbahaya?

Pertama, pergilah dari sana.

Dari mana Kakak tahu aku dalam bahaya?

Kakak akan ceritakan nanti. Pergilah dari sana sekarang!

Sekarang aku sudah aman.

Aku menangkap Choi Tae Seok.

Apa?

Aku akan membawanya ke kantor kejaksaan sekarang.

Jangan, jangan bawa dia ke kantor kejaksaan.

Pergilah ke kantormu sekarang.

Ya ampun. Semuanya bagus sekali.

Kamu yang membuat semua ini, Seon Jin?

Tidak,

tapi aku sedang belajar cara membuat kue-kue ini.

Semuanya begitu cantik sampai aku tidak sanggup memakannya.

Tapi kenapa kamu jauh-jauh kemari?

Rumah sedang kosong. Aku punya waktu luang.

Aku ingin mendatangi tokomu juga.

Ibu!

Yeo Wool, sedang apa di sini?

Taman Kanak-kanak sedang libur musim panas.

Aku tidak punya teman bermain di rumah.

Jadi, aku meminta Kak So Joo untuk membawaku kemari.

Kamu tidak boleh melakukan itu. Kak So Joo juga sibuk.

Tidak apa-apa. Ini hari liburku.

Itu putrimu?

Ya. Yeo Wool, ayo beri salam.

Dia teman dekat ibu.

Halo.

Hai.

Kamu cantik sekali.

Bu, aku harus beli perlengkapan sekolah saat nanti kembali sekolah.

Benarkah? Bisakah kita belanja di lain waktu?

Ibu sedang kedatangan pelanggan.

Pergilah. Biar aku yang tangani di sini.

Kamu bisa?/- Tentu.

Terima kasih, So Joo.

Duduklah di mana pun sesukamu. Aku yang traktir.

Ayo.

Namamu So Joo?

Ya.

Akuilah.

Kamu menghajar Pak Jang dan menculik Nyonya Kim, bukan?

Tidak pernah.

Kamu ingin mati, Bedebah?

Aku akan memisahkan sendimu.

Bukankah ini ilegal?

Bisakah kamu menculik,

menghajar, dan mengancam orang yang tidak bersalah?

Kamu dengar ucapan bedebah ini?

Hei,

bukankah kamu mencoba membunuh Dol Mok dengan senapan ini?

Aku hanya pergi berburu.

Tapi kalian

menyerangku tanpa alasan yang baik.

Kamu memancingku dengan menggunakan

suaramu yang diubah.

Aku tidak pernah melakukan itu.

Periksa saja ponselku.

Tidak ada catatan aku pernah meneleponmu.

Aku tidak tahan dengan pria ini. Dol Mok, minggir.

Kamu pernah dengar tentang pemisahan otot tubuh?

Kita lihat berapa lama kamu akan bertahan.

Apa yang kalian lakukan?

Guru, pulanglah sekarang.

Aku bisa memaksanya bicara.

Jaksa Han di sini. Guru sudah mengambil langkah bijak.

Aku ingin menyiksa pecundang itu,

tapi itu juga akan menjadikanku pecundang.

Jadi, kamu saja yang mengurus dia.

Pastikanlah dia menanggung semua akibat dari perbuatannya.

Baik.

Terima kasih.

Baik. Kerjakan dengan baik.

Bisa kita bicara di sini?

Dia tidak akan mendengar kita?

Ruang ini kedap suara. Kakak santai saja.

Apa yang terjadi?

Pria sama yang menculik Nenek menelepon dengan suara yang sama.

Aku meminta bantuan Guru Kwon karena firasatku buruk.

Apa yang pria itu katakan untuk memancingmu ke sana?

Siapa kamu?

Kenapa kamu meneleponku?

Ada yang ingin kukatakan kepadamu.

Ini tentang kematian ayah kandungmu.

Apa?

Kamu tidak ingin mengetahui kematian Kim Chan Gi?

Dia memancingku dengan kejadian yang menimpa Nenek.

Tapi Kak.

Ini ponsel Choi Taek Seok yang kuambil dari TKP.

Kakak tahu dia terakhir bicara dengan siapa?

Kepala Jaksa Yoon Joong Tae.

"Kepala Jaksa Yoon"

"Kepala Jaksa Yoon"

Jangan.

Kepala Jaksa Yoon mendukung Choi Tae Seok.

Apa Kakak yakin?

Dari mana Kakak tahu?

Dari mana Kakak tahu aku dalam bahaya?

Kenapa Kakak menyuruhku membawanya ke kantorku?

Apa yang Kakak ketahui?

Entah apa tujuan Choi Tae Seok membunuhmu,

tapi tujuan Kepala Jaksa Yoon

adalah peta itu.

Peta?

Hong II Gwon mengambil peta itu.

Peta yang dia ambil palsu.

Yoon Joong Tae punya yang asli.

Apa maksud Kakak?

Bagaimana bisa?

Ayah menukar peta itu.

Kamu dari mana saja?

Dol Mok... Apa dia di rumah?

Pak Jang, anakmu bisa tewas jika terjadi hal buruk hari ini.

Apa maksudmu?

Ya ampun. Lihatlah wajahmu langsung berubah pucat.

Jangan khawatir. Dia sudah aman sekarang.

Jadi, Anda tinggal di kamar

rumah Kepala Jaksa Yoon? Kamar yang dahulu kuhuni?

Ya, benar.

Itu sebabnya Anda mengenaliku saat mendengar namaku.

Itu mungkin saja. Bukankah namaku unik?

Aku melihat buku klipingmu.

Ada namamu, Kang So Joo di buku itu.

Buku kliping itu...

Anda melihatnya?

Sepertinya dahulu kamu menyukai pemain anggar bernama Jang Dol Mok.

Ya,

tapi aku dicampakkan saat itu.

Aku berniat membuangnya.

Begitu, ya.

Tapi

kamu juga melipat origami.

Saat aku masih muda,

ayah berkata keinginanku akan terwujud jika melipat 100 origami.

Kamu cantik, So Joo.

Apa?

Mampu mencintai seseorang dengan begitu polos sepertimu

menjadikanmu cantik.

Kuharap keinginanmu akan terwujud.

Terima kasih.

Dol Mok, kamu baik-baik saja? Dol Mok!

Kamu juga di sini, Min Jae.

More Indonesian subtitles for The Good Thieves

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left