Mr. Jones

Mr. Jones

Download Indonesian Subtitle

Release info

Mr Jones Blu-ray
A Commentary by Oswald_Cobblepot

Tags

Blu-ray
blu-ray
Blu-Ray
Published on: 2015-10-17
Downloads: 47
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Peta menunjukkan apa?

Peta menunjukkan...

kita di luar jangkauan telepon.

Kita akan baik - baik saja. Lihatlah di mana kita.

Kita sedang bertualang sekarang.

Aku ingin tahu... Jam berapa matahari terbenam?

Mm...

Aku... Aku berencana tidak akan menyikat gigi sepanjang perjalanan.

Pasti... kau pasti akan menyikat gigimu.

- Tidak, aku rasa tidak. - Oh, ya, pasti.

- Tidak. - Bila perlu kau kubuat pingsan

dan kulakukan sendiri.

Kau akan menyikat gigiku saat aku tak sadar?

- Ya. - Itu yang kusenangi darimu.

- Aku tak pernah tahu kau begitu mencintaiku. - Oh, ya.

Apa yang kau lakukan?

Apa yang kau lakukan? Hentikan.

- Hentikan. - Ooh!

- Aku akan berbalik, Kupipisin kamu. - Tidak, tidak!

- Uh, Say. - Ya?

Aku rasa ini benar - benar... Kita tersesat.

Aku... Aku tidak merasa tersesat. Kau merasa tersesat?

Kau lelah?

Kau lelah, ya kan? Aku tahu kau lelah.

- Hei, buka matamu. Buka matamu. - Ya, sudah. Sudah.

Aku butuh berhenti sebentar.

Ayo kita... kau benar. Kita sebaiknya berhenti dulu di sini.

Kita bisa tidur sebentar, lalu...

Aku tak sabar untuk menyuting besok.

Taruhan kalau bintang - bintangnya pasti indah malam ini.

- Astaga... - Apa?

Okay, aku tanda tangan.

Kita masuk. Aku tidak mau pulang lagi.

Itu saja.

Wow.

Ini tempatnya, bukan?

- Oh, Tuhan, punggungku. - Indah sekali, bukan?

Uh.

Wo! Astaga... ini sempurna.

Hei, aku tadi berpikir kalau kau dan aku bisa memulai perkumpulan telanjang di sini.

- Bagaimana menurutmu? - Um, ikutkan aku.

Ya? Kau ikut? Oh, astaga, di sana ada kursi goyang!

- Astaga... - Ini... ini...

- Astaga... - Ini luar biasa.

Ini gila.

Wow!

- Kurasa kau menakuti burung - burungnya. - Uh-oh.

Pernahkah kau berharap punya tombol untuk keluar dari hidupmu?

Selamat pagi.

Aku bahagia melaporkan matahari terbit lagi di Timur hari ini,

- sesuai jadwal. - Pernahkah kau mengkhayal

menjual semuanya dan pindah ke hutan?

Pernahkah kau bermimpi dibangunkan burung

sebagai pengganti alarm jam mu?

Pernahkah kau berkeinginan menghabiskan semua uangmu

untuk peralatan kamera mahal

demi mendokumentasikan alam yang begitu indahnya,

sampai orang - orang yang melihatnya tidak berkeinginan menonton film lain lagi?

Selamat Pagi.

Aku rasa aku menemukan nirwana tadi malam,

7:43,

dan aku berdiri di sana.

Pernahkah kau berharap bisa berkeliling pekarangan dengan telanjang?

Pernahkah kau berharap bisa menghentikan waktu?

Pernahkah kau berharap bisa mencium istrimu

seperti pertama kali bertemu?

Ya, matahari terbit lagi hari ini.

Seekor burung berseliweran.

Seekor tupai memakan kacang.

Jadi benda ini...

Kau... ini merekammu saat kau merekam aku?

Ya, ya, ya. Bagus, bukan?

Aku punya pacar yang hebat dan jenius.

Pernahkah kau mengira telah membuat kesalahan besar?

Kau begitu pintar. Muah.

Pernahkah kau menyadari kau ada dalam pikiranmu?

Pernahkah kau menyadari bahwa kau tidak dapat kembali?

Whee.

Ya, ini menarik.

Kau tahu, berada dalam hutan adalah...

Pernahkah kau pindah ke hutan selama setahun penuh.

menjalani hubunganmu,

hanya sebulan kau merindukan TV lebih dari yang kau bayangkan?

Ditambah, kau berhenti meminum obatmu

dan kau tak tahu tentang apa film ini di awalnya.

Mari kita jalani...

Menukar apartemen studiomu menjadi kumpulan pohon - pohon

- Tidak begitu mengubah apapun. - Ayolah.

Apa yang akan kau lakukan sekarang?

Bagaimana jika Penny menggantung karir fotografinya untukmu

Jadi kau malu mengakui bahwa dokumentasi yang akan kau buat di sini

bukanlah gagasan yang baik?

Apa?

Bagaimana jika masalahmu sebenarnya

lebih buruk dari itu?

Kau belum menyuting apapun berminggu - minggu.

- Penny. - Hei, ayolah.

Berhenti.

Bagaimana jika masalah hubunganmu hanyalah kecemasanmu?

Ia tidak ingin keluar dari kenyamanannya.

- Tidak ingin memfilmkan apapun. - Oh, baiklah.

- Aku tidak tahu mengapa. Aku tidak tahu mengapa. - Baiklah, aku mengerti.

Bagaimana kalau ada yang lain di luar sana?

- Aku mencintaimu. Aku hanya sedang tidak ingin. - Mengapa begitu?

Bisa tolong buka pintunya?

Oh, Tuhanku.

Sesuatu yang tak pernah tersentuh

untuk waktu yang lama.

Bagaimana jika kau datang ke hutan ini untuk menemukan kesunyian,

hanya kau yang merasa kau tidak sendirian?

Maafkan aku tadi.

Tak seharusnya aku meneriakimu seperti itu.

Tidak apa - apa.

Aku... Aku rasa kau benar.

Aku hanya... Aku perlu menyuting beberapa benda.

Dan aku perlu dorongan, itu saja.

Jadi terima kasih untuk itu, serius.

Mm, ini enak.

Enakkan?

Aku rasa kita butuh waktu santai, kau tahu?

Mari aku pijat.

Ayolah, biarkan aku memijatmu.

Waktu santai. Pijat gratis di rumah.

Apa yang kau lakukan?

- Memberikanmu kesenangan. - Tidak.

Maksudku, ada apa denganmu?

Tidak ada. Aku baik - baik saja, semuanya baik.

Kau baik - baik saja?

Jujur, aku seperti...

Aku mencemaskanmu.

Kau tak perlu begitu. Santai saja.

Tidak, tingkahmu

- sungguh meresahkan... - Ya.

belakangan ini...

Aku tahu. Aku cuma... kau tahu, Aku...

Aku... sementara berhenti minum pilku saat kita kemari.

Tapi aku tak apa. Aku benar - benar...

- Aku benar - benar mencintai... - Kau berhenti minum pilmu?

Tidak, Aku... tidak. Uh...

Aku serahkan semuanya untuk kemari denganmu.

Aku tinggalkan pekerjaanku, teman - temanku.

Dan kau menjanjikan aku... Kau menjanjikan aku

- bahwa kau akan bertanggung jawab. - Ya. Kau tahu kenapa, Penny?

Mari kita tidur dan bahas ini besok, oke?

Tidak. Tidak. Aku mau bahas ini sekarang.

Scott.

Scott.

Aw, kembalilah...

Sayang.

- Sayang. Scott. - Hmm? Hmm?

- Apa itu? - Apa?

Kau dengar itu?

Apa?

Apa itu?

Tidak ada.

Apa...?

Matikan lampunya. Matikan lampunya.

Apa itu?

Tuhan! Tuhan. Apa itu?

Apa itu?

- Apa itu? - Aku tidak tahu. Aku tidak tahu.

Apa kau...

- Apa kau baik - baik saja? - Ya.

Apa yang terjadi di sana?

Baiklah, tetaplah di sana.

Aku akan lihat.

Itu... itu cuma burung. Itu cuma burung.

Sial!

- Kenapa mereka terbang ke dalam rumah? - Aku tidak tahu.

Kenapa mereka terbang ke dalam rumah?

- Aku tidak tahu! - Apa yang harus kita lakukan?

Aku tidak tahu. Mereka hanya... mereka tidak akan...

- Ya Tuhan. - Mereka cuma burung.

Mereka tidak akan menyakiti kita.

- Semuanya baik - baiknya. Mereka akan... - Tidak, hentikan...

Jadi...

Ini hari ke-52.

Dan...

Penny dan aku...

Tak apa. Kau tahu, tadi malam tak apa.

Kadang kala kau harus melepaskan emosimu, kau tahu,

Rasakan gairahnya... Denyutan gairah, kau tahu?

Saat kau ke tempat seperti ini,

seolah ada tembok besar

hanya saja...

Di situ tempatnya. Itu benar - benar bagus.

Kau tahu, itu...

Hei. Hei! Hei!

Hei! Kau ambil kunci mobilku!

Hei!

Aku harus menunjukkanmu sesuatu.

- Scott, Ya Tuhan! - Maafkan aku.

Disana itu.

Ya Tuhan, rumah siapa itu?

Ayo, ayo, ayo.

Dapatkah kau percaya tempat ini tepat di bawah hidung kita?

- Oke, ayo. - Scott, tunggu.

Scott, apa yang kau lakukan?

- Scott, Scott. - Halo?

- Ayo. - Shh, sebentar.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left