The first 200 lines.
Dia bisa diselamatkan oleh lonceng di ronde terakhir.
8 detik tersisa.
Ada batasan dimana seseorang bisa menerima pukulan kanan.
Ini pertumpahan darah.
Dia mungkin berpikir sudah mengalahkannya.
Wow!/ Dia tak berdiri, Jake!
Dia tidak berdiri!/ Tidak! Dia tumbang.
Luar biasa!
Pukulan KO tangan kanan dari juara tak terkalahkan!
Tak bisa dipercaya.
Yang semangat, semuanya.
Mereka yang membayar tagihan. Jadi jaga sikapmu.
Dimengerti.
Terserahlah./ Dimengerti.
Aku berutang minuman denganmu.
Itu tidak benar.
Aku butuh minuman.
Kau mau es?
Tak apa.
Kau mau pekerjaan?
Pekerjaan apa?
Pekerjaan yang seru.
Apa yang harus aku lakukan?
Melindungiku.
Dari siapa?
Hanya dari fans fanatikku.
$45 per jam?
$40.
Telepon aku agar aku memiliki nomormu.
Nomi. Itu namamu?
Nama macam apa itu?
Ponsel macam apa itu?
Aku akan kirim kau SMS saat aku membutuhkanmu, oke?
Oke.
Atau kau bisa hubungi aku.
Kenapa aku melakukan itu?
Entahlah... Mungkin kau merasa kesepian.
Aku begitu.
Putriku masih tak terkalahkan.
Putri sulungku. Ingat aku beritahu kau tentang dia?
Kau pasti bangga.
Dia seorang juara, seperti ayahnya.
Bersulang.
Tapi, kau tahu, di kelasnya,
Kebanyakan orang masih belum memiliki pengalaman.
Tapi tetap saja...
Tiga tahun tak terkalahkan. Pria, wanita, tidak siapapun.
Gulat SMA, dari semuanya.
Kau tahu, orang tempatmu bekerja,
Dia bukan temanku.
Tapi dia tempat dari tempat ini. Jadi...
Kita harus hentikan kerja sama.
Berbicara secara profesional.
Ini pesangonmu.
Aku menghormatimu.
Itu sebabnya kita minum-minum, kau mengerti?
Aku yakin putrimu kalah.
Itu taruhan yang berat.
Aku punya taruhan untukmu.
Aku bertaruh kau takkan pernah bertarung di ring lagi.
Bagaimana dengan itu? Kau berani terima taruhannya?
Beritahu aku saat kau siap kembali lagi.
Kau dulu sesuatu untuk dilihat.
Hei, Nick.
Hei, jangan lupa tentang Thailand Desember nanti.
Dia tidak ikut./ Sayang sekali.
Ayolah. Kau lebih baik dari itu, Max.
Tolong. Tolong, Paman Nicky.
Tolong jangan... Tidak...
Baiklah, semuanya. Sarapan.
Siapa yang mau jus?/ Aku.
Baiklah.
Mungkin kau sebaiknya meluangkan waktu sebelum kau...
...mencari pekerjaan kru malam lainnya.
Kembali ke sasana.
Untuk mengajar. Aku tak bilang bertarung.
Tak ada lagi yang perlu aku buktikan.
Aku tahu itu.
Kau?
Karaoke./ Aku tak suka karaoke.
Kenapa?
Itu tidak menarik./ Itu yang terburuk.
Meski kau banyak menyanyikan Sade.
Aku selalu membuat semua orang depresi.
Aku yang terburuk untuk karaoke.
Sampai jumpa. Telepon aku./ Ya, aku akan mengirimmu SMS.
Dah./ Dah.
Apa kau akan menguntitku seperti orang aneh,
Atau berjalan bersamaku layaknya pria jantan?
Persetan bajingan itu./ Aku tahu.
Cantik.
Lihat ini. Wow. Nikahi aku./ Astaga, sayang!
Beri aku nomor teleponmu.
Kau takkan mengatakan sesuatu?
Mereka tidak berbahaya.
Aku rasa begitu.
Kau melukaiku.
Aku berasal dari tempat cinta. Mengapa kau harus membenci?
Aku hanya... Aku berusaha tunjukkan cintaku.
Menurutmu apa tepatnya yang aku lakukan?
Entahlah. Semacam bentuk kesenian.
Dari mana asalmu?/ Bronx.
Sudah aku duga.
Kau asli sini?
Aku dari tempat yang jauh.
Bay Ridge.
Seorang Nuyorican.
Kau tahu orang yang kau hajar di kelab kemarin malam?
Ada apa dengan dia?
Dia bukan pacarku atau yang lainnya.
Apa peduliku?
Dia pantas menerima apa yang kau lakukan padanya.
Aku tinggal di sini.
Ini tempatmu?/ Ya.
Kau pasti mencintai apa yang kau lakukan.
Memenuhi fantasi?
Siapa yang tidak?
Selamat malam.
Selamat malam.
Nick.
Hei.
Dari mana kau mendapatkan jaket ini?
Aku tidak ingat.
Berikan itu padaku.
Tidak.
Aku mau kau bertemu seseorang.
Ibu.
Ini orang yang kukatakan kepadamu.
Nick Molloy.
Hai.
Dia bilang Irlandia.
Keturunan.
Itu yang ayahku sering katakan kepadaku.
Beri kami waktu.
Siapa ini?
Aku.
Tunggu.
Apa?
Ke mana kita pergi?
Kau tak bisa menyesuaikan diri dengan sekitarmu?
Seperti ninja?
Tidak.
Aku berangkat kerja.
Apa ini mobilmu?
Tidak mungkin.
Ini seperti mobil baru.
Aku membangunnya dari nol./ Kau membangun ini?
Aku bukan membangunnya, tapi memperbaikinya.
Aku butuh 5 tahun.
10, lebih tepatnya.
Aku dikeluarkan dari SMA, jadi aku masuk sekolah teknik.
Aku juga dikeluarkan dari SMA.
Kutukan.
Bukan begitu cara kerjanya.
Hei./ Hai.
Aku di sini untuk sesi bersama Logan.
Siapa namamu?/ Nomi.
Tak ada yang mengangkat.
Aku baru pesankan mereka makan, jadi aku tahu mereka di sana.
Langsung saja ke belakang./ Oke.
Tunggu aku di sini, oke?
Kau yakin?/ Ya, aku segera kembali.
Besarkan sedikit di sana.
Logan.
Hei, Nomi. Apa kabar?/ Bagaimana kabarmu?
Ada cerita apa?
Kau siap untuk rekaman?
Manajermu tidak menghubungimu?
Soal apa?/ Sial.
Kau tahu ini.../ Tak ada trek?
Tidak, orang ini, aku tak begitu tahu tentang dia.
Dia membuat beberapa komentar./ Manajerku?
Apa ini?
Kau punya majalah olahraga?
Hanya itu yang kami punya.
Hei, apa ini?
Ayo, mari bicara sebentar.
Tak ada yang perlu dibicarakan./ Ayo. Ayo.
Sebenarnya, aku senang orang aneh di sini...
...agar aku bisa beritahu dia secara langsung.
Beritahu aku apa?
Kau mau masuk daftar pembunuhanku? Kenapa kau begitu marah?
Kau sebaiknya jaga ucapanmu.
Atau apa? Apa yang akan kau lakukan?
Atau aku akan menghajarmu.
Ada apa?
Ada apa?/ Kau di mana?
Kau memintaku untuk duduk...
Jadi kau melakukan semua yang aku katakan?
Ya, kurasa aku.../ Diamlah.
Ini. Untuk parkir.
Ambillah!
Pulanglah.
Lihat apa yang kucing bawa.
Baiklah, apa yang kalian lihat? Mari kembali bekerja.
Atau pulanglah.
Aku harus melihat ini untuk memercayainya.
Semuanya seperti yang kau ingat?
Aku bermaksud datang ke sini sejak lama.
Jadi bagaimana kabarmu?
No comments yet. Be the first to leave one.