Who's Afraid of Virginia Woolf?

Who's Afraid of Virginia Woolf?

Download Indonesian Subtitle

Release info

Who's Afraid Of Virginia Woolf 1966 720p BluRay x264-[YTS AG]
A Commentary by Chyrus

Tags

BluRay
x264
720p
720
TS
YTS
Published on: 2016-07-22
Downloads: 61
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Selamat malam. - Selamat malam.

Martha, ini jam dua pagi.

Oh, George.

Memang benar.

Betapa cerewetnya. Betapa cerewetnya dirimu ini.

Ini sudah larut malam. Sudah larut malam.

Jangan bercanda.

Betapa berantakannya.

Hey, Dari mana itu "Betapa berantakannya!"

Mana aku tahu.

Oh, ayo, dari mana itu? Kau tahu.

Martha.

Dari mana itu, Demi Tuhan?

Dari mana apa?

Baru saja aku bilang padamu. Aku sudah mengatakannya.

"Betapa berantakannya!"

Huh?

- Dari mana itu? - Aku tak punya sedikitpun gambaran.

Bodoh.

Itu dari film Bette Davis, film keluaran Warner Bros. Bagus sekali.

Martha, Aku tak sanggup mengingat semua film keluaran dari Warner Bros.

Tak ada yang memintamu mengingat tiap film bagus Warner Bros.

Hanya satu. Hanya satu film yang lumayan bagus. Itu saja.

Bette Davis terkena radang selaput perut di akhir hayatnya.

Dia mengenakan rambut palsu hitam yang mengerikan di semua filmnya.

Dia menikah dengan Joseph Cotten.

- Seseorang. - Seseorang.

Dia ingin pergi ke Chicago di sepanjang waktu

karena dia suka aktor yang punya bekas luka.

Namun dia kecewa, dia duduk di depan meja hiasnya...

Aktor apa? Bekas luka apa?

Aku tak ingat namanya, ya Tuhan. Apa judul film itu?

Aku ingin tahu apa judul film itu.

Dia terkena radang selaput perut

Meski begitu dia putuskan tetap pergi ke Chicago. Lalu..

Chicago. Judulnya Chicago.

Hmm?

Apa? Apa itu?

Maksudku film itu. Judulnya Chicago.

Astaga.

Kau tak tahu sama sekali?

Chicago adalah film musikal tahun 30-an yang diperankan oleh Nona Alice Faye.

Kau tak tahu sama sekali?

Film ini...

Bette Davis pulang dari hari-hari beratnya di toko bahan makanan...

Dia kerja di toko bahan makanan?

Dia ibu rumah tangga. Dia belanja segala kebutuhan.

Dia pulang dari toko makanan itu lalu berjalan menuju ke ruang tamunya yang sangat sederhana

rumah yang sangat sederhana, Joseph Cotten membuatnya seperti itu.

- Mereka sudah menikah? - Dan...

Ya, mereka sudah menikah. Satu dengan lainnya.

Dia masuk ke dalam, dia memerhatikan ruangan itu

dia taruh barang belanjaannya itu.

Lalu dia berkata, "Betapa berantakannya!"

- Dia tidak senang. - Oh.

Apa judul dari film itu?

Aku benar-benar tidak tahu, Martha.

Pikirkan!

Aku lelah, sayang. Ini sudah larut malam.

Aku tak tahu apa yang membuatmu lelah. Kau tak melakukan apa-apa hari ini.

- Aku lelah. - Kau tak ada jam mengajar atau yang lain.

Andai saja ayahmu itu tidak menggelar

Pesta pora di sabtu malam seharian...

Kau menyedihkan sekali, George.

Itulah yang terjadi.

Kau tak melakukan apa-apa. Kau tak pernah melakukan apa-apa. Kau tak pernah turut campur.

Kau hanya duduk dan bicara.

Apa yang kau ingin aku lakukan?

Kau ingin aku meringkik terhadap setiap orang di sepanjang malam, itukah yang kau mau?

Aku tidak meringkik!

Baiklah, kau tidak meringkik.

Aku tidak meringkik.

Aku sudah bilang kau tidak meringkik.

Beri aku minum.

Bukankah kau sudah minum terlalu banyak?

Aku bilang beri aku minum.

Aku tak berharap minuman itu akan membunuh salah satu di antara kita.

Segelas minuman? Kau bercanda?

Kita ada tamu.

Kita apa?

Tamu. Tamu.

Tamu.

Ya, tamu. Orang. Kita kedatangan tamu.

Kapan?

Sekarang.

Ya Tuhan, Martha, kau tahu jam berapa ini?

Ya.

- Siapa yang datang? - Siapa-nama-mereka.

- Siapa? - Siapa-nama-mereka!

Siapa siapa-nama-mereka itu?

Aku tak tahu siapa nama mereka, George.

Kau sudah bertemu mereka malam ini. Mereka baru.

dia ada di jurusan matematika.

Aku tak ingat ada pertemuan dengan orang lain malam ini.

Kau sudah bertemu mereka.

Dari segala omong-kosong ini... Siapa orang itu?

- Dia ada di jurusan matematika. - Siapa?

Dia ada di jurusan matematika. Dia muda berambut pirang.

Dia berpenampilan baik, tegap?

Ya, berpenampilan baik, tegap.

- Itu orangnya. - Apa?

Tak ada. Tak ada.

Istrinya sedikit pemalu dan tak berpinggul.

Kau ingat mereka sekarang?

Kurasa begitu. Tapi kenapa mereka musti datang kemari sekarang?

Karena ayah bilang kita musti baik kepada mereka. Itulah kenapa.

Ya Tuhan.

- Ayah bilang kita musti baik ke mereka. - Tapi kenapa sekarang?

Karena ayah bilang kita musti baik ke mereka.

Ya, tapi aku yakin ayahmu itu tidak bersungguh-sungguh

kita musti berjaga-jaga semalaman terhadap mereka ini.

Maksudku kita bisa menyambut mereka di hari minggu atau hari yang lain.

Tak apa. Lagipula sekarang ini hari minggu.

Minggu subuh.

- Menggelikan. - Sudah selesai.

Ada di mana mereka? Bila kita kedatangan tamu, ada di mana mereka?

Mereka segera tiba.

Apa yang kan mereka lakukan, pulang ke rumah untuk istirahat dulu atau apa?

Mereka bakal tiba.

Kuharap kau menceritakan padaku akan hal ini lain waktu.

Kuharap kau berhenti memberi kejutan padaku sepanjang waktu.

Aku tak memberi kejutan padamu sepanjang waktu.

Ya, kau melakukannya. Kau benar-benar melakukannya. Kau selalu memberi kejutan padaku.

- Oh, George. - Selalu.

Georgie Porgie yang menyedihkan, cobalah untuk mengerti.

Oh!

Apa yang kau lakukan? Kau kesal?

Biar aku lihat. Kau kesal?

Inikah yang kau lakukan? Huh?

Sudahlah.

- Jangan menyusahkan dirimu sendiri. - Oh!

Hey.

- Hey. - Apa?

Ada apa? Tidakkah kau pikir itu lucu?

- Kupikir itu lucu sekali. - Itu bagus.

Kau menahan ketawamu begitu kau dengar itu di pesta.

- Aku tersenyum. Aku tidak menahan ketawaku. - Kau menahan ketawamu.

- Itu bagus. - Itu lucu.

Itu lucu sekali, ya.

Oh, kau buat aku muntah.

- Apa? - Kau buat aku muntah.

- Apa tak ada hal baik untuk disampaikan, Martha. - Apa tak apa?

Hal yang baik sekali untuk disampaikan.

Oh, Aku suka kekesalanmu.

Kupikir itulah yang paling aku suka darimu.

Kekesalanmu.

Kau seperti orang bodoh.

Kau tak punya sekalipun...

Apa?

Keberanian?

Hal yang menarik.

Kau tak pernah menaruh es dalam minumanku. Kenapa, huh?

Aku selalu taruh es dalam minumanmu, Martha. Kau memakannya, itu saja.

Sudah jadi kebiasaanmu mengunyah es itu seperti anjing cocker spaniel.

Kau bisa meretakkan gigi besarmu.

Itu adalah gigi besarku.

Ya, beberapa, beberapa.

Aku punya gigi lebih dari yang kau punya.

Dua lagi.

Kau mulai botak.

Kau juga.

Halo, sayang.

Hey, ayo, beri aku ciuman kasih sayangmu.

Tidak.

Aku ingin ciuman kasih sayang.

Aku tak ingin menciummu saat ini, Martha.

Di mana orang-orang yang kau undang datang kemari itu?

Ada di mana pria muda berpenampilan baik, tegap, dan istrinya yang kurus kering itu?

Masih mengobrol dengan ayah. Mereka bakal datang.

Kenapa kau tak mau menciumku?

George?

- George? - Ya, cinta?

Kenapa kau tak mau menciumku?

Sayang, kalau aku menciummu aku akan terangsang. Aku tak bisa menahan nafsuku

lalu aku akan membaringkanmu dengan paksa di sini di atas permadani ruang tamu ini.

Setelah itu tamu muda kita itu masuk ke dalam.

Apa yang dikatakan ayahmu akan hal itu?

Kau babi.

Beri aku minuman lagi, sayang.

Tuhan, kau bisa mabuk.

Aku haus.

Dengar, sayang, aku bisa minum di bawah meja yang kau inginkan,

Jadi jangan khawatir denganku.

Aku berikan kau penghargaan beberapa tahun yang lalu, Martha.

Itu bukan penghargaan yang paling dibenci yang tak berhasil kau menangkan.

Aku bersumpah andai kau itu ada aku akan menceraikanmu.

Tetaplah dalam posisimu, itu saja. Mereka itu adalah tamu kita.

Aku bahkan tak sekalipun melihatmu.

- Jika saja kau lulus atau keluar... - Aku tak sanggup untuk bertemu denganmu

- selama beberapa tahun. - Cobalah untuk menjaga pakaianmu juga.

Tak ada hal yang paling memuakkan lagi di dunia ini

- ketika kau minum beberapa gelas... - Kau buta.

- Dan rokmu ada di atas kepalamu. - Bodoh. Pecundang.

Kepalamu, aku harus katakan.

Pesta. Pesta.

Aku benar-benar mengharapkan hal ini, Martha.

- Ayo buka pintunya. - Kau saja yang membukanya.

- Kau buka pintunya. - Kau saja.

Masuklah!

Aku bilang pergilah ke sana lalu buka pintunya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left