The first 200 lines.
PERHATIAN TAYANGAN INI MENGANDUNG UNSUR PERUNDUNGAN.
TIDAK UNTUK DITIRU. MENONTONLAH DENGAN BIJAK.
KATAKAN TIDAK PADA PERUNDUNGAN!
Mereka biasa dipanggil Empat Pangeran.
Jangan cari gara-gara dengan mereka.
Supaya kau aman.
PANTI ASUHAN KASIH IBU
SELAMAT ULANG TAHUN FELY. SEMOGA SEMUA MIMPI TERCAPAI!
SELAMAT ULANG TAHUN FELY, SEMOGA DITERIMA BEASISWANYA!
Sudah siang. Aku bangunkan anak-anak dulu ya.
Ya, Kak.
Loly, ayo bangun. Sudah siang.
Bunga?
Ayo bangun. Sudah siang.
Alya? Ayo bangun.
Ini hari Sabtu, Kak.
Kemari.
Kalau kalian bangun lebih pagi
nanti waktu main kalian lebih banyak, ya, 'kan?
Bangun.
Lihat? Dino saja sudah bangun.
Tentu saja.
Kak Fely masak nasi goreng untukku hari ini?
Kakak sudah janji hari ini masak nasi goreng.
Aku tak mau roti terus.
Ayo makan.
Antre ya.
-Punyaku mana? -Baik.
Ini.
Untukmu sebentar ya.
Aku pergi dulu.
30 WIB
-Dah Kak Fely. -Hai.
Hai.
Astagfirullah.
Bu, aku pergi dulu ya.
-Kenapa buru-buru? -Soalnya sudah telat.
Ya sudah. Hati-hati ya.
-Asalamualaikum. -Alaikum salam.
Pak!
30 WIB
Dari mana saja kau?
Ditelepon tak bisa-bisa.
Ganti bajumu. Lap keringatnya.
Ya, Bu.
-Pak Johan dari tadi sudah menunggumu. -Ya, Bu.
Keyla.
Halo, Pak.
-Maaf sudah menunggu, Pak. -Tidak apa.
-Pesanannya seperti biasa? -Tentu saja.
Baik.
Fely?
Bagaimana?
Hari ini rapat dengan siapa Pak?
Saya mau bertemu saksi penting.
Dia masih muda. Mungkin hanya beberapa tahun di atasmu.
Kalau menurut saya, rambutnya, Pak.
Lebih baik rambutnya disisir ke kanan.
Lalu dibiarkan jatuh,
supaya lebih kasual.
Apalagi kalau tujuan Bapak untuk menjaga jarak dengan saksi ini.
Baiklah.
Itu masukan bagus.
Terima kasih, Fely.
-Sama-sama. -Terima kasih.
Pak, saya mau bertanya.
Selama 6 bulan ini Bapak selalu bertanya penampilan Bapak ke saya.
Apa tak ada orang di rumah yang Bapak bisa tanyakan?
Anak saya laki-laki semua.
Mana mungkin mereka peduli soal penampilan.
Dan istri saya
sudah lama meninggal.
Maaf, Pak.
Tidak apa-apa.
Saya senang kalau dapat masukan bagus darimu.
Terima kasih.
PENGUMUMAN HASIL PENERIMAAN BEASISWA SMA BINA BANGSA PRESTIGE
YANG TERHORMAT SAUDARI FELYSIA, DENGAN INI DIBERITAHUKAN BAHWA DENGAN SANGAT MENYESAL
KAMI MENGABARKAN BAHWA PERMOHONAN BEASISWA YANG SAUDARA AJUKAN TIDAK BISA KAMI PENUHI.
Selamat ulang tahun Kak Fely
Selamat ulang tahun Kak Fely
Selamat ulang tahun
Selamat ulang tahun Kak Fely
Alya, Bunga, Dino, Loly, Adrian
kenapa kalian ucapkan di sini?
Karena setiap kita merayakan di panti,
Kak Fely selalu sedih.
Bu Ida bilang,
itu membuatmu teringat dengan orang tuamu.
Makanya kami rayakan di sini
supaya Kak Fely tak sedih.
Terima kasih.
Apa-apaan ini?
Fely? Suruh mereka keluar.
Ini adik-adikmu dari panti, 'kan?
Salah saya juga menerima pegawai
dari panti sepertimu.
Tidak punya aturan.
Kau hanya bisa buat masalah.
Datang terlambat.
Punya acara tak jelas seperti ini.
Ini jam kerja. Paham?
Masih bagus kau kuterima di sini.
Saya minta maaf, Bu.
Maafkan adik-adik saya juga.
Mereka hanya mau beri kejutan.
Saya tak mau kejadian seperti ini terulang lagi.
Selamat ulang tahun, Fely.
Terima kasih, Pak.
Pegawai ulang tahun malah dimarahi.
Tidak.
Kejutan! Bapak salah sangka.
Fely, bagaimana? Kejutanku berhasil?
Ibu hanya pura-pura marah.
Ya, 'kan? Selamat ulang tahun, Fely.
Ibu setiap hari mendoakanmu.
Ayo.
Hati-hati.
Bisa?
Kalian ini
tak menuruti ibu. Sudah dibilang tak boleh pergi
malah pergi.
Lihat? Kak Fely jadi dimarahi, 'kan?
Maaf, Bu. Kita janji tak begitu lagi.
Benar?
Benar?
Ya.
Ya, sudah. Sekarang
ke belakang ganti baju, cuci kaki, cuci tangan.
-Bu, ada Pak Johan. -Ya.
Bu, saya Johan.
Ida.
Pak?
Terima kasih
sudah mengantarkan saya dan adik-adik saya pulang.
Ini Bu Ida, kepala panti di sini.
Sekali lagi terima kasih sudah mengantarkan anak-anak pulang.
-Maaf kalau merepotkan. -Sama-sama, Bu Ida.
Saya pamit dulu.
Terima kasih.
-Mari Bu. -Ya.
Ayo.
PANTI ASUHAN KASIH IBU
Fely?
Ini kado dari siapa, Bu?
Chloe ya?
Bukan.
Itu dari ibu.
Maaf.
Ibu hanya bisa berikan itu.
Kenapa Ibu minta maaf?
Selama ini aku sudah banyak merepotkan Ibu.
Aku harus cepat mandiri.
Agar tak jadi beban di panti ini.
Tidak. Kau bukan beban.
Bu?
Aku sudah cukup menunggu orang tuaku datang.
Aku sadar
orang tua kandungku takkan menjemputku.
Aku harus realistis sekarang.
Aku harus hapus harapan itu.
Aku tahu
dulu aku selalu menolak
karena aku menunggu orang tuaku.
Tapi sekarang,
misalnya ada yang mau mengadopsiku,
aku mau, Bu.
Fely?
Kau sama sekali bukan beban di sini.
Itu yang harus kau tahu.
Ya?
Bu?
Bu?
Bu?
Ini, minum dulu.
Ibu sudah suruh Pak Abdi untuk mengganti lampunya.
Aku sudah lebih tenang.
Untung saja
ketakutanmu kali ini atas gelap tak membuatmu pingsan.
Ibu tadi khawatir sekali.
Kenapa, Fely?
Aku diterima di Budi Dharma School.
-Syukurlah. -Aku senang sekali.
Selamat ya. Senang sekali mendengarnya.
Fely?
Menurut ibu, Budi Dharma ini
adalah sekolah unggulan terbaik
daripada sekolah program beasiswa lainnya.
Ya, Bu. Syukurlah.
Nanti tolong bantu urus dokumen-dokumennya, Bu.
Sebentar lagi, aku masuk tahun pelajaran baru.
Sudah pasti, Sayang.
Omong-omong,
ini sekolah Chloe juga.
Bearti aku nanti akan satu sekolah lagi dengan Chloe.
Ibu tersayang,
aku senang sekali
akhirnya sebentar lagi aku akan satu sekolah lagi dengan Chloe.
Kemarikan!
Kembalikan!
No comments yet. Be the first to leave one.