Bungou Stray Dogs 5th Season

Bungou Stray Dogs 5th Season

Download Indonesian Subtitle

Release info

Bungou Stray Dogs - S5 - E09 [1080p HEVC]
A Commentary by Popopupo1
Untuk releasan Nyaa, Judas, Asw, Anime Time, Jangan lupa berikan Ratings ya dukung/donate dan request *Ig : @Sebastianus_Ariston20*

Tags

1080
HEVC
Published on: 2023-09-21
Downloads: 30
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 160 lines.

"Bunuh pencuri yang mengambil Bram!"

Cepat lari!

Tanizaki. Apa ada tanda-tanda Aya?

Tidak ada.

Sial. Aya lari membawa sumber kemampuan menular?

Apa yang sebenarnya terjadi?

Tanizaki!

Tubuhku hampir tak bisa bergerak. Apa karena obat bius ini?

Aku harus membebaskan diriku dulu.

Sini biar aku yang garuk.

Aku tak ingin mati. Tidak di tanah yang terkutuk ini.

Lebih baik mati membela negara dan para rekanku...

daripada mati menjadi hama.

Tolong balaskan dendam kami, Tuan Fukuchi...

Bebaskan kami dari penyesalan kami...

Kumohon...

Jadi pertemuan dengan Atsushi itu jebakan, ya.

Genichiro, aku tak bisa menghubungi pegawaiku.

Apa itu perbuatanmu?

Anak buahmu memberikan perlawanan yang mengesankan.

Supresan ini berfungsi untuk menghentikan...

jantung mereka yang sekarang berdetak melalui rangsangan listrik.

Mematikan mesin ini sama saja dengan membunuh mereka lebih cepat.

Tak usah beri tatapan mengertikan begitu.

Aku melakukan ini bukan untuk bermain-main.

Kami bisa menyegelnya di salah satu buku Poe.

Kemampuannya tak berguna di dunia fiktif.

Maaf saja. Untuk rencana itu,

aku sudah diingatkan dari masa depan.

Apa langkahmu selanjutnya? Sanderaku malah semakin bertambah.

Dengan ini, semuanya sudah jelas.

Genichiro, motifmu yang sebenarnya bukan kehancuran negara, kan?

Tujuanmu yang sebenarnya ada di tempat lain.

Kenapa harus repot-repot menyandera?

Teman lama memang hebat.

Baiklah. Coba tebak.

Kalau tak dapat jawaban yang tepat dalam lima menit,

aku akan membunuh semua sandera.

Apa hidungmu gatal?

Sini biar aku yang garuk.

Seharusnya kamu bisa melakukannya sendiri, kan?

Kenapa ekspresimu begitu?

Kamu mengira aku akan mencincangmu, ya?

Iya.

Hari ini aku belajar hal berharga darimu.

Tak mudah untuk menyamar menjadi seorang teroris.

Saat diberi tahu kebenarannya pagi ini,

aku pikir keputusanku sudah bulat.

Oh, iya, aku belum pernah menyiksa orang sepertimu.

Seseorang yang bukan seorang kriminal atau penjahat.

Tapi orang baik hati yang peduli pada anak-anak.

Nah.

Kita berdua akan menunggu di sini.

Sampai ambisi besar Kapten membuahkan hasil.

Kucing, tunjukkan trik menghibur kalian itu padaku.

Aku ada satu trik bagus.

Kita bisa menghentikan aksi teror ini.

Masih ada keadilan di hatimu. Ini belum terlambat.

Bantu kami menghentikan teror in—

Mengoceh lagi, lehermu akan kuremas seperti kain basah!

Aku memilih berdiri bersama Kapten. Secara sukarela!

Tapi kamu menyuruhku menentangnya karena keadilan?

Baiklah.

Mari kita bertaruh.

Bertaruh?

Aku akan beri tahu tujuan Lima Pertanda Mematikan sebenarnya padamu.

Tujuan kalian sebenarnya?

Setelah mendengarnya, hatimu akan hancur.

Kamu akan kehilangan hasrat untuk melawan dan memilih diam di ruangan ini.

Aku jamin itu.

Apa kamu tetap ingin tahu?

Alasan sederhanamu tak bisa mengalahkanku.

Karena kamu tak bisa mengetahui masa depan.

Meski tak tahu masa depan, aku tahu masa lalu.

Lebih dari 20 tahun lalu.

Pengalamanku saat dekat denganmu.

Dari kebiasaan, gerak tubuh, sampai caramu memegang pedang, aku tahu semuanya.

Bersiaplah!

Percuma.

Kamu mengaku mengenalku meski belum pernah melangkah ke medan perang?

Pisau lempar meningkat seratus kali lipat.

Perang mengubah segalanya.

Jejak pria yang kamu kenal, sudah tak ada sisa.

Waktu yang kita habiskan bersama...

telah hilang selamanya...

Sebutkan namamu, Orang Asing.

Aku kemari untuk menghancurkan dojo ini.

39.

Hah?

Jumlah dojo di sekitar sini yang sudah kamu hancurkan.

Lantas, di mana teman-temanmu?

Aku mengirim mereka ke tempat yang aman.

Hah? Jadi maksudmu itu begini, ya.

Kamu sendiri sudah cukup untuk menghadapiku?

Dasar bocah yang sok jadi seorang pendekar pedang.

Ayo kita duel!

Aku melancarkan 18 serangan.

Bocah pendekar pedang, bagaimana denganmu?

18...

Tak kusangka ada pendekar pedang yang setingkat denganku.

Aku Fukuchi Genichiro.

Siapa namamu?

Fukuzawa...

Jalan seorang pendekar pedang penuh dengan kejutan.

Tampaknya tak harus dilalui sendirian!

Eh, Fukuzawa, aku sudah memutuskan.

Kita berdua akan jadi ahli pedang.

Mari kita lihat apa yang ada di ujung jalan ini!

Aduh.

19 serangan.

Kamu curang, Fukuzawa.

Sudah terlambat, cara maafmu pun kurang sopan, ya.

Genichiro.

Anggap saja itu hukuman karena memulai tanpa aku.

Bagaimana dengan tugasmu sebagai Inspektur Jenderal?

Aku mangkir.

Mangkir lagi?

Meski situasi sedang sulit, kamu masih bisa dapat barang bagus, ya.

Aku punya koneksi.

Pria yang selalu diam seperti patung ternyata sedang panjat sosial, ya.

Sedangkan pria liar yang sulit diatur ini malah sudah ada di puncak.

Iya. Aku baru saja dapat tawaran.

Kamu akan pergi berperang?

Pulau Everdark. Kudengar situasi di sana suram.

Banyak muridku tidak pernah kembali.

Aku punya firasat buruk tentang ini.

Kamu merasa kematian semakin dekat?

Tidak, lebih buruk dari itu.

Aku punya firasat kalau aku tak akan kembali sebagai orang yang sama.

Fukuzawa.

Maukah kamu bergabung denganku?

Apa?

Aku sudah bicara dengan atasanku.

Tanpa jabatan militer pun,

reputasimu sebagai salah satu pendekar pedang terbaik...

akan membuatmu menjadi pengecualian.

Aku tak cocok bekerja di organisasi.

Aku tak suka menjadi atasan atau bekerja di bawah orang lain.

Ikutlah sebagai temanku!

Di medan perang itu hanyalah tentang mengambil nyawa yang terus-menerus.

Baiklah...

Kamu menolak menjadi apa pun kecuali menjadi patung tunggal, ya.

Tidak sepertimu, aku punya rekan sekarang.

Aku tak akan mengganggumu lagi.

Genichiro. Menjaga rekan-rekanmu tetap hidup dan mengakhiri perang itu hal berbeda.

Aku memilih untuk mengakhiri perang.

Tidak mungkin...

Jadi itu tujuan Lima Pertanda Mematikan?

Mengerikan...

Agensi sama sekali tak tahu apa pun.

Apa tidak ada keadilan sempurna di dunia ini?

Jadi itu maksudnya, ya.

Lihat, pintunya terbuka lebar.

Kamu tidak akan lari?

Belum saatnya kamu mati.

Seseorang perlu menyaksikan pertunjukan jenaka terakhir umat manusia.

Ketua.

Apa kamu sudah memeriksa dokumen yang aku kirim?

Ini... Kenapa, Tuan Fukuchi?

Itu tertulis dengan jelas.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left