Release info

밥상 차리는 남자----Man Who Sets the Table E29
A Commentary by SULTAN_KHILAF
EPISODE 29. Jangan lupa rate :):)

Tags

TS
Published on: 2017-12-18
Downloads: 10
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ketua, silakan minum obat Anda.

Baik.

Karena aku minum obat tidur,

seharusnya aku bisa tidur malam ini.

Anak Anda tidak datang hari ini?

Aku sudah melarangnya datang, tapi dia berkeras untuk datang.

Syukurlah. Karena Anda minum obat tidur,

jangan tidur sendiri untuk sementara waktu.

Aku sudah jauh lebih baik.

Apakah masih berbahaya bagiku untuk sendirian?

Tidak, bukan itu maksudku.

Jaga diri Anda.

Tolong matikan lampunya.

Baik.

=K

=Ku

=Kun

=Kunj

=Kunju

=Kunjun

=Kunjung

=Kunjungi

"Kevin Miller, Kamar 1303, suite VIP, RS. Universitas Korea"

Kau dimana?

Aku sedang di kantor.

Ini sudah larut malam. Kenapa kau masih di tempat kerja?

Aku sedang menyelesaikan proposal penjualan paket.

Ketua tidak menyukaiku.

Paling tidak aku harus melakukan pekerjaan dengan baik dan membuatnya menyukaiku.

Jangan khawatir tentang Ayah.

Aku akan melakukan pekerjaan dengan baik, jadi kau tidak akan terluka.

Bersikaplah baik padanya juga.

Kau akhirnya bertemu dengannya setelah 30 tahun.

Kuharap dia tahu seberapa baik dirimu.

Ya.

Aku akan menginap di rumah sakit untuk sementara waktu.

Aku tidak lelah.

Seperti yang kau katakan, dia adalah ayahku.

Baik, sampai jumpa besok.

Anda datang kesini untuk menjaga Ketua malam ini, ya?

Ya. Ayah sudah menjadi lebih baik berkat perawatanmu.

Aku tidak yakin apakah aku harus memberitahukan hal ini kepada Anda.

Tentang apa?

Ada sesuatu yang aneh saat aku melakukan CPR.

Apa yang aneh?

Ketika aku berlari mendatangi Ketua setelah mendengar alarm,

respiratornya sudah lepas.

Aku tidak menyadarinya saat itu karena aku sangat terkejut.

Semakin aku memikirkannya, itu terasa mencurigakan.

Bisakah dia melepaskannya dari badannya sendiri?

Apakah dia sudah sadar saat itu?

Dia tidak sadarkan diri. Itu tidak mungkin.

Maksudmu seseorang melepas respirator dengan sengaja...

...untuk membunuhnya?

Kau siapa?

Berhenti!

Keluar.

Keluar!

Saat Ayah keluar dari rumah sakit minggu depan,

dia akan mulai menjadikan Tae Yang sebagai penggantinya.

Dia akan merubah wasiatnya saat itu.

Dia sudah berbicara dengan pengacara.

Pengacara akan mengembalikan wasiatnya dalam minggu ini.

Apa yang terjadi pada Jung Hwa Young?

Karena luka akibat kekerasan memiliki dampak besar pada dirinya,

dia bereaksi dengan sensitif.

Kupikir kita pasti bisa meyakinkannya.

Yang jadi masalah adalah Ayah.

Bahkan jika Ayah membenci Lee Ru Ri karena ayahnya,

Ayah akan mempertimbangkannya kembali jika Tae Yang terus membujuknya.

Itulah sebabnya aku mencari tahu tentang keluarganya.

Aku akan segera mendapatkan hasilnya.

Jika itu tidak cukup,

ada kartu terakhir yang tersisa.

Kartu terakhir?

Apa itu?

Kau hanya perlu sedikit membantu.

"Manajer Jung"

Manajer Jung, apa yang terjadi?

Ada yang inging kubicarakan. Tolong datang ke rumah sakit.

Apakah sesuatu terjadi pada ketua?

Datang dan bicara dulu denganku. Aku akan menunggu Anda.

Apa yang terjadi?

Apa kondisi Ayah memburuk?

Kurasa bukan itu.

Mari kita bicara lagi setelah aku kembali.

Aku ikut.

Tidak.

Dia akan berpikir kalau kita sedang bersama. Aku akan pergi sendirian.

Segera telepon aku setelah kau selesai.

Apa yang terjadi?

Apakah sesuatu terjadi pada ketua?

Apa yang terjadi?

Aku tahu ini sudah larut malam,

tapi Anda satu-satunya orang yang bisa aku percaya.

Ayah sangat mempercayai Anda.

Tentu saja, waktu tidaklah penting bila menyangkut ketua.

Aku tidak peduli dengan hal itu, jadi telepon aku kapan saja.

Aku dengar kalau dia mengalami banyak kesulitan untuk mencapai posisi ini.

Jadi aku bertanya-tanya apakah dia punya musuh.

Musuh? Apa maksudmu?

Pada saat ayah pulih kesadarannya...,

...seseorang pasti sudah memasuki kamarnya dan melepas respiratornya.

Dari mana kau mendengarnya?

Perawat mengatakan kepadaku bahwa saat dia mendatangi Ketua setelah mendengar alarm,

...respirator sudah mati...

...dan Ketua hampir meninggal karena itu.

Apa?

Itu berarti seseorang masuk ke kamarnya.

Ada...

Ada saksi?

Sayangnya tidak.

Tapi seseorang masuk ke kamarnya lagi beberapa saat yang lalu.

Syukurlah aku ada di sana untuk mengejarnya.

Tapi kita harus melakukan sesuatu.

Itu terjadi beberapa saat yang lalu?

Apa kau melihat wajahnya?

Tidak. Dia memakai masker, jadi aku tidak bisa melihat wajahnya.

Ini hal serius.

Kita harus melakukan sesuatu...

...karena ketua bisa dalam bahaya.

Aku akan melapor ke polisi. Itulah sebabnya aku meminta Anda untuk datang.

Kau tidak bisa melakukan itu.

Keselamatan ketua akan mempengaruhi perusahaan.

Kita harus berhati-hati.

Aku akan menyelidikinya secara diam-diam. Berpura-puralah kalau kau tidak tahu apa-apa.

Lalu aku akan memeriksa kamera CCTV.

Tunggu sebentar.

Para pekerja pasti sudah pulang sekarang.

Aku akan mengurusnya, jadi kau bisa memeriksanya besok.

Terima kasih.

Hanya Anda yang bisa aku percaya.

Terima kasih.

Brengsek itu.

Ayah.

Seperti apa hidupmu?

Orang-orang iri padamu karena kau kaya dan sukses.

Tapi aku merasa sedih karena kau sepertinya tidak punya tempat untuk beristirahat...

...dan tidak ada yang bisa dipercaya.

Aku akan berada di sisimu mulai sekarang.

Aku tidak akan meninggalkanmu,

jadi kau tidak akan kesepian dan takut.

Dingin. Kenapa kau di luar?

Wajahmu membeku.

Para Staf membuatku merasa tidak nyaman...

...karena aku tidak memesan apapun.

Kau pasti lapar? Masukkan tanganmu kedalam saku Oppa.

Dimana kau membeli ini?

Ibu membawakannya untuk camilan.

Aku membawanya untukmu.

Kenapa kau tidak memakannya?

Ada apa, Eun Byul?

Apa Ibu...

...dan Ayah akan berpisah?

Kenapa kita harus berpisah karena Ayah kadungnya Tae Yang Oppa?

Kenapa dia harus muncul?

Eun Byul.

Aku tidak ingin berpisah denganmu, Oppa.

Saat Ibu dan Ayah berpisah,

...kita tidak akan pernah bertemu lagi.

Tanpamu...

Tanpamu...

Jangan khawatir.

Sekali menjadi saudara, selamanya akan menjadi saudara.

Bahkan jika kita berpisah, Oppa akan menghasilkan banyak uang...

...dan mencarimu.

Oppa akan mencariku, 'kan?

Maukah Oppa berjanji padaku?

Ayo pergi. Jika tidak, kau akan terserang flu.

Apa kau akan terus seperti ini?

Aku tidak tahu kau sangat tak tahu malu.

Aku sangat malu karena kau adalah suamiku.

Rasanya aku ingin bunuh diri.

Kakek.

Apa? Kau mau apa?

Telepon nenek.

Kenapa aku harus meneleponnya?

Kakek berteriak pada Nenek.

"Maafkan aku, Sayang."

"Selamat malam." Telepon dia.

Ya ampun.

Kau tidak boleh ikut campur dengan urusan orang dewasa. Pergi tidur.

Nenek menyuruhku untuk mandi setiap hari sebelum tidur.

Kau...Dengarkan baik-baik.

Pengemis tidak pernah terkena penyakit kulit.

Kulit semua orang menjadi gatal, kering, dan pecah-pecah...

...karena mereka sering mandi.

Itulah masalahnya.

Hari ini, kau sebaiknya tidur saja.

Kakek, kau yang terbaik!

Astaga, kau mirip denganku dalam hal ini.

Kita bergaul dengan baik.

Kakek, kau sedang dalam mood yang baik sekarang, bukan?

Kenapa? Kenapa?

Hubungi Nenek sekarang juga. Cepat.

Astaga, lupakan saja.

Dalam posisi itu, gelindingkan bola ke arah diagonalmu.

- Di sisimu... - Gelindingkan bola.

Hei, sangat sulit untuk menjadi wanita karir...

...yang merawat dirinya sendiri.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left