Release info

두근두근 스파이크 Thumping Spike E09
A Commentary by anyhow
두근두근 스파이크 / We Have Something Special E09

Tags

other
Published on: 2016-07-19
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 113 lines.

Hari Minggu ini, kalian bertanding melawan Hyunchang.

Siapa? Tim yang juara pertama? Maksudmu bukan Hyunchang, kan?

Ku rasa itu satu-satunya.

Pelatih! Apa kau gila?

- Senior Han Sol! - Bisa-bisanya kau bilang begitu?

- Lee Han Sol! - Hati-hati, jaga kata-katamu.

Pertandingan ini sangat penting.

Kita harus menang juara pertama di Piala Presiden.

Baiklah, bagus kalau bermimpi besar.

Ini bukan mimpi, karena itu kita harus menang juara pertama.

Aku janji pada Presdir Lee...

kalau kita akan menerima peniadaan tim kalau kita gak menang juara pertama.

- Pelatih! Apa kau gila? - Pelatih! Apa kau gila?

Hei...

- Semangat! - Semangat!

Semangat! Bermainlah seperti saat kita latihan!

Hal Sol, pukul keras!

Gak apa-apa!

Gimana?

Sekarang kalian sudah main, bukankah mereka kelihatan seperti tim juara pertama?

Apa mereka juara pertama sungguhan?

Hyunchang bermain seperti mereka yang juara pertama

dan kalian bermain seperti kalian berada di posisi bontot sekarang.

Baek Woo Jin, beritahu siapa mereka.

Tim lawan kita sekarang...

itu... pemain pengganti.

- Apa? - Benarkah?

- Apa benar begitu? - Rasanya aneh...

Gimana bisa kita dilawankan dengan tim juara pertama?

Hei, apa yang salah dengan kita?

Yong Young benar.

Apa yang salah dengan tim kita? Kenapa kalian sudah putus asa?

Kalau kalian terus bermain seperti ini...

aku akan melarang kalian makan camilan tengah malam!

Sekarang dia mengancam kita dengan makanan...

- Ayo! - Satu, dua, tiga!

- Semangat! - Ayo!

Bagus!

- Punya kalian! - Tadi itu luar biasa!

- Hei! - Sampai jumpa!

Hati-hati!

Lihat wajah mereka.

Kalau kita tahu kita akan menang, kita akan taruhan dengan mereka.

Kau sangat senang untuk seseorang yang mengalahkan tim pemain pengganti.

Tapi... bukannya kalian senang?

Kita... memenangkan pertandingan pertama kita!

Benar.

Gimana bisa kita menang...

- Silahkan kembali lagi, hati-hati. - Tentu saja, Bagus.

Bagus sekali.

Pelatih! Pelatih!

Apa kami boleh berfoto denganmu?

Ya.

- Aku juga. - Aku juga!

Aku foto sekarang! Satu, dua, tiga!

Wow... pelatih kita benar-benar seorang bintang.

Apa karena kita melihatnya setiap hari? Aku tidak tahu apa sensasinya.

Teman sekelas SMP ku memintaku mendapatkan tanda tangannya

dan bertanya kenapa aku gak meng-upload foto.

- Jadi, apa kau meng-upload? - Enggak.

Kalian, akan lebih baik tidak memfoto atau meng-upload foto pelatih.

Semoga kalian tahu, kalau pelatih bukan orang yang bisa diperlakukan sembarangan

atau seseorang yang bisa dengan mudah berinteraksi dengan kita.

- Terima kasih! - Terima kasih!

- Hari ini bagus sekali! - Kau juga!

Selamat tinggal!

Jung Eul young?

Hei, Jung Eul Young!

Kenapa hari ini gak istirahat?

Hari ini kamu main lima pertandingan.

Aku harus lari beberapa putaran supaya bisa tidur nyenyak.

Obat insomnia nya sedang berjalan.

Berapa banyak putaran sisanya?

Ayo kita pulang.

Hei, ku kira kamu menyembuhkan insomnia dengan berlari.

Selesaikan putaranmu.

Apa kamu gak bisa tidur?

Ya, aku buat strategi untuk pertandingan hari ini.

Strategi apa yang kamu butuhkan untuk tanding melawan tim pengganti?

Hei! Bagus sekali!

Siapa kalian? Pasangan Tim voli Daehan?

Apa ini? Kau dengan seorang gadis, hah?

Berisik sekali.

Sudah bangun? Ayo pergi.

Apa ini?

Jangan lihat.

Hah? Tunggu sebentar...

Hei, itu... itu Kang Se Ra! Astaga...

Siapa yang tahu kita akan melihat orang terkenal di lingkungan kita?

Ada hubungan apa kalian berdua? Kalian pacaran?

Kalau ada yang ingin kalian sampaikan, katakanlah padaku.

Kamu tahu jalan pulang, kan? Pergilah duluan.

Tunggu, ada masalah apa?

Apa kalian benar-benar pacaran? Kalian saling berdampingan, tapi terlihat serasi!

Oh, sudah?

Wow, aku sangat menyukaimu!

- Aku serius... - Ayo kita pergi.

Aku cemburu!

- Siapa orang-orang itu? - Aku mendoakan yang terbaik untuk kalian!

Jae Woong! Pelan-pelan.

- Jae Woong! - Aku seharusnya lebih berhati-hati.

Jangan ikuti aku mulai dari sekarang.

Hei, tidak ada yang terjadi...

Kalau aku menyuruhmu pergi duluan, apa kamu gak dengar?

Itu berbahaya!

Gimana bisa aku pergi dan meninggalkanmu disana begitu saja?

Hei, boneka beruang, apa kamu tahu seberapa...

Kamu khawatir?

Apa kamu marah?

Apa yang akan kamu lakukan kalau kamu diganggu?

Kedepannya jangan ikut campur, jangan pernah.

Jawab aku.

Oke.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left