The first 200 lines.
Dunia itu ibarat gelembung yang muncul dari dasar air.
Gelembung?
Betul.
Dari bawah seperti masa lalu, melayang ke permukaan seperti masa depan.
Gelembung terus mengembang saat mengapung...
...dan akhirnya pecah.
Kehidupan kita ada dalam pecahan gelembung itu.
Jadi, gelembung lain yang kita lihat...
...disebut parallel world, atau dunia paralel.
Dunia paralel?
Yaitu dunia dengan pilihan berbeda.
Tapi semakin dekat dunia paralelnya, semakin kecil perbedaannya.
Misal, perbedaan saat kau makan roti atau nasi di pagi hari.
Jadi secara tanpa sadar, kita melakukan parallel shift.
Parallel shift?
Yaitu perpindahan di antara dunia paralel.
Perpindahan?
Fisik...
Cuma kesadarannya saja.
Terkadang barang yang dicari dapat ditemukan di tempat yang sama sebelumnya.
Misal seperti kelupaan.
Bisa terjadi karena perpindahan paralel secara tidak sengaja.
Pengetahuan ini terkait dengan dunia paralel.
Dan inilah proyek yang sedang kami kerjakan.
Jadi, ada berapa banyak dunia paralel?
Yah, itu tergantung dirimu lagi.
Ayo pulang.
Ibumu pasti lapar...
Apa coba?
Ah, maaf, kami sebentar lagi berangkat.
Kami ke toko dulu...
Begitu, ya. Baiklah.
Aku tutup, ya.
Yuno meninggal.
Katanya dia melompat keluar, kemudian ditabrak mobil.
Saat itu aku sudah bulatkan tujuan pada usia 7 tahun.
Aku foto, ya.
Ayo, senyum...
Ah, permisi.
Yuno adalah anjing yang dibesarkan Kakek saat aku lahir.
Koyomi.
Kakek.
Kamu ke sini, ya. Terima kasih.
Yuno, Koyomi sudah datang, loh.
Maaf, Yuno.
Kakek tak sempat menyelamatkanmu.
Maaf.
Kamu kenapa?
Kok nangis?
Mana ada.
Itu nangis.
Dibilangin nggak, kok.
Lah, nangis, tuh.
Berisik.
Aku mau lihat Yuno.
Yuno?
Anjing kakekku.
Nggak bisa bertemu lagi?
Nggak bisa, soalnya sudah mati.
Yuno sudah mati.
Aku nggak bisa melihatnya lagi!
Hei, mau ikut?
Hei, mau kemana?
Ssst, nanti ketahuan Ibu.
Ibumu kerja di sini?
Iya, makanya aku sering ke sini.
Begitu.
Wah, apa ini?
Kapsul IP.
Kalau baring di situ, bisa pergi ke dunia paralel.
Eh, dunia paralel?
Dunia dengan pilihan berbeda.
Seperti, isi onigiri-nya itu mayones atau tuna.
Ada sedikit perbedaan.
Dunia di mana Yuno hidup mungkin masih ada.
Baiklah, aku tutup, ya.
T-Tunggu, terus aku bakal ngapain?
Memohon, dan terus pikirkan Yuno.
Memohon?
Ibuku bilang kepercayaan itu penting, loh.
Hanya orang yang tak pernah menyerah bisa mengubah dunia.
Ah, hei!
Bagus.
Apa orang itu tau cara pakainya?
Ah, sebaiknya aku coba saja.
Aku ingin melihat Yuno.
Yuno, Yuno, Yuno!
Ini...
Yuno?
Yuno!
Yuno!
Yuno!
Ternyata beneran!
Hentikan.
Hei, Yuno, kamu mau ke mana?
Yuno, tunggu!
Aku pulang.
Biasanya ada yang sapa...
Ah, maaf.
Selamat datang.
Cepat ganti bajumu di kamar.
Sebentar lagi mau dimulai.
Ada apa?
Apa Anda Tuan Shoudai?
Ya, maaf lama tak bertemu.
Koyomi.
Kakek...
Kalau begitu, Mayumi, sampai jumpa besok.
Terima kasih.
Baru kali ini Koyomi menangis.
Yashito itu Kakek yang baik, ya.
Ya.
Yuno.
Koyomi.
Ayo tidur, besok kamu harus bangun pagi.
Ibu.
Malam ini boleh tidur bersama?
Aduh.
Loh?
Ini...
Oh, kamu sudah bangun, ya.
Kakek!
Masih hidup?
Kamu ngomong apa? Jangan bicara yang nggak-nggak, loh.
Nampaknya aku kembali ke dunia asli.
Ada apa?
Tak apa-apa.
Ibu dimana?
Berangkat kerja.
Begitu.
Tapi, Kakek senang bisa tidur bareng Koyomi tadi malam.
Kakek.
Semoga panjang umur, ya.
Kau ini kenapa?
Jangan khawatir, tubuh Kakek masih kuat.
Yah, itu sih benar.
Aku mau bermain.
Lalu, kelinci itu bilang, "Ayo nyalakan, Tuan".
Anak laki-laki itu mengambil banyak dahan mati...
Yo.
Kamu sudah kembali?
Karenamu, aku kembali.
Maaf.
Sebenarnya, aku cuma mau mencoba perpindahan paralel.
Aku mau pergi ke dunia saat orang tuaku belum cerai.
Tapi, aku tak bisa memakai kapsul IP sendiri.
Jadi aku mau kamu membantuku.
Begitu, ya. Baiklah, ada satu hal lagi yang ingin kumau.
Tapi, bagaimana kalau tak bisa kembali?
Maaf.
Yah, tak apa-apa, aku juga sudah bertemu Yuno.
Sudah bertemu?
Ya, sudah.
Begitu, ya. Syukurlah.
Tapi, ada yang tak kumengerti.
Apa?
Antara hidup dan mati.
Maksudmu tentang dia hidup dan tidak?
Yah, mungkin begitu...
Cuma, kepikiran dia bisa hidup damai di sana,
ketimbang dia yang di sini yang terkubur dingin.
Begitu juga dengan Kakek...
Itulah arti hidup yang sebenarnya.
Saat kamu hidup, pasti terasa hangat, dan masih bisa bermain.
Dan saat mati, kamu terasa dingin.
Dan akhirnya dunia akan mati.
Itu...
Hilang secara probabilitas?
Ya, probabilitas.
Hilangnya kehangatan Yuno itu pasti ada probabilitas.
Antara hidup dan mati.
Perbedaan suhu mereka seharusnya adalah hakikat kehidupan.
Kau luar biasa, ya.
Mana ada begitu.
Baiklah, ini giliranmu.
Ayo cari orang tuamu sebelum bercerai.
Hei, ini 'gimana cara pakainya?
Tinggal klik.
Hah?
Asal nebak klik di mana.
Yah, lagian aku sudah berhasil ke dunia paralel.
Kita coba saja.
Aku tutup, ya.
Jangan pikirin tuna dan mayones, memohonlah yang benar!
Kau ini kepikiran terus.
Aku tahu, kok.
Apa yang kalian lakukan?
Ah, itu...
Ibu.
Jadi ibumu itu Kepala Departemen, ya.
Ya.
Dia kebanyakan bicara bahkan lebih dari orang berkhotbah.
Selama terobsesi, beliau tak peduli sekitarnya.
Bukannya kau juga sama?
Mau heran tapi ibu dan anak.
Bukan "kau"
Hah?
Namaku bukan "kau".
Shiori.
Satou Shiori.
No comments yet. Be the first to leave one.