The first 200 lines.
Sayang, putra kita menikah hari ini.
Mereka sangat cocok satu sama lain
Putra kita mendapatkan istri yang cantik dan pintar
Aku harap mereka segera mendapatkan anak.
Supaya kamu bahagia di surga
Perhatian!
Kau sedih menikah?
Sekarang kau masih menanyakan itu?
Belum terlambat untuk mundur
Bukankah kita harus ke samping?
Kita hanya pendamping
Mempelainya di belakang. Ayo minggir.
Sialan.
Meriah bukan?
Gadis bodoh.
Kau tidak boleh beranggapan kakakmu direbut darimu.
Tapi kakakmu yang membawanya pada kita
Bagaimana?
Tapi dia bisa saja memilih yang lebih cantik.
Benar.
Alamak, jika iparnya tidak cantik lalu kalian bagaimana?
Tutup mulutmu.
Lempar bunganya
Permisi, kakak ayo foto bersama.
Ayo foto bersama / Tunggu aku
Ayo lebih rapat
Hati-hati kamera antikku / Maaf.
Ayo rapat
Jangan khawatirkan mereka
Buka mulutmu
Makanlah biji teratai supaya kamu lekas punya anak.
Ibu, ayo berfoto bersama
Ayo / Ibu, ayo gabung
Aku boleh gabung?
Ling, aku belum ambil foto
Ling, sini.
Kenapa kau cemberut? Ayo kita berfoto.
Mina.
Inspektur Lau / Selamat, Ny. Wong.
Selamat ya.
Mawar kuning, kesukaanmu.
Terima kasih atas nama suamiku
Ini hadiah pernikahan dari bos
Kalian lanjutkan pestanya. Aku permisi dulu.
Inspektur Lau.
Mumpung dia tak ada, ayo berfoto
Bagus, ayo foto keluarga.
Inspektur Lau, besok aku harus bekerja?
Maaf, aku tidak bisa membantumu Aku permisi ya.
Kami menunggumu
Hati-hati, menantuku
Ayo lebih rapat
Ayo lebih rapat Aku datang.
Kau mau apa?
Margamu Wong? Ini untuk marga Wong.
Diam.
Karirmu cepat karena dibantu saudara baptismu, Hung.
Tidak usah pedulikan aku
Lebih rapat. Lihat ke atas Siap?
Ada apa?
Untungnya...
Aku masing setengah bermarga Wong
Ngau, sekarang kau sudah dihadiahi teh oleh menantumu.
Meskipun itu teh pu'er dicampur teh hitam
Tetap saja itu adalah teh
Aku sudah menyelesaikan tugasku
Bagaimana denganmu?
Selain memberiku anak, apa lagi yang kau tinggalkan?
Hanya pistol ini
Kau menyuruhku supaya aku membersihkannya setiap tahun.
dan kamu ingin Chung Bo wujudkan ambisimu.
Kami sudah penuhi semua keinginanmu
Nyonya, kau harus doakan putra dan putrimu.
Terutama menantumu. Berkati dia supaya cepat punya anak.
Aku akan "membakar uang" untuk almarhum
Bo dan Mina bertugas melindungi Sang Putri.
Kita harus memastikan dia dipuji
Tapi Mina yang akan selalu dipuji
Sialan, dia selalu mendapat pujian.
Kita harus waspada tiap saat. Kita tidak boleh gagal.
Ayo ke toilet? / Baik.
Kami ke toilet
Lewat sini.
Keluar atau aku bunuh kau.
Ada apa ini Bang?
Memanggil Mina
Teroris menculik Putri dan meninggalkan tempat parkir
di mobil coklat.
Plat nomornya BR1136.
Apa-apaan ini?
Saya dari CID
Ikuti mobil di depan
Bisa menyetir tidak?
Mundur cepat
Maaf, saya CID. Aku pinjam motormu.
Rem
Mari kita ambil foto dulu
Maaf telat / Kau sangat telat.
Kita seperti figuran di sini.
Teruslah berprestasi, karirmu akan baik / Terima kasih
Saudara, meski aku bisa memujimu
Tapi kau harus menjaga istrimu
Bukankah pasangan harus kompak?
Itu menurutmu. Tapi yang itu..
Berikan ini pada iparmu. Permisi.
Ling.
Ada apa? / Aku kesal dengan kinerjaku
Aku kesal dengan kinerjamu
Aku tahu kenapa
Tapi kita menangani kasus ini bersama
Ya, kita semua menangani kasus ini
Inspektur Lau dan Mina yang diberi penghargaan
Dia dipromosikan tapi kita tidak. Kita juga hampir kehilangan nyawa.
Dia akan jadi atasanmu
Ini sebenarnya bukan urusanku, tapi aku kasihan denganmu.
Kau tahu aku seperti apa.
Aku tidak suka bersaing dan dipuji. Aku tidak peduli perkataan orang.
Itu sebabnya kau idolaku
Tapi kau laki-laki
Bagaimana kau membiarkan istrimu lebih daripada kamu?
Ling, saat kau kecil
Kau ingin aku menjadi ketua kelas
Saat kau mulai bekerja, kau ingin aku jadi bosmu.
Kapan aku mengecewakanmu?
Aku ini pria bermartabat
Sayang, andai dunia ini akan berakhir dalam lima menit.
Apa yang akan kau lakukan, selain bersihkan wajah?
Kau jawab duluan.
Aku ingin bercinta denganmu.
Bagaimana dengan empat menitnya?
Menurutmu aku secepat itu?
Perhitunganku hampir benar, iyakan?
Benarkah?
Cium aku
Sikat gigimu dulu
Sayang.
Bukankah orang dulu sudah bercinta sebelum ditemukan sikat gigi?
Mereka tidak menyebutnya "bercinta"
Orang-orang dulu menyebutnya "Bercocok tanam",
"Bermesraan", atau lebih ilmiahnya..
"Kawin”.
Sayang, terserah apa sebutannya
Kalau kita terus bicara, kiamat segera datang
Bo kecilku ingin segera beraksi
Aku harus..
Kita sudah sepakat sebelum menikah..
Sebelum aku menjadi inspektur, aku tidak ingin menjadi Ibu.
Sayang, aku satu-satunya pria di keluarga
Ibuku mengidamkan cucu dan aku sungguh ingin..
Aku juga, Tapi kita harus menaati kesepakatan kita.
Jika Bo kecil menolak memakai ini,
Sebaiknya dia tidur saja
Setuju?
Pikirkanlah
Garis keturunanku bergantung padamu.
PUSAT PENGUNGSI VIETNAM
Ayo cepat.
Yuen Ying, sudah kau atur?
Kakak, semua sudah siap.
Besok, pergilah ke Pasar Burung untuk sewa senjata.
Asal kau kembali sebelum registrasi, tidak akan ada yang tahu
Bos, mereka datang.
Kawan, lama tak jumpa
Sudah lama sekali. Kawan, mana barangnya?
Semuanya sudah siap untukmu Ambilkan barangnya.
Silakan duduk. Lihatlah.
Kau sudah pengalaman pegang senjata
Kau tahu senjata ini bagus. Mana uangnya?
Kau pikir ini Vietnam? Semurah ini?
Untuk senjata ini?
Kawan, kita sudah sepakati harga
Harga saham berubah sebulan yang lalu.
Kalau kau ditangkap, bagaimana dengan kami?
Sudah, beri saja dia pelajaran.
Tunjukan kemampuan kita.
Jangan bicara Vietnam di depanku.
Saudaraku bilang kita bisa bagi hasil setelah kami merampok.
Ada pepatah di sini "Jangan percaya mulut perampok"
Kembalilah jika uangmu cukup.
Kami juga punya pepatah di Vietnam.
Jangan bergerak!
"Jangan sewakan senjatamu, atau kau akan kena masalah”
Kawan, tenanglah.
Ambil senjatanya
Suruh mereka mundur, atau kau kubunuh.
Jangan gegabah
Jalan / Tenanglah.
Jangan bunuh kami.
Matilah.
Kakak! Ayo cepat!
Kakak!
Kakak!
Kakak! Ayo cepat pergi!
Penembakan di Pasar Burung dilakukan oleh beberapa orang Vietnam
Mereka mengambil sejumlah senjata untuk merampok klub malam New World.
Aku sudah pikirkan ini matang-matang
Aku butuh 8 polwan, termasuk saya untuk menyamar jadi pekerja di sana
Ide bagus.
Aku serahkan kasus ini padamu, karena aku ingin kau promosi.
Terima kasih, Pak.
No comments yet. Be the first to leave one.