Release info

내사랑 치유기 My Healing Love E45-46 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-01-07
Downloads: 5
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Anda bilang waktu itu

Anda sudah melakukan tes DNA dengan orang yang meninggal.

Anda bilang Anda bahkan pergi ke kolumbarium untuk memeriksanya.

Ayo masuk untuk bicara.

- Kita harus... - Song Joo.

Ada apa dengan DNA antara Jae Hak

dan orang tanpa nama itu?

Siapa

orang ini?

Maksudku...

Chi Yoo di sini. Jadi, siapa orang itu?

Kita bahkan pergi ke kolumbarium itu untuk memeriksanya.

Seluruh dunia ibu runtuh hari itu.

Kenapa polisi membuat kesalahan seperti itu?

Tidak, tunggu. Lagi pula, kamu tidak akan tahu.

- Ayo pergi ke kantor polisi. - Ibu!

Kita harus mencari tahu yang sebenarnya.

Chi Yoo, nenek akan ke kantor polisi dan menyelesaikan masalah ini.

Jadi, ikuti nenek dan jangan khawatir.

Nenek tahu. Begitu juga Langit.

Kamu jelas cucu nenek.

Ayo.

Kita akan menghapus kode DNA Pak Choi dan menutup kasus ini.

Jangan khawatir. Tidak akan terjadi apa-apa.

Begitu kode DNA-nya dihapus, tidak akan ada yang tahu.

Semua akan berlalu.

Akan kucari tahu siapa yang mempermainkan kita sekejam ini.

Kami semua terpukul karena tidak bisa menemukanmu,

tapi mereka berkata kamu sudah meninggal.

Mungkinkah ada kesalahan saat proses seleksi?

Bagaimana itu bisa diterima?

Mereka membuat kami berduka untukmu berhari-hari!

Aku ingin melihat mereka mencoba menjelaskan ini.

"Episode 45"

Sebenarnya, kami hendak menelepon. Kudengar cucu Anda sudah ditemukan.

Kamu bercanda?

Kamu membohongi kami.

Silakan duduk lebih dahulu.

Coba jelaskan ini.

Bu, silakan duduk dan kita akan bicara.

Duduklah.

Apa nona ini...

Ya, dia cucuku.

Dia hidup dan sehat.

Jadi, kenapa kamu bilang dia telah meninggal?

Kami harus menginvestigasi ini.

Bukankah sudah dua bulan kamu bertetangga dengan Pak Choi?

- Apa? - Kamu membuat laporan

tepat setelah kamu pindah.

Apa maksudmu?

Apa maksudmu?

Kamu mencurigai cucuku?

Tidak, Bu.

Aku harus memeriksanya sebagai bagian dari protokolku.

Itu maksudku. Apa yang harus kamu periksa dengannya?

Kami sudah selesai memeriksa DNA mereka.

Di mana kamu memeriksa DNA-mu?

Di pusat di Ihwa-dong.

Apa Pak Choi menemanimu untuk tes DNA itu?

- Hei, dengar. - Ya.

Putriku dan aku pergi ke pusat itu bersama.

Ini hasil tesnya. Kamu bisa memeriksanya sendiri.

Adik dan ayahku mengunjungi pusat sendiri.

Aku yakin itu valid secara hukum.

Ya, kalian benar.

Karena hasil tesnya tampak berbeda dari hasil tes kami,

kami dalam keadaan berbahaya.

Kalau begitu, ayo lakukan tes DNA lagi di kantor polisi ini.

Akan kulakukan lagi.

Tidak perlu melakukan itu. Hasil tesnya ada di sini.

Nenek, kita harus menangani ini secara cermat.

Dengan begitu, Chi Yoo bisa kembali ke rumah tanpa cemas.

Aku ingin meminta satu hal lagi.

Saat kamu mengambil DNA-ku hari ini,

aku ingin kamu memeriksa

apa DNA yang dahulu tersimpan atas namaku cocok

dengan DNA hari ini.

Aku sudah meminta untuk menghapus DNA Anda.

Apa? Menghapus DNA-ku?

Aku telah memberi tahu istri Anda pagi ini.

Dia tidak memberi tahu Anda?

Ada apa ini?

Aku...

Kita sudah menemukan putri kita.

Kupikir tidak apa-apa menghapus failmu.

Itu sebabnya aku setuju.

Bukan itu maksud pertanyaanku.

Karena kamu meminta untuk menghapusnya pagi ini,

mungkin itu belum dihapus.

Bisakah kamu memeriksa dengan NFS sudah seberapa jauh prosesnya?

Entahlah. Mohon tunggu.

Tolonglah.

Tolonglah.

Mereka belum menghapusnya.

Kalau begitu, tolong bandingkan kedua DNA itu dan beri tahu kami.

Baik, aku akan mengambil sampel DNA kalian sekarang.

Silakan ikuti aku.

- Baik. - Ayo.

Beraninya dia bertanya kapan dia bertetangga dengan kita

dan baru membuat laporan orang hilang saat itu.

Mereka yang membuat kesalahan.

Lancang sekali dia mencurigai putriku.

Jika terus melacak kembali, kita akan tahu di mana salahnya.

Tolong jangan marah.

Kenapa kamu memberi persetujuan untuk menghapus DNA Jae Hak?

- Apa? - Kita beruntung DNA-nya masih ada.

Jika sudah dihapus,

kita tidak akan pernah bisa membereskan ini.

Kenapa kamu setuju tanpa berdiskusi dengannya dahulu?

Maaf, Bu.

- Sudah selesai. - Baik.

- Astaga, bagus. Apa itu sulit? - Itu tidak seberapa.

Baik. Begitu hasilnya keluar,

tidak akan ada yang mencoba membantah ini. Jangan cemas.

Baik.

Ayo pulang dan makan bersama. Ya?

Nenek.

Bolehkah aku mengajak Chi Yoo pergi hari ini?

Mengajaknya pergi?

Beberapa hari ini pasti berat baginya.

Pasti berat bagimu.

Kupikir mencari udara segar akan lebih cocok untuknya.

- Apa boleh? - Tidak perlu meminta dua kali.

Pergilah dengan kakakmu dan makan hidangan lezat.

Lupakan kejadian buruk ini, ya?

- Pergilah. - Baik.

- Ya. Pergilah. Baik. - Ya.

Nona Im.

Chi Yoo.

Kamu lahir 14 Oktober 1981.

Apa?

Aku lahir 7 Juli 1980.

Aku lebih tua setahun darimu.

Karena kakakmu, aku tidak akan memakai bahasa formal. Ya?

Apa?

Baik.

Sebaiknya kita ke mana?

Apa ada tempat yang ingin kamu kunjungi?

Entahlah.

Ini agak canggung, bukan?

Ya.

Jika menurutmu itu tidak adil, kamu juga bisa bicara santai.

Apa? Tidak.

Tidak.

Ayo kembali ke pertanyaan pertamaku. Sebaiknya kita ke mana?

Ada yang ingin kamu kunjungi? Katakan apa pun.

- Aku sungguh boleh jujur? - Tentu saja.

"Cara membuat ramyeon"

Kamu ingin mencoba ini di toserba dekat Sungai Han?

Ya.

Aku saja yang melakukannya.

Hei.

Ini ramyeon pertama yang kubuat untuk adikku.

Aku harus melakukan semuanya.

Baik.

Kamu harus mengangkat mi-nya agar kenyal.

Begitukah?

Angkat mi-nya.

Bisakah kamu menambahkan telur?

Tentu. Telur.

Hati-hati jangan pecahkan kuningnya.

Aku akan berhati-hati.

Ini dia.

Ada apa?

Aku hanya senang.

Aku sudah lama menunggu hari ini.

Terlepas apa kata orang, kamu adalah Chi Yoo.

Kamu adikku, Choi Chi Yoo. Jangan begitu gelisah.

Baik.

Selesai.

Tiga, dua, satu.

- Ayo? - Ya.

Tunggu. Hati-hati.

- Ini bahkan tidak panas. - Astaga.

- Ini. Minumlah. - Terima kasih.

Selamat makan ramyeon.

Aku bertemu ibu yang membesarkanku pada bulan Mei.

Dia selalu memasak hidangan ulang tahunku tiap Mei.

Tiap kali, aku penasaran dengan hari ulang tahunku yang asli.

Aku tidak tahu ternyata tanggal 14 Oktober.

Ulang tahunku

adalah musim gugur.

Usiamu lima tahun saat itu.

Wajar kamu tidak ingat.

Tetap saja, ada beberapa hal yang masih kuingat.

- Sungguh? - Aku ada di kamar.

Terkadang, aku ingat bermain sambil memakai kalung mutiara.

- Kalung mutiara? - Ya.

Namun, kurasa itu mungkin mimpi.

Entahlah.

Jangan memaksanya. Ingatan itu akan kembali.

- Ini bisa mengembang. Ayo makan. - Ya.

Jangan memutus mi.

Kenapa?

Pikirkan sesulit apa

mereka tersaji dalam bentuk mi keriting ini.

Kamu harus memakannya sekaligus.

Lihat.

Tunggu.

Baik. Sekaligus.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left