The first 145 lines.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
#ROMANTIS
#BERJIWA BEBAS
#WANITA KEREN
#MEMILIH LAJANG
#SUDAH LAMA BERPACARAN
BAGAIMANA KISAH PERCINTAANMU?
- Dah. - Sampai nanti. Dah.
Halo.
Hai.
- Ayo kita sarapan. - Tapi…
Kau juga lapar, 'kan?
Tidurmu nyenyak semalam?
Waktu aku terbangun, kau sedang tidur seperti bayi.
Aku cukup lama memperhatikan kau tidur.
Kau menggemaskan.
Sepertinya tadi kau mengobrol dengan Gyeong-gu.
- Membicarakan apa? - Apa?
Kami akan menonton film malam ini.
Film karya Christopher Nolan akan diputar lagi.
Aku sangat suka film-filmya.
Ternyata Gyeong-gu juga suka.
Jadi, kami akan pergi nonton bersama.
Aku juga suka sutradara Nolan. Christopher Nolan!
Memang ada yang tak suka dia?
BAGAIMANA HARI SELANJUTNYA?
Aku tiba-tiba berpikir,
"Apa aku mengacau kemarin malam? Bukankah dia juga menyukaiku?"
Dia tak menyukaimu setelah tidur denganmu.
Bukan begitu!
Aku hebat.
Aku tak bisa menjelaskannya dengan kata-kata.
Tapi, aku hebat. Paham?
Kubilang aku hebat.
Tak perlu meyakinkanku soal itu.
Kenapa kau tak berpikir bahwa itu hanya cinta satu malam?
Bukankah itu perkataan pria yang tak berkencan selama dua tahun?
Sekarang kau meledekku karena itu? Kurang ajar.
Dulu pacarku banyak.
Aku sungguh tak cocok dengannya.
Aku akan menasihatimu jika kita bertemu.
Kau tak memahami wanita. Bagaimana bisa pacaran?
Benar. Jadi, aku ditolak. Kenapa?
Tak apa-apa. Aku juga ditolak.
Bukankah dia ditolak karena menyatakan cinta?
Apa yang salah dengan menyatakan cinta?
Itu membebani wanita itu.
Tak semua yang tidur bersama saling mencintai.
Aku tahu itu. Aku juga merasa itu berlebihan.
Si wanita hanya mau tidur sekali, tapi si pria itu malah menyatakan cinta.
Aku juga akan kabur jika jadi dia.
Jika kau, aku tak mau tidur bersama.
Ya, aku juga tak mau.
Sialan. Kuharap aku bisa bertemu kau.
Kita saling membenci. Kenapa harus bertemu?
Apa semuanya harus dijelaskan?
Berciuman saat terbangun seperti pasangan yang sudah lama
malah lebih aneh.
Itu awal yang baik.
Artinya wanita itu tak mau memulai apa pun.
Urus hubunganmu sendiri. Kau bahkan lajang dua tahun.
Tak tahu ada orang yang lebih suka melajang?
Bukan tak mau pacaran, tapi tak bisa…
Maksudku bukan tak bisa, tapi tak mau.
Sebenarnya, ada satu penyelesaian untuk masalah ini.
Mau bagaimana lagi? Dia tak menyukainya.
Jika dia hanya cinta satu malam, maka aku juga.
- Bukan begitu? - Tunggu.
Apa? Kau pernah begitu?
Tidak.
Sial.
Tapi kenapa bicara begitu?
Aku pasti melupakannya jika dia pergi. Tapi dia selalu ada.
Tahu apa yang dia lakukan? Dia membuatku gila.
Kami akan menonton film malam ini.
Sial.
Seon-a, bagaimana film…
Kenapa dia? Apa dia tak melihatku?
- Kau sudah datang? - Ya.
In-su sudah ambil papannya?
Dia tak bisa hari ini. Katanya akan diambil besok.
Dia bahkan tak bisa memainkan itu.
Jae-won, kau bisa main gitar?
Tentu saja. Aku pandai memainkannya.
Sedang belajar ukulele?
Ya.
Alih-alih ukulele, belajar gitar…
Belajar gitar…
lebih baik.
- Ya! Bagus! - Hei.
- Hei! - Kami dapat.
Sekali lagi.
Maaf!
Tak apa-apa.
Sial.
- Ramyeon -nya sudah jadi. - Terima kasih.
Kudengar kau main sepatu roda dengan Gyeong-gu kemarin.
- Ya. - Kau pandai bersepatu roda?
Tidak. Aku jatuh terus.
Pantas saja kakinya begitu.
Koyok…
Koyok…
Sialan. Apa yang kulakukan?
Aku tak mau. Tak akan.
Biarkan saja.
Kenapa harus kubantu?
Kutarik lagi perkataanku bahwa aku suka wanita aneh.
Sekarang, aku suka wanita yang normal.
Wanita yang biasa saja.
Wanita yang tak eksentrik dan sederhana.
Wanita yang mudah kutebak.
Aku tak mau dipermainkan.
WANITA YANG DATANG DAN MAIN DI KANTOR PADA HARI LIBUR
Apa wanita normal yang kau maksud?
Di dunia ini ada sangat banyak wanita
dan semuanya normal.
Kuharap pikiran para pria bisa lebih terbuka.
Semua wanita berbeda.
Makanya semua itu menarik. Aku bisa dapat banyak pengalaman.
LIMA TAHUN LALU
Astaga.
Apa ini?
Sial.
Halo.
Halo.
Omong-omong,
- kenapa kita ada di sini? - Apa?
- Kau tak ingat? - Aku tak ingat,
tapi tak bisa berkata jujur.
Aku takut dia sakit hati.
TIba-tiba saja aku merasa begitu.
Itu masih sebuah misteri.
Sebelumnya, aku sedang minum-minum dengan temanku.
Entah bagaimana bisa sampai sana
dan kenapa dia pakai kausku.
Lalu, siapa yang…
melepas bajuku?
Mau sarapan? Kau suka apa?
Kalau kau?
Sup seonji .
- Kau suka itu? - Ya.
Sangat suka.
Oh, ya.
Siapa namamu?
Aku Kang Geon.
No comments yet. Be the first to leave one.