The first 200 lines.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"Karakter, lokasi, insiden, organisasi, dan latar belakang drama ini hanyalah fiksi"
Bukankah setidaknya kau harus punya pembersih udara?
Divisi Elektronik Udara saja hampir tak punya.
"Jin Seong Ho"
Pak Jin, ini pengunduran diri sukarela, 'kan?
Bisa tanda tangani di sini.
Seperti yang kami jelaskan...
...selama pengarahan manajemen lingkungan,
kau akan menerima gaji dua tahun, ditambah 30 juta won,
serta...
Bagaimana pendapatmu soal foto ini?
Kau punya anak-anak yang rupawan.
Mereka mirip ibunya.
Yang ini senior SMA, dan ini kelas sembilan.
Yang cowok ingin belajar kedokteran,
dan cewek ingin masuk ke sekolah seni.
- Oh, begitu. - Paham?
Tapi kau hanya memberiku gaji pokok dua tahun...
...dan tambahan 30 juta won?
Menurutmu jumlah itu akan menjamin masa depan yang cerah?
Tidak.
Kau memahamiku rupanya.
Berapa banyak pesangon yang kau mau?
Gaji tiga tahun, ditambah...
...100 juta won.
Jika permintaanku terlalu berlebihan,
aku bisa terus bekerja di sini.
Kurasa kedua pilihan itu tak bisa.
Kau bergurau?
Kau baru saja setuju kalau jumlah yang kudapatkan itu konyol.
Itu pendapat pribadiku.
Namun, perusahaan takkan memberimu...
...bahkan satu sen ekstra dari kesepakatan.
- Bagaimana jika aku tak mau resign ? - Kamu boleh melakukannya.
Namun, situasinya hanya akan memburuk.
Kau sedang mengancamku?
Ini bukan ancaman.
Aku hanya cemas.
Pak, pikirkanlah, ya.
Jika kau tak resign , kau akan dimasukkan ke dalam daftar PHK.
Aku tahu kau takkan tinggal diam.
Kau mungkin akan melaporkan hal ini kepada Komite Tenaga Kerja.
Aku bisa menjamin perusahaan 100% akan kalah.
Begitu perusahaan kalah melawan Komite Tenaga Kerja Lokal,
perusahaan akan membawanya ke Komite Tenaga Kerja Pusat.
Setelah itu, perusahaan akan mengajukan tuntutan administratif.
Total waktu yang dibutuhkan...
...sekitar satu dekade atau lebih.
Permisi.
Kau pikir anak-anak tersayangmu ingin...
...ayahnya berdemo tiap hari supaya dipekerjakan kembali?
Atau mereka ingin ayahnya berdandan tiap pagi...
...untuk berangkat ke tempat kerja barunya?
Pikirkan baik-baik.
Ini.
Tapi tentu saja,
pilihan ada padamu.
Siapa namamu?
Namaku?
"Dang Ja Young"
Bu Dang.
Kau pikir hidupmu akan tenang...
...seusai memecatku seperti ini?
Tunggu saja.
Suatu hari, kau juga akan...
...dipecat dengan kejam.
Jangan berlagak!
- Apa? - Apa itu tadi?
- Astaga. - Aku paham, kok.
Aku tak melihat...
...darah sedikit pun. Bagus.
Kau bertahan dengan baik, Bu Dang.
Sial.
"On the Verge of Insanity"
"Apa Pimpinan Han Seung Ki berpikir karyawannya bisa dibuang?"
"PHK massal sudah dekat. Selamatkan Hanmyeong Electronics."
"Kami menentang jual murah."
"Episode 1"
"Daftar Karyawan yang Akan Di PHK tahun 2021"
"Tidak Beroperasi"
"Hanmyeong Electronics"
"Bus Antar-Jemput, Tidak Beroperasi"
"Hanmyeong Electronics"
"Karena situasi yang mengerikan, kami takkan lagi menyediakan air atau teh."
Lihatlah perbuatan manajer.
Dia tahu bagaimana...
...cara mengurus kantor dengan baik.
Apa perusahaan ini bangkrut? Bisa-bisanya mereka tak menyediakan air.
Menyebalkan sekali.
Kau baik-baik saja?
Kau mau...
...minum bir?
Tunggu.
Apa Departemen Bisnis Jinha minum miras selagi bekerja?
Tidak.
Ini sisa dari hari olahraga.
Aku menemukan selagi bebersih.
Birnya tak beralkohol. Lihat?
Tak beralkohol. Biasanya ada di karaoke.
Itu tertulis "bir" juga.
Dan ini bukan di karaoke.
"Choi Ban Seok"
Pak Choi Ban Seok.
- Ya? - Aku tahu departemenmu sudah bubar,
dan seluruh pengunduran diri sukarela itu mengesalkan.
Tapi kau masih bagian dari perusahaan ini.
Ya, benar.
Tapi apa hubungannya dengan ini?
Harap patuhi aturan selama kau berada di sini. Paham?
Aturan apa...
...yang aku langgar?
Dia bukan main.
Aturan apa yang aku langgar?
Saat ini saya di gerbang depan...
...Departemen Bisnis Jinha dari Hanmyeong Electronics.
Seperti yang pemirsa lihat, tempat parkir kosong.
Para karyawan tidak terlihat.
Halo?
Sudahkah kau memutuskan, Pak Choi?
Aku harus memberi balasan kepada Gongsu Electronics hari ini.
Yah...
Aku masih memikirkannya.
Tidak... Aku belum memutuskannya.
Apa masalah gaji?
- Kerugian takkan terukur. - Kurasa...
...kau bisa mendapatkan 20 juta won lagi.
Tambahan 20 juta won?
Ya. 20 juta won.
Begini...
Lumayan juga, ya.
Masyarakat menuntut...
...solusi dari pemerintah.
Halo? Tuan Choi?
Ya, masih tersambung.
Yah, gajinya tak masalah.
Ada hal lain...
...yang membuatku kepikiran.
Apa ada hal lain yang kau butuhkan?
- Biar kupikirkan sebentar lama. - Baik .
Nanti aku telepon lagi.
- Tentu. Telepon aku jika sudah memutuskan. - Baik.
Baiklah. Sampai nanti.
Aku Park Soo Yong dari MBS.
Tidak hanya suku bunga bank yang anjlok,
tetapi pinjaman rumah tangga juga selalu rendah.
Kenapa kau terus memainkan TV?
Kau menggangguku. Kau sedang apa?
Astaga. Matilah aku.
- Ini adalah yang terendah... - Kenapa lagi?
Istriku tak membolehkanku pulang jika aku dipecat.
Istrimu harus coba ada di posisimu supaya paham. Astaga.
Jangan menjelek-jelekkan istriku.
Itu karena aku menghabiskan semua tabungan untuk saham tahun lalu.
Bagus, lah.
Jadi, apa yang akan kau lakukan?
Begitu aku pergi, kau akan sendirian di sini.
Hei, Pak Kim dari Tim QA bilang...
...meski kau meminta resign , mereka memintamu untuk tinggal.
- Kau mendengar sesuatu? - Siapa yang tahu?
Aku dan dia bukan sobat.
Astaga, dasar bedebah.
Apa? Apa lagi?
Kau pikir aku takkan tahu...
...kau dapat tawaran dari Departemen Bisnis Changin?
Siapa lagi yang bilang sekarang?
Itu belum sepakat.
Astaga. Menurutku, departemen itu akan lenyap dalam tiga tahun.
Baguslah. Setidaknya kau punya tiga tahun.
Jika kau segabut itu, sebaiknya kau pergi. Cepat.
Berbicaralah dengan mereka. Siapa tahu?
Bisa saja mereka menahanmu saat kau bilang akan resign . Pergilah.
- Menurutmu begitu? - Pergi dan cari tahu.
Kau akan tahu begitu sampai di sana. Pergilah.
- Menurutmu sungguh begitu? - Cepat pergi.
- Iya, iya. - Astaga.
Astaga.
"Choi Ban Seok"
- Ayo! Lepaskan aku! - Tenanglah.
- Ayo. Ayo kita ke rumah sakit. - Pak.
- Ayo ke rumah sakit. - Tenang, Bu.
- Ayo ke rumah sakit. - Ayo bicarakan dahulu.
Kita bicara di rumah sakit. Ayo!
Ayo ke rumah sakit!
- Ayo ke rumah sakit. - Tenanglah.
Kalian jangan ikut campur!
Apa?
Hamil?
- Aku hamil? - Tidak.
Menurutmu bagaimana aku bisa bertahan sampai sekarang?
Selama 20 tahun,
aku kerja keras bagai kuda dengan shift malam dan lembur.
Tenggorokanku radang karena hipotiroidisme.
Tapi apa? Aku hamil?
Bagaimana bisa kau memberiku cuti hamil dan memecatku dari perusahaan?
Maafkan aku.
Aku sungguh mohon maaf.
Ayo masuk dahulu dan membicarakan hal ini lagi.
Aku akan pergi untuk mendapatkan catatan medis dari dokter.
No comments yet. Be the first to leave one.