The first 200 lines.
Tahun 1993, perang etnis antara Serbia, Muslim dan Kroasia berkecamuk di Bosnia.
Sebagian besar warga Muslim memutuskan untuk menetap di kota Trebinje,
berada di wilayah yang dikendalikan oleh tentara Serbia.
Trebinje. Bosna Herzegovina, Tahun 1993.
Lingkaran.
Tidak, terlalu pagi buatku./ Aku bisa.
Berapa lama kau akan tinggal?/ Hanya sampai akhir pekan.
Jika penembakan itu dimulai, Aku akan kembali.
Tenang, tenang.
Aku akan membuat Nada terkejut. Aku tidak bilang ke dia kalau aku akan datang.
Dia tak akan kemana-mana, jangan khawatir./ Aku tidak khawatir.
Dia memandangmu seperti kau satu-satunya pria di dunia ini.
Jangan merencanakan apapun sampai semua ini berakhir./ Tidak akan.
Aku akan menunggu mu saat makan siang./ Baiklah. Aku akan berada di sini.
Rokok!
Marko!
Kau bodoh!
Aku akan segera kembali. Ke sini.
Kenapa kau tak memberitahuku kau akan datang?
Setiap kali aku ingin datang, tembakan dimulai dan mereka tak membiarkan aku pergi.
Ini lebih baik, tak ada nasib buruk.
Kau memakainya./ Bagaimana menurutmu?
Ini perang, kau korbankan dirimu demi satu orang,
dan meninggalkan yang lain... Siapa yang bisa menyalahkan mu?/ Sadar!
Aku akan selesai dalam sejam.
Sudahlah pergi!
Apa yang kau lakukan di sini?/ Turunlah.
Apa kabar...
Senang melihat mu bung.
Apa? Apa? Menurutmu kau sedang melakukan apa?
Hai.
Apa kabar?/ Ambilkan "Rokok Drina" tanpa filter?
Kau beruntung, hanya dua yang tersisa./ Terima kasih.
Hati-hati.
Apa yang terjadi malam itu?
Kami mendengar ledakan di sini. aku kira kita semua sudah selesai.
Mereka membawa orang-orang dari unit mu, Aku telah menyatukan mereka.
Dua hari aku tidak tidur.
Lihatlah apa yang aku bawakan buatmu.
Apa itu?
Kau bodoh... Dimana kau mendapatkan ini?
Mencurinya dari kapten. Buatmu untuk menulis resep.
Terima kasih.
Ayo.../ Kencing, kan?
Berikan!/ Tidak mau...
Apa yang kau miliki? "Rokok Drina", apa lagi.
Beri aku dua bungkus "Rokok Drina" tanpa filter.
Sudah habis.
Apa maksudmu, sudah habis?
Hanya jual yang terakhir. Kau lihat aku tak punya.
Tidak ada? Tidak ada yang disisakan buatku?
Kau tahu aku siapa?
Aku tahu Todor, tentu saja aku tahu. Sudah tak ada yang tersisa, sumpah.
Muslim sialan./ Tunggu!
Serahkan KTP mu.
Jangan Todor, kumohon... Kau kenal aku.
Serahkan KTP mu!
Jadi?
Aku tidak membawanya.
Tidak membawanya?
Haris...
Pergi! Pergi!
Mau kemana kau?
Bawa dia keluar!
Brengsek!
Kau kira kau sedang berhadapan dengan siapa?
Muslim sialan!
Bangun! Bangun, brengsek, sekarang!
Brengsek!
Orang-orangmu membantai kami dan kau macam-macam dengan kami...
Kau Muslim brengsek!
Tunggu. Mau kemana kau?
Hei!
Todor!/ Apa?
Tidak apa-apa.
Jangan ganggu dia.
12 TAHUN KEMUDIAN
Halle, Jerman
Nada?
Aku Haris./ Kita sudah pernah bertemu.
Ini Dusan.
Apa kabar, Dusan?
Minggu depan mereka akan tampil dalam pertunjukan sekolah.
Ayo, atur mejanya.
Di mana kau bekerja?/ Kerja di BMW.
Dan istri mu?/ Dia seorang perawat.
Kepala perawat.
Ayo, ayo...
Ada yang tahu kau ke sini?
Tidak ada.
Dusan, silakan makan.
Aku tidak lapar./ Dusan...
Terima kasih untuk semuanya./ Tak perlu sungkan.
Haris sudah menjelaskan keadaan mu.
Menurutku kau harus lapor ke polisi.
Jangan, tak usah khawatir.
Kau akan bekerja setengah hari. Kau bisa mulai besok./ Terima kasih.
Tak perlu berterima kasih, saat Haris membawa seseorang, itu saja.
Dia membantuku saat aku sampai di sini seolah-olah aku saudaranya...
Jangan khawatir. Selama pria ini menjaga mu semuanya akan baik-baik saja.
Siapa itu yang melihat sosis? Kita akan memakannya, segera!
Apa ini tidak apa-apa buatmu?
Itu dia. Tak bisa menemukan yang lebih baik dalam dua hari./ Tidak apa-apa.
Kami hanya perlu berada di suatu tempat sampai aku mengetahui apa yang harus dilakukan.
Aku memiliki TV tua di mobil./ Tidak perlu.
Agar anakmu tidak bosan. Aku akan mengambilkannya.
Bu... siapa dia?
Bukan siapa-siapa.
Duduk di sana dan jangan bergerak.
Belgrade, Serbia.
Dokter... Sebuah kecelakaan mobil, pendarahan berat, kondisi kritis.
Dokter, dia sudah siap.
Apa kau ingat aku, Todor?
Trebinje. Bosnia Herzegovina
Apa dia memberitahu mu dia membutuhkan seorang pekerja?
Ya, dua minggu yang lalu. Tapi tak ada yang mau bekerja.
Bagus, aku benar-benar sudah bangkrut.
Kau bodoh saat belajar.
Apa aku harus mengemudi truk seumur hidupku, sepertimu?
Kenapa dia membangun sebuah gereja di sini?
Kami memindahkan yang lama, karena pembangkit listrik.
Mereka menurunkan blok batu dan sekarang kita menyusunnya seperti itu.
Dia agak aneh, tapi dia membayar dengan sesuai.
Kau terlambat.
Maaf, bos. Tapi aku membawa teman, dia ingin bekerja.
Dia seorang pekerja yang sangat ulet.
Siapa nama mu?/ Bogdan Rakita.
Aku tidak membutuhkan mu.
Boleh aku memberinya tumpangan untuk kembali ke kota?
Tidak! Kau sudah terlambat. Isi trolinya.
Ini aku, Ibu.
Dari mana kau?/ Mencari pekerjaan.
Pekerjaan apa?
Dengan Ranko yang memindahkan gereja.
Dengan Ranko?/ Ya, dengan Ranko.
Dia tidak mau mempekerjakan aku.
Ada apa?
Kau tidak seharusnya bekerja sama dia.
Oh begitu?/ Ya begitu.
Kemana kau? Ibu ada disini, kemana kau?!
Kenapa kau tidak memberitahuku?/ Aku tidak tahu.
Bohong.
Aku lupa, kami mabuk semalam...
Kau seharusnya bilang padaku, ini bukan becanda.
Maaf...
Halo Esad... Ini aku...
Kapan?
Dia mengancam Esad.
Dia bilang kau penculik anak.
Dan karena itu kau di rehab...
Rehabilitasi pecandu alkohol.
Apa kabar Dusan?
Tak seorang pun di toko tahu di mana kau tinggal.
Tak ada cara buat dia menemukan mu.
Dia selalu menemukan caranya.
Antar kami ke stasiun.
Aku bisa bicara dengan dia jika kau mau.
Ibu...
...Aku lapar.
Aku akan membuatkan mu sandwich. Kembali ke sana.
Halo.
Tidak, aku tidak pulang ke rumah.
Aku di tempatnya Nada.
Aku tak bisa menjelaskan nya saat ini, Aku harus tinggal di sini malam ini.
Aku akan datang di pagi harinya.
Sampai jumpa.
Apa benar dia berkata kepada Esad?
Ketika hal itu terjadi dengan Marko...
Aku tidak tahu apa kaitannya dengan diriku.
Aku hanya ingin meninggalkan Trebinje.
Saat aku tiba di Jerman,
Aku mendapat pekerjaan sebagai Pelayan di klubnya.
Dan itulah bagaimana aku bertemu dengan suamiku.
Segala sesuatu yang terjadi dalam hidupku itu salah.
Maafkan aku.
Aku mau tidur.
Apa yang kau inginkan?
Bekerja.
Kau sangat membutuhkan pekerjaan?
Tidak. Tapi itu tidak adil. Kalau aku tak bisa bertahan.
Dan kau tahu apa yang adil?
Aku tidak lebih buruk daripada Petar.
Jangan menempatkan begitu banyak beban, kita akan mematahkan punggung kita.
Boss, jangan!/ Lihat tangannya.
Bawalah beberapa 'rakija'. (Minuman serbia terbuat dari buah-buahan)
Lihat apa yang telah kau lakukan?
Tidak ada yang seperti ini!
Bersihkan.
Sudah ku bilang aku tidak membutuhkan mu. Pergilah dan jangan kembali.
Apa yang kau lihat?
Apa? Pergi!
Apa yang terjadi?/ Tidak ada!/ Coba aku lihat!/ Aku baik-baik saja!
Dia ingin menyakiti mu?/ Tinggalkan aku.
Bisakah ibu, "Tinggalkan aku sendiri".
Tidakkah kau sadari dia ingin balas dendam?/ Aku melukai diriku sendiri!
Kau tidak tahu apa-apa!/ Aku lebih tahu apa yang ibu pikirkan.
Aku tidak tahan kehilangan mu juga./ Ibu benar-benar sudah gila.
Tidak! Ibu tak akan biarkan mu pergi dari rumah! Ibu akan mengunci mu di dalam.
Kau dengar ibu? Ibu akan mengunci mu!
Todor, bagaimana kabarmu?/ Lebih baik.
No comments yet. Be the first to leave one.