Too Good To Be True

Too Good To Be True

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Too Good to Be True 2024 S01 WEB-DL CATCHPLAY
A Commentary by tedi
Murni Retail Catchplay | 4 eps Belum sinkron versi apapun

Tags

webdl
Published on: 2025-06-12
Downloads: 22
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Jika pintunya tutup, itu terlarang. i>

Kau tak boleh memasuki bagian properti ini dalam keadaan apa pun. i>

Kau tahu Elliot punya total 16 mobil?

Beruntungnya dia, bukan?

Dia bilang aku bisa mengerjakan satu dengannya.

Jangan memaksakan keberuntungan kita.

Dia menyukaiku.

- Ini milik ibuku. - Ini indah.

Kenapa kau melakukan ini? i>

Aku suka membantu orang seperti... i>

Orang sepertiku. - Ibu. i>

Kenapa dia harus menghancurkannya, dasar jahat... Sial!

- Kau bisa tinggal di rumahku. - Aku tak bisa meminta itu darimu.

Kau tak meminta. Aku yang menawarkan.

- Liam! - Apa yang kau lakukan?

- Kita baik-baik saja, bukan? - Mungkin ini ide buruk.

Ada apa? - Orang tuaku... i>

Aku kehilangan mereka dalam kebakaran.

Elliot, aku turut berduka.

Dia bukan ayah Liam, mantanku. i>

Dia hanya keputusan yang sangat buruk.

Kita semua pernah membuatnya.

Hei, kau! Kaki. Kau tidak bisa menganggap ini rumah sendiri.

Elliot menyuruhku.

- Dia di dapur membuat kopi. - Benarkah?

- Dari mana ini? - Katanya aku bisa memakainya.

Dia membantuku dengan proyek sekolah.

Ini tentang hewan peliharaan favorit.

- Siapa ini? - Elliot saat dia seusiaku.

- Benarkah? - Dia lahir di Irlandia.

Lalu mereka datang ke sini untuk tinggal di peternakan.

Bisto adalah anjing gembala ayahnya.

- Milik siapa itu? - Apa? Kutemukan di lemari.

Kau tak bisa anggap ini rumah sendiri.

Dasar sok pintar.

- Selamat pagi. - Selamat pagi.

- Kopi? - Ya.

Kau tak keberatan, 'kan?

Aku tak yakin ini melanggar salah satu...

..."protokol atasan-karyawan" Simone.

Aku tak mau ada di dekatnya saat dia tahu kejadian semalam.

Soal itu...

Hei, kau tak perlu membual.

Maksudku, ini pasti selalu terjadi, bukan?

Kau mengirim pembersih baru dan tiba-tiba dia berakhir...

Ini tidak selalu terjadi.

Aku belum bersama siapa pun sejak Olivia dan aku berpisah.

Aku menikmati semalam.

- Ya, aku juga. - Tidak ada penyesalan?

- Tidak, sejauh ini tidak. - Bagus.

- Sebaiknya kau mulai berkemas. - Apa?

Aku ingin membawa kalian berdua ke suatu tempat.

Tempat yang istimewa bagiku.

Ya, tapi apartemenku bagaimana? Mencari tempat tinggal.

Kita akan cari tahu saat kembali.

Ya, tapi siapa tahu kau lupa, aku pembersihmu.

Benar juga.

Aku baru saja memberimu liburan.

Kemas pakaian musim panas.

Jadi, aku datang ke sini saat tidak ingin ditemukan.

Tidak ada gunanya bagimu di sini. Tidak ada sinyal.

- Ada apa di dalam sana? - Sayangnya, itu blok toilet.

Aku menyimpan peralatan di dalamnya dan Land Rover tua.

Ayo, ambil tasnya nanti. Aku ingin mengajakmu berkeliling.

Tunggu sampai kau melihat ini.

Keren!

Kau tak bercanda soal ini di luar jaringan.

Ya.

Akan kutunjukkan kamarmu?

Ini dia.

- Kau bisa memakainya jika mau? - Apa anak itu tak keberatan?

Itu milikmu sekarang.

Kau di atas.

Kau menyukainya?

Luar biasa.

Aku akan tidur di ranjang tarik.

Kau lihat itu? Kukira aku melihat seseorang.

Mungkin hanya mengajak anjing mereka jalan-jalan.

Baik, aku akan mengambil tasnya...

...lalu kita akan menangkap makan malam kita.

Menangkap?

Kukira aku kehilanganmu tadi.

Memberi Liam pelajaran pertama dalam mencari makan.

Jamur death cap. Kau ingin menghindari itu.

Itu bisa membunuhmu dalam 48 jam.

Ini.

Jika kau terus memanjakanku, aku pasti akan terbiasa.

Di mana Liam?

Melihat Land Rover tua di garasi. Aku akan menyiapkan makan malam.

Kau tahu kau tak perlu tidur di ranjang tarik itu?

Kecuali kau berubah pikiran...

- Tidak. - Kalau begitu, Liam?

Aku hanya tak mau merusak ini dengan terburu-buru.

Jadi, tiba-tiba mempekerjakanku, membawaku jauh-jauh kemari...

...itu idemu untuk pelan-pelan, ya?

Kau tahu...

...kurasa Liam akan sibuk dengan mobil itu...

...setidaknya selama 20 menit.

Ibu?

Elliot?

Halo.

Anjing pintar.

Kau mau ke mana?

- Ibu! - Liam?

Liam!

Di mana kau?

- Ibu! - Liam!

Sayang, aku di sini. Kau baik-baik saja? Kau terluka?

Pergelangan kakiku.

Ibu, lihat...

- Mereka anjingmu? - Brandy dan Whiskey.

Nama sampah, aku tahu.

Mereka suka tempat ini, masuk akal mengubur mereka di sini.

- Di saat bersamaan? - Tidak, terpisah bertahun-tahun.

Mereka tak terpisahkan. Kukira mereka ingin bersama.

- Bagaimana pergelangan kakimu? - Baik.

Syukurlah itu tak patah.

Siapa pemilik anjing yang kulihat?

Siapa pun yang kau lihat berjalan tadi mungkin.

- Apa itu anak anjing? - Brendi?

Tidak. Hanya kecil dan sangat tua.

- Kau bisa berjalan kembali? - Biar aku saja.

- Ini dia. - Terima kasih.

- Kau harus bangga padanya. - Aku bangga.

Tapi aku mencemaskannya.

Berapa banyak waktu yang dia habiskan di dunianya sendiri.

- Dia memilikimu. - Aku tahu.

Tapi dia butuh lebih banyak teman seusianya.

Terima kasih sudah membantunya dengan proyeknya.

Aku menikmatinya.

Dia hanya punya aku dan aku tidak berguna dalam teknologi.

Sedangkan Kieron...

- Kalian sudah lama bersama? - Beberapa tahun...

Cukup lama.

Apa ada seseorang sejak itu?

Maaf. Itu bukan urusanku.

Tidak. Tidak juga.

Kurasa aku tidak memercayai diriku lagi...

...untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

- Cukup tentang aku. Giliranmu. - Apa yang ingin kau ketahui?

Kebakaran itu, saat kau masih kecil.

Apa yang terjadi?

- Sudah kubilang. - Tidak juga.

- Maaf jika kau tak mau membahasnya - Tidak.

Aku ingin kau tahu.

Saat tumbuh dewasa, aku agak penyendiri.

Hanya aku, orang tuaku, dan sekitar seratus domba.

Orang biasa bilang...

...mereka tidak bisa melihat yang dilihat ibuku pada ayahku.

Dia cukup terkenal di tempat asal kami. i>

Di desa, mereka selalu bilang...

...dia akan puas dengan menikahinya.

Untuk sementara, hubungan mereka baik.

Lalu pertengkaran dimulai...

...dan itu makin sering.

Ayahku minum dan saat minum, dia marah.

Suatu hari aku pulang sekolah lebih awal...

...dan mendengar ibuku bicara di telepon.

Berbicara tentang semua hal yang dia sesali...

...membuat rencana untuk meninggalkannya.

Kembali ke Irlandia dan mulai lagi...

...sekitar sepekan kemudian, aku melihatnya berkemas.

Aku tidak mengerti apa yang terjadi...

...kenapa dia tidak memberitahuku bahwa kami akan pergi?

Lalu aku sadar.

Aku...

Aku salah satu penyesalannya.

Aku memohon agar dia tidak pergi, tapi itu tidak ada bedanya.

Dia akan memulai lagi...

...di tempat baru...

...tanpa aku.

Saat itulah ayahku kembali.

Saat dia menyadari apa yang terjadi...

...sesuatu meledak dalam dirinya.

Dia memaksa kami masuk ke kamar tidur...

...mengunci pintu, dan ibuku berteriak.

Selanjutnya, dia menuangkan sesuatu ke pintu di lorong... i>

...di seluruh rumah. i>

Saat itulah aku mendengarnya. i>

Dalam hitungan detik, seluruh rumah terbakar.

Aku ingat panas asap...

...ibuku berteriak agar aku melakukan sesuatu.

Jadi, aku memecahkan jendela kamar tidur...

...berhasil membukanya sedikit dan aku merangkak masuk.

Aku memohon kepada ibuku untuk ikut denganku...

...tapi jendelanya macet dan tak mungkin dia bisa lewat.

Aku masih bisa melihat kepanikan di matanya.

Kupikir jika aku bisa kembali ke dalam...

...semua akan baik-baik saja bahwa aku bisa mengeluarkannya.

Tapi saat itu gedung terbakar...

...aku hanya berdiri di sana.

Aku mendengarkan ibuku berteriak sampai akhirnya berhenti.

Setelah itu...

...koran menyebutku pahlawan.

"Anak yang Mencoba Menyelamatkan Ibunya."

Tapi aku bukan pahlawan, aku pengecut.

Astaga, tidak.

Jika berani, aku sudah menyelamatkannya.

Tapi aku malah membiarkannya mati.

Itu salahku.

Too Good To Be True subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left