Release info

황금정원 Golden Garden E49-E50 191012-NEXT-VIU
황금정원 Golden Garden E51-E52 191012-NEXT-VIU
A Commentary by RuoXi
Ep. 49 - 52 [VIU Ver.] "The Family Register", "The Charity Event", "Nan Sook's Lies"

Tags

other
Published on: 2019-10-13
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 49"

Ini hari bersejarah.

Akhirnya kamu tahu siapa orang tua kandungmu.

Kecurigaanmu benar.

Shin Nan Sook

memberikan namaku kepada Sabina

untuk mencuri warisanku.

Kita harus mendapatkan kembali nama itu.

Meskipun itu tidak akan mudah.

Benar.

Ibuku memberiku nama itu.

Aku akan mendapatkannya kembali apa pun yang terjadi.

Juga

semua yang dicuri wanita itu dariku.

Aku akan mengambil semuanya kembali.

"Forensik Park Jung Jae"

Halo?

Benarkah? Baiklah.

Hasil tes DNA Shin Nan Sook sudah keluar.

Apa kata mereka?

Seperti yang kita duga.

Mereka orang asing.

"Pemindahan Saham"

"20 Juni 1990"

"Pemindah, Eun Jeong Soo Penerima, Eun Dong Joo"

Ya, Sabina.

Karena inilah

kamu harus menjadi Eun Dong Joo selamanya.

Sekretaris Kim, ini aku. Bisa sambungkan Direktur Choi?

Maafkan aku, Bu.

Dia melarangku menyambungkan telepon dari luar.

Apa?

"Panggilan dari luar? Apa aku orang luar?

Segera sambungkan dia!

Maaf, Bu. Aku...

Ada apa, Joon Ki?

Kamu sudah memutuskan untuk memihak ibumu?

Kamu akan mengusirku karena aku punya anak?

Aku menunggu teleponmu sepanjang malam.

Teganya kamu melakukan ini kepadaku?

Bagaimana bisa?

Bagaimana caranya?

Jangan pertaruhkan hidupmu untuk Direktur Choi.

Kamu mengandung anaknya. Dia tidak akan mengusirmu.

Jika kamu menunggu lebih lama, dia akan datang dan membawamu.

Kamu mengerti sekarang?

Hanya ibu yang memihakmu.

Jika kamu menunggu sedikit lebih lama,

ibu akan membuatmu sukses dengan I dan K,

jadi, mari kita selesaikan pemeriksaanmu.

Ayo, Sabina.

Entah apa yang Ibu rencanakan,

tapi aku tidak akan memercayai Ibu lagi.

Jadi, jangan ganggu aku!

Ini benar-benar kali terakhir.

Ini sebabnya kamu hidup sebagai Eun Dong Joo,

jadi, bertahanlah sebentar lagi.

Kita hampir sampai. Sudah hampir selesai!

Hentikan!

Ibu selalu bilang ini akhirnya, tapi keadaan makin buruk.

Aku akan mengembalikan semuanya kepada Eun Dong Joo...

dan mengakhiri semuanya.

Jadi, tolong jangan campuri hidupku!

"Mengembalikan"?

Kamu tidak boleh melakukan itu!

Ini

sudah menjadi milikmu.

Jadi, kamu ingin membetulkan pendaftaran keluarga?

Ya.

Aku ingin mencari tempatku.

Maka kamu harus mengajukan gugatan koreksi

mengenai pendaftaran keluarga.

Bagaimana aku bisa menang?

Kamu akan membutuhkan bukti ilmiah.

Seperti hasil tes DNA.

Begini...

Mustahil karena kedua orang tuanya sudah meninggal.

Bagaimana dengan pernyataan tertulis?

Sesuatu dari orang-orang yang tahu bahwa aku Eun Dong Joo.

Itu tidak akan menjadi bukti langsung,

tapi bisa membantu.

Kalau begitu, aku akan mencobanya.

Apa pun yang terjadi,

aku akan mengambil kembali semua

yang diambil ibu tiriku.

Ada apa? Apa ada masalah?

Aku tidak mengerti kenapa Sabina ingin menjadi Eun Dong Joo.

Dia sudah menikah dengan Choi Joon Ki,

jadi, tidak ada alasan menyembunyikan nama aslinya lagi.

Mungkin karena warisan Ayah.

Pikirkanlah.

Aku yakin mereka sudah menjual rumah dan pabrik.

Kurasa bukan itu alasannya.

Lalu apa?

Kenapa dia menginginkan namaku?

Pasti ada alasan lain.

Kita harus mencari tahu dahulu.

Aku akan mencari tahu.

Bagaimana caranya?

Aku ingin memercayainya untuk kali terakhir.

Aku ingin percaya dia punya hati nurani.

Kamu terlalu naif.

Serahkan kepadaku. Aku akan mencari tahu.

Detektif Cha. - Ada pepatah.

"Jika ingin menangkap monster, kamu harus menjadi monster."

Aku ingin kamu tetap seperti ini.

Biar aku yang akan terluka oleh monster

dan berubah menjadi monster.

Astaga, apa yang kamu lakukan?

Tiba-tiba aku sangat bahagia.

Aku tidak tahu rasanya senyaman ini...

memiliki seseorang yang melindungiku dari dunia.

Selama ada kamu, aku tidak akan menjadi monster.

Aku akan bersemangat dan berusaha lebih keras.

Astaga, dasar anak nakal.

Baiklah. Sampai jumpa besok. Dah.

Pemeriksaan pertamaku pukul 14.00 hari ini.

Jika tidak mau menjadi ayah, kamu tidak perlu datang.

Aku sibuk. Ada rapat.

"Daftar Pemegang Saham"

"Jin Nam Hee, Choi Joon Ki, Cha Pil Seung, Eun Dong Joo"

Eun Dong Joo?

Ada apa?

Ada yang ingin kusampaikan.

Berhentilah mengangguku.

Aku sudah selesai bicara denganmu.

Kamu tahu Park Geum Myeong,

bukan?

"Park Geum Myeong"?

Ponselmu.

Terkadang kamu bisa lepas kendali.

Akan merepotkan jika kamu merekam sesuatu.

Apa yang ingin kamu katakan?

Melihatmu mengizinkanku masuk setelah mendengar nama itu,

kurasa kamu takut.

"Takut? Kepadamu?

Entah apa yang mereka katakan kepadamu,

tapi kamu tidak bisa membuktikan bahwa kamu Eun Dong Joo.

Kamu tahu kenapa?

Hukum tidak akan berlaku pada kecurigaan,

tapi kamu butuh bukti.

Bukti ilmiah juga.

Kecuali kamu menyelidiki mendiang ayahmu dan membawa DNA-nya,

kamu tidak akan pernah membuktikan bahwa kamu Eun Dong Joo.

Kamu benar.

Karena itu aku harus memohon kepadamu untuk kali terakhir,

Ibu.

"Ibu"?

Terima kasih.

Akhirnya kamu mengakui aku sebagai ibumu.

Kudengar dari manajer pabrik.

Kamu bahkan menyusuiku

saat aku lahir, Ibu.

Setelah kuingat,

aku sangat bodoh.

Kamu tidak punya rasa syukur.

Aku juga dengar Ibu memberikan yang terbaik untukku.

Apa yang ingin kamu katakan?

Aku selalu merasa aneh melihat Ibu.

Meski Ibu mempekerjakan seseorang untuk menyakitiku,

anehnya, aku tidak membenci Ibu.

Sebenarnya, aku terus teringat

kenangan indah setiap kali aku membenci Ibu.

Pasti

karena kenangan lima tahun yang kumiliki

saat Ibu menyusuiku, mendandaniku, membuatku tertidur,

dan mencintaiku saat aku masih kecil.

Langsung ke intinya saja.

Dahulu Ibu sangat mencintaiku.

Bagaimana kita bisa berakhir seperti ini?

Sebelum Ibu ke Golden Garden...

Sebenarnya, saat di sana, Ibu tidak mau meninggalkanku.

Aku ingat dengan jelas.

Apa yang kIbu katakan saat kecelakaan itu terjadi.

Sabina,

dengarkan ibu baik-baik.

Ibu sudah memikirkannya,

dan ibu rasa

ibu bisa membawamu ke Seoul.

Ibu...

Ini demi kebaikanmu.

Dong Joo akan ikut dengan ibu ke Seoul,

dan kamu bisa tinggal di rumah

bersama Ayah dan Bibi.

Tidak!

Aku tidak mau! Bawa aku!

Bawa aku bersamamu!

Tapi setelah kecelakaan itu,

semuanya berubah sekaligus.

Ibu meninggalkanku di panti asuhan

dan menjadikan aku Sabina.

Apa alasannya?

Kenapa Ibu melakukan itu?

Apa salahku?

Atau

darah membuatmu berubah pikiran?

Darah putri kandungmu?

Benar. Karena kita sudah sejauh ini,

tidak perlu menyembunyikannya lagi.

Seperti katamu, semuanya berubah

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left