The first 191 lines.
- Pergilah. - Tunggu, apa... hei...
- Cepat. - Serius?!
Maaf ya...
Jika tak apa, bolehkah aku meminta alamat kontakmu?
Maaf.
Aku akan berkencan dengan pacarku sesudah ini.
Seperti yang diharapkan dari nomor 1.
Bagaimanapun, tolong batalkan semua pesanannya untuk hari ini.
Sebenarnya, hari ini adalah perayaan 1 bulanan semenjak kencan Natal kami.
Lalu kenapa?
Hei, kau masih belum membayar sepenuhnya tagihanmu yang sebelumnya.
Aku akan membayar hutangku.
Yah~ kalau tak salah, kau Kuzuyama-kun?
Aku Yamada.
Yamada Kosuke
Bos
Takami Kenbutsu
Kuzuyamada-kun.
Kerjalah dengan kami untuk membayar hutangmu.
Eh?
Jika kami tak melakukan itu, kau tak mungkin bisa membayar hutangmu.
Sebenarnya, Pasangan kencan Remi-chan hari ini memiliki keadaan khusus.
Dia sudah berumur 50 tahun, namun...
30 tahun yang lalu, dia mengalami kecelakaan dengan sepeda dan tak sadarkan diri.
Sebulan yang lalu, ajaibnya dia sadar kembali.
Dia berumur 17 tahun ketika kejadian itu terjadi, tapi ketika dia sadar dia akan berumur 50 tahun.
Tampaknya itu akan membuat dirinya shock.
Teman-temannya ingin menyemangatinya...
Dan telah membuat janji dengan Remi-chan.
Selamanya 17 tahun
Tatsuo
Apa maumu, perempuan tua?!
Maafkan aku.
Tagihannya akan dibayar oleh temannya, bukan dia.
Aku ingin kau meminta uangnya.
Eh~
Bos, apa tak masalah menyerahkan uang tagihan ke orang sepertinya?
Amato Yu
Lalu kalau bukan dia, siapa diantara kalian berdua yang akan pergi?
Siapa yang ingin datang ke lokasi kencan Remi?!
Hah?
- Aku juga. - Lokasi kencan?
Itu dia.
Pergi ke lokasi kencannya berarti aku mungkin bisa bertemu dengan Remi-chan.
Dan, Aku tak perlu membayar...
Apa suara yang tadi kudengar itu berasal dari dalam hatimu?
Dia tak merasa seperti sedang menyembunyikannya.
Kagawa Akemi
Bos.
Serahkan saja pada Yamada yang tak mampu ini.
Karena itu, Aku bekerja untuk Rental Lovers.
Tak ada manga "Kochikame" di sini.
Teman Tatsuo
Hiroki
Kau tau, akan lebih baik jika kami, temannya, bisa bergaul dengannya, namun...
Tentu saja, kau sudah tak pantas memakai gakuran* lagi.
*Seragam sekolah untuk laki-laki dengan kerah berdiri dan celana longgar.
Serahkan saja pada kami.
Setiap laki-laki yang mengencani Remi-chan akan jatuh cinta padanya, dialah nomor 1 kami.
Kalau begitu, bisakah aku meminta pembayarannya?
Ya. Tentu saja.
Aku diberi tau untuk memberikannya kepada seseorang bernama Yamada Kosuke.
Aku Yamada Kosuke.
Tentu saja.
Untuk 3 jam, 18 ribu yen.
Apa?!
Eh?
18 ribu?!
Eh... Eh... Apa... ada apa... Eh...
Aaah!
Ka... Kabedon*.
*Membenturkan 1 tangan ke dinding didepan seseorang untuk menghentikan orang itu pergi, seringkali terjadi pada adegan romantis.
18 ribu untuk 3 jam... Perhitungan macam apa itu?!
Tak apa. Tak apa.
Hanya itulah yang bisa kami lakukan untukmu, Tacchan.
Aku tak memintanya.
Aku berhenti.
Pembatalan di saat-saat terakhir.
Wajahku...
Apa kau ada masalah dengan itu?!
Tidak, Tidak ada.
Aku menentang kekerasan
Kau ini siapa?
Dialah nomor 1 kami.
Takasugi Remi
Bersikap baiklah padaku, Tatsuo-kun.
Kalau begitu, penyewaannya dimulai sekarang.
English Subtitle by CloveR CAFE @d-addicts
Diterjemahkan oleh Asmodeus.
Rental Love
Hei, hei, pak tua.
Kau benar-benar ditaklukan oleh kecantikan Remi-chan.
Dia kaku.
Hei, Tatsuo-kun.
Kita sedang berkencan. Kenapa kau tak memasang wajah senang?
Aku hanya menunjukan wajah untuk seorang teman padamu.
Kau sama sekali tak jujur.
Kenapa kau mengikuti kami?
Aku seperti manajer Remi-chan...
Apa?
Karena kau telah menerima uangnya, kau boleh pulang.
Ayo pergi, Tatsuo-kun
Ayo... Ikutlah dengan kami.
- Apa ini?! Luar biasa! - Cosplay ya.
Lucunya~
Hei, ayo kita foto dengan mereka.
Apa yang kalian lakukan? Hei, kalian terlalu dekat.
Wow, ini dia, anak sekolahan jaman sekarang.
Terlebih lagi, mereka masih remaja.
Ini sulit untuknya, bukan?... Huh?
Hei, Manajer.
Benar, benar, benar, benar, Akulah manajer.
Remi-chan. Serahkan saja padaku.
Baiklah. Tolong jangan berfoto. Tolong jangan berfoto.
Ah!
Ada apa...?
Apa ini? Buku catatan?
Dia hanya seorang seniman tak terkenal.
- Seniman? - Memamerkan bahwa dia mempunyai manajer. Payah.
Ayo pergi.
Yang benar saja. Hei!
Mereka sudah pergi.
Uh.
Ayo pergi.
Jadi begitu. Buku catatan ini gunanya untuk itu.
Aku manajer mereka, 2 seniman tak terkenal.
Tentu saja, kisah-kisah mereka tampaknya amat membosankan.
Ini memang strategi yang baik.
Maafkan aku, Hayato. Kau sampai harus ikut denganku.
Kupikir Kosuke ada di daerah ini.
Hei, Sumire.
Daripada mengkhawatirkan Kosuke, bagaimana denganmu?
Ah... Ah, benar. Belum lama ini, seorang laki-laki dari klub basket telah mengungkapkan perasaannya padamu.
Michibata Sumire
Teman dekat Kosuke
Tak usah berbicara tentang diriku. Sekarang, kita khawatir dengan Kosuke.
Teman dekat Kosuke
Tachibana Hayato
Kenapa kau tak membiarkannya saja?
Seandainya saja, Remi-chan adalah seorang pacar sewaan seperti katamu...
Masalahnya apa?
Kau tau, ketika seorang laki-laki mengajak perempuan berkencan...
Dia juga harus mengeluarkan uang meskipun dia pacar sungguhan.
Tapi dia dikenai harga 30 ribu pada kencan pertamanya.
Dan, dia ingin mengencaninya lagi.
Tak mungkin dia memiliki uang sebanyak itu.
Kemungkinan, dia akan meminjam dari pinjaman pelajar.
Atau dia melakukan kejahatan... Bergaul dengan teman-teman yang tak baik...
Dia memang bodoh...
Tapi dia tak sebodoh itu sampai membayar uang dalam jumlah besar hanya untuk berkencan.
Ya, dia sebodoh itu.
Menabung uang dengan cepat...
Dan aku juga akan berkencan dengan Remi-chan yang cantik~
Aduh!
Pakai matamu, dasar bodoh.
Maafkan aku.
Oh? Laki-laki ini yang tadi ada didepan stasiun, ya kan?
Benar.
Penampilannya. Tak salah lagi.
Hei, kau menerima banyak uang, kan?
Tidak, tidak, tidak...
Hei, apa yang kau lakukan?
Tidak, tidak ada.
Lelaki kaya pergi bersama perempuan yang cantik...
Aku iri.
Apa yang kalian inginkan?
Ada pepatah mengatakan, "kesempatan bertemu itu adalah takdir".
Kau seharusnya menyingkirkan mereka.
Apa kau tak ingin bersenang-senang dengan kami?
Aduh...
Jangan sentuh pacarku!
Sakit.
Karakter apa yang sedang kau mainkan, pak tua?
Apa?! Apa yang kau katakan?
- Apa! Bocah nakal. - Pukul aku kalau kau berani. Ayo!
Oh tidak. Orang-orang ini berbahaya.
Tunggu... Tunggu sebentar.
Aku akan minta maaf.
Hei!
Tak apa.
Dengan tulus...
Tanpa bersungguh-sungguh...
Aku benar-benar minta maaf...
Kau tak perlu sampai seperti itu.
Kau hanya menabraknya, kan?
Apa?
Oh, benar.
Pasti, Remi-chan memiliki ide lain.
Harmonika?
Bagaimana caranya untuk mengendalikan situasi ini dengan harmonika?
Ayo lari.
No comments yet. Be the first to leave one.