The first 200 lines.
"Episode 23"
"Bibi Ki Sook"
Bibi Ki Sook.
Di mana kamu? Sekarang sedang hujan.
Aku...
"Jipyeong"
Aku di sebuah tempat bernama Jipyeong.
Jipyeong? Di mana?
Aku tidak begitu yakin.
Kenapa kamu pergi ke sana?
Apa ada masalah?
Aku akan mencari jalan pulang. Jangan khawatir...
Halo?
Halo?
Aku khawatir karena aku tidak bisa menghubunginya.
Jika tidak, aku tidak akan terlalu khawatir.
Ji Young tidak menjawab teleponnya.
Kenapa dia pergi ke Jipyeong?
Entahlah. Aku yakin ada masalah.
Kamu bilang dia pergi untuk menemui keluarga presdir, bukan?
Ya. Aku mengatakan dia bisa menemukan rumah mereka
dengan bertanya kepada makelar di lingkungan itu.
Astaga.
Coba hubungi dia lagi.
Ponsel dimatikan. Harap tinggalkan pesan setelah nada berikut.
- Apa dia menjawab? - Tidak.
- Ji Young. - Ji Young.
- Ji Young. - Ji Young.
Ada apa denganmu?
- Ji Young. Astaga. - Ji Young.
Ada apa?
Pak Shin, lihat ini.
Apa itu?
Si selebritas Jin Woo,
mengunggah foto dirinya melihat stiker kita di media sosialnya.
Penggemarnya menulis banyak komentar
bahwa mereka melihatnya juga.
Mereka punya pendapat berbeda tentang stiker kita.
Mereka menulis komentar
bahwa "Petit Parole" adalah janji kecil dalam bahasa Prancis.
Dan banyak orang menulis komentar
bahwa kita mungkin perusahaan perhiasan setelah melihat logo kita.
Jin Woo...
Dong Soo, bukankah kamu dekat dengan manajer Jin Woo?
Apa kamu memintanya melakukan ini?
Kamu sangat cerdas.
Kerja bagus.
Akhirnya kamu membuktikan kemampuanmu.
Astaga, benar.
Prestasiku melebihi pendapatanku.
Kerja bagus.
Mari kita unggah acara itu sekarang.
"Apa itu Petit Parole?"
Unggah di Internet, dan katakan pemenangnya akan mendapatkan hadiah.
- Mi Yeon, carilah sebuah frasa. - Baik.
Dan Dong Soo, aku ingin kamu meminta selebritas lain untuk membantu kita.
Akan sangat bagus jika Min Kyung bisa membantu kita.
Min Kyung?
Siapa itu?
Aku harus pergi ke toilet.
Kenapa dia pergi?
Setelah kamu menyelesaikan ini,
mari kita berpencar ke Gangnam, Myeong-dong, dan Hongdae.
Baik.
Halo?
Aku pikir aku akan menjadi satu-satunya yang mengabari ini.
Tentang apa?
Ada kabar baik tentang keluargamu.
Mereka menemukan bayinya.
Benarkah? Apa mereka sudah mengurus masalah dengan si ibu pengganti?
Ya. Bayi itu akhirnya kembali ke keluarganya.
Lagi pula, dia memang bayi Kyung Shin.
Dia rupanya sangat tampan.
Semua orang di keluargamu sangat bahagia akhir-akhir ini.
Aku jelas bisa menebak betapa bahagianya mereka saat ini.
Ayah, ibu, dan kakakku pasti sangat bahagia.
Apa kamu tidak akan berkunjung?
Kamu harus menemui keponakanmu.
Aku akan pergi lain kali. Sekarang bukan waktu yang tepat.
Aku tidak memberi tahu mereka bahwa kamu sudah bercerai.
Tapi mereka pasti akan sangat senang jika kamu memberi tahu mereka.
Kenapa kamu sangat ingin tahu?
Lupakan saja.
Tidak akan menguntungkan bagi Min Kyung
jika perceraian kami dipublikasikan.
Itu sebabnya aku menahan diri untuk tidak mengatakan apa pun.
Tapi di luar semua berita hebat itu, akan sangat bagus
jika kamu juga pulang ke rumah.
Aku mengatakan ini karena itu sangat disayangkan.
Aku masih belum bisa
kembali berdamai dengan keluargaku.
Jadi, jika kamu memiliki waktu untuk mencemaskan orang tuaku,
sebaiknya kamu mencemaskan orang tuamu sendiri.
Kudengar mereka masih terobsesi untuk menikahkanmu.
Pertahankan kerja bagusmu.
Kalian bisa pulang sekarang. Aku bisa pergi sendiri.
Bibi tidak akan membiarkan mereka melakukan itu kepadamu lagi.
Ayo.
Apa yang kamu lakukan? Apa kamu tidak akan ikut?
- Kamu ingin aku ikut? - Keluar dari mobil.
Kamu harus memimpin.
Dengan begitu, mereka tidak akan meremehkan kita.
- Baik. - Dasar berengsek.
Ayo, Ji Young.
- Ayo. - Baik, tunggu sebentar.
Kalian tidak boleh masuk.
Kenapa tidak? Apa hak kalian untuk melarang kami?
Kalian sebaiknya pulang.
Tolong minggir.
Sudah kubilang kamu tidak boleh masuk!
Kami datang hanya untuk berbicara dengan keluarga pemilik rumah ini.
Kalian tidak bisa berbicara dengan mereka. Pulanglah!
Kalian tidak berhak untuk menghentikan kami.
Minggir!
Astaga. Ji Young, apa kamu baik-baik saja?
Apa masalahmu? Apa kamu pemilik rumah ini?
Kamu pikir kamu siapa? Minggir!
- Bibi Ki Sook. - Astaga, Sayang.
Sayang, apa kamu baik-baik saja?
Astaga, aku tidak tahan lagi. Dasar berengsek.
Apa masalahmu?
Astaga. Sayang.
Astaga.
- Paman Dong Man. - Apa yang kamu lakukan?
Astaga.
Mereka memang berengsek.
Astaga.
Aku tidak percaya kamu tidak melawan.
Apa maksudmu?
Itu karena aku dikeroyok.
Ji Young tidak makan.
Bagaimana jika dia mati kelaparan?
Ibu tidak tahan lagi.
Aku akan menulis tentang ini di internet.
Dan setelah aku pergi ke stasiun televisi besok,
aku akan meminta seorang wartawan untuk menulis artikel tentang ini.
Seorang wartawan?
Apa kamu dekat dengan seorang wartawan?
Ya.
Tim tata rias kami dikirim ke stasiun televisi.
Dan aku dekat dengan reporter yang bekerja sama dengan rekanku.
"Grup A One"
"Presdir, Shin Tae Jong"
- Pak. - Ada masalah apa?
Seseorang dari pihak Bu Yoon mengunggah sesuatu di internet,
dan unggahannya menjadi viral.
Nama perusahaan kita disebutkan.
Ini.
"Tolong bantu kami menemukan bayi sepupuku!"
"Aku menulis ini karena aku terkejut dengan apa yang telah terjadi"
"Kakakku punya kontrak dengan A One untuk menjadi ibu pengganti."
"Apa kamu serius?"
"Ini tidak masuk akal."
Apa ini?
Apa kamu hanya berdiam diri dan tidak melakukan apa pun?
Kami sudah menelepon situs web itu dan mencegahnya beritanya
tersebar lebih jauh lagi.
Tapi aku baru saja mendapat laporan dari departemen humas
bahwa kantor berita SBC memutuskan untuk meliput berita ini.
Apa?
Ya, aku akan melakukan wawancara.
Baiklah. Sampai nanti.
Siapa kalian?
Aku berada di mana?
Aku ingin pergi. Lepaskan aku.
Apa yang kalian lakukan?
Lepaskan aku!
Apa masalahmu?
Lepaskan aku! Aku mau pergi!
Diam.
Lepaskan aku!
Kenapa kamu melakukan ini?
Pak, Nona Yoon Ji Young sudah datang.
Siapa kamu?
Kenapa kamu membawaku kemari?
Aku dengar kamu ingin menemuiku.
Terima kasih sudah melahirkan cucuku.
Mari makan.
Pak, bisakah aku mengasuh Joon Su?
Aku tidak bisa hidup tanpanya.
Bapak dan keluarga
tidak berhak untuk mengambil Joon Su dariku.
Bapak ingin aku melakukan aborsi saat Bapak tahu
bahwa bayi itu menderita keterbelakangan mental.
Keterbelakangan mental?
Ya.
Bapak tidak akan menginginkan Joon Su
jika dia terlahir dan mengalami keterbelakangan mental.
Jadi, Bapak tidak bisa merebut dia dariku begitu saja.
Apa maksudmu?
Aku diberi tahu dia mengidap mikrosefalus karena kamu mengonsumsi
terlalu banyak obat penenang.
Tidak, aku tidak pernah minum obat penenang.
Dan ini kali pertama aku mendengar tentang mikrosefalus.
Kami akan tahu setelah melakukan penyelidikan.
Aku bahkan tidak berharap banyak.
Sejak awal aku tidak peduli jika Joon Su cacat.
Yang aku inginkan hanyalah hidup tenang dengan Joon Su.
Aku tidak berencana memberi tahu keluarga Bapak.
Aku tidak berencana menyakiti Bapak dengan cara apa pun.
No comments yet. Be the first to leave one.