The first 200 lines.
"Tipsy Talk ke-117 dibuka"
Hari ini...
Belakangan ini, orang bilang itu kemewahan untuk telinga.
Ini hari keberuntungan kita.
Untuk telinga.
Para pacar di telingaku.
Apa boleh menyebutnya pacar di telinga?
Atau haruskah kita menyebutnya ratu di telinga?
Mengenai dua penyanyi ini,
saat umurku 20-an,
aku menghabiskan waktu menyanyikan lagu mereka di karaoke.
Juga, P.O dan U-KWON
dari Block B. - P.O dan U-KWON.
P.O sangat populer di kalangan wanita belakangan ini.
P.O adalah... - Karena dia lucu.
Akan menyenangkan hari ini.
Aku datang untuk menonton. - Seperti penonton.
"Para ratu musik karismatik dan para berandal"
Benarkah? - Ya.
Kamu sopan sekali.
Aku lebih dahulu? - Apa yang harus kulakukan?
Mereka datang. - Astaga.
Astaga.
"Selamat datang"
Halo. - Astaga.
Halo. - Halo.
Halo. - Astaga.
Hati-hati.
"Kim Yuna, Gummy, P.O, U-KWON"
"Pengungkapan perang antara U-KWON dan P.O"
"Tunggu dan lihatlah"
"Dia musuh atau kawan?"
"Suara hewan?"
"Kalian sedang menonton idola Block B"
"Pertemuan para ratu penyanyi"
"Para penyanyi sejati hadir di sini"
"Mereka bahkan punya bakat"
"Sudah waktunya untuk terpikat pada keindahan yang sudah kita nantikan"
"Nantikanlah"
"Acara dimulai sekarang"
"Tipsy Talk"
Kita kedatangan empat tamu hebat.
Seperti inilah mereka.
Benar.
Kenapa kamu terus tertawa? - Aku belum pernah melihat itu.
Karena ini menyenangkan.
Aku hanya melihatnya di TV.
Benarkah? - Sekarang aku bisa lihat langsung.
Biar aku melepas mantelmu. - Berikan kepadaku.
Tidak apa-apa disimpan di sini.
Aku akan memasukkannya ke keranjang pakaian.
"Acara ragam memang berbeda"
Terima kasih. - Aku akan mengambilnya.
Kamu lucu. - Kamu
mengingatkanku pada sesuatu, Hee Chul.
Kamu seperti badut hari ini. - Kamu mengingatkan pada sesuatu.
Es krim Turki.
Es krim Turki. - Gelato.
Tunggu. - Es krim Turki.
Kamu seperti karakter di Doraemon.
Topi ini hadiah dari penggemar, dan rambutku dikeriting.
Itu sangat menggemaskan. - "Doraemon".
Kalian berdua di tim yang sama
dan berpartisipasi sebagai Block B...
Bastarz? - Bastarz.
Bastarz. - Bastarz.
Saat kami dengar kalian berdua akan datang,
Hye Jin bilang
dia hanya menyanyikan lagu kalian di karaoke
saat masih sekolah.
Terima kasih. - Terima kasih.
Kamu baik. - Sepuluh lagu.
Senangnya. Aku senang sekali.
Apa kalian saling kenal?
Kami pernah tampil
di "I am a Singer" bersama.
"Benar"
"I am a Singer".
Tapi saat itu,
kalian kompetitor.
Ya. - Itu sebuah kompetisi.
Kompetitor.
Itu kompetisi,
tapi kami juga seperti sahabat. - Benar.
Benar. - Karena itu sulit.
Itu sangat sulit.
Itu kompetisi. - Kami saling mengerti.
Juga,
saat aku memantau penampilannya,
aku meneteskan liur saat menontonnya menyanyi.
Aku melakukan itu juga. - Kalian saling meneteskan liur.
Aku meneteskan liur.
Apa kamu pernah bertemu mereka, P.O?
Saat aku SD,
aku sering menyanyikan lagu mereka di karaoke.
Dia lucu. - Rasanya seperti
bertemu selebritas. - Bagaimana denganmu, U-KWON?
Tentu saja.
"Mereka juga menjadi bagian dari kenangan U-KWON"
Aku suka sekali musik mereka.
Saat pertama bertemu mereka,
rasanya seperti bertemu selebritas.
Benar. - Dia sangat gugup.
Aku sangat gugup.
Ayo kita makan.
Ini hari pertama Dae Hyeon.
Halo. - Halo.
Perkenalkan dirimu dengan suara keras. Mulai.
Kamu bilang kamu merasa seperti bertemu selebritas,
tapi aku lebih merasa seperti bertemu selebritas.
Aku akan menyajikan makanan yang terbaik untuk kalian.
Terima kasih. - Penyanyi rap Dae Hyeon.
Pakaian yang bagus.
Generasi kita terpikir
Sung Dae Hyun dari R.ef saat mendengar Dae Hyeon.
"Itu benar"
Saat aku datang,
aku mencium sesuatu yang aneh.
Bau aneh? - Apa ini?
Bau aneh?
Apa kita harus memasak hari ini?
Ternyata Gummy sudah menyiapkan sesuatu.
Belum pernah ada masakan tamu yang berhasil sebelumnya.
Termasuk Bo Sung dan Chanyeol... - Benarkah?
Chanyeol membuat tteokbokki,
dan Bo Sung juga buat tteokbokki. - Dia juga membuat tteokbokki.
Ini... - Benar. Aku melihatnya.
Apa ini? - Apa itu?
Belut? - Ini belut.
Benarkah? - Ya.
Apa ini kering? - Ya.
Dia yang menyiapkannya. - Ini kering.
Kering? - Di kota asalku...
Aku dari Wando. - Kamu dari Wando.
Ayahku mengirimku
hidangan laut lagi.
Ini belut laut kering.
Jadi, kamu memanggangnya.
Biasanya, kita mengoleskan bumbu
dan memanggangnya lagi. - Ya.
Tapi kami memanggang dan mencelupkannya ke dalam saus.
Saus? - Ya, ini renyah.
Apa kamu membuat sausnya sendiri? - Ya.
Aku yang membuat sausnya.
Ini untuk memanggangnya.
Pemanggangnya. - Ya.
Kita beruntung dapat belut. - Hari ini,
akan menjadi sangat ceria.
Itu pasti lebih sulit daripada membuat tteokbokki.
Tidak.
Ini jauh lebih mudah.
Kenapa tidak membuat sausnya sekarang?
Ya, aku akan membuat sausnya
setelah daging di pemanggang. Tunggu sampai panas dahulu.
Apa ada yang tidak bisa makan belut?
Apa kamu ingin seseorang dari kami tidak memakannya?
Aku
akan makan sedikit.
Karena belut bagus untuk stamina.
"Staminaku tidak perlu ditingkatkan lagi"
Satu belut utuh untukmu. - Dia selalu pamer.
Astaga, ini kering.
Karena Gummy
terkenal pandai memasak.
Benarkah?
Dia pasti pandai memasak. - Benar.
Kamu tahu Jeong Sang Hun?
Dia tinggal di rumah sebelah. - Ya.
Benar.
Benarkah? - Dia bilang
dia sering makan masakan Gummy.
Bahkan di rumahnya.
Dia bilang masakannya sungguh enak.
Apa dia bilang kepadamu? - Ya.
"Waktunya memasak"
"Pertama, masukkan gula ke kecap"
Gula yang banyak.
Dan jahe.
"Jahe yang banyak"
"Masukkan bawang putih cincang"
Itu terlihat enak.
Kamu menambahkan apa?
Kecap, gula, larutan kanji,
jahe cincang, bawang putih cincang,
dan minyak wijen.
Berat badanku naik karena Tipsy Talk.
Sungguh.
"Sementara itu, belutnya matang"
Ini. - Ini gaya Wando.
Ya.
"Belut panggang dan telur dadar gulung buatan Gummy"
Ini dipanggang oleh Gummy.
Benar. - Benar.
Belut. - Lihat.
Entah apa kalian akan menyukainya.
Ini enak.
"Astaga. Ini gila"
Ini sangat... - Renyah?
Kalian harus - Ini enak.
mencelupkan belut ke saus. - Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.