The first 173 lines.
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Sebagai bagian dari proyek revitalisasi desa, Kau bisa berkebun
dan mulai menjadi petani.
Kerajaan Sayur Mayur!
Akhirnya impianmu bisa terwujud.
Kau ingin 'keluarga' ini berakhir?
Kira-kira hadiah apa yang cocok
untuk pesta pernikahan.
Aku diminta untuk memikir hadiah pernikahan
untuk Toyotama-san dan Mizutani-kun.
Ternyata itu juga tugas dari Deputi Manager
Peralatan dapur?
Atau pilihan aman seperti satu set handuk mandi?
Takahashi-san.
Iya.
Tentang tawaran kerja kemarin...
Kita sudah membicarakannya kemarin.
Aku akan siap-siap kerja.
Terima kasih atas makanannya.
Sakuko~ Selamat!
Selamat?
Huh? Kau belum lihat email-nya?
Proyek 'Christmas Fair' mu dipilih
untuk penghargaan perusahaan!
Tidak mungkin!
Aku tidak bohong!
Kita harus merayakannya.
Takahashi-san dan aku akan mentraktirmu dengan gachiuma.
Ada apa? Kau terlihat tidak bersemangat.
Kerja itu bukan segala-galanya dalam hidup, kan?
Tapi kalau pekerjaannya adalah hal yang kau suka, bukankah tidak apa-apa?
Iya tidak apa-apa.
Iya, kan?
Kau harus mengerjakan apa yang kau suka, kan?
Ada apa lagi dengan Takahashi-san?
Aku tidak begitu paham, tapi
kurasa Takahashi-san sudah memilih hidupnya yang sekarang.
Dengan kata lain, dari pada melakukan pekerjaan lain yang mungkin berisiko,
dia memilih hidupnya yang sekarang dengan pekerjaan membosankan. Supaya dia bisa tetap bersamamu.
Itu artinya hidup bersamamu sangat berarti baginya.
Kalian benar-benar telah menjadi keluarga tanpa melibatkan perasaan romantis.
Kurasa itu seharusnya membuatmu merasa senang.
Benarkah?
Maksudku, kau sendiri bilang, kan?
kerja itu bukan segalanya.
Tapi tetap saja...
Kau tidak mau lagi tinggal bersama Takahashi-san?
Kau mau mengakhiri 'keluarga' ini?
Oh ayolah.
Mengunjungi seseorang dengan wajah suram seperti itu.
Kau tidak kasihan padaku atau ingin menghiburku?
Maaf.
Seperti biasanya, Onee-chan selalu fokus terhadap apa yang ada dipikirannya.
Seperti saat kau tidak mau menanyakan soal anak pada onii-san.
Tentang itu...
Kau sudah menanyakannya? Jawabannya apa?
Sepertinya Takahashi-san tidak mau punya anak.
Aku merasa sangat lega setelah mendengar itu.
Karena aku juga tidak mau punya anak.
Kalau begitu syukurlah.
Aku merasa bersalah karena memaksa
seseorang yang tidak mau punya anak untuk memikirkan hal ini.
Aku minta maaf.
Onee-chan sedang memikirkan masalah lain?
Apa itu? Apa yang sedang kau khawatirkan?
Tapi aku juga masih berusaha memahaminya.
Aku harus menyusui bayiku.
Sisanya kau ceritakan pada ibu saja.
Maaf membuat ibu merasa canggung.
Pekerjaan? Teman?
Atau Takahashi-san?
Ini tentang Takahashi-san.
Bertengkar?
Seseorang menawarkan pekerjaan baru.
Jadi dia memutuskan kalian tidak bisa tinggal bersama lagi?
Takahashi-san langsung menolaknya.
Tapi, aku merasa dia sebenarnya menginginkan pekerjaan itu.
Bagaimana denganmu?
Apa yang ingin kau lakukan?
Apa yang kau ingin dia lakukan?
Aku masih memikirkannya.
Ibu masih ingin kau menemukan pria yang baik,
menikahinya,
dan kemudian mempunyai anak.
Tapi, ibu juga memikirkan tentang ini,
tentang tidak apa-apa kalau kau memilih hidup tanpa cinta.
Tapi sebagai gantinya,
Ibu ingin kau menjaga kebahagian itu dengan erat
kebahagian tanpa cinta yang tidak ibu pahami.
Ibu hanya...
Ibu hanya ingin kau bahagia.
Itu saja.
Aku pulang.
Selamat datang.
Aku akan membuat makan malam setelah ini.
Bisa kita mengobrol sebentar sebelum itu?
Silakan.
Aku sangat menyukai cara hidup kita saat ini.
Pekerjaanku menyenangkan,
orang-orang yang memahamiku juga bertambah.
Aku juga merasa tenang saat pulang ke rumah.
Setiap hari terasa memuaskan dan menyenangkan.
Hidupku saat ini adalah yang terbaik.
Aku merasa seperti itu,
tapi bagaimana dengan Takahashi-san?
Apa Takahashi-san sedang menjalani hidupnya yang terbaik?
Sama sepertimu,
Aku menyukai hidupku yang sekarang.
Tapi bukan yang terbaik?
Bukankah mereka sering bilang?
Kadang kita harus melepas sesuatu dalam hidup.
Aku sedang melakukan itu.
Tentu saja,
tawaran Haruka sangat menarik.
Tapi rasa takutku mengalahkanku.
Aku tidak mau meninggalkan rumah ini kosong.
Terlebih lagi,
aku tidak mau 'keluarga' ini berakhir.
Rasa kesepian yang pernah kau sebutkan dulu,
Kurasa aku juga selalu merasakannya.
Tapi sejak aku tinggal bersamamu.
Aku belajar tentang hidup baru ini,
aku mencoba makanan baru,
bertemu dengan orang-orang baru.
Lalu dengan semua itu,
Kesepian di hidupku
mulai hilang
dan warnanya mulai berubah.
Awalnya, aku tidak berpikir kita bisa menjadi
keluarga tanpa melibatkan perasaan romantis.
Tapi sekarang, aku merasa bisa melakukannya.
Jadi, aku tidak mau merasa kesepian lagi.
Terima kasih.
Aku senang Takahashi-san merasa seperti itu.
Bukan apa-apa.
Tapi apa tidak masalah untuk tidak melakukan apa yang kau suka?
Tunggu sebentar.
Kita menjadi keluarga karena menurutmu
sendirian itu terasa sepi.
Kalau begitu?
Apa yang akan kau lakukan saat kau sendirian lagi?
Kau akan kembali ke keluargamu?
Aku akan tetap tinggal di sini.
Apakah tidak boleh?
Maaf.
aku tidak paham.
Maksudku, aku akan tetap tinggal di sini
dan kau tinggal di Kerajaan Sayuranmu.
Apa tidak boleh?
Aku ingin tetap hidup seperti ini di sini
dan kau tidak perlu meninggalkan rumah ini kosong.
Dan kau tetap bisa mengerjakan yang kau suka.
Bukankah itu yang terbaik?
Maaf.
Aku tidak berpikir sampai di situ.
Boleh aku memikirkannya sebentar?
Tentu, silakan.
Aku akan mengkonfirmasinya sekali lagi,
kau bilang
kita berdua akan hidup terpisah.
Benar.
Hidup terpisah artinya
kita akan sendirian lagi.
Hubungan kita sebagai 'Keluarga'
bukankah akan hilang juga?
Tidak juga.
Kita bisa hidup terpisah, tapi tidak lagi sendirian.
Kita masih bisa jadi keluarga.
Seperti Udon tahun baru dan soba.
Kita boleh memilih keduanya, bukan salah satunya.
Bukankah menurutmu ini akan menjadi
pilihan 'terbaik' kita bukan hanya yang 'lebih baik'?
No comments yet. Be the first to leave one.