The first 200 lines.
SEMUA TOKOH, ORGANISASI, TEMPAT, DAN KEJADIAN ADALAH FIKSI.
Akankah Anda mengumumkan pencalonan Anda
untuk pemilihan presiden?
- Tolong dijawab, Pak. - Katakan, Pak.
Saya akan
maju sebagai calon presiden.
Sepertinya terlalu sulit melepaskannya setelah kau mendapatkan kekuasaan.
Entahlah.
Mungkin dia baru mulai menyadari rasa haus kekuasaan
dan keinginannya bersaing.
Kau bilang
seseorang membutuhkan
cerita, karisma, dan keberuntungan untuk terpilih sebagai presiden.
Jadi?
Presiden Park.
Pengeboman itu mengubah Menteri Lingkungan Hidup yang tak berdaya
menjadi orang paling berkuasa di Korea.
Dia bahkan pulih dari percobaan pembunuhan
dan kembali ke Gedung Biru.
Menurutmu, Presiden Park juga memiliki semua itu?
Kau masih berpikir Menteri Oh lebih berpeluang menang?
Coba tebak.
Woo Sin-young.
Jika tebakanmu benar,
kau akan kutempatkan di berita malam
dalam rencana perombakan staf di Mei.
Presiden Park sudah tiba, Pak.
Terima kasih
sudah menangani pemerintahan selama aku berhalangan.
Aku hanya melakukan
kewajibanku, Pak.
Aku penasaran
siapa yang duduk di sini
30 hari lagi.
OH YEONG-SEOK, PARK MU-JIN, YUN CHAN-GYEONG, KANG SANG-GU
Presiden Park mengumumkan pencalonannya,
maka, survei akan berfluktuasi secara dramatis.
Tingkat kepuasannya akan jauh lebih tinggi, 'kan?
Masyarakat mau dia mencalonkan diri.
Masyarakat ingin pemimpin yang memiliki keinginan berkuasa,
namun tak percaya politikus dengan nafsu berkuasa.
Dia mengumumkan pencalonannya saat masih menjabat.
Apa pendapat orang tentang dia?
Kalau begitu, haruskah itu menjadi inti pernyataan resmi kita?
Mengecam keras rasa haus kekuasaan Presiden Park.
Tidak, mari kita bermain cantik.
Ada banyak orang lain
yang akan mengecamnya dengan keras.
Siapa? Aku?
Kenapa Presiden Park membuatku gelisah?
Jika bergabung di partai mayoritas, dia berpeluang dicalonkan.
Bukankah itu alasanmu menyemir rambut?
Agar tak kalah penampilan.
Bu Jang.
Siapa orang yang paling cepat berubah pikiran di dunia?
Kau...
jelas bukan orangnya.
Jawabannya, pemilih Korea.
Park Mu-jin sudah bukan presiden interim.
Kini dia hanya politikus pemula.
Orang yang dahulu memujinya
udara segar waktu masih amatir
akan mengecam kurangnya pengalamannya
dan menudingnya sekarang.
Benar, masyarakat memang kejam.
Pemilihan presiden adalah kesempatan bagi mereka yang tak berdaya
untuk mendapatkan keuntungan setelah empat tahun menunggu.
Biarkan mereka menikmatinya, bagaimana?
Akankah Presiden Park
benar-benar dicalonkan oleh...
Akankah dia masuk partai?
Kapan kau akan masuk partai, Pak?
Mengingat proses pencalonan, lebih cepat lebih baik.
Haruskah aku...
masuk partai politik?
Itu...
Belum pernah ada
calon independen yang terpilih menjadi presiden.
Intinya kekuatan tim.
Kekuatan tim partai mayoritas sudah habis
karena pengeboman itu.
Mereka masih tetap memiliki pendukung solid.
Apa gagasan bergabung dengan partai politik
membuat Anda tak nyaman?
Aku sudah...
menjadi politikus, dan itu tak bisa disangkal.
Lantas kenapa...
Pertarungan melawan pengebom akan berlanjut
bahkan setelah pemerintahan berganti.
Investigasi transparan dan keputusan politik
yang mematuhi hukum
dibutuhkan di tiap saat.
Jika proses ini
dinodai oleh keberpihakan dan perang faksi,
akan sangat disayangkan
bagi masyarakat serta pemerintah.
Maaf.
Pak Cha,
kau mungkin mau menciptakan ulang pemerintahan dengan partai mayoritas.
Itu akan menjadi
halangan besar bagi Anda dalam pemilihan, Pak.
Akan tetapi...
mari kita coba.
Karena Anda benar.
Aku tidak setuju denganmu.
Aku tak mengerti alasanmu menentang ini.
Yang cocok untuk Presiden Park
adalah kembali ke kampus usai menyelesaikan masa jabatan 60 hari.
Itu yang dilakukannya di sini.
Kau pikir dia tidak kompeten untuk jadi presiden berikut?
Kukira kau sayang dan percaya padanya lebih dari siapa pun.
Apa aku salah, Pak?
Pak!
Bukan Presiden Park...
yang tak bisa kupercaya.
Melainkan masyarakat Korea.
Apa kau
sudah lupa?
Presiden Yang
mengabdikan hidupnya untuk memperbaiki negeri ini,
namun masyarakat mengejeknya...
Kemudian...
Sudah lupa?
Kau sudah lupa?
Negara ini...
tak pantas mendapatkan presiden baik.
- Pak. - Masyarakat negara ini
memilih Menteri Oh, orang yang mau memperoleh kekuasaan sesukanya.
Lihat tingkat kepuasannya.
Akhirnya, Presiden Park...
takkan dipilih oleh masyarakat.
Kau juga
pada akhirnya
akan gagal.
Sama seperti aku.
Kalau dia terpilih?
Kalau masyarakat memilihnya,
tolong lakukan keinginanku.
Park Mu-jin, calon independen dan politikus pemula,
sungguh membutuhkan ajudan politik kawakan sepertimu.
Orang yang dipercaya dan didukung masyarakat.
Jika dia melampaui Menteri Oh dalam survei,
maukah kau ikut di kampanyenya?
CALON PRESIDEN EPISODE 13
Aku tahu...
ini tak mudah bagimu.
Tim Keamanan Gedung Biru mengizinkan kunjunganku.
Bicaralah dengan leluasa.
Tae-ik, pembunuh Myung Hae-jun yang sebenarnya,
kabur dari TKP setelah menembak Presiden Park
dan sudah dibunuh.
Sekarang hanya kau yang tersisa
yang terhubung dengan Tae-ik dan pengebom.
Aku tahu karena putramu, Jae-min,
kau mengaku membunuh Myung Hae-jun.
Katakan apa yang kau tahu soal Tae-ik dan pengebom itu
agar aku bisa membantumu.
Katakanlah kau benar,
dan mereka memerasku dengan menyandera Jae-min.
Kau pikir aku akan buka mulut kepadamu?
Anakku...
bisa mati.
Aku akan...
menyelamatkan Jae-min.
Aku janji.
Itu satu-satunya cara membersihkan namamu sebagai pembunuh Myung Hae-jun.
Pertama-tama, pulangkan Jae-min.
Setelah itu,
kita bicarakan situasiku.
AREA TERBATAS
Ji-won, bagaimana perkembangan Jae-min?
Masih sama?
ROTI KRIM
Boleh aku makan ini?
Hei. Ada apa? Hei!
Nak, ada apa?
Hei!
Mulai hari ini,
tim keamanan Anda akan dikurangi agar Anda terlihat mudah didekati.
Kembali ke posisi.
Pak, Anda baik-baik saja?
Kami ingin meningkatkan kontak Anda dengan masyarakat semaksimalnya.
Karena itu, acara budaya
jadi kemunculan perdana Anda sebagai calon presiden.
Kita bisa dengan halus menunjukkan bahwa Anda sudah pulih.
Selain itu, suatu acara politik
bisa dianggap sebagai kampanye prematur.
Saat menjabat tangan seseorang, pastikan genggaman Anda agak kuat.
Jaga kontak mata
sekitar dua detik.
Jika ingin menggoyangkan lengan Anda, cukup tiga sampai lima kali.
Ada salaman dengan dua tangan yang tingkat lanjut,
tetapi kita praktikkan lain kali. Mudah.
Anggaplah tiap kali menjabat tangan
Anda memenangkan satu suara.
Karena Anda sudah mengumumkan pencalonan diri,
Anda kini calon presiden yang menganggap tiap suara
sangat berharga.
Aku menatap mereka
selama dua detik, betul?
No comments yet. Be the first to leave one.