The first 155 lines.
Ada perkembangan terbaru dalam kasus pencurian PLANT di berbagai tempat.
Menurut informasi, semua PLANT yang dicuri
dari tempat kejadian dikirimkan ke July.
Pemerintah July yang diduga terlibat dalam kasus ini
menyangkal semua tuduhan tersebut.
Penyelidikan masih berlangsung hingga saat ini.
Manakah yang lebih menguntungkan planet ini,
apakah manusia atau PLANT?
Menurutmu yang mana?
Kamu sendiri berpihak pada siapa?
Manusia sangat suka membedakan antara teman dan musuh.
Worms bukanlah rekan dari pihak mana pun.
Karena kami adalah bagian dari planet ini.
Pemikiran Knives seperti ini.
Manusia yang tamak tidak mungkin bisa menggunakan PLANT dengan benar.
Sedangkan saat ini,
sama seperti planet yang bernama Bumi, kalian akan mengisap PLANT hingga tak bersisa.
Itulah yang dinamakan "Last Run". Kalian tahu soal itu, kan?
Jadi itu alasan kalian mengumpulkan PLANT warna merah?
Lebih pintar daripada langsung membuangnya begitu saja, kan?
Lalu, manusia atau PLANT.
Pihak mana yang akan lebih membantu planet ini?
Aku juga merasa kalau kondisi saat ini tidak baik.
Ada orang yang sedang menumbuhkan "tanaman" yang bisa menggantikan PLANT.
Luida, ya?
Luida adalah seorang ahli tanaman.
Dia ingin menyelamatkan manusia di planet ini dengan caranya sendiri.
Aku juga.
Kamu juga?
Aku tidak berpikir seperti itu.
Ikut aku.
Kamu mau pergi ke mana?
Senior tidak ikut?
Kamu mau cari mati, ya?
Mungkin aku bisa mengetahui tujuan Million Knives.
Dia benar-benar muncul dan membawa pergi mereka.
Jadi, ini July.
Sudah banyak berubah.
Kota ketiga, "July",
adalah kota terbesar di antara semua Tujuh Kota Besar.
Dengan banyaknya PLANT sumber air di sini,
kita bisa membeli peluru dari mana saja.
Benar-benar mewah.
Dasar bodoh!
Kamu yang waktu itu!
Jangan harap bisa kabur!
Berhenti!
Jangan bergerak! Kalau tidak, akan kutembak!
Bagus. Tenanglah sedikit!
Pak Polisi, aku mohon!
Coba katakan, memangnya kami salah apa?
Jangan pura-pura bodoh! Dasar Humanoid Typhoon menjijikkan!
Kalian pasti datang untuk menghancurkan kota ini!
Jangan harap kalian bisa menghancurkan July dan membuatnya seperti Jeneora Rock!
Jangan,
Wolfwood.
Sekarang bukan waktunya untuk itu.
Saat itu, orang tuaku sedang berada di kota Jeneora Rock
dan kamu malah...
Rambut Duri!
Kamu baik-baik saja?
Bu-Bukan aku yang menyuruhnya tembak!
Diamlah, dasar bodoh!
Baik.
Ayo kita pergi.
Rambut Duri!
Jangan sampai kabur!
Kamu sudah melihat tanamannya. Apa kamu mengagumi teknologinya?
Iya.
Sayangnya butuh waktu yang lama untuk menyelesaikannya.
Apa ada cara agar manusia tidak punah terlebih dahulu?
Keinginan Luida yang ingin mengubah lingkungan itu sangat pantas untuk dipuji.
Akan tetapi, kita sudah tidak punya waktu
dan tidak punya banyak pilihan.
Jadi, kamu berpihak pada siapa?
"Manusia".
Tidak membutuhkan makanan maupun minuman.
Bahkan perbedaan suhu di padang pasir juga tidak menjadi masalah.
Aku ingin menciptakan manusia baru seperti ini.
Kamu melakukan operasi pada manusia.
Kamu sudah melihatnya, kan?
E.G. Mine.
Monev the Gale.
Livio si Double Fang.
Dan Nicholas.
Si pembaca doa?
Benar.
Nicholas, si Penghukum.
Dia juga merupakan salah satu karyaku.
Satu nyawa saja tidak akan cukup kalau harus terus bersamamu.
Maaf.
Begitu menghadapi manusia, kamu langsung jadi orang bodoh.
Maaf,
tapi, terima kasih.
Kamu tidak membunuh mereka.
Itu karena kamu kabur duluan. Aku hanya mengikutimu saja.
Cepat perban lukamu itu.
Masih tidak diperban? Kamu bisa pingsan.
Baiklah...
Rambut Duri.
Bekas luka itu...
Aku jadi malu.
Sakit!
Jadi, ini pengorbananmu untuk menyelamatkan "semua orang"?
Tidak akan kulakukan, tapi bisa kubayangkan.
Bagaimana orang-orang
memperlakukanmu yang canggung ini.
Aku masih tidak percaya kenapa kamu masih ingin menyelamatkan mereka.
Kamu benar-benar bodoh.
Tubuhku langsung bergerak tanpa sempat kupikirkan.
Aku tidak bisa mengabaikan orang yang butuh pertolongan,
termasuk dirimu.
Ternyata kamu sudah menyadarinya sejak awal.
Kamu kira orang-orang bakal bahagia selama kamu mengorbankan nyawamu?
Ini sangat keterlaluan.
Manusia ditakdirkan mati karena penyakit atau kemiskinan.
Aku menyelamatkan mereka.
Aku juga memberikan tujuan hidup kepada mereka yang tidak punya apa-apa.
Dengan menculik anak yatim piatu dan sakit lalu memperlakukan mereka seperti mainan?
Benar.
Aku tidak melakukan hal yang menghina mereka.
Aku juga merasa begitu.
Kamu tampak lebih baik daripada penampilanmu.
Mau minum?
Mengenai hasil operasi,
kemampuan penyesuaian mereka jadi lebih kuat dibandingkan manusia biasa.
Akan tetapi, hanya itu saja.
Mereka masih bisa merasa lapar dan haus.
Mereka hanya "karya yang gagal".
Ini masih jauh dari spesies independen PLANT seperti Million Knives.
Mereka tidak bisa menjadi makhluk hidup yang sempurna.
Jika aku tidak bisa memperbaiki mereka,
aku hanya bisa melakukan perubahan sebelum mereka lahir.
Dengan bantuan Knives, aku pun mulai melakukan penelitian terhadap manusia replika,
dan lahirlah anak ini.
Bisa-bisanya kamu melakukan hal seperti ini!
Namun, kekuatan anak ini hanya mirip dengan "Pintu Suplai"
karena dia bukan manusia maupun PLANT.
Tapi, anak-anak ini tetap lahir ke dunia.
Aku hanya berharap kalau kamu bisa memahaminya.
Aku melakukan semua ini demi masa depan manusia di planet ini.
Kamu terlalu angkuh.
Nona, kalau begitu,
kenapa kamu tidak membunuhku di sini saja?
Dengan begitu, kamu akan bisa menyelamatkan banyak orang.
Tapi, kamu juga akan kehilangan banyak kemungkinan lainnya.
Aku dan Knives melihat masa depan dari dunia ini.
Meskipun tugas ini menyedihkan, harus ada seseorang yang melakukannya.
Aku bersedia melakukan apa pun
demi kelahiran manusia baru.
Meskipun harus mengorbankan salah satu dari si kembar itu.
Bodoh sekali.
Menyelamatkan dunia apanya?
Yang penting adalah bagaimana perasaanmu saat melihat anak-anak ini.
Menyedihkan sekali.
No comments yet. Be the first to leave one.