Release info

내사랑 치유기 My Healing Love E69-70 NEXT VIU
내사랑 치유기 My Healing Love E71-72 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-02-18
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Tidak.

Jangan!

Chi Yoo.

Tidak.

Tidak.

Tidak!

Chi Yoo!

Tidak... Chi Yoo!

Chi Yoo...

Chi Yoo!

Chi Yoo?

Chi Yoo? Chi Yoo!

Chi Yoo, astaga. Tidak.

Chi Yoo!

Astaga, Chi Yoo.

Ibu! Chi Yoo!

Jin Yoo!

Chi Yoo!

- Bagaimana ini? - Apa yang terjadi?

Dia... Ibu...

Ini salah ibu.

Chi Yoo, sadarlah. Bisakah kamu mendengarku?

Jin Yoo, cepat panggil ambulans!

Chi Yoo.

Halo? Ya, ada yang terjatuh dari tebing.

Cepatlah.

- Chi Yoo... - Lokasi kami?

Bagaimana keadaannya? Dia terguling cukup keras.

Denyut nadi dan tekanan darahnya tampak normal,

- tapi harus segera ke rumah sakit. - Ya.

Ibu, ikutlah bersamanya.

Aku akan mengikuti dengan mobilku.

Pergilah.

Kenapa kamu melakukan itu, Chi Yoo?

Kenapa kamu menyelamatkanku?

Aku tidak pantas diselamatkan.

Aku tidak pantas diselamatkan.

Bagaimana keadaannya?

Dokter akan menjelaskannya begitu hasil pindai CT-nya keluar.

- Dia akan dipindahkan ke UGD. - Baik.

Bedebah itu.

"Episode 69"

Dasar bodoh.

Ya, Perselingkuhannya cukup mengejutkan.

Aku sangat terkejut sampai tidak bisa berkata-kata juga.

Pasti sangat sulit baginya sampai dia tinggal di kamar loteng.

Kamar loteng?

Dia bisa tinggal di rumah neneknya. Kenapa dia menyewa tempat sendiri?

Itu pasti karena dia jengkel.

Setelah kupikirkan situasinya, itu masuk akal.

Dia tidak bisa terus bersedih di depan nenek dan ayahnya.

Aku mengerti alasan dia membutuhkan tempat sendiri.

Astaga. Bedebah itu.

Kupikir semua berjalan lancar untuknya.

Bedebah itu tidak bisa membiarkannya menikmati ini dan membuat masalah.

Bedebah itu.

Anda mau ke mana?

Aku akan pergi sekarang. Jika Chi Woo mampir ke sini,

dengarkan saja masalahnya dan hibur dia, ya?

Anda mau ke mana?

Sun Hee, aku yakin kepadamu. Aku pergi sekarang.

Bu Lee!

- Pak. - Ya?

Untuk siapa ini?

Istriku.

Seperti apa istrimu?

Apa dia modis atau elegan?

- Dia lebih ke elegan. - Baik.

Bagaimana dengan yang ini?

Jika dia tidak memiliki kalung mutiara, ini bagus.

Tolong ambilkan yang di bawahnya juga.

Terima kasih.

Park Wan Seung. Kamu!

Astaga, ada apa kamu kemari semalam ini?

Aku tidak peduli waktu.

Di mana Wan Seung? Di mana si bodoh itu?

Astaga, katakan ada apa. Duduklah dahulu, Bu.

Sejak kapan kamu memanggilku seperti itu?

"Tikus-tikus miskin dari keluarga ibumu."

Dahulu, kamu menyiksa putriku tiap ada kesempatan.

Entah kenapa kamu memanggilku dengan hormat hari ini.

Ibu.

Kamu pantas dipukuli.

- Kamu jahat sekali. - Astaga.

- Bedebah. - Kenapa kamu memukulnya?

- Bicaralah! - Kemari, Bedebah.

Selama delapan tahun, Chi Woo sabar diperlakukan tidak adil

demi dirimu.

Setelah perbuatanmu, kamu tidak membantunya sama sekali.

Kamu hanya melihatnya menderita, Bedebah.

Raja Neraka pun tidak akan menerimamu.

- Bedebah! - Astaga, jangan lakukan ini.

Jangan lakukan itu. Jangan pukul dia.

- Maaf, Ibu. - Maaf?

Maaf?

Apa katamu?

Kamu lupa semua yang dia lakukan untukmu?

Ada beberapa hal dan orang yang tidak boleh kamu tipu!

Kamu pikir siapa kamu? Beraninya kamu melakukan itu kepadanya!

Dia putriku yang berharga!

- Bedebah. - Astaga!

- Dia berarti segalanya bagiku. - Jangan pukul putraku!

- Dia putriku yang berharga! - Hentikan!

Menyingkir!

Aku akan membuat bedebah itu jera hari ini.

Akan kuhajar dia habis-habisan. Minggir!

Minggir!

- Bu Lee! - Dasar sampah.

Bagaimana dengan putriku?

Harus kulakukan apa untuk membantu gadis malang itu?

Astaga.

Dia menahan semua penghinaan karena tidak memiliki anak.

Untuk memastikan tidak ada yang menghujatmu,

dia yang disalahkan.

Bagaimana ini bisa terjadi.

Bisa-bisanya kamu mengkhianatinya seperti ini.

Astaga. Putriku yang malang.

Maaf. Maafkan aku, Ibu.

Bagaimana ini?

Harus kulakukan apa kepada putriku?

Apa yang harus kulakukan?

"Surat Panggilan, Tersangka"

Jika dia tidak memenuhi surat panggilan ini,

perintah penangkapan akan dikeluarkan.

- Perintah penangkapan? - Ya.

Untuk mengurangi hukumannya, dia harus

bekerja sama dengan polisi.

Kita harus mencari istri Anda dan membujuknya menyerahkan diri.

Dengan begitu, kita bisa mengurangi kerusakan bagi perusahaan ini.

Anda baik-baik saja?

Baik. Terima kasih atas kerjamu.

Baik. Sampai jumpa.

Kupikir aku menganggap Chi Woo seperti putriku.

Melihat aku berharap dia mengabaikan ini,

kurasa aku tidak bersikap seperti ayah kandungnya.

Kurasa aku hanya ayah Wan Seung.

"Unit Gawat Darurat"

Dia seharusnya sudah sadar sekarang.

Jika dia tidak bangun dalam dua atau tiga jam,

pindahkan dia ke rumah sakit lebih besar untuk tes lain.

Jadi,

ada kebaikan dari kedinginan dan berada dalam kegelapan

karena kita hanya bisa melihat bintang saat dingin dan gelap.

Itu harus dingin dan gelap, bukan?

Tidak.

Bahkan saat hari-hari dingin dan gelapku,

aku memiliki bintangku,

- Benarkah? - Ya.

Saat aku hendak basah karena hujan,

ada yang meminjamiku payung.

Saat aku berjalan tanpa alas, ada yang memakaikan sepatu kepadaku.

Saat kupikir aku akan mati karena gugup,

ada yang menghiburku.

Ada seseorang seperti itu.

Dahulu,

saat kali pertama aku melihatmu...

Apa ini?

Kenapa ada kulit pisang di sini?

Saat aku melihatmu mengeluarkan kantong sampah sebesarmu,

kupikir kamu sangat berani.

Saat aku melihatmu lagi di warnet...

- Sial! - Ya?

- Ini pukul 06.00! - Jangan berisik!

Kamu juga ada di restoran barbeku.

Bu!

Sudah kubilang aku akan mengangkat barang berat. Astaga.

Astaga.

- Tolong ganti panggangan kami. - Baik!

Tidak perlu!

Aku melihatmu membawa arang panas itu dengan sepele

dan mencuci banyak panggangan kotor

sebaik mungkin tanpa lelah.

Kamu makan iga bakar yang dimarinade?

Itu pasti lezat.

Saat itulah awalnya.

Saat...

Astaga!

Kamu akan terkena flu jika begini. Ambil payung ini.

Aku diam-diam membiarkanmu masuk ke hatiku.

Saat aku mulai menyukaimu.

Chi Yoo.

Tolong bangunlah seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

Aku tidak peduli jika kita tidak berjodoh.

Aku tidak peduli jika kita harus terpisah.

Kumohon,

bangun dan jadilah dirimu yang dahulu.

"Pusat Layanan Kesehatan Yangpyeong Seoin"

Chi Yoo.

Kamu melihatku? Kamu baik-baik saja?

Ya.

Jin Yoo,

sudah berapa lama kamu di sini?

Apa?

Entah kenapa aku terus mendengar suaramu.

Benar.

Bagaimana kepalamu? Apa ada yang sakit?

Aku akan memberi tahu dokter kamu sudah bangun.

Jin Yoo.

Bagaimana dengan ibumu?

Bagaimana keadaannya? Dia baik-baik saja?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left