Nang Nak

Nang Nak (นางนาก)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Nang Nak 1999 DVDRip 380p x264 AAC-SeeingMole
A Commentary by _rian
Resync punya biau.sby

Tags

DVD
DVDRip
dvdrip
dvdr
x264
Published on: 2017-08-18
Downloads: 71
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

18 Agustus 1868 The 18th of August, 1868

Pada gerhana bulan pertama, bulan kesembilan On the First of the Waning Moon, the ninth month

Aku harus pergi, Nak... I have to go, Nak...

Mak...

Mak...

Mak...

Mak...

Mak...

Mak...

Mak...

Mak...

Katanya, arwah Nak berdasarkan kisah nyata, Nak's ghostly spirit is said to be a true story,

yang telah lama diceritakan bergenerasi-generasi. long told over generations.

Legenda menyebutnya Nang Nak, penduduk asli Desa Prakanong The legend has it that Nang Nak, local to Prakanong District

seorang istri yang sempurna, sangat setia terhadap suaminya. was a true and perfect wife, highly loyal to her husband.

Bahkan kematian tidak dapat membunuh cintanya dan kesetiannya. Even death could not mortalize her love and loyalty.

Arwahnya gentayangan, Her loving soul wandered,

menunggu suaminya untuk hidup bersama kembali. awaiting for her husband to return to living together.

NANG NAK

Mak... tolong aku... Mak... help me...

Prig.

Prig.

Prig.

Prig.

Prig.

Prig.

Prig.

Prig.

Prig.

Siapa saja! Tolong! Ada yang terluka disini! Tolong! Somebody! Help! Someone hurt here! Help!

Prig.

Prig.

Prig.

Mak!

Nak... Nak... Nak...

Bagaimana kesakitannya? Tolong beritahu aku. How ill is he? Please tell me.

Aku perlu tahu. I need to know.

Kondisinya sangatlah serius. His condition is quite serious.

Tapi jangan khawatir. Keberuntungannya masih terbaca kuat. But don't worry. His fortune still reads strongly.

Syukurlah. That's relief.

Tapi kesakitannya masih membuatku khawatir. But his illness worries me still.

Bisakah Bapa mengurangi nasib buruknya? Kasihan dia. Can you lessen his bad luck? For pity's sake.

Sedekahkan makanan untuk biksu. Prepare offerings for the monk.

Akan kubuat kebaikan untuk menebusnya dari karmanya. I'll make merits to redeem him from his karma.

Jaga jimat ini dan keramatkan. Keep this charm strip and hold sacred.

Itu akan melindungimu dan bayimu dari roh jahat. It protects you and the baby from the evil spirits.

Berapa usia kandunganmu? How long have you been pregnant?

Hampir 4 bulan. Almost 4 months.

Aku kasihan padamu, Nak. I do pity you, Nak.

Nak.

Tolong! Help!

Tolong! Help!

Dia terluka parah. He's in pretty bad shape.

Mungkin sudah terlambat. Maybe too late.

Aku takut dia akan mati. Hanya biksu kepala yang dapat menolong. I'm afraid he's dying. Only the High Dignitary can help.

Kalau begitu, kita harus menunggunya. We must wait for him then.

Lebih baik aku pergi. I'd better go.

Nak.

Nak.

Mak.

Prig.

Yuan! Dorong hati-hati! Sialan! Yuan! Press carefully. Bitch!

Yuan! Bagaimana dia? Yuan! How's she doing?

Jangan bergerak. Don't move.

Nak. Tenanglah. Nak. Take it easy.

Atur apinya. Set the fire.

Dorong! Dorong! Lagi! Push! Push! Again!

Jangan tutup jendelanya. Dia sedang dalam masa kritis nih. Don't stand block. She's having her hard time already.

Itu pertanda buruk, tahu. That's bad omen, you know.

Sejak kapan dia disini? Since when has he been here?

Kemarin sore, Bapa. Yesterday evening, Your dignitary.

Dokter di Ta Tien mengirimnya kesini. The doctor at Ta Tien sent him here.

Parah sekali lukanya. Seriously ill he is.

Cepat! Hurry up!

Prakhunnan... Satu.

Minu. Air akan mempermudah persalinanmu. Have some. Water helps laboring easier.

Apa kau bodoh, Um? Buka jendelanya, bodoh. Um, are you stupid? Open the window, you fool.

Jendela harus dibuka saat melahirkan. Windows must be open in laboring.

Tenang... tenang. Kenapa kali ini susah sekali? Easy... easy. Why is it so hard this time?

Mungkin harus kupotong. I may have it cut.

Nak...

Tunggu. Ini mungkin sedikit sakit. Hang on. It's going to be hurt.

Mak!

Bagaimana keadaannya? Apa sudah baikan? How is he, Novice? Is he better yet?

Ya, Bapa. Tapi kondisinya masih stabil. Yes, Your Dignitary. But his condition maintains.

Bagus. Good.

Mak... Mak...

Ada yang bisa saya bantu? Novice. How can I help you?

Biksu Kepala memanggilmu. Dia ada di biaranya. The High Dignitary has sent for you. He's at his monastery house.

Baiklah. Alright.

Bagaimana perasaanmu? How are you feeling?

Kau terlihat lebih baik. Apa kau merasa baikan? You look all well. Are you feeling well?

Ya, Bapa. I am, Your Dignitary.

Karena Anda dan kebaikan Anda. Because of you and your kindness.

Saya bisa bertahan. So I survive.

Takdir sangatlah aneh. Fate is very strange.

Orang yang sedang sekarat, tapi bisa sembuh. Some look to be dying, but they aren't.

Orang yang baik-baik saja, tapi bisa mati mendadak. Some don't have a sign, but die in a sudden.

Orang bilang apa yang pasti adalah tidak pasti. So they say what's certain is uncertain.

Sekarang kau baik-baik saja, kusarankan kau menjadi biksu. Now that you are well, I suggest you enter ordination.

Itu akan menghilangkan nasib burukmu. That will ease your bad fortune.

Bagaimana menurutmu? What do you think?

Pasti kau mengkhawatirkan keluargamu, ya? You must be worried about your family, aren't you?

Ya, Bapa. Istriku di Dermaga Prakanong sedang hamil. Yes, Your Dignitary. My wife at Prakanong Canal is pregnant.

Seharusnya sekarang dia sudah melahirkan. She must have given birth by now.

Aku sangat mengkhawatirkan mereka. I so wonder how they are.

Itu membuatku khawatir, jadi saya pikir saya harus pergi. That got me worried so I think I should leave.

Aku pasti akan kembali untuk menjadi biksu nanti. I'll certainly be back to ordain later on.

Kalau Anda mengizinkan. As you please.

Mulai dari sekarang, apapun yang terjadi, tetaplah tenang. From now on, whatever may happen, be calm.

Dan ingat bahwa semuanya terjadi karena karma. And be aware that everything goes by way of karma.

Jangan pernah anggap dirimu sebagai pelengkap. Itu hanya membuatmu menderita. Never set yourself on attachment. It only brings you sufferings.

Nak...

Mak...

Nak... Aku pulang. Nak... I'm home.

Mak...

Kau terlihat sangat kurus. You look very thin.

Bukannya tentara memberimu makan dengan baik? Didn't the army feed you well at all?

Biasanya, cuma cabe dan garam. Basically, just chilies and salt.

Kadang-kadang, mereka malah tidak memberiku makanan secara menentu. Sometimes, they even sent no provisions.

Cuma kentang dan ubi yang membuat kami tetap hidup. Only sweet potatoes and yam kept us alive.

Itu sangat susah, sayang. It was extremely hard, Dear.

Gunung dan hutan tandus. Mountains and forests were barren.

Banyak tentara mati karena malaria dan kolera. Many soldiers died of Malaria and cholera.

Bagaimana denganmu? What about yourself?

Aku hampir mati karena luka parah didadaku. I almost died from a deep wound cut at the chest.

Itu membuatku koma berbulan-bulan. It took me full bedrest for months.

Beruntung, biksu kepala dari kuil Rakang menyelamatkan hidupku. Luckily, the High Dignitary of Rakang Temple saved by life.

Kalau tidak aku pasti sudah mati. I could have died, otherwise.

Tapi Prig, kasihan dia! Dia terlalu muda untuk mati. But Prig! Poor him! He was too young to die.

Apa? Prig mati? What? Is Prig dead?

Ya. Kepalanya terpenggal Yes. He was close to beheaded

dan mati tepat didepan mataku. and died right before my eyes.

Mayatnya dikremasi asal-asalan. The body was cremated like a no one's son.

Kasihan dia. Very pitiful.

Oh, aku hampir lupa. Oh! I almost forgot.

Istrinya, Pad, belum tahu ini. His wife, Pad, doesn't know this.

Aku harus mengatakannya. I must go to tell her.

Kau pergi sekarang? Are you going now?

Ya. Yes.

Kau baru saja datang dan pasti lelah. You came back just now and must be tired.

Kau istirahat saja hari ini. Akanku sampaikan kabar ini padanya. Rest for a day, would you? I'll go tell Pad for you.

Anak kita masih kecil. Our baby is so young.

Kenapa kau membawanya juga? Why are you taking it with?

Tidak bisa. Anak kita sangat manja. It can't be without. Our baby is such a mom's child.

Dia tidak pernah jauh dariku. He's never been away from me.

Aku juga mau mengunyahnya. I want the one you are chewing.

Tidak. Tidak... No. No...

Nakal! Jangan... Naughty man! Don't...

Ini sangat manis... Nak... It is very sweet... Nak...

Memalukan! Shame on you!

Bisa-bisanya kalian berciuman di sawah? How are you kissing in the field?

Memangnya nafasmu tidak bau disana? Does your breath smell there?

Nak pergi. Ikuti dia. Nak is running away. Follow her.

Brengsek! Berani-beraninya kalian mengintip kami? Son of Bitches! How dare you peeking on us?

Kalau aku tidak bisa menghajarmu hari ini, If I can't get blood out of your heads today,

jangan panggil aku pria. don't call me a man.

Ayo! Ayo! Anggap saja aku Nak. Come! Come on! Think I were Nak.

Kalau kau lelaki sejati, jangan kabur. If you are real men, don't run away.

Biar kuhajar kau. Let me get your heads bleeding some.

Um! Prig! Dimana kalian? Um! Prig! Where are you?

Mak... tolong! Mak... Help!

Prig...

Prig, jangan mati. Prig... Prig, don't die. Prig...

Mak...

Urb...

Urb... Apa kau disini? Urb... Are you here?

Ini aku! Mak! It's me! Mak!

Nak! Kau mengagetkanku. Nak! You scared me.

Sejak kapan kau disini? Aku tidak mendengar kau datang. When were you here? I didn't hear you came.

Aku pulang tapi kau tidak di rumah. I came back home but you weren't there.

Aku mencarimu kemana-mana. I looked all over for you.

Aku takut kau meninggalkanku lagi. I'm afraid you'd leave me again.

Nak. Mengapa kau berkata seperti itu? Nak. Why are you saying so?

Aku tidak pernah berpikir meninggalkanmu. I never think like that.

Aku keluar cuma mau mengambil daun palem. I just came out to get some palm leaves.

Akan kubuat mainan untuk anak kita Dang. I'll make some toys for our baby Dang.

Ayo pulang. Let's go home.

Um! Kau kemana saja? Um! Where are you going?

Ada apa? Berisik sekali. What's the matter? That's quite a shout.

Itu Um. Bodoh sekali dia! It was Um. How dumb he is!

Dia tidak mendengarku. He didn't hear me shout.

Dia malah menjauh dengan perahunya cepat-cepat. He paddled his boat so fast.

Malu! Be ashamed!

Apa? Apa yang kau bilang? What? What were you saying?

Kau memalukan! Shame on you!

Apa kau tidak mau, berdiri telanjang disana? Aren't you embarrassed, standing naked there?

Aku sangat senang bertemu dengan Um. I was glad, meeting with Um.

Dia mungkin berpikir itu semacam hantu atau sejenisnya. He might think it were some ghosts or what.

Mak.

Istirahatlah dengan tenang, Nak Rest in Heaven, Nak.

Bapa! Father!

Kemarin saya pergi memancing dan bertemu Mak. Yesterday I went fishing and met Mak.

Dia pasti tinggal bersama Nak. He must be living with Nak.

Sialan! The Hell with him!

Apa dia sudah tahu? Did he know yet?

Urb! Urb!

Ini aku. Mak. It's me. Mak.

Aku tahu dia sudah meninggal 3 hari yang lalu. I know she's been dead for 3 days.

Kau tidak mengatakannya padaku. You didn't tell me.

More Indonesian subtitles for Nang Nak

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left