Release info

블루버스데이-Blue-Birthday-E08-WEB-DL-WeTV
블루버스데이-Blue-Birthday-E09-WEB-DL-WeTV
A Commentary by Anangkaswandi

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
HD
Published on: 2021-08-20
Downloads: 15
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 171 lines.

Tolong, jika berjalan, lihatlah ke depan.

=Ulang Tahun Kesedihan=

Jadi,…

- sampai sekarang kau… - Benar.

Setiap kau terluka, aku akan membakar foto untuk kembali ke masa lalu.

Tentu saja ini termasuk rahasiaku.

Namun, sejak beberapa hari yang lalu, aku melihat kau menjadi aneh sekali.

Kira-kira…

sejak hari itu. Lututmu terluka, lalu, memelukku.

Kenapa kau baru muncul?

Ha Rin Oh, kau berdarah.

- Darah? - Tidak apa-apa.

Apa pun yang terjadi, tidak boleh meninggal.

Apa?

Kau tidak boleh meninggal.

Aku tidak akan membiarkanmu meninggal begitu saja.

Dengarkan baik-baik.

Hari ini aku tidak bisa mengikutimu.

Jadi, kau cukup berusaha dengan mengatakan isi hatimu saja.

Sudah mengerti, ‘kan?

Tadi kau mengambil fotoku.

Ditambah lagi, ada bau gosong.

Benar.

- Aku datang dari masa depan untuk menyelamatkanmu. - Tidak boleh.

Apa?

Jangan datang lagi.

Apa maksudmu?

Aku tahu.

Dibunuh orang, ‘kan?

Tetap saja tidak boleh.

Jangan mencoba untuk kedua kali lagi.

Apa?

Hei…

Apa perkataanmu sekarang masuk akal?

Masih tidak mengerti?

Kau bukan bunuh diri.

Tidak usah memedulikan hidup matiku. Kumohon padamu.

Hei, Seo Jun Ji.

Tahukah kau, 10 tahun tanpa dirimu, betapa menderitanya aku?

Setiap saat begitu menderita.

Setiap hari hidup dalam penyesalan.

Demi menyelamatkanmu, aku sedang berusaha semampuku.

Namun, mana boleh kau…

Mana boleh kau berkata begitu?

Bodoh, ini semua demi kau.

Ha Rin…

Ha Rin Oh…

Ha Rin Oh…

Ada apa, mencariku selarut ini?

Mana Kak Hye Min?

Membuang sampah.

Tunggu Kakak selesai bekerja, kita pergi minum bersama?

Lain kali saja.

Hari ini aku keluar mendadak.

Kenapa memesan dua gelas?

Punyaku?

Ah… Ini…

Tadi Ui Yeong Kim di sini. Sekarang sudah pergi.

Maksudmu, pergi?

Kenapa?

Katanya, sibuk.

Anak sialan.

Itu…

- Sekarang aku… - Sebaiknya aku putus saja. - Hmm?

Apa?

Sudah berhubungan baik selama 10 tahun, kenapa putus?

Apa terjadi sesuatu?

Bukan terjadi sesuatu.

Aku juga tidak tahu. Bukan hanya sekali dua kali saja,…

belakangan ini selalu bertengkar jika bertemu.

Berpacaran itu memang bisa bertengkar.

Bukankah berpacaran itu memang begitu?

Semuanya sama.

Kali ini setelah mengalaminya, aku sadar, semua pria…

Tunggu! Kau mengalami apa?

Bukan. Maksudku bukan aku mengalaminya.

Kau sudah punya pacar?

Wow, Ha Rin Oh. Akhirnya…

Kau masih bilang kau tidak berminat pada siapa pun selain Seo Jun Ji?

Aku sudah gila.

Maaf.

Untuk apa minta maaf. Semuanya sudah berlalu.

Seo Jun Ji sudah menjadi dokter.

Apa maksudnya?

Hei, Seo Jun Ji.

Apaan ini? Sudah kukatakan, aku pergi menjemputmu.

Aku sudah bertemu Seo Jun Ji.

Apa? Mimpikah?

Bukan mimpi.

Aku…

Aku membakar foto yang ditinggalkan Seo Jun Ji untuk kembali ke masa lalu.

Oh, ya?

Lalu, melakukan apa saja di sana?

Menyelamatkannya.

Padahal sudah kuselamatkan.

Namun, meninggal lagi.

Demi menyelamatkannya lagi, aku kembali lagi ke masa lalu.

Tidak usah memedulikan hidup matiku. Kumohon padamu.

Katanya, dia tidak mau.

Dia memintaku tidak usah memedulikan hidup matinya.

Dia juga berharap kau bisa melupakannya.

Jika berharap aku melupakannya,…

tidak seharusnya berkata begitu.

Aku…

Aku menyesal sekali membiarkannya sendirian di sana saat itu.

Meskipun harus menarik kerahnya, tetap akan berusaha menyelamatkannya.

Apa? Apa maksudnya?

Bukankah menyesal?

Kalau begitu, lakukanlah hal yang kau inginkan di dalam mimpi.

Apa pun yang terjadi, jangan menyesal lagi.

Bagaimanapun, kau ini memang tidak pernah patuh.

Kapan kau pernah patuh padanya?

Mau ke mana?

Ke toilet.

Aku segera kembali.

Ke toilet saja, untuk apa membawa tas?

.

Semuanya, buka halaman 92.

Dunia dalam kontak.

Hanya semenit dalam hukum dari kontak.

Hei, kau sedang apa?

Jika ponsel direbut oleh Wali Kelas, tidak akan dikembalikan lagi.

Aku tetap merasa tidak tenang.

Apa?

Tidak apa-apa. Tidak ada apa pun.

(Jika berencana membunuh Seo Jun Ji di sini,…)

(berarti pembunuhnya orang yang mengenal tempat ini.)

(Seharusnya pernah mengikuti Seo Jun Ji.)

Sudah kubilang, jangan datang lagi.

Kenapa kau tidak mengizinkanku datang?

Karena akan selalu terjadi hal begini.

Hal begini?

Menurutmu, kenapa ini bisa terjatuh tiba-tiba?

Karena…

Kebetulan?

Bukan kebetulan. Melainkan bayaran.

Bayaran?

Pernah kubilang, ‘kan?

Tiga tahun di SMP, setiap kau terluka, aku akan kembali ke masa lalu.

Namun, kenapa sekarang aku tidak kembali lagi?

Seiring bertambahnya jumlah kembali ke masa lalu,…

bayarannya akan terus bertambah besar.

Awalnya terluka. Lalu, pernikahan. Selanjutnya…

Seharusnya akan kehilangan seseorang, ‘kan?

Karena aku sudah mengalaminya.

(Kak Hye Min meninggal karena kecelakaan. Semua ini…)

Jika begini terus, pada akhirnya…

Mungkin kau juga dalam bahaya.

Sedang apa?

Hmm…

Mana Ha Rin Oh?

Ha Rin Oh pergi…

Ke klub fotografi.

Kenapa tiba-tiba ke klub fotografi?

Aku tidak tahu.

Begitu istirahat, langsung berlari keluar.

Terima kasih. Sampai jumpa nanti.

Jadi, jangan ke sini lagi.

Tidak mau.

Tolong, kau patuh, ya? Tolong.

Aku tidak ingin.

Jika aku kehilanganmu sekarang, maka aku tidak bisa hidup lagi.

Aku akan melakukan yang terbaik untuk menyelamatkanmu.

Aku pasti tak akan membiarkanmu mati.

Jadi, tolong...

Jangan katakan perkataan, tidak membiarkanku kemari itu.

Kau sungguh tidak patuh.

Ini juga bukan sudah satu atau dua hari.

Bahkan, jika kau tidak menyukainya, juga tidak berguna.

Kau juga, bekerja samalah denganku.

Dengan begitu, akan sedikit lebih nyaman.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left