The first 200 lines.
Anda kenapa?
Dasar bedebah pengecut.
Kamu menyulitkan perusahaanku selama satu tahun
dan kini masuk ke rumahku?
Apa yang telah kamu perbuat kepada ibuku yang lemah?
Pikirmu Grup Gongryong akan kalah?
Grup Gongryong...
Bawa dia keluar dari sini!
Hei, apa yang terjadi?
Dia berbuat salah apa?
Bu, tidak dengar ucapanku barusan?
Dia datang ke sini dengan niat tertentu.
Itu sebabnya dia baik kepada Ibu.
Mustahil. Tidak mungkin begitu.
Ibu mengawasinya selama setahun dan dia bukan orang seperti itu.
Tentu saja dia tersenyum di depan Ibu.
Tapi dia datang perusahaan kita dan bilang perusahaan kita sampah.
Dia telah menyiksa kita.
Apa dia mengancam Ibu dengan sesuatu?
Tidak sama sekali.
Kenapa dia mau mengancam ibu?
Kalian, dengarkan.
Jangan biarkan pria itu masuk ke rumahku lagi.
Jika tidak mematuhi perkataanku, tidak akan kumaafkan kalian.
Astaga.
Ini rumahnya Goo Se Kyung dari Grup Gongryong?
Kenapa aku bisa tidak mengetahuinya selama setahun ini?
Aku pasti sudah gila.
Seol Ki Chan, kamu sudah gila.
Apa yang terjadi? Kudengar ada yang berteriak.
Anda tidak perlu mengkhawatirkannya.
Begitu, ya.
Aku akan mengambil susu untuk Yong Ha.
Baiklah.
Astaga. Kamu sedang menggambar?
Kamu pandai sekali menggambar.
Tapi gambarmu akan bertahan lama jika digambar di buku sketsa.
Mau menggambar di sini?
Kamu kaget?
Tidak apa-apa. Tidak sakit.
Kamu marah karena kuinterupsi saat sedang menggambar, ya?
Maafkan aku.
Ha Ri itu pengantinnya Jae Il?
Selamat pagi, Nona Park.
Halo, Nona Park.
Direktur Utama Goo meminta agar Anda langsung menemuinya.
Selamat atas hari pertamamu. Berusahalah semampumu untuk belajar.
Terima kasih. Kakak yang terbaik.
Kakak tahu, tidak? Kak Hwan Seung bahkan membawaku berkeliling kantor.
Jaga ucapanmu.
Dia Pak Jo. Aku bukan Kakak. Aku Direktur Utama Goo.
Anda mencariku?
Dia pegawai magang tambahan di timmu, Shin Se Joon.
Banyak yang diurus di Amerika, jadi, dia memulai agak terlambat.
Kamu bisa membawa dan memperkenalkannya ke semuanya.
Pegawai magang tambahan? Aku tidak dikabari soal itu.
Dia pegawai magang di cabang Amerika.
Ketika kembali kemari, dia ditempatkan di sini.
Tolong urus dia dan Nona Kang dengan baik.
Aku akan mengurus itu.
Aku Shin Se Joon.
Siapa wajah baru ini?
Dia pegawai magang baru.
Namanya Shin Se Joon.
Tanggal mulainya dimundurkan karena dia baru pindah dari Amerika.
Joon Seong, tolong bantu dia.
Ada pegawai magang baru lagi?
Jika baru kembali dari Amerika, berarti kamu kuliah di sana juga?
Kamu tinggal di mana?
Astaga.
Ya, aku kuliah di sana.
Jika kubilang lokasinya, akankah kalian tahu?
Anggap saja itu daerah yang ditempati banyak orang kaya.
Apa ini semacam kencan buta?
Kembalilah bekerja.
Se Joon, kamu bisa duduk di sana.
Ini kopi kalian.
Sedang apa kamu di sini?
Kamu sendiri sedang apa, Se Joon?
Kalian berdua saling mengenal?
Kamu mengantar kopi?
Kemari kamu. / - Ibu. Itu sakit.
Aku tidak mau pergi. Aku tidak mau ikut kencan buta.
Kenapa aku harus ikut kencan buta? Lalu, baju macam apa ini?
Apa maksudmu tidak mau pergi? Cukup bicaranya dan ayo pergi.
Ibu tidak sempat menata rambut.
Bu, aku tidak akan menikah.
Tidak akan?
Kamu akan mempermalukan ibu dengan minum-minum pagi-pagi lagi?
Cepatlah. Ayo pergi.
Bu, yang benar saja.
Hati-hati.
Pak Oh. Ini aku.
Deul Lae berkerja di mana katamu?
Nyonya, yang ini sangat bagus.
Meskipun ditarik begini, tidak akan patah.
Ini juga bisa diinjak dan tidak akan rusak.
Bagus, bukan? Mengagumkan, ya?
Anda mau mencoba yang ini?
Aku tidak menyukainya.
Jika kamu amat menyukainya, pakai saja sendiri.
Ada apa dengannya? Dia memilih bingkai selama sejam.
Apa katamu?
Tidak. Bukan apa-apa.
Kamu barusan mengatakan sesuatu.
Apa kamu punya masalah dengan pelangganmu?
Begini...
Aku sudah menunjukkan banyak, tapi tidak satu pun yang Anda sukai.
Itu karena tidak ada yang sesuai seleraku.
Selain itu, bukankah sudah tugasmu untuk menunjukkan semuanya di sini?
Kamu harus melakukannya jika pelanggan menginginkannya.
Pelayananmu buruk sekali.
Tapi sikap Anda tidak adil.
Anda tidak menyukai semua rekomendasiku
dan bahkan tidak mencoba memilih.
Apa Anda berniat membeli?
Aku kecewa kepadamu, Min Deul Lae.
Tadinya aku tidak percaya saat ada kabar aktingmu bermasalah
karena kepribadianmu yang buruk. Tapi kurasa itu benar.
Kenapa kamu membahas itu?
Kurasa kamu bekerja di sini karena tidak bisa berakting lagi.
Aku hanya memberimu nasihat agar kamu bisa menyadari posisimu.
Apa? Nasihat?
Aku tidak sudi menjualnya kepadamu. Keluar. Keluarlah sekarang!
Deul Lae, sedang apa kamu?
Cepat minta maaf.
Kenapa aku harus minta maaf?
Dia membenci semua rekomendasiku
dan aku sudah banyak mencoba sampai hidungku sakit.
Dia memang tidak berniat membeli.
Lupakan saja. Aku akan mengadu ke kantor pusat.
Tunggu sebentar. Maafkan aku, Nyonya.
Ini karena pegawaiku masih baru.
Aku minta maaf mewakili dirinya.
Aku mau mendengar permintaan maaf secara langsung darinya.
Deul Lae, kamu tidak mendengarnya?
Cepat minta maaf kepadanya.
Maafkan aku.
Aku menyesal. Aku amat menyesal sampai hampir gila. Kamu puas?
Apa kamu bercanda?
Tundukkan kepalamu dan minta maaf dengan pantas.
Apa katamu? / - Minta maaf dengan sopan.
Haruskah kubuat kamu berlutut di lantai?
Pak.
Minta maaflah kepadanya sebelum kutelepon Eun Hyang.
Kenapa kamu meneleponnya? Dia hanya akan memarahiku.
Lantas, cepat minta maaf kalau tidak ingin dipecat.
Dipecat?
Maafkan aku, Nyonya.
Akan kubeli semua kacamata yang tadi kamu tunjukkan.
Ini.
Karena kini kamu bekerja di sini,
apa kamu berfoto dengan pelangganmu?
Deul Lae!
Aku Min Deul Lae, si aktris hebat.
Aku bahkan memenangi penghargaan aktris terbaik.
Eun Hyang, si wanita kejam itu. Kenapa aku harus mengalami ini?
Sedang apa kamu di sini?
Putrimu tinggi dan cantik.
Dia juga tampak sangat sederhana.
Ya. Dia wanita pendiam dan lembut.
Aku tidak bilang begitu karena dia putriku.
Dia orang yang hebat dengan kepribadian yang baik.
Apa yang kamu sukai, Pil Soon?
Juice.
Lantas, kenapa kamu memesan kopi?
Tidak. Bukan itu maksudku.
Maksudku bayiku. Namanya Juice.
Dia juga biasa dipanggil Jules. Mau lihat foto-fotonya?
Jangan.
Astaga, Bu. Tidak apa-apa.
Tidak.
Lihatlah dia.
Cantik, bukan? Dia bayiku.
Bayimu? Kupikir kamu melajang.
Apa dia punya anak?
Bukan. Itu bukan anak. Anjing kotor...
Bukan. Itu anjing.
Itu anjing.
Anjing?
Jadi, anjing ini namanya Juice?
Ya.
Kenapa jelek sekali? Ada apa pula dengan syal ini?
Bu, lihat ini. Jelek sekali, ya?
Tapi namanya Juice. Tidak cocok dengan namanya.
Juice.
Kenapa kamu menertawai Jules-ku?
Berikan itu.
Bukankah itu lucu?
Kamu memanggil anjing jelek itu dengan sebutan bayi.
Apa?
Ibu melihatnya? / - Tenanglah.
Lihat ibu. Tarik napas.
Keluarga kamu membenci anjing.
Aku khawatir kamu akan
menghabiskan semua uang putraku untuk merawat anjing itu.
Dia tidak cocok untuk kita.
Ayo pergi. / - Tolong tunggu.
Tehnya bahkan belum mendingin.
Kenapa kita tidak mengobrol saja
No comments yet. Be the first to leave one.