Miller's Girl

Miller's Girl

Download Indonesian Subtitle

Release info

Millers Girl 2024 BluRay WEBRip x264 AAC5 1-[YTS MX]
A Commentary by tedi
Retail Catchplay | 1h 33m Resync for BluRay & WEBRip

Tags

bluray
Published on: 2025-06-11
Downloads: 57
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Keparat.

Apa itu dewasa?

Menjadi dewasa tak serta-merta memberiku perubahan luar biasa atau signifikan.

Usiaku 18 tahun dan sepenuhnya biasa saja.

Mendekam di pedalaman terpencil di Tennessee...

...menempati rumah peninggalan orangtuaku yang jenius dan egois.

Mereka belum meninggal...

...hanya mencampakkanku.

Mereka tinggal di luar negeri.

Sastra adalah pelipur laraku dalam kesendirian.

Dan menulis adalah pelarianku satu-satunya.

Karena, seperti yang kau tahu...

Aku belum pernah meninggalkan kota ini.

Benar-benar mengerikan.

Seorang gadis kesepian ingin terlepas dari kebosanan tanpa akhir di desa kecilnya.

Seorang gadis kesepian yang merindukan makna.

Seorang gadis kesepian yang ingin dicintai.

Buku membuat kerinduan seolah romantis, namun mengerikan.

Itu adalah keserakahan.

Dan aku memakai kerinduan tersebut seperti kerudung.

Tetapi hari ini?

Hari ini memberi sesuatu yang baru.

Sesuatu yang mengejutkan.

Hari ini kutemui seorang penulis, sama sepertiku.

Seorang guru.

Seseorang yang entah bagaimana menemukan inspirasi di tempat semacam ini.

Jika kau bisa memercayainya.

Baik...

...kurasa bahkan kuburan pun menumbuhkan bunga.

Tn. Miller.

Selamat pagi.

Selamat pagi.

- Kelas baru masih dimulai satu jam lagi. - Aku tahu.

Aku tak suka kerumunan.

- Tempat tinggalmu jauh? - Cukup dekat untuk jalan kaki.

- Di mana itu? - Lovell Hill.

Kau tinggal di Lovell Hill?

- Kau tahu? - Kupikir tempat itu...

- ...tidak dihuni siapa pun kecuali hantu. - Siapa bilang?

Kau sungguh tinggal di Lovell Hill? Luar biasa.

- Tempat itu sangat luas. - Orangtuaku adalah pengacara.

- Pengacara apa? - Pengacara mahal.

Kau ingin menjadi pengacara?

Sebesar keinginanku untuk menjadi murid SMA.

Siapa namamu?

Cairo Sweet.

Aku Tn. Miller. Aku tahu.

Temanku, Winnie, merekomendasikan kelasmu.

Kuasumsikan kau punya salah satu dari ini sebelum liburan.

- Kau sempat membacanya? - Sudah.

Kupaham ini agak berat, namun kupastikan...

- ...kita dapat selesaikan secepat mungkin. - Sudah kubaca seluruh serinya.

Tunggu, kau sudah baca semua ini?

Ada selusin buku dalam daftar itu.

Aku gemar membaca.

Winnie.

Satu semester tak cukup bagimu?

- Kau merindukanku? - Tidak.

Sayang sekali.

Penampilan berlebihan seperti biasa, sudah kuduga.

Terlalu seksi seperti biasa, sudah kuduga.

Membosankan. Sensor telah mati. Hal semacam itu tak ada di dunia maya.

- Kenyataan sebaliknya. - Kau tahu mengapa?

Ya. Sungguh?

Ketidaktahuan adalah produk dari kemalasan.

Bukan pembatasan.

Maaf, apa yang kau katakan?

Mau biskuit ayam...

...dan sekaleng Coke?

Kau dengar sendiri. Waktunya makan, ayo.

Kau ingin sesuatu, Tn. Miller?

Tidak, terima kasih, Cairo. Kau sungguh baik.

Kupaham yang kau maksud.

"Cairo, kau sungguh baik." Itu tidak.

Bagus sekali. Seolah belum pernah kita dengar.

Ya Tuhan.

Sedang baca apa?

Bukan apa-apa. Terlihat cukup berat.

- Ini milik murid. - Oh? Siapa nama gadis itu?

Bagaimana tahu ia gadis?

Laki-laki terlalu malas untuk membaca kisah erotis.

Bagaimana kau tahu ini kisah erotis?

"Marcelle ingin aku mencumbunya."

- "Dia tinggalkan sofa..." - Boris.

"...dan menempatkan dirinya di antara gadis itu dan aku."

"Semua itu begitu mengerikan namun aku tak bisa bergerak."

- ...Berikan padaku. - "Marcelle meretangkan..."

- Itu sudah cukup. - ...Baiklah, dan besok ulangan, anak-anak.

"Merentangkan kemaluan" itu sangat puitis.

- Kopi ini untukku? - Biskuitnya juga.

Buatanmu?

- Benar, buatanmu. - Buatanku. Tepat sekali.

- Entah apa yang kau lakukan, namun ini... - Ayolah. Aku hanya berusaha memikatmu.

Oh kubaca "The Paris Review" aku sangat cerdas.

- "Semuanya, aku murid SMA, namun ku membaca..." - Boris. Ayolah.

"Aku lebih baik dari kebanyakan orang." Ini buku hariannya?

- Tolong hentikan. - Oh, apa yang kita punya di sini?

"Apostrophe and Ampersands"...

...enam cerpen yang sangat romantis.

Karya Jonathan Albert Miller.

- Dia membaca buku-ku? - Tampaknya demikian.

Tampaknya juga hanya dia pernah meminjam buku itu.

Baik, bukankah ada kelas yang harus kau ajar?

Kau tahu, tak bisa kumulai hari tanpa memandangmu.

Pastinya.

- Hei, bagaimana kau bisa mengajar? - Mereka hapus matpel teater.

- Tetapi mereka pertahankanmu? - Beserta properti lainnya.

Sial.

- Halo, istriku. - Halo, suamiku.

Beatrice.

- Kenapa? - Tatap aku.

Hari Besar.

Apa, sekolahmu akhirnya beli komputer?

- Lebih baik. - Toilet dalam ruangan?

Seorang penulis...

Dia membaca Finnegans Wake atas kemauannya sendiri. Bisa kau percaya?

Aku selalu terkejut bahwa anak-anak di gubuk terpencil itu mampu membaca.

Dan coba tebak apa lagi?

- "Naked Lunch". - Bukan. "Apostrophe and Ampersands".

Dia pinjam dari perpustakaan.

Mereka simpan bukumu di perpustakaan?

Amy Sialan - Ponsel.

Sial.

Konfederasi Orang Bodoh.

Tarik napas. Bayangkan hal yang menyenangkan.

Hal menyenangkan adalah kepala mereka semua tertusuk pena Montblanc.

Berikan minumanmu.

Halo, Amy.

Apa? Kau bercanda?

Aku berdebat sepanjang hari dengan kantor Nashville...

...yang tak jelas apa yang mereka inginkan...

...dan entah bagaimana mereka berpikir sebaliknya, yang mana cukup ambisius...

...mengingat pengetahuan mereka bahwa "artikulasi" adalah keju Denmark.

Seluruh bagian akhir.

Silakan mereka terus berharap aku mau mengubah bagian akhirnya.

Baik, selamat siang, dah.

Kembali di sini.

Bersulang.

Bersulang...

Luar biasa.

Hei, kau pernah baca Under the Roofs of Paris karya Henry Miller?

Sayang, salinan pertamaku begitu lengket, terpaksa kubuang.

Bagian pembuka dengan PSK dan uang tunai?

Pilihan yang bagus.

"Kuambil lembar uang pertama yang kutemukan dalam saku..."

"...dan menyeka kemaluanku..."

"...lalu meletakkannya di perut gadis itu..."

- "...dengan pemberat sebuah koin." - Aku suka saat kau melakukan keajaiban.

Mau diulang? Aku bisa berikan...

...lebih banyak.

- Jadi kau berharap keluar lebih banyak, ya? - Ya. Seluruh tubuh.

Kemarilah.

Menari bersamaku.

Kau sangat cantik.

Amy Sialan - Ponsel.

Demi Tuhan.

Baik.

Bisa tolong cuci piring?

Nanti kuberikan yang menyenangkan.

Itu Pushkin, Amy. Bukan Pollyanna.

Akhir pekan yang buruk.

Ayolah, mengapa kau selalu menyandera kopiku?

Karena kau seorang fanatik.

Kurasa telah menjadi tugasku untuk menyingkirkan kebaikanmu.

Astaga, kau sadis.

- Aku guru sekolah negeri. - Amin. Bersulang.

Menurutmu ada hantu di atas sana?

- Mengapa tidak kau lihat sendiri? - Aku tidak suka kudzu.

Itu melahap jiwa orang mati. Itu sebabnya tumbuh sangat cepat.

- Selamat pagi. - Kau selalu melintasi hutan seorang diri?

Pertanyaan janggal untuk diajukan kepada seorang gadis muda, Pelatih Fillmore.

- Lagu apa yang kau dengar? - Celine Dion.

- Serius? - Ya.

Kok bisa? Maaf.

Karena dia penyanyi hebat.

Abaikan dia. Abaikan dia.

Dia menangis tersedu karena lagu tema Titanic...

- ...di pesta lajangku. Ingat? - Saat itu aku mabuk.

- Kau sangat sedih. - Dasar pengkhianat.

Dan kau sangat munafik.

- Maafkan aku. Mau biskuit? - Tentu.

- Enak. Kau buat sendiri? - Ya.

- Tapi, jangan beri tahu siapa pun. - Kenapa tidak?

- Kau tahulah. - Tidak.

- Kau akan paham. - Tidak akan.

Jangan sampai seluruh tim bisbol tahu...

...bahwa dia mampu membuat biskuit dan menangis karena Celine Dion.

Maka, aku harus pergi. Sampai jumpa.

- Kau, selamat tinggal. - Sampai jumpa.

- Selamat tinggal? - Tetapi aku menyayangimu.

Bohong. Kau tidak.

Kau tidak takut jalan kaki melintasi hutan itu?

Aku makhluk paling menyeramkan di sana.

Tipuan tertua dalam buku, Winnie.

Kau tak mau mengatakan sesuatu?

- Kukenakan semua ini hanya untukmu. - Apa yang kau mau?

- Aku ingin ikut kelas fisikamu. - Kenapa?

- Kau akan sangat tertinggal. - Bukankah kau memberi les pribadi?

Kau tak butuh pelajaran.

Lantas apa yang kubutuhkan?

More Indonesian subtitles for Miller's Girl

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left