Release info

다시 만난 세계 Reunited Worlds E 05
다시 만난 세계 Reunited Worlds E 06
A Commentary by SULTAN_KHILAF
[VIU Version] Perfectly synced for all versions. || Di dalam sudah ada sub untuk video part dan single video ^^ ||Follow IG: @sultan_khilaf_sub

Tags

other
Published on: 2017-07-27
Downloads: 45
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Jung Won,

kamu tidak bersalah.

Bukan karena kamu aku meninggal.

Itu bukan salahmu. Kamu tidak berkaitan dengan hal itu.

Selain itu,

aku bukan pembunuh.

Tidak ada alasan bagiku untuk membunuhnya.

Jadi,

jangan melarikan diri lagi.

Aku merindukanmu, Hae Sung.

Setiap hari...

Setiap hari,

aku merindukanmu.

Saat aku memeluk Jung Won,

jantungku berdebar kencang.

Suaranya seperti

bunyi dari jam besar.

Itu adalah

suara waktuku yang mulai kembali di dunia ini.

"Episode 5"

Jung Won, kamu tidak keberatan?

Kamu tinggal di sini sendirian.

Jika kamu merasa tidak nyaman, aku bisa pergi sekarang.

Kamu tidak punya tempat tinggal.

Yang benar saja. Aku bisa bermalam di mana saja.

Tinggal di rumahku lebih baik daripada bermalam di luar.

Tetap saja. Jika pria dan wanita tinggal

di satu rumah hanya berdua...

Maksudku...

Kamu akan tidur di sofa dan aku di kamarku.

Kenapa? Kamu punya ide berbeda?

Tidak. Apa yang kamu bicarakan?

Lupakan saja.

Dahulu kamu menyebutku mesum,

tapi itu tidak benar. Mengerti?

Maksudku kita harus giat belajar agar bisa punya lima anak.

Apa yang kamu pikirkan? Berandal.

Kamu memikirkan hal itu, bukan?

Sudah kubilang tidak. Hentikan.

Kamu menertawakanku?

Apa? Tidak.

Kamu teringat hari ketika memanggilku berandal, bukan?

Tidak.

Pasti benar.

Pakai ini saat kamu mandi nanti.

Ini maksudku.

Jika tidak menertawakanku, lalu apa itu?

Astaga.

Kenapa celananya seperti ini?

Jin Joo dan aku pergi ke Gangwon. Aku membelinya di pasar.

Astaga.

Aku akan membantumu.

Jin Joo memberiku ini sebagai hadiah ulang tahun.

Entah siapa yang mau memakai ini. Seharusnya dia memakainya sendiri.

Bagaimana jika kita menyalakan TV?

Baiklah.

Kenapa TV-nya?

Apakah rusak?

Ini masih terlalu dini.

Saat pukul 6.00...

Saat aku melihatnya...

Karena aku... - Terutama hari ini...

Berikan kepadaku. - Akhirnya

dia mendapatkan nama belakang baru.

Bukankah itu aneh?

Pasti rusak.

Sudah malam. Aku harus mandi, lalu tidur. Aku harus bekerja besok.

Tunggu.

Ini tutup kaleng bir yang kita beli

saat pergi ke Seoul, bukan?

Benar.

Ternyata kamu masih menyimpannya.

Entah kenapa kusimpan. Ini seperti kebiasaan.

Entah kenapa aku punya beberapa barang di rumah.

Aku masih punya pensil besar yang kita beli saat kelas tiga.

Aku punya kerang yang kusimpan tanpa alasan jelas.

Masuklah tanpaku. Rantai sepedaku longgar.

Aku akan memeriksanya sebelum masuk.

Hae Sung, apa rencanamu hari ini?

Aku akan belajar. Aku seorang siswa.

Mau membolos dan pergi ke Seoul bersamaku?

Lupakan perkataanku.

Raut wajahmu menunjukkan kamu akan mengomeli aku.

Aku menariknya kembali. Aku akan masuk sekarang.

Jung Won.

Jung Won, terjadi sesuatu, bukan?

Aku menemukan ibuku.

Ayo pergi ke Seoul.

Jung Won pergi ke Seoul bersamaku

hanya dengan membawa alamat di tangannya.

Ayo pergi.

Ayo. - Baik.

Ayo. - Hati-hati. Bagus.

Bagus. - Hati-hati saat melangkah.

Hati-hati. Perlahan saja.

Bagus. - Hati-hati.

Bagus. Kamu senang?

Kamu amat senang? Manis sekali.

Baik. Ayo masuk ke mobil.

Baiklah. Hati-hati.

Bagus. Kalian hebat.

Sayang, astaga! - Ada apa?

Aku lupa membawa makan siang yang kusiapkan di atas.

Aku harus naik dan mengambilnya.

Kita hampir berangkat tanpa itu. - Benar.

Jung Won.

Bagaimana kamu tahu ibu ada di sini?

Ibu tampak bahagia.

Sepertinya Ibu akan piknik bersama keluarga.

Ibu akan meneleponmu.

Pergilah sekarang.

Sudah tujuh tahun kita tidak bertemu,

tapi Ibu menyuruhku pergi?

Jangan meneleponku. Aku enggan menemui Ibu lagi.

Aku hanya ingin tahu bagaimana hidup Ibu

setelah menelantarkan putri Ibu.

Ternyata usai menelantarkanku, Ibu bisa hidup bahagia.

Kurasa dunia memang seperti itu.

Ibu memberiku pelajaran berharga.

Kamu masih belum naik.

Ji Won dan Ji Min harus ke toilet.

Baik.

Siapa dia? Kamu mengenalnya?

Tidak.

Sepertinya dia mencari rumah temannya.

Liftnya sudah datang. Ayo.

Ayo, Anak-anak.

Jung Won, minggir.

Hei! Apa yang kamu lakukan?

Jung Won, ayo.

Kemari, Berandal!

Jung Won.

Kamu baik-baik saja?

Astaga.

Berhenti!

Aku ingin kamu menemaniku saat aku menemui ibuku.

Agar harga diriku tidak terlalu terluka.

Kamu mengerti maksudku, bukan?

Tidak.

Kamu tidak mengerti?

Aku tidak mengerti.

Itu sebabnya kamu bodoh.

Aku lebih pandai darimu.

Sakit?

Astaga.

Hei.

Mau kugendong saja?

Kamu sudah gila?

Apa bedanya?

Di sana?

Hae Sung.

Boleh aku meminta bantuanmu?

Apa? - Bolehkah aku

minum sekaleng bir hari ini?

Apa? Minum alkohol selagi memakai seragam ini?

Astaga, sulit dipercaya kamu mengatakan itu.

Kapan aku bisa minum bir?

Ayo minum sekaleng saja. - Tidak.

Bagaimana jika ada yang melihatmu?

Kenapa kamu tidak bisa memahamiku?

Jika bukan hari ini, kapan aku bisa minum alkohol?

Siswa juga manusia.

Siswa bukan manusia.

Omong kosong.

Kenapa pula aku butuh izin darimu?

Hei.

Astaga.

Duduklah.

"Toserba Gyungil"

Permisi.

Bu.

Polisi datang.

Apa?

Hei, Jung Won.

Dasar pemarah bodoh.

Apa ini?

Ini cincin.

Ulurkan tanganmu.

Jalani hidup yang sukses

dan balas perbuatan ibumu.

Tidak nyaman tidur di sofa, bukan?

Tidak apa-apa.

Bagaimana denganmu? Tidurmu nyenyak?

Ya, tidurku nyenyak.

Kamu tidak bisa tidur, bukan?

Aku mendengarmu berguling-guling sepanjang malam.

Bagaimana kamu tahu? Katamu tidurmu nyenyak.

Kurasa kita berdua tidak tidur nyenyak.

Aku akan menemui adik-adikku hari ini.

Maaf. Aku tidak berhubungan dengan mereka.

Tidak apa-apa. Aku bisa menemui mereka hari ini.

Sejauh apa tempat kerjamu?

Butuh waktu 30 menit dengan bus.

Ini kartu nama restoran tempatku bekerja

Kamu tampak seperti orang dewasa.

"Juru Masak, Jung Jung Won"

Ini tampak hebat.

Bekerja di restoran menyenangkan?

Aku masih asisten, jadi, tidak selalu mudah.

Tapi tetap menyenangkan.

More Indonesian subtitles for Reunited Worlds

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left