The first 179 lines.
Hei. Bertaruh untuk Big Red!
Bertaruh untuk Big Red!
Big Red!
Kau siap, berengsek? Ya.
Hajar dia! Bunuh dia!
Berikan uangnya, berengsek!
Kau tahu siapa aku?
Ya, Steve.
Dan kau tahu reputasiku?
Ya, Tuan.
Tapi kau bertaruh untukku.
Dan kau tak punya uang untuk membayar.
- Akan kubayar nanti malam. - Steve tak terima penundaan.
Jika kau bertaruh dengan Steve, kau bayar Steve saat ayamnya menang.
Kau mengerti?
- Ya, Tuan. - Jelas tidak. Kau tak mengerti.
Geledah dia.
Periksa dia. Periksa kantongnya.
Cari di setiap celah si kikir ini.
Nada. Aku akan memotong kemaluanmu.
Dan mungkin itu bisa membuatmu tersenyum.
Mungkin kita bisa memotong kemaluan si berengsek ini.
Tahukah kau? Aku juga bisa memotong putingmu.
- Jangan biarkan dia memotongnya. - Puting-puting kecil.
Dia akan memotong putingmu di sini.
Bawa saja keledaiku, aku hanya punya itu.
- Keledai tak berguna! - Ya, untuk apa aku punya keledai?
Dia bisa membawa barang dan kau bisa hasilkan uang darinya.
Warnai dia jadi seperti zebra dan sewakan pada "bule".
- Sewakan pada siapa? - Turis. Foto bersama.
Jujur, aku tak percaya kau menatapku dan mengucapkan kata "bule".
Kurasa dia orang Meksiko yang rasis!
Apa kau senang saat mengucapkan istilah rasis pada seseorang?
Orang yang melihat apa yang kulihat...
Merasakan sakit dan kehilangan yang kurasakan.
- Aku menghargai ras, Hombre. - Kau mengerti itu, berengsek?
Tentu, Tuan. Kau bukan "bule".
Terima kasih kau mengetahuinya. Sekedar saran...
Lain kali kau bertaruh pada ayamku, sebaiknya kau bawa uang. Paham?
Aku mengerti, Steve. Terima kasih.
Bawa keledai dan ayamnya. Kita pergi dari sini. Ayo, cepat.
Ayo! Aku bawa keledainya.
"Inilah aku sekarang".
"Sampai bertemu lagi".
"Pria yang dihantui oleh pengorbanan yang harus dia lakukan".
"Pria yang selalu lari dan tak pernah menengok ke belakang".
"Pria yang selalu mabuk sepanjang jalan menuju Amerika Selatan".
Meksiko yang menyebalkan.
"Kutinggalkan negaraku untuk memulai hidup baru".
"Di mana aku akhirnya bisa membaur dengan orang-orang sekitar".
"Menjadi salah satu dari mereka".
"Aku cepat diterima oleh warga lokal".
"Alam liar menjadi guruku".
"Wanita liar, gua air maniku".
"Dengan cepat aku jadi pribadi baru sepenuhnya".
"Tapi sejujurnya...
Kadang aku penasaran soal mereka".
"Soal cara mereka menghadapi kemiskinan, penderitaan...
Kegelapan yang pasti mereka rasakan".
"Saat aku pergi ke matahari dan membawanya bersamaku".
"Apa mereka bahkan ingat rasanya memiliki harapan?"
"Apa mereka lupa betapa dekatnya mata dan mimpi mereka?"
"Apa mereka ketahui, tanpaku mereka juga tak akan ada?"
Adakah yang boleh istirahat di sini?
"Walau itu membuatku sedih, aku tahu tanah kejam ini dibuat untukku".
"Tempat di mana hukum akan mati".
"Seiring hari itu tiba, aku senang mengetahui hidup semua orang...
Yang kutinggalkan lebih baik..."
Sial!
Sial!
Berapa kali harus kubilang untuk mengecilkan musiknya?
Kalian di sini bermain bola seolah kalian semua Paley.
Musik keras. Aku sedang coba menulis.
Buku seperti apa yang sedang kau tulis?
Novel motivasi tentang...
Untuk orang berduka dan depresi. Sebenarnya ini bukan urusanmu.
- Singkirkan adikmu dari motorku. - Ada apa, Steve?
Biar kuperjelas, Catuey.
Jika ada satu hal di dunia ini yang kubenci...
Itu adalah sepakbola.
Dan aku benci saat orang bermain bola di sekitarku.
Tolong pergi dari motorku. Itu sangat mahal.
Rosa! Chuy! Berhenti mengganggu Tn. Janowski.
Sejujurnya, keterbatasan bahasa sangat membuat frustasi sekarang.
Masuklah!
Astaga! Aku tahu hidup di perbatasan sangat menyebalkan.
Tapi aku tak tahu akan sangat berisik.
Dan itu yang membuatku frustasi.
Kau masih belum menerima tawaran makan malam bersama kami.
Istriku koki yang hebat.
Kami senang menjamu kau.
Tampaknya dia memasak puting bakar untuk seseorang sekarang.
Aku merasa ini semacam acara National Geographic.
Siapa itu? Ada berapa banyak orang kau jejalkan di rumahmu?
Itu Maria, adik iparku. Kau tahu apa artinya keluarga, 'kan?
Keluarga berdoa bersama, tinggal bersama.
Baiklah. Aku hargai tawaranmu. Tapi...
Aku tak ingin menjalin ikatan dengan orang baru di sini.
Aku sudah punya keluarga. Aku tak butuh versi menyedihkannya.
Puting istrimu tampak indah.
Dan tambahan untuk semua hal lain, Kenny Powers tetap benci anak-anak.
Bab tiga.
Keliaran malam hari yang dilakukan di Meksiko.
Untuk semua temanku...
Yang hadir di stadium saat ini...
Kita sudah ada di babak kedelapan.
Dan Charros kalah dengan 7- 0.
Aku mau melempar sepatu ke mereka...
Jika mereka tak ada kemajuan!
Memalukan. Sangat memalukan.
Charros payah!
Memalukan. Memalukan, ya?
- Sangat menjijikkan. - Ya, benar.
Apa masalahmu?
Kenapa kau menatapku begitu?
- Dia mengajakmu berkelahi, Sobat. - Diamlah! Apa masalahmu?
Ya, Kau mau lagi?
Kau mau minum bir?
Sudah kubilang, 'kan?
Kita akan diusir dari tempat ini.
Pelatih, dia kembali.
Apa yang dia lakukan di sini?
Ayo! Babak berikutnya.
Jangan cemas!
Banyak wanita seksi berkeliaran. Aku tak keberatan ada di sini.
Aku juga. Ayo kita bicarakan bisnis dahulu.
Lihat si kecil ini, tak kenal basa-basi.
Si kecil berengsek ini mungkin teman terbaik yang kupunya.
Dia mengalahkanmu, Hector. Dia geser posisimu sebagai teman.
Tak membanggakan.
Tidak, Bos. Dia tak bisa bahasa Inggris.
Kau tak pernah ingin menang?
- Berengsek. - Kau mau menang?
- Kau mau menang? - Ya.
Kau mau masturbasi?
Lihatlah. Hector minum apa pun yang diminum Aaron.
Tapi kualitasnya tak sama.
Dia belum mencapai tingkat itu.
Selamat malam. kami adalah Mass O Menos.
Kerja bagus.
Hei. Seperti yang kau katakan, kucing.
Hei.
- Kau dari mana saja? - Di sini saja. Kau tak marah, 'kan?
- Kenapa aku harus marah? - Karena aku sibuk...
Dan tak meneleponmu lagi setelah kita bercinta.
Tidak. Aku tak harapkan apa pun darimu.
Karena aku merasa cukup jujur dalam segala hal.
Kubilang aku orang rusak dan tak mau terikat dengan siapa atau apa pun.
Ya, kau cukup jelas soal itu.
Itu untuk keamananmu juga.
Orang yang dekat denganku...
Biasanya terluka.
Entah kau ada acara apa setelah ini, jika kau mau...
- Aku sibuk malam ini. - Aku juga.
Aku sedang menulis buku. Aku seorang penulis.
- Kau ada acara besok malam? - Besok aku juga agak sibuk.
Besok sibuk juga?
Kurasa aku mulai paham.
Kau hanya suka cinta satu malam. Begitu caramu?
Tidak begitu. Kupikir kau "bule" yang bercinta satu malam saja.
Jadi kau melihatku hanya seperti seonggok daging?
Daging yang bagus, tapi...
- Aku akan terus terang denganmu. - Baiklah.
Aku baru di Meksiko dan...
Aku mencoba beradaptasi dan hampir semua tak masalah tapi...
Aku juga merasa agak aneh dan kosong setiap saat dan kesepian.
Kini aku hanya ingin kenyamanan dari seseorang yang tampak normal.
Walau kau orang Meksiko, kau tampak normal menurutku.
- Kau siap? - Ya. Aku akan siap dalam 1 menit.
Pemain saksofon dari Lost Boys mencoba menyulitkanku dengan bahasa.
- Apa dia memberimu masalah? - Kenapa? Kau mencari masalah?
Dia tak memberi masalah. Dia hanya...
Turis yang tersesat. Ya, 'kan?
Tentu. Aku hanya turis tersesat yang bisa menghajar seseorang...
Jika mereka terus mengisolasiku dari percakapan.
Damai.
- Sampai jumpa. - Ya. Pertunjukan yang bagus.
Terima kasih.
Sampai jumpa.
No comments yet. Be the first to leave one.