Because of You

Because of You (因为遇见你)

Download Indonesian Subtitle

Release info

因为遇见你---Because of Meeting You---Episode 37-39
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Subtitle by VIKI 100% || Follow Instagram: @sultan_khilaf_sub

Tags

other
Published on: 2017-03-29
Downloads: 12
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 199 lines.

Episode 37 -

Apapun yang terjadi, besok kau harus jadi pengantin wanita yang tercantik.

Kau telah bekerja keras.

Alih bahasa dipersembahkan oleh Padepokan Anak Negeri @Viki

Ini koper yang terakhir? Berikan padaku, akan kubawa keluar. - Tidak perlu,

Aku sendiri saja.

Guru Xia, tolong kau bantu aku bawakan ini keluar?

Baik. - Terima kasih.

Yu Xin, kau sudah selesai mengemas barang-barangmu?

Sudah selesai. Lagipula barangku tidak banyak.

Kau juga sudah selesai mengemas barang di lemari itu?

Tak ada barangku di dalam lemari itu.

Aku telah mencari diseluruh Jin Lu Ge, tapi tetap tak bisa menemukan foto-foto Yi Bei.

ini tempat terakhir.

Kau masih mencurigai Yu Xin?

Lemari ini selalu terkunci.

Kuncinya di sini.

Kau bisa membuka dan melihatnya.

Hei! Hati-hati.

Kau tidak apa-apa? - Tidak apa-apa.

Biar aku saja, biar aku saja.

Jangan sentuh barangku!

Kenapa? Takut aku mencuri barangmu?

Siapa yang takut padamu? Aku tak percaya padamu.

Dapatkah kau menggunakan kepalamu sebelum mengatakan sesuatu?

Ini. Karena kau akan menikah,

mari selesaikan masalah ini.

Apa ini?

Bukankah kau mengatakan pada orang di Jin Lu Ge bahwa Ibu selalu meminta uang padamu?

Aku akhirnya mengerti sekarang. Rupanya kau mengirim uang untuk biaya anakmu.

Karena kau telah meninggalkan anakmu, untuk apa kau melakukan ini?

Aku mengembalikan uangnya padamu. Sekarang hutang kita sudah bersih.

Lebih baik berhati-hatilah saat kau bicara.

Aku tak pernah melahirkan anak, jadi bagaimana aku bisa meninggalkannya?

Jika kau berpikir untuk menghancurkan pernikahanku

kuberitahu kau, jangan berharap

Zhang Yu Xin, kau menikah atau bercerai tak ada hubungannya sedikitpun denganku.

Lalu untuk apa kau datang ke Jin Lu Ge?

Kau kira dengan mendekati Nenek bisa menjadi menjadi salah satu dari kami?

Ketahui tempatmu.

Tolonglah, yang tak bisa melihat tempatnya sendiri itu kau kan?

Kau kira kau bisa begitu sombong karena kau putri angkat Jin Lu Ge?

Kudengar mereka terus mencari Yi Bei.

Palsu tetap palsu. Selamanya tak akan menjadi asli.

Aku harus jadi penerus Jin Lu Ge.

Kakak ipar adalah menantu tertua keluarga Jin Lu Ge.

bagaimana bisa kau tak menghadiri pernikahan keponakanmu?

Maaf. Aku masih belum menerima Zhang Yu Xin sebagai keponakanku.

Zhang Yu Xin sekarang adalah putriku.

Tak seorangpun dapat menyangkal posisinya di keluarga ini.

Aku datang.

Guo Guo sudah datang.

Pemimpin Utama Sulam.

Gaunmu hari ini cantik sekali.

Sulamannya sangat elegan.

Guru yang memberi gaun ini padaku.

Guru bilang harus lebih sering memakai pakaian bersulam

agar bisa memahami perasaan pelanggan.

Begitu ya?

Xiu Hua, tanganmu tidak leluasa. Mengapa membuatnya sendiri?

Tidak apa-apa, Bu.

Guo Guo, Aku ingin minta bantuanmu.

Kudengar kau sangat baik dalam menggambar. Dapatkah kau menggambar sesuatu untukku?

Gambar apa saja yang muncul dalam hatimu

dan perlihatkan padaku.

Kenapa kau mau gambar Zhang Guo Guo?

Ibu sudah mengajarinya menyulam. Apa kau ingin mengajarinya menggambar juga?

Kau tak perlu mengurusi hal ini.

Tolong, ambillah.

Sebenarnya aku juga tak pernah belajar menggambar, hanya corat-coret sendiri.

Jika kau mau, aku akan beri padamu setelah aku selesai menggambarnya.

Ya.

Kau tidak mengerti ucapanku ya Zhang Guo Guo?

Pemimpin Sulam Xu, Profesor Jin tidak memintaku untuk mencuri sulaman orang lain,

juga tidak menyuruhku merusak pakaian orang lain, mengapa tidak boleh?

Sikap apa ini?

Bu, sudah waktunya untuk pelajaran Guo Guo.

Guo Guo.

Guo Guo, ayo pergi.

Ayo kita pergi ke kelas.

Yu Xin, kau ada urusan apa sampai menyuruh Ibu datang buru-buru?

Bu, coba kau lihat ini.

Saat kau di rumah guru Zhang Guo Guo, pernahkah kau melihat potongan sulaman seperti ini?

Biar kuingat-ingat.

Rasanya pernah melihat ini sebelumnya.

Kau masih ingat pertama kali kita bertemu Guo Guo?

Sesuatu yang dia pakai di lehernya sangat mirip dengan ini.

Jadi Zhang Guo Guo yang mengambil sulaman Kediaman di Gunung Fuchun?

Lalu dimana sulamannya sekarang?

Dimana lagi? Guo Guo membuatnya jadi sarung bantal untukku. Aku memakainya untuk tidur.

Benarkah? Kalau begitu bawakan padaku sekarang.

Jangan biarkan Zhang Guo Guo tahu hal ini. Cepatlah pergi.

Yu Xin, bicara yang jujur pada Ibu, apa tujuanmu menginginkan itu?

Apakah ada hubungannya dengan Guo Guo?

Jika aku memberikannya padamu, apa akan mencelakakan Guo Guo?

Guo Guo, Guo Guo, Guo Guo! Kau hanya bicara tentang Zhang Guo Guo.

Kuberitahu kau ya, jika sarung bantal yang kau bicarakan adalah barang yang kucari,

kita harus menghancurkannya sebelum Zhang Guo Guo mengetahuinya.

Kalau tidak, putrimu, aku, akan tamat.

Yu Xin, kau selalu memintaku melakukan hal-hal yang tidak etis.

Bukannya aku tak ingin membantumu.

Setelah Guo Guo mengetahui kalau Le Tong adalah putri kandungmu,

dia bilang kalau aku menipunya. Dia tak menghiraukanku lagi.

Kenapa? sakit hati? Kuberitahu kau,

jika kau tak melakukan seperti yang kuminta, aku takkan menghiraukanmu lagi. Kalau kau tak mau pergi, aku pergi sendiri.

Berhentilah melakukan kesalahan bodoh!

Kau baru beberapa hari lalu dilepaskan dari pusat penahanan. Bagaimana jika kau ditangkap lagi?

Bagaimanapun aku telah dipermalukan olehmu.

Aku akan membawakannya untuk kau lihat.

Nenek paling menghargai ini. Jika aku bisa mendapatkan sulaman Kediaman di Gunung Fuchun ini,

Aku akan punya hak untuk jadi penerus. Aku harus mendapatkannya lebih dulu.

Kemana perginya?

Aku baru melihatnya beberapa hari yang lalu.

Nenek, kau sedang mencari apa?

Sayang, kau melihat sarung bantal Nenek?

Sarung bantal yang ada batu dan pohonnya. Kau melihatnya?

Aku tak melihatnya. Untuk apa Nenek mencarinya?

Nenek cuma asal tanya.

Apa Guo Guo mencucinya?

Tidak, Aku pasti...

Bu.

Aku keluar sebentar. - Ya.

Le Tong, mengapa kau mengeluarkan semua selimutnya?

Bukan aku yang mengeluarkannya, ini Nenek.

Nenek? Untuk apa dia mengeluarkan semua ini?

Aku juga tak tahu.

Nenek bilang dia sedang mencari sarung bantal dengan sulaman bebatuan dan pepohonan.

Jadi dia mencarinya sampai berantakan begini.

Kelihatannya Ibu berusaha mencari sulaman Kediaman di Gunung Fuchun.

Pasti kakak yang memintanya untuk mengambilnya.

Ibu benar-benar tak bisa disembuhkan.

Disembuhkan? Ibu, apa Nenek sakit?

Tidak, Nenek tidak sakit.

Ibu akan membantumu merapikannya ya?

Halo? Yun Kai, Kau mau apa?

Le Tong, apakah hari ini menyenangkan?

Iya.

Hei, kenapa kita memakai baju pasangan? Kita seperti tim sepak bola.

Bagaimana mungkin ini tim sepak bola?

Semua orang akan tahu bahwa kita adalah keluarga jika kita memakai ini.

Benarkah, Le Tong?

Iya, kita seperti kembar tiga jika memakai baju ini.

Tadi, bibi yang menjual pakaian ini juga bilang begitu.

Dia bilang aku mirip ayah! Benar?

Benar? Bibi itu punya selera yang bagus.

Ini adalah hal yang baik jika kau mirip denganku. Kau akan menjadi wanita cantik saat dewasa nanti.

Apakah kau tahu?

Hal itu terdengar tidak benar. Apa maksudmu?

Apakah maksudmu aku jelek?

Aku tidak pernah berkata bahwa kau jelek. Apakah aku bilang bahwa ibumu jelek? Tidak kan?

Aku hanya bilang bahwa dia tidak begitu cantik.

Apa maksudmu?

Alih bahasa dipersembahkan oleh Padepokan Anak Negeri @Viki

Yu Xin!

Ibu, kau mengagetkanku!

Kenapa kau tidak ketuk pintu?

Oh ya,

Apakah kau menemukan apa yang kuminta kau untuk carikan?

Ini aneh.

Beberapa hari yang lalu aku masih menidurinya.

Tetapi tadi aku sudah mencarinya ke seluruh rumah dan tidak bisa menemukannya.

Apakah Zhang Guo Guo mengambilnya?

Mungkin saja. Siapa lagi yang mau mengambil sarung bantal lusuh itu?

Bagaimana jika aku tanya Guo Guo?

Bukankah sudah kukatakan jangan biarkan dia tahu?

Carilah lagi, aku yakin kau akan menemukannya.

Anggaplah ini sebagai hadiah pernikahanku.

Saat ini hanya kaulah yang bisa membantuku.

Meskipun aku miskin,

Aku tidak akan memberikan hadiah semurah itu pada anakku.

Aku akan berikan sarung bantal yang baru untukmu.

Kau pastinya sudah lelah setelah memindahkan barang-barangmu sendirian.

Aku tidak lelah.

Ini bukanlah sesuatu yang harus kau lakukan.

Dudukanlah dan istirahat, biar kulakukan.

Kecilkan suaramu! Ini adalah rumah mertuaku. Bagaimana jika seseorang mendengarkan kita?

Zhang Yu Xin, kau sungguh pintar berakting.

Aku menyuruhmu untuk membersihkan kamar, kau malah menyuruh pembantu untuk mengerjakannya.

Kau bahkan masih belum menikah malah sudah bertingkah layaknya pemilik rumah.

Apakah kau ingin membuat seluruh keluarga untuk melayanimu setelah kau menikah ke keluarga ini?

Bukan begitu!

Apa maksudmu bukan begitu? Aku sudah melihat semuanya!

Aku minta kau untuk membersihkan kamarmu sendiri, tetapi kau bermalas-malasan.

Apakah kau menghormati kata-kataku sebagai mertuamu? Wang Ai Yu,

katakan padaku apa yang terjadi.

Aku melihat kau menindas menantumu dan aku tidak bisa menahannya.

Jadi aku ingin membantunya, kenapa?

Apakah skrup di otakmu ada yang kendur?

Siapa yang memberimu gaji?

Ini semua karena kita berasal dari satu kampung

makanya aku membawamu kemari untuk bekerja. Kenapa kau tidak memihakku?

Aku tidak perduli kita berasal dari satu kampung atau tidak. Aku bertindak sesuai hati nuraniku.

He Jin Hua, orang lain boleh takut padamu tetapi tidak denganku.

Aku membela kebenaran.

Yu Xin, jika dia menganiayamu di kemudian hari, beritahu aku.

Aku akan membela keadilan untukmu. Wang Ai Yu!

Kau! Apa? Cukup!

Meskipun kau berasal dari kampung yang sama dengan mertuaku,

Dia tetaplah bosmu. Bagaimana bisa kau mengatakan hal seperti itu terhadapnya?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left