Growing Up Animal

Growing Up Animal

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Growing Up Animal S01E03 A Baby Elephant's Story-DSNP-WEBDL
A Commentary by Sh1Ft3R

Tags

webdl
web
WEBDL
Published on: 2022-08-13
Downloads: 20
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Temui Thandi,

gajah betina Afrika.

Paling kecil dari tiga bersaudara,

dan satu-satunya yang tak pernah hamil...

sampai sekarang.

Dalam perjalanan luar biasa ini,

saksikan keajaiban hidup baru dalam pertumbuhannya.

Juga hubungan unik yang berkembang...

antara ibu dan anak.

Anak Thandi, Aria,

akan tiba dalam masa kekeringan.

Anggota terbaru dari barisan panjang para betina kuat.

Dia akan memulai perjalanan epik,

penuh drama dan persahabatan.

Bayi Aria harus segera beradaptasi dengan kehidupan di perjalanan...

saat dia menghadapi tantangan...

dalam Growing Up Animal.

KISAH BAYI GAJAH

Ini musim panas di daerah pedalaman Namibia.

Curah hujan baru mengembuskan kehidupan ke Sabana...

menciptakan surga Afrika.

Untuk Thandi yang berusia 15 tahun,

waktunya tak bisa lebih baik.

Dia lapar.

Namun, berapa pun yang dia makan,

dia tampak tak bisa memuaskan nafsu makannya!

Itu perasaan yang sangat dipahami oleh ibu Thandi.

Khanyisa yang berusia 50 tahun adalah betina pemimpin kawanan.

Dikenali dari lubang duri di telinganya.

Hari ini, dia punya hadiah untuk putri bungsunya.

Sesuatu untuk menghiburnya.

Letaknya sudah dekat.

Bunga Telang.

Kesukaan Thandi.

Dia memelintirnya di sekitar belalai seperti yang diajarkan ibunya.

Itulah yang dia butuhkan untuk mengurangi rasa laparnya.

Ibu memang paling tahu.

Khanyisa mengenal putrinya lebih baik dibanding siapa pun.

Karena Thandi pun belum menyadari apa yang menantinya.

Untuk pertama kalinya, Thandi hamil.

Di dalam dirinya tumbuh kehidupan baru yang berharga.

Bayi perempuan...

Aria.

3 BULAN 22 BULAN - KELAHIRAN

Tiga bulan lalu, saat usianya baru tiga bulan,

Aria tak lebih besar dari kacang kenari.

Namun, dua fiturnya yang paling menentukan sudah terbentuk.

Telinganya...

dan belalainya.

Kini pada usia enam bulan, Aria seukuran jeruk bali merah.

6 BULAN 22 BULAN - KELAHIRAN

Namun menjadi hewan terbesar di darat

membutuhkan waktu total 22 bulan.

Kehamilan terlama dari mamalia mana pun.

Itu diduga karena satu hal...

otaknya.

Pikiran yang begitu kompleks butuh waktu untuk berkembang.

Aria akan dilahirkan dengan semua kekuatan otak yang dia butuhkan...

dan itu kabar baik...

karena kehidupan gajah itu rumit.

Saat ini, ada sesuatu yang membuat keluarga Thandi ketakutan.

Mereka menerima panggilan peringatan dari keluarga gajah lain.

Kawanan gajah bisa mendeteksi gemuruh gajah lain

hingga jarak 10 kilometer.

Suara yang frekuensinya terlalu rendah untuk didengar manusia.

Mereka bahkan bisa mengetahui dari arah mana asalnya.

Kali ini, peringatan untuk semua yang berada di wilayah itu...

singa sedang berburu.

Mereka mengambil posisi defensif di sekeliling gajah muda.

Akhirnya...

ancaman telah berlalu.

Di dunia di mana mata tak selalu cukup,

keluarga ini sangat mengandalkan pendengaran untuk keselamatan.

Setelah ketakutan itu, mereka saling meyakinkan

menggunakan indra yang mungkin paling penting bagi gajah...

sentuhan.

Penuh dengan sel saraf yang sama seperti ujung jari kita,

sentuhan belalai memiliki kelembutan yang menyatukan keluarga ini.

Saat terjalin, itu bagai pelukan.

Elusan lembut bagai belaian tangan.

Para ibu, saudari, bibi, mereka ada untuk satu sama lain.

Untuk Thandi dan bayinya yang belum lahir.

Dia belum mengetahuinya...

6 BULAN 22 BULAN - KELAHIRAN

...tetapi Aria memiliki rombongan hebat yang melindunginya.

Kini, lebih dari seperempat jalan melalui perkembangannya...

dia telah mencapai tahap yang penting.

Belalainya telah berkembang sepenuhnya.

Itu berisi 40.000 otot yang mengejutkan,

lebih dari 50 kali lipat jumlah otot di seluruh tubuh kita.

Belalai tak cuma membuatnya membentuk ikatan berharga dengan keluarganya,

itu juga akan menjadi alatnya yang paling serbaguna.

Tonjolan seperti jari di ujungnya

akan memungkinkannya mengambil benda setipis sehelai spageti.

Butuh kekuatan otak lebih banyak untuk dikendalikan dibanding tangan kita.

Aria akan butuh latihan berbulan-bulan, bahkan setelah dia lahir,

untuk bisa mengendalikannya.

Untuk saat ini, Aria hanya bisa menggunakan belalainya seperti jempol

untuk melakukan latihan menyusui yang sangat dibutuhkan.

Itu empengnya sendiri.

Selama 16 bulan mendatang,

Aria akan terus berkembang dalam keamanan konstan rahim Thandi.

Namun, di luar, dunia di sekitar mereka sedang berubah.

Sabana indah yang disebut rumah oleh gajah kita

akan menunjukkan sisi lebih kerasnya.

Seiring bulan berlalu...

lubang air mengering...

dan padang rumput hijau menghilang.

Itu kekeringan terburuk,

dan setelah lebih dari setahun, tak tampak akan berakhir.

Setelah 22 bulan, usia kehamilan Thandi sudah cukup.

Dia mengalami yang setara dengan pergelangan kaki bengkak untuk gajah.

Penumpukan cairan di sekitar perut bagian bawahnya.

Setidaknya kakinya bisa menahan berat badannya yang meningkat.

Sekitar 1.360 kg.

Di dalam tumitnya ada bantalan lemak

yang mengembang saat terkena benturan untuk melindungi setiap langkah.

Itu bagus, karena saat kantong makanan terakhir lenyap,

keluarga ini menjelajah jauh untuk menemukan cukup makanan.

Kehidupan memang sulit,

tetapi untungnya gajah mudah beradaptasi

dengan perubahan besar ini.

Bahkan di dalam rahim,

Aria bersiap untuk menghadapi tantangan yang menanti.

Kini, dia 30 kali lipat ukuran bayi manusia.

22 BULAN - KELAHIRAN

Sama seperti ibunya,

kakinya memiliki bantalan lemak untuk hidup dalam perjalanan.

Kakinya siap untuk berdiri beberapa menit setelah dilahirkan

agar tetap aman dari predator.

Untuk menghadapi panas ekstrem, dia bahkan punya sistem pendingin sendiri.

Kulit keriput yang akan memerangkap air di celah-celahnya.

Serta telinga yang cukup besar untuk berfungsi sebagai kipas.

Butuh waktu hampir dua tahun, tetapi dia sudah siap.

Akhirnya tiba saatnya bagi Aria untuk bertemu dunia.

Thandi belum pernah melakukan ini.

Namun, dengan ibu dan saudarinya di dekatnya,

jaringan pendukung terkuat, dia siap.

Dia butuh tempat terpencil untuk melahirkan.

Seperti bidan berpengalaman,

Khanyisa membimbingnya ke ruang bersalin.

Menjelang fajar...

sesuatu yang ajaib telah terjadi.

Akhirnya, Aria bergabung dengan kawanan.

Dinding kaki telah melindunginya dari bahaya di luar.

Hanya dalam beberapa menit, dia berdiri untuk bertemu ibunya.

Thandi dan Aria telah menunggu lama untuk momen ini.

Momen yang sangat manis.

Setelah Aria lahir dengan selamat,

nenek dan bibinya merayakan.

Namun, hal pertama yang ada di benak Aria adalah makanan.

Thandi memakai belalainya untuk menunjukkan tempat mengisap.

Dengan sedikit bantuan...

dia mencicipi suapan susu pertamanya.

Aria adalah betina pertama yang lahir dalam satu generasi.

Dia akan tinggal bersama keluarga seumur hidupnya.

Gajah mungil ini...

bisa menjadi betina pemimpin di masa mendatang.

Untuk beberapa hari pertamanya...

Aria tetap berada tak jauh dari belalai Thandi.

Tak mampu benar-benar melihat putrinya, tersembunyi jauh di bawah...

Thandi mengeluarkan suara gemuruh konstan.

Lagu pengantar tidur gajah.

Lagunya adalah sumber penghiburan bagi Aria,

yang bisa mengenali suara Thandi dari sebelum dia lahir.

Dengan tanggapan sesekali...

dia juga memberi Thandi peluang untuk mengetahui seperti apa suaranya.

Dengan ibunya berada tak jauh,

dan penglihatannya makin baik dari hari ke hari,

sudah saatnya Aria mengenal anggota keluarga lainnya.

Nenek Khanyisa adalah sumber pengetahuan.

Saat ini, dia sedang menunjukkan keterampilan bertahan hidup yang penting.

Cara memakai belalainya untuk mengupas kulit kayu dari pohon,

sumber kalsium yang bagus di masa-masa sulit ini.

Aria hanya menggunakan belalainya untuk mencium dan menyentuh.

Namun, tak selalu melakukan hal yang dia inginkan.

Dia bisa belajar satu atau dua hal dari Nenek.

Juga dari bibinya. Dia punya tim pengasuh yang hebat.

Baik dan penyayang, mereka akan selalu mendukungnya.

Bahkan ada bayi lain. Sepupunya, Max.

Dia beberapa bulan lebih tua dari Aria dan penuh semangat.

Sepertinya bibinya akan kesulitan untuk mengaturnya.

Dengan Max sebagai hiburan...

dan anggota kawanan lain untuk dipelajari, Aria menghadapi awal yang bagus.

Namun, kehidupan akan berubah.

Andai hujan turun, akan ada banyak makanan.

Thandi bisa bersantai.

Namun, Aria lahir di tengah kemarau.

Makanan dan air mulai habis.

Pengalaman 50 tahun telah mengajari Nenek Khanyisa harus berbuat apa.

Dia mengatur telinganya ke posisi 45 derajat...

dan mendengarkan.

Sekitar 241 km ke utara...

hujan badai sedang terbentuk.

Di mana ada hujan, akan ada makanan.

Kawanan harus menuju ke utara.

Khanyisa memberi perintah...

dan anggota keluarga lain mengikuti.

Pada usia dua minggu,

Aria akan merasakan kehidupan di jalan untuk pertama kalinya.

Growing Up Animal subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Growing Up Animal

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left