Medusa: Queen of the Serpents

Medusa: Queen of the Serpents

Download Indonesian Subtitle

Release info

Medusa 2020 720p BluRay x264 AAC-[YTS MX]
A Commentary by Bandar1
No Resync. Juga pas untuk: Medusa.2020.720p.WEBRip.x264.AAC-[YTS.MX]

Tags

BluRay
x264
720p
720
TS
YTS
Published on: 2021-07-08
Downloads: 28
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Alexis?

Salah satu gadis bilang kau akan segera pergi.

Aku tak mengira kau masih di sini.

Kenapa kau tak buat dirimu nyaman?

Kau temukan om senang ?

Tidak.

Ada sesuatu yang lebih baik.

Teruskanlah.

Mendekat.

Ada apa?

Tidak apa.

Aku hanya akan merindukan ini.

Kau tak harus pergi.

Aku punya tempat. Itu kecil, tapi kita bisa...

Jangan buat ini lebih sulit dari yang sudah ada.

Tak perlu malu untuk kembali.

Situasi berubah.

Dan kau harus beradaptasi.

Kau berpikir kau menginginkan satu hal,

Tapi sebenarnya kau menginginkan hal lain.

Itu bisa terjadi.

Itu tak bisa dipahami semua orang.

Kau membuat perubahan kerja untukmu.

Gadis-gadis merindukanmu.

Maura tak berhenti bicara tentangmu.

Lihat? Kau akan baik saja.

Bersama gadis-gadis.

Kau bisa berada di sini jika kau menginginkannya.

Mungkin jangan terlalu pikirkan tentang kenapa kau pergi,

Dan fokus dengan kenapa kau kembali.

Dia tak peduli denganmu sepertiku.

Dia tak peduli, bukan?

Katakan itu.

Dia tak peduli denganku sepertimu.

Itu intinya, Carly.

Aku hanya berusaha memberikan apa yang kau butuhkan.

Kau tak perlu sembunyi di sekitarku.

Tidak, aku tak peduli.

Silakan bersama siapapun yang kau inginkan,

Selama itu tak pengaruhi persenanku.

Itu mengingatkanku. Itu masih £400 sebulan untuk kamar.

£150 untuk tagihan, air, makanan dan kebutuhan dasar.

Intinya, kami mengambil £20 dari berapapun yang kau hasilkan,

Itu untuk perlindungan. Tidak, jangan melihatku.

Kita semua memiliki atasan, kau tahu?

Ini demi kebaikanmu sendiri.

Banyak gadis di luar sana yang lebih buruk dibanding kalian.

Beberapa gadis tak mendapat pilihan.

Kecuali kau mau aku menjualmu ke Syekh berlemak dagu lima.

Juru kunci bahkan mengira aku bisnis perdagangan manusia.

Itu lelucon.

Tunggu, itu lelucon. Hei, ayolah. Ayolah.

Aku melupakan sesuatu.../ Ya, itu tidak lucu.

Aku tahu.

Itu bodoh. Aku banyak menghisap kokain semalam.

Itu mengacau otakku cukup parah./ Kita berdua tahu itu tak benar.

Ya. Tentu saja.

Itu bodoh.

Aku seorang bajingan.

Apa yang kau lupakan?

Aku sudah punya.

Ini untuk dibarter.

Aku mengerti.

Dia mungkin menelepon, kau mungkin tak mengangkat.

Itu bukan soal bisnis.

Aku menyukaimu.

Kau akan sangat baik di sini.

Tak ada yang akan menghakimimu.

Bisa aku minta tolong?

Cobalah tak membuat Val kesal, oke?

Aku tak suka mendengar keluhannya...

...tentang seseorang mematikan pemanas...

...atau hal-hal sepele lainnya.

Ini takkan seperti yang terakhir.

Aku takkan bilang padamu apa yang tak bisa kau lakukan.

Ini bukan itu. Seperti yang kau katakan.

Val, pergilah!

Aku bisa melihat bayanganmu lewat pintu!

Val, pergilah atau kupanggil polisi!

Simone, ini Carly.

Carly?

Kau harusnya katakan sesuatu.

Maaf.

Kamar lamamu kosong jika kau menginginkannya.

Dan Val juga perbaiki pancuran.

Bagus.

Ini terlalu pagi untuk itu, bukan?

Setidaknya biarkan aku selesai mencuci.

Tidak, tidak, tidak.

Berdiri!/ Kau sangat menyebalkan!

Apa kau baik-baik saja?

Aku merasakan air celana dalammu./ Maaf, kawan.

Tidak!

Aku tak mengira kau akan kembali.

Aku pikir...

Jangan memintaku diam, Carly. Astaga.

Kau bahkan tak mau aku di sini.

Apa itu mengejutkan untukmu?

Kenapa kau kembali?

Aku hanya melakukan apa yang seharusnya.

Bagaimana dengan Dean? Aku pikir kau bahagia.

Ya, soal itu...

Tak semuanya berjalan seperti yang kita kira.

Kau harus bisa beradaptasi dan membuatnya berjalan untukmu.

Kau bilang aku bisa mendapatkan kamarku?

Perkataanmu barusan terdengar seperti perkataan Jimmy.

Apa dia bicara denganmu sekarang?

Atau kau punya rencana yang lainnya?

Enyahlah.

Carly.

Sial.

Astaga, Carly.

Ya Tuhan, aku merindukanmu!

Kau baik?

Ya, aku baik.

Maura?

Tak apa. Pergilah.

Maaf, kita akan bicara nanti.

Mau menggantikannya?

Selama kau siap untuk kekecewaan marjinal .

Marjinal?

Berikan itu padaku./ Ya.

Baiklah. Ayo ke dalam karena aku memakai sepatu hak tinggi.

Maaf.

Aku tahu kau bicara kasar karena kau peduli.

Dengar, jika kau dalam masalah atau jika kau butuh sesuatu...

Maaf, aku tak... Aku tahu aku bersikap munafik.

Aku tahu aku tak berhak mengatakan apapun, tapi...

Aku pikir kau sudah selesai.

Kelihatannya tidak.

Tapi aku tak apa.

Aku janji.

Dengar, aku mengerti.

Perasaan dari sesuatu yang melahapmu didalam...

Memakanmu seolah itu salahmu.

Rasa bersalah yang kau rasakan.

Kau harus berjuang melewatinya.

Apa yang terjadi?

Selasa yang terjadi.

Lalu Rabu, Kamis, dan Jumat,

Dan semua bisa terjadi setiap harinya.

Lagu baru.

Suasana hati baru, ya?

Kau tahu, Maura merindukanmu.

Dia menekuni beberapa make-up yang kau tinggalkan.

Membuatnya terlihat seperti yang kau lakukan sebelum pergi.

Apa, dengan manik-manik? Astaga.

Aku terlihat seperti lap bak mandi.

Begitu juga dia.

Dia seperti klub penggemar Carly tunggal.

Dia tahu segalanya. Seperti,

Kelab-kelab yang kau datangi, restoran,

Label baru yang kau pakai.

Bagaimana?/ Facebook.

Ya, dia habiskan berjam-jam...

...melihat foto-fotomu dan pria itu,

Berkata bagaimana dia akan memperbaiki hidupnya.

Sepertimu.

Apa itu seharusnya membuatku merasa buruk?

Tidak.

Bagus.

Karena apa yang aku lakukan tak ada kaitannya denganmu,

Atau Maura, atau siapapun.

Dean terlihat sempurna untukmu.

Kita semua memalsukannya.

Setiap harinya.

Dia tak memukulmu, 'kan?

Kita semua berpikir hanya punya satu masalah.

Dan jika kita selesaikan itu, itu akan perbaiki semuanya.

Tak ada jalan keluar.

Dan itu yang sebenarnya.

Tak ada klien di luar lokasi.

Itu peraturanmu.

Kurasa aku bisa tentukan kapan kita bisa melanggarnya, bukan?

Dia temanku.

Tak ada yang perlu dikhawatirkan.

Dia hanya memiliki sedikit sifat aneh.

Ya?

Saranku, ikuti saja.

Aku yakin itu.

Kau lihat itu?

Itu berdering sejak kau berikan itu padaku.

Bagaimana menurutmu?

Kau harus fokus pada permainan.

Ini sangat penting, kau dengar?

Tapi dia mengatakan itu kepada semua gadis.

Itu lucu.

Itu sangat lucu.

Kau ingin keluar.

Dan orang ini, dia bisa membawamu ke sana.

Jika dia menyukaimu.

Begitu banyak inti sari.

Tanpa harus memeras.

Itu hidup yang menawan.

Tanyakan untuk Alexis.

Hei.

Jaga dirimu.

Kau untuk Alexis?

Kau Alexis?

Tapi aku bisa membawamu ke dia.

More Indonesian subtitles for Medusa: Queen of the Serpents

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left