The first 200 lines.
The Judge from Hell
KARAKTER, TEMPAT, ORGANISASI, DAN KEJADIAN DALAM DRAMA INI ADALAH FIKTIF.
AKTOR ANAK DAN HEWAN DIREKAM DALAM SITUASI AMAN.
Penegakan hukum
tidak akan pernah melupakan pengorbanan mulia
mendiang Inspektur Kim.
Rasa sedih dan duka karena perpisahan ini tak bisa terlukiskan oleh kata-kata.
Semoga kini dia beristirahat dalam kedamaian abadi,
dan terbebas dari beban di bumi ini.
Tidak. Jika begitu, kau juga akan pergi ke Neraka.
Setelah aku membunuhnya,
kau bisa membunuh dan mengirimku ke Neraka.
Dengan senang hati aku akan membiarkanmu membunuhku.
Jika ingin pergi ke Neraka,
kau harus melihatnya dulu.
The Judge from Hell
EPISODE 9
KIM SOYEONG PENYEBAB KEMATIAN
BFN
Tunggu.
Akan kutunggu di luar.
Jadi, apa kau lihat wajahnya?
- Ya. - Itu bagus!
Kau sudah beri tahu Han Daon?
Belum.
Rencanamu adalah memanfaatkan Han Daon untuk menemukannya,
dan setelah menemukannya, kau akan membunuhnya sendiri, bukan?
Sudah kuduga.
Selanjutnya, Letnan Han Daon dari Tim Investigasi Kejahatan Kekerasan 2,
Kantor Polisi Nobong, akan menyampaikan pidato.
PENGORBANAN MULIAMU TAK AKAN TERLUPAKAN
PIDATO PEMAKAMAN
"Kami akan selalu mengingat Inspektur Kim,
"yang mengambil tanggung jawab menjadi seorang polisi dengan serius
"dan melibatkan hati serta jiwanya pada setiap momen.
"Pada momen kehilangan dan kesedihan ini,
"aku merasa kesal karena kita tidak bisa
"memutar balik waktu.
"Inspektur Kim Soyeong
"adalah seorang polisi yang paling kukagumi dan hormati
"di dunia ini.
"Dia seorang rekan kerja luar biasa,
"istri yang dicintai,
"ibu yang disayang…
"DAN DIA JUGA SEORANG IBU BAGIKU."
"dan dia juga seorang ibu bagiku.
"Kerinduan itu untuk mereka yang ditinggalkan.
"Kuharap dia meninggalkan semua rasa sakitnya di sini
"dan beristirahat tenang dalam kenangan indah."
Pembunuh Kim Soyeong, dengar baik-baik.
Bagaimanapun caranya, aku akan menangkapmu.
Dan begitu berhasil, akan kubuat kau memohon untuk mati.
Aku akan membuatmu merasakan sakit yang lebih parah dari kematian!
Kami akan akhiri pidato pemakamannya di sini dan…
Akan kurelakan semua yang kumiliki,
bahkan nyawaku sendiri jika harus!
Aku akan mengejarmu hingga ke ujung Neraka!
Dan aku akan menangkapmu sendiri.
Aku akan mencabik-cabik tubuhmu!
Bawa dia pergi!
Lepaskan!
Lepaskan aku!
Lepaskan! Akan kubunuh kau!
Aku akan menangkapmu bagaimanapun caranya!
Pasti!
Aku akan membunuhmu!
Kau!
Lepaskan!
Sudah kubilang!
Lepaskan aku!
Aku janji!
Aku akan menangkapmu bagaimanapun caranya!
Pasti!
Aku janji!
SERTIFIKAT KELAYAKAN POLISI INSPEKTUR KIM SOYEONG
Bagaimana kau akan membunuh seseorang jika kau begitu lemah?
Moon Jeongjun, Bae Jayeong, Yang Seungbin, Choi Wonjoong.
Kenapa kau membunuh mereka?
Aku seorang hakim yang menangani para pembunuh.
Aku hanya menghukum pembunuh yang tak bertobat dan tak dimaafkan.
Coba ingat kembali keempat orang itu. Seperti apa sifat mereka.
Karena sudah bersekutu dengan iblis, kau harus merelakan banyak hal.
Aku menggunakan segala cara yang kuperlukan
untuk membunuh para pendosa.
SURAT KETERANGAN PENGANGKATAN HAN DAON
Tidak. Maka, kau juga akan ke Neraka.
Setelah aku membunuhnya,
kau bisa membunuh dan mengirimku ke Neraka.
Dengan senang hati aku akan membiarkanmu membunuhku.
Pastikan
kau menepati janji itu.
Mustahil.
Aku?
Itu mustahil. Tidak mungkin.
Benar. Pikiranku hanya sedikit kacau.
Aku perlu diperbaiki. Ini bukan masalah besar.
Aku lemah.
Tolong buat aku lebih kuat.
Tolong buat aku tidak mengenal takut.
Aku tak mau pergi ke Neraka…
Kau berdoa apa sampai begitu serius?
Kau baru melakukan dosa atau apa?
Ya. Aku telah berbuat hal buruk.
Aku khawatir tidak akan diampuni.
Astaga. Tentu saja kau akan diampuni.
Kau tidak menculik atau membunuh seseorang.
Tapi apa kau tahu?
Sebelum memohon ampunan di sini,
pergi dan minta maaflah kepada orang yang telah kau sakiti terlebih dulu.
Apa kau sudah meminta maaf pada mereka dengan tulus?
Masalahnya, aku tak merasa bersalah kepada mereka.
Benarkah?
Namun, aku harus memohon ampun agar bisa masuk Surga.
Sejujurnya, aku pergi ke gereja
karena tidak mau masuk Neraka.
Ulangi ucapanku.
Beginilah kami berdoa.
Tuhan.
Kuserahkan segalanya pada-Mu.
Kuserahkan segalanya…
Omong-omong,
apa kau selalu berdoa seperti itu? Menyerahkan segalanya pada Tuhan?
Astaga. Ini sudah terlambat.
Selamat berdoa. Aku harus pergi.
Pada Tuhan…
Tuhan…
Segalanya pada Tuhan…
Ya, tentu saja aku tahu, tapi…
Apa tak ada yang bisa kau lakukan?
Kumohon.
Sial.
Kenapa hari ini terasa sangat menyeramkan?
Bawalah nama Yesus bersamamu
Anak kesedihan dan kesengsaraan
Itu akan memberimu sukacita dan penghiburan
Bawa ini ke mana pun kau pergi
Nama yang berharga
- Oh, betapa manisnya! - Oh, betapa manisnya!
- Harapan bumi… - Harapan bumi dan sukacita surga
Nama yang berharga
Oh, betapa manisnya!
Harapan bumi dan sukacita surga
ALKITAB
Bukankah kau akan berdoa?
"Tuhan, aku akan dipukuli sampai mati.
"Tolong bantu aku."
Ayo. Berdoalah.
Tidak, tunggu.
Apa kau harus melafalkan Doa Bapa Kami seperti terakhir kali?
Seperti biasa, ini memang salahku.
Justitia, maafkan aku.
"Bapa kami di Surga,
"Dikuduskanlah nama-Mu.
"Datanglah kerajaanmu…"
Kumohon ampuni aku kali ini saja.
Kau sudah kuminta untuk mengawasi apakah Justitia menangis dan melapor padaku.
Tapi kenapa kau belum mengatakan apa pun?
Karena aku tak pernah melihatnya menangis.
Tolong jangan beri tahu Justitia.
Kumohon, Arong.
Arong!
Jika dia tahu aku pergi ke gereja, dia akan membunuhku.
Kumohon padamu, Arong. Tolong.
Ada satu cara agar aku membiarkanmu hidup.
Apa itu? Akan kulakukan semuanya.
Tapi kau hanya mengikuti perintah Justitia. Bukan perintahku.
Tidak. Mulai sekarang, Arong…
Tidak, aku akan menurutimu, Gremory.
Tapi… kenapa kau berbuat sejauh ini?
Venato!
Venato…
Benar.
Tugasku adalah menyingkirkan pengkhianat yang mulai menjadi manusia.
Sederhananya, aku semacam polisi rahasia.
Dia bukan Satan, tapi Venato?
Lalu di mana Satan?
RUMAH SAKIT UNIVERSITAS YEONSEON
Baiklah, bagus.
Ada apa denganku?
Jangan khawatir. Tak ada masalah pada matamu.
Tak ada masalah?
Maksudku, air mataku mengalir deras. Aku terus menangis.
Itu seperti Air Terjun Iguazu.
Aku tak bisa menerima ini. Coba tes aku lagi.
Mustahil tidak ada yang salah.
"Aku adalah iblis.
"Iblis tidak menangis.
"Tapi belakangan ini aku menangis.
"Aku yakin ada yang salah dengan mataku.
"Tetapi dokter mata tidak menemukan masalah apa pun.
"Jadi, aku datang ke psikiater." Begitukah?
Aku tidak butuh penjelasan. Aku butuh solusi.
Bisa beri tahu aku pada situasi apa yang membuatmu menangis?
Tetangga sebelah rumahku menangis di depanku.
Lalu, aku menangis juga dengannya.
Apa hubunganmu dengannya?
Kami bertetangga baik.
Lalu apa yang tetanggamu rasakan saat dia menangis?
Kurasa dia sedang marah.
Dia tampak sedih dan menderita.
No comments yet. Be the first to leave one.