The first 200 lines.
-Terimalah Ciumanku. -Terimalah Ciumanku.
Berhenti di sana!
-Hei! -Berhenti
Berhenti berlari!
Keluar, sekarang!!!
Ayo pergi.
Sepertinya kencanmu dengan Bearded Chang tidak berjalan lancar.
Apa?
-Tidak, sebenarnya kami-- -Aku tahu.
Sebenarnya kau mengikutiku.
Sebenarnya,
Aku benar-benar sedih ketika aku tahu bahwa kalian berdua akan berkencan.
Karena...
Aku berkali-kali membayangkan bagimana kita berdua berkencan,
tapi pada akhirnya kau berkencan dengan gadis lain.
Maafkan aku. Karena aku hanya bisa memikirkan untuk mengikutimu saja seperti orang bodoh yang menyedihkan.
Ayo pergi.
Kemana?
Pergi kencan.
Apakah kau tak mengatakan bahwa kau membayangkannya berkali-kali?
Hari ini Aku akan membiarkanmu
untuk mencapai imajinasimu.
APA
Apakah kau benar-benar akan kencan denganku?
Kita bisa langsung pulang.
Tidak!
Tapi kupikir malam ini kau akan berkencan dengan Zi-yu.
Malam ini?
Seperti yang diharpakan dari Yue-qin Xiang.
Kau tak pernah mendengarkan semuanya.
Aku mengatakan padanya untuk pergi ke dokter malam ini jika dia punya waktu.
Kakinya bengkak.
Aku tahu.
-Pelan-pelan -Kau terlalu berhati-hati.
Ini adalaha kencan yang kau impikan?
Ya.
Apakah kau tak berpikir
jika kita naik bersama-sama seperti itu
akan menajadi sangat romantis?
Baik...
Hey, apa yang kau lakukan?
Aku mencoba untuk mengayuh lebih keras sehingga kita bisa pergi lebih cepat.
Mengayuh lebih keras? tapi bisakah kau tak bergoyang ke kiri dan ke kanan?!
-Baiklah. -Hey!
Baiklah aku akan mengayuhnya sendiri kau duduk saja.
Baiklah.
AKU MEMILIH TEMPAT YANG TEPAT
Apa yang kau pikirkan?
Kau senyum sendiri.
Baik,
Aku pikir.
Aku harus berterima kasih kepada sekelompok gengster.
Jika bukan karena kau,
Kupikir aku takkan pernah dikejar oleh gengster.
Sebelum aku bertemu denganmu,
Aku tak pernah tahu bagaimana cara mendapatkan masalah.
Sebelumnya, aku jarang merasa marah dan khawatir.
Tapi akhir-akhir ini,
Aku sangat memperhatikan keuntungan dan kerugian dari apa yang telah kulakukan.
Kurasa, aku benar-benar memberimu nasib buruk.
Benar.
Waktu itu, aku selalu enggan dan menghindari hal-hal seperti ini,
tapi sekarang aku sudah terbiasa.
Apa yang dulu kurasa untuk berpikir tidak mungkin,
sebenarnya mungkin.
Sudah cukup menyenangkan.
Sudah menyenangkan?
Jadi kau menyukainya?
Aku menyadari,
Kau sudah banyak merusak dinding pertahananku.
Mulai terbiasa denganmu,
adalah suatu hal diluar kendaliku.
Jadi, kau tidak benar-benar tidak menyukaiku kan?
Aku tak pernah menyukaimu.
Hanya saja aku tak tahu,
kadang kala bagaimana cara mengatasimu.
Aku menyukaimu, aku benar-benar menyukaimu!
Meskipun nilaiku tak begitu baik
dan aku juga tidak begitu cantik.
Belum lagi kemampuan memasakku.
Tapi aku mau bekerja keras,
tak peduli apa yang harus kulakukan
-Benarkah? -Ya!
-Semuanya? -Semuanya.
Aku senang bahwa kau bersedia menjadi gadis yang berbakat untukku.
Apakah kau mengatakan bahwa,
Aku mempunyai kesempatan?
Ayo pergi.
Apa?
Aku tidak mengerti.
Tunggu.
Kali ini, bisakah aku duduk di depan?
-Apa kau yakin? -Ya.
Tapi jalannya cukup buruk.
Kelihatannya tampak baik. Aku bisa melakukannya.
-Benarkah? -Ya.
-Baiklah. -ya!
Apa kau siap?
Ya.
Kita akan.
Berangkat!
Lihat, aku cukup pandai bersepeda kan?
Ya,
ini tidak buruk.
Oh, di sana ada air mancur ayo kita pergi untuk melihatnya.
Apa? Hei!
Lihat,aku bilang aku bisa.
-Hei, kau melihat ke arah mana?! -Apa?
Hei, bodoh.
Apakah kau baik-baik saja?
Ya.
Awas!
Syukurlah, ini tidak basah.
Ini untukmu.
Aku membeli ini karena kupikir kemeja ini akan cocok untukmu.
Kapan kau membeli ini?
Sewaktu aku mengikutimu tadi.
Pertama kau pakai ini dulu.
Apa? Aku?
Kau tak menyukainya?
Kau juga basah.
Pakai ini sekarang, dan kau bisa memberikannya padaku lagi ketika kita sampai di rumah.
Baiklah.
Selesai.
Apakah kau akan baik-baik saja ketika naik bus?
Kenapa tidak?
Apakah aku terlihat aneh memakai kemeja ini?
Sama sekali tidak. Beginilah Yue-qin Xiang yang kukenal.
Benarkah?
Apakah kau yakin aku tak terlihat bodoh?
Tidak.
Apa kau yakin?
Kebodohan dan berpakaian adalah dua hal yang berbeda.
Kau tak pernah mengatakan satu hal yang baik.
Ayo pergi.
SAMARITAN YANG BAIK, TOLONG BAWA AKU KE RUMAH
Itu anjing!
Seekor anjing yang ditinggalkan oleh pemiliknya.
PANIK
Beta menggemaskan.
Apakah kau takut anjing?
Apa?
Sama sekali tidak. Aku sangat mencintai mereka.
Terlebih, aku paling suka binatang kecil.
Apa kau yakin?
Ya.
Jika kau sangat mencintainya,
mengapa kita tidak membawanya ke rumah?
Apa?
Tidak mungkin!
Apakah aku akan hidup bersama anjing ini dalam satu rumah?
Ya ampun!
Aku sudah trauma semenjak
seekor anjing menggigit pantatku ketika aku masih muda.
Aku hancur.
Ayo pergi.
Baiklah
Apakah kita benar-benar membawanya pulang?
Bagaimana lagi?
Kupikir kau menyukai anjing.
Baiklah.
Cepatlah.
Orang-orang datang dan pergi.
Kurasa aku ditakdirkan
tidak bertemu dengan Yue-qin hari ini
Ya Tuhan!
Mengapa Engkau sangat tidak adil?
Tapi setidaknya kita tahu bahwa Yue-qin
belum memutuskan antara Zhi-shu dan Bearded Chang.
Terus?
Barbarian Jiang sudah berada di genggamanku.
Sekarang akan ada lebih banyak kesulitan.
Tapi ini juga berarti bahwa Yue-qin belum mempunyai seorang pacar.
-Pasti. -Ini berarti
kau masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan Yue-qin.
Ya.
-Aku menilai terlalu cepat. -Benar.
Bahkan jika Barbarian Jiang mencium Yue-qin,
itu tidak berarti bahwa dia adalah pacarnya,
-Benar sekali. -Ya.
Yue-qin?
-Apakah itu dia? -Dimana?
Maaf, permisi.
-Maaf tentang itu. -Awas.
-Hei! -Maafkan aku...
Baik, baik.
Kau anak yang ingin memukulku.
Hebat! kita akan mendapatkan 3000 dolar darimu.
-3000 dolar? -Apa?
Kau tak punya uang?
Hari ini suasana hatiku tidak begitu baik.
Kenapa kau tidak
biarkan aku memukulmu?
-Apa katamu? -Hei!
-Berhenti! -Hei, kita kehilangan Yue-qin.
-Kau harus fokus untuk mengikutinya. -Benar sekali.
-Pergilah! -Cepat!
Jika aku tak memiliki hal yang harus kuurus, kau akan mati.
-Ayo! Jangan mencoba untuk melarikan diri! -Tidak,tidak.
-Hei, bos. -Biarkan dia pergi!
No comments yet. Be the first to leave one.