The first 200 lines.
S
Su
Sub
Subt
Subti
Subtit
Subtitl
Subtitle
Subtitle
Subtitle o
Subtitle ol
Subtitle ole
Subtitle oleh
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~ D
Subtitle oleh: ~ Da
Subtitle oleh: ~ Dar
Subtitle oleh: ~ Dark
Subtitle oleh: ~ DarkS
Subtitle oleh: ~ DarkSm
Subtitle oleh: ~ DarkSmu
Subtitle oleh: ~ DarkSmur
Subtitle oleh: ~ DarkSmurf
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfS
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSu
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub I
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub In
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Ind
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indo
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indon
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indone
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indones
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesi
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesia ~
Subtitle oleh: ~ Dark Smurf Sub Indonesia ~
Diterjemahkan oleh: ~ to to ro ~
Apaan?
Bagaimana ini? Bukankah itu Yeong Sook?
Sialan!
Lagi? Lagi?
Apa?
Kau lagi?
Si cebol!
Lihat apa?
Aigoo!
Waktu kecil tidak seperti begini.
Semakin gede jadi semakin bandel.
Kampret! Coba lihat tampang brengseknya itu!
Perek satu ini...
Dasar perek! Mati saja sana!
= Young Hot Blood / Blood Boiling Youth =-
Dasar cabul!
Sial banget!
Tangan cewek satu itu benar-benar gede!
Kenapa tidak bisa aku?
Dasar orang-orang tolol!
Taruh dulu ke atas
pakai punggung tangan.
Kemudian?
Ceweknya memukul tangannya.
Coba pukul!
Tidak bisa begitu.
Tidak bisa?
Tapi...
Dia sama sekali tidak bergerak.
Bagaimana?
Balikkan tanganmu.
Masih ada jurus jitu seperti ini ternyata.
Mari kita taruhan!
Yang kalah harus jalan sampai ke ujung kereta.
Kain, gunting, batu!
Coba kulihat!
Keparat ini, ngapain kau?
Diamlah kau!
Brengsek, masih malas-malasan?
Apaan sih?
Terongnya jatuh.
Terongnya jatuh!
Kerjakan dengan benar!
Kenapa dia setiap hari lari-lari?
Di hari yang begitu panas.
Kalian kenal dengan Hang Tae Kyo yang duduk di SMA kelas 3?
Tahu.
Anak itu beberapa hari yang lalu mondar-mandir di depan rumah bordil
dan ditahan polisi.
Masih ketawa?
Suruh dia rapikan rambutnya!
Begitu berantakan.
Bukan kebebasan bergaya rambut.
Kunyuk ini...
kau potonglah rambutmu, mengerti?
Hari ini adalah pendidikan mengenai seks.
Coba lihat tampang kalian yang kegirangan itu.
Ini adalah artikel yang kugunting dari koran kemarin.
Seorang profesor dari Rusia mengatakan,
Seorang pria sampai dia mati
sanggup melakukan sebanyak 4000 kali.
Dengan kata lain,
melakukan sebanyak 4000 kali.
Tentu saja tidak tertutup kemungkinan 'tidak sanggup'.
Mengerti?
Dengan kata lain, sekalipun menggunakan tangan,
juga harus dihitung.
Mengerti?
Kang Choong Gil!
Kunyuk, sedang apa kau di sana?
Kau itu paling mencurigakan, tahu?
Jangan-jangan kau sudah 4000 kali?
Palsu ini!
Pernah lihat?
Jangan membaca buku atau menonton film yang bisa merangsang secara emosional.
Pintu harus selalu terbuka. Ini penting sekali.
Yang juga berarti hal di mana kita harus berhati-hati adalah
alat kelamin pria.
=Jam 6, Hotel=-
Tulis apa?
Tidak apa-apa.
Sebuah undangan, ya?
Kau harus hati-hati terhadapnya.
Kenapa?
Cewek-cewek yang pergi dengannya,
yang dibohongi bukan hanya satu atau dua.
Ya, kan?
Dibohongi apa?
Sekalipun kau memiliki pertahanan yang kuat,
kau tidak akan berdaya di hadapannya.
Kau akan ke sana?
Memangnya aku sudah gila?
Aku bukan cewek gampangan.
Aku tahu.
Kau waktu SMA kelas satu duduk di kelas 3-3, dengan nomor urut 27.
Kursi nomor 4 dari jendela.
Ekspresi wajahmu selalu terlihat seperti sedang memikirkan sesuatu.
Memandang ke luar jendela...
Dari pertama kali melihatmu,
dalam satu hari setidaknya 3 kali aku memikirkanmu.
Memangnya gosok gigi?
Kenapa menatapiku sedemikian rupa?
Karena kau sungguh cantik.
Tidak sanggup rasanya jika mataku tidak menatap wajahmu.
Aku mana cantik.
Cewek-cewek yang jauh lebih cantik dariku juga masih banyak.
Aku selalu merasa...
dalam diri setiap orang, pasti ada bagian yang cantik.
Cantik karena elegan...
Cantik karena montok...
Cantik karena pintar.
Orang yang memiliki siku begitu putih,
hanya ada kau seorang.
Ada apa?
Kepalaku agak sakit.
Wah, siapa ini?
Berdiri dengan benar!
Sudah pernah kuperingatkan kau supaya jangan muncul di depanku.
Bangsat!
Oppa!
Yeong Sook minta supaya Oppa segera ke sini.
Selamat makan!
Kenapa kau ganggu dia?
Masa kau tidak tahu?
Adikku setelah diputusin olehnya tidak pulang ke rumah sudah ada 6 bulan.
Bukankah dia mencari uang untuk operasi plastik?
Itu karena...
aku merasa malu.
Mie-nya dah lembek.
Kau masih di sini?
Aku khawatir terjadi apa-apa padamu.
Hyeong itu entah kenapa suka cari aku.
Kami kenal baik.
Ayo!
Mau ke mana lagi?
Bereskan sebentar!
Sudah pulang?
Kami juga butuh tidur.
Oppa, kau tidak berencana mau pulang?
Ada orang di rumah?
Sudah datang?
Apa kabar?
Bawa apa lagi?
Tidak usah bawa apa-apa lain kali.
Dulu...
ayah si Choong Gil
membantu menyiram kebun buah keluarga kami.
Itu sangat melelahkan.
Jadi aku bawa beberapa buah
untuk kalian cicipi bersama.
Sudah matang sekali.
Jika butuh bantuan kerja fisik, panggil saja aku.
Di rumahmu tidak ada laki-laki.
Belum pernah lihat kau pakai jepit rambut bunga ini sebelumnya.
Aku...
...permisi dulu ya.
No comments yet. Be the first to leave one.