Lost Treasures of Egypt

Lost Treasures of Egypt

Download Indonesian Subtitle

Season 3

Release info

Lost Treasures Of Egypt S03E05-DSNP-WEB-DL
A Commentary by Sh1Ft3R
𝓓𝓲𝓼𝓷𝓮𝔂 𝓗𝓸𝓽𝓼𝓽𝓪𝓻

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2022-07-12
Downloads: 28
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Para arkeolog akan membuka peti mati

yang sudah disegel selama lebih dari 2.000 tahun.

Ini sangat berisiko.

Ada retakan besar di atas peti matinya.

Di dalam, bisa saja ada

mumi yang langka dan tak pernah disentuh.

Apa kalian siap untuk membukanya?

Siap? Dengan sangat hati-hati.

Kebangkitan Mumi

Lembah Para Raja.

Rumah abadi bagi para firaun Zaman Keemasan Mesir Kuno.

Di pegunungan ini,

arkeolog telah membuat

beberapa penemuan sejarah yang paling luar biasa.

Jasad para anggota kerajaan yang berusia 3.000 tahun lebih.

Jasad raja-raja ini mewakili puncak seni mumifikasi,

menyiapkan jasad

dengan minyak dan pembungkus linen

untuk menghindari pembusukan.

Namun, evolusi dari kebiasaan suci ini

masih diselimuti misteri.

Kenapa dan bagaimana orang-orang Mesir

mulai mengawetkan jasad mereka?

Lalu apa yang terjadi dengan mumifikasi

saat setelah lebih dari 2.000 tahun

Mesir Kuno ditaklukkan?

Saat ini, para arkeolog di seluruh Mesir

mencari mumi dari awal peradaban

dan dari perhitungannya yang terakhir

untuk mencari tahu soal naik turunnya mumifikasi.

Meredith Brand, arkeolog kelahiran Texas,

menemukan mumi pertamanya di museum Inggris di London

pada usia tujuh tahun.

Sejak saat itu,

dia sangat mau membuka rahasia yang dikandungnya.

Kita bisa dapat mendengar keheningannya, anginnya,

dan merasakan bahwa ini adalah tempat suci.

Meredith sudah datang ke makam Firaun

karena dia percaya rahasia asal-usul mumifikasi

dapat ditemukan di sini.

Situs ini menyimpan petunjuk penting

untuk proses mumifikasi,

baik dari segi teknologi dan dari segi ritualnya,

serta alasan orang Mesir Kuno

sangat mau melestarikan jasad mereka.

Lebih dari 60 makam sudah ditemukan di Lembah.

Sebagian besar didekorasi dari lantai ke langit-langit

dengan citra yang rumit.

Ukirannya, lukisannya begitu segar dan hidup.

Karya seni ini dirancang

untuk membantu membawa mumi pemiliknya dengan selamat

ke alam baka.

Meredith mencari bukti

obsesi orang Mesir Kuno terhadap mumifikasi.

Ini adegan yang saya datangi.

Baik, jadi...

yang bisa saya lihat di sini

adalah dewa berkepala serigala, Anubis...

dan dia membuat mumifikasi, yang merupakan peran sucinya.

Gambar tersebut mewakili mumifikasi pertama

yang dilakukan oleh para dewa, Pembalseman Osiris.

Menurut legenda,

Osiris adalah salah satu dewa pertama

yang berjalan di bumi.

Namun, dalam perseteruan,

dia terbunuh oleh saudaranya, Seth

yang menyebarkan bagian tubuhnya ke seluruh Mesir.

Istri Osiris mencari di sepanjang sungai Nil

untuk menemukan jasadnya yang rusak.

Dengan bantuan Anubis, dia menyusun kembali Osiris

dan membungkusnya dengan kain linen,

membangkitkannya untuk kehidupan kedua

sebagai penguasa Dunia Bawah.

Sejak saat itu,

jasad orang Mesir yang berkuasa

dibungkus dan dibalsem

agar seperti Osiris,

mereka bisa hidup kembali di akhirat.

Adegan ini mengungkapkan tujuan akhir raja,

yaitu mumi yang sempurna

agar dia bisa berhasil terlahir kembali di alam baka.

Gambar tersebut menggambarkan mitos asal-usul mumifikasi.

Namun, itu berasal dari Kerajaan Baru,

lebih dari 1.000 tahun

setelah para orang kaya Mesir mulai mengawetkan jasad mereka.

Untuk mengetahui dengan tepat cara orang Mesir paling awal

memumikan jasad mereka,

para arkeolog perlu menemukan

salah satu harta arkeologi yang paling langka,

mumi dari Kerajaan Lama.

Di Saqqara,

ahli mumi terkenal di dunia, Salima Ikram,

sudah dipanggil ke penemuan yang luar biasa

di salah satu kuburan tertua di Mesir.

Lahir di Pakistan,

dia jatuh cinta dengan Mesir pada kunjungan keluarga

pada usia sembilan tahun.

Dia menghabiskan kariernya

meneliti jasad-jasad Mesir yang kering,

dan bukan hanya manusia.

Dia memeriksa mumi anjing, kucing, bahkan singa.

Di sebuah makam yang berusia lebih dari 4.000 tahun,

arkeolog, Mohamed Megahed,

sudah menemukan satu mumi manusia.

Jika itu milik pemilik asli makamnya,

itu akan menjadi salah satu mumi tertua

yang pernah dilihat oleh Salima atau siapa pun.

Jika kita sungguh menemukan mumi Kerajaan Lama,

itu akan sangat mengasyikkan.

Saya sudah mengerjakan satu atau dua mumi lainnya

dan itu sangat langka,

tetapi sering kali,

ruang pemakaman dan seluruh situsnya

sudah digunakan kembali lama setelah Kerajaan Lama,

jadi, saya harap Mohamed tak mengecewakan.

Selama empat tahun,

Mohamed sudah memimpin penyelidikan

terhadap makam misterius ini.

Salima, terima kasih sudah datang hari ini.

Hal yang dia temukan

sudah mengejutkan dunia Egiptologi.

Di bawah pasir dan puing-puing,

Mohamed menemukan sebuah koridor

yang mengarah ke ruang depan

yang dicat dengan detail menakjubkan

dan warna-warna cerah.

Hieroglif mengungkapkan ini adalah makam

seorang pria bernama Khuwy,

kerabat keluarga kerajaan

yang hidup lebih dari 4.000 tahun yang lalu.

Di ruang pemakaman di dekatnya,

ada empat stoples untuk menampung organ mumi,

sebuah sarkofagus yang hancur dan kosong,

serta berserakan di lantai, serpihan sesosok mumi.

Ini bisa saja salah satu mumi Mesir tertua

yang pernah ditemukan.

Namun, apa itu tulang Khuwy atau penipu?

Tahun lalu,

tim Mohamed menemukan lebih banyak mumi

yang terkubur tepat di luar tembok makam,

dari era yang jauh lebih baru.

Jika mumi di ruang pemakaman berasal dari waktu yang sama,

itu mustahil Khuwy.

Salima di sini untuk memeriksa muminya

untuk mencoba memastikan identitasnya.

Ini gudang besar yang bagus dan terorganisasi.

Jika ternyata itu Khuwy,

jasad itu bisa menjawab

salah satu pertanyaan tertua ahli Mesir Kuno,

"Seberapa awal dalam sejarah mereka,

"orang Mesir menyempurnakan seni mumi yang misterius?"

Dekat kota oasis, Faiyum,

arkeolog Mesir, Basem Gehad,

baru mendirikan kemah di situs terpencil

kota kuno Philadelphia

untuk menyelidiki mumifikasi di akhir kerajaan Mesir.

Saat masih kecil,

tertarik pada rahasia arkeologi Mesir,

Basem memohon kepada ayahnya setiap akhir pekan

untuk membawanya ke Piramida atau ke Museum Mesir Kairo.

Kini, dia bisa tinggal di situs arkeologinya sendiri

selama berbulan-bulan.

Ini tenda tidur kami.

Ini dapur kami, dapur kecil di sini, akan ada kokinya.

Halo, Koki!

Sekitar 2.000 tahun setelah usia Piramida,

masa Raja-Raja Mesir sudah berakhir.

Mesir Kuno diserbu oleh Yunani.

Orang Yunani tak memiliki tradisi

untuk mengawetkan orang yang sudah meninggal.

Basem mau tahu cara penaklukan itu

mengubah praktik mumifikasi.

Seperti yang terlihat, tak ada bukti apa pun di permukaan,

hanya pasir dan gurun, itu saja.

Kini, dia sedang berburu sesuatu yang sangat langka,

kuburan Yunani yang utuh.

Sekarang, sebuah foto baru dari satelit

sudah memberinya petunjuk baru tentang di mana harus menggali.

Jadi, daerah yang terarsir, bisa terlihat di citra satelit

adalah daerah yang ditinggikan,

mungkin daerah tujuan untuk penggaliannya.

Jadi, ayo pergi.

Tim Basem menyapu

lapisan tipis pasir yang tertiup angin

dari gundukannya.

Tepat di bawahnya, dia menemukan petunjuk yang menjanjikan.

Jika ini sudah dijarah, tak ada pasir yang padat.

Di daerah ini, pasirnya sangat padat.

Kita harus menyingkirkannya dengan sangat hati-hati

dan kita lihat saja nanti.

Dalam beberapa menit, pekerja Basem menemukan

garis besar enam pemakaman terpisah

yang terpahat di batu.

Ini penemuan yang fantastis,

tetapi apa kuburan ini belum terjamah?

Kami sangat penasaran untuk melihat isinya.

Itu bisa menceritakan banyak cerita, cerita indah

tentang cara orang Yunani dan Mesir

hidup bersama dalam satu ruang.

Para pekerja membersihkan pasir lepas

More Indonesian subtitles for Lost Treasures of Egypt

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left