The first 200 lines.
Sebelumnya dalam This Is Us...
Kau selalu bilang ingin menyelesaikan sekolah.
Kurasa sekarang waktunya.
Oh Tuhan... laki-laki.
Aku pergi ke database memorial perang.
Nicholas Pearson.
Dia mungkin sudah meninggal, tapi dia tidak di sini di Vietnam.
Dia akan melukaimu, Kevin.
Latar belakangnya rumit.
Kau takkan memenangi ini, Randall.
Angkanya tidak ada di sana.
Kau bilang bahwa
jika suatu waktu, aku tidak bersamamu
ikut pemilu, kau akan berhenti.
Aku tidak lagi bersamamu untuk ikut pemilu.
Kami punya kabar terbaru yang yang mungkin mengejutkan dalam
kompetesi pemilu lokal di Philadelphia malam ini.
Distrik 12 tetap ketat memilih anggota dewan aktif
Solomon Brown unggul 4persen
- dari penantang Randall Pearson. - Sedang apa, cuz?
"Tetap minum Chardonnay" itu yang sedang kulakukan.
Anggota dewan Brown unggul 52%...
Ya, menang atau tidak, ini akan segera berakhir.
Ya, ini akan segera berakhir.
Anggota dewan Solomon Brown, anggota dewan aktif 14tahun,
- pertama kali dikenal publik... - Ini.
Oh, aku tidak lahir untuk politik.
Ini terlalu tegang bagiku.
- Pakaian dalamku basah kuyup. - Hentikan.
Brown memilih ya untuk Proposition 27...
yang memberi program perumahan yang lebih baik bagi distriknya.
Momen besar untukmu, adik.
Apa yang sedang kau pikirkan?
- Sejujurnya? - Yeah.
Kau ingat saat ayah dan aku ke D.C. untuk mengunjungi Howard?
- Tentu saja. - Aku sedang sangat memikirkannya.
Kau? Apa yang sedang kaupikirkan?
Apa yang sedang kupikirkan? John Stamos, kebanyakan. Permisi.
John Stamos.
Hai.
Hai....
Karena aku tidak yakin jika harus
bicara padamu atau memberimu ruang,
jadi aku hanya akan bicara padamu dengan jarak beberapa kaki
dan ambil jalan tengah.
- Zoe, maaf jika aku menekanmu... - Kevin...
aku tidak bisa melakukan ini.
Tobe, ada apa?
Hei. Dengar, Kate sedang menangis
selama, sekitar 5menit.
Apa ada semacam obat kembar untuk sesuatu seperti ini?
Apa tangisannya baik atau buruk?
Tidak jelas.
- Bagaimana di sana? - Tidak jelas.
Hei dengar, Toby. Aku harus pergi. Akan kutelpon lagi.
- Gimana? - Ya, kita tertinggal
tapi apapun yang terjadi, bung...
yang kau lakukan selama 7minggu terakhir, tak pernah dilakukan sebelumnya.
Ya.
Ini 7minggu terpanjang dalam hidupku.
- Hei, Randall. Randall. - Ya.
Bangun, ayolah. Annie sudah bangun.
Dia tidak perlu melihatmu tidur di sofa.
Ah, sial. Aku tadinya mau kembali ke Phill jam9.
Kau masih lanjut?
Setelah semalam?
Setelah Jaewon bilang kau tak bisa menang?
Dia tidak bilang begitu. Dia bilang angkanya tidak ada di sana.
Ya, angkanya ada di suatu tempat, Beth.
Aku tak bisa begitu saja menyerah pada distrikku, tidak setelah semua ini.
Oh, distrikmu. Bagaimana dengan keluargamu?
Akan selalu menjadi prioritasku, oke ?
Dengar, aku bahkan memikirkan TEss tadi malam.
Aku memesan Love, Ellen.
Itu buku ibunya Ellen DeGeneres, Betty
menulis tentang Ellen segera terbit.
Aku akan mendegarnya saat perjalanan ke Philly.
Kau tak bisa meng-audiobook-an jalanmu melalui kehidupan putri kita.
Dengar, 7minggu selanjutnya akan berat.
Aku tahu.
Tapi orang yang kita temui di distrik itu
selama beberap bulan terakhir layak mendapatkan yang terbaik dariku.
Tidak ada "kita" dalam hal ini lagi, Randall.
Aku akan menjauh dari jalanmu dan kau sendirian, say.
Kau tahu, ayah tebak Abraham Lincoln bangun setiap pagi,
berdiri di depan White House, dan dia
di sini, 555kaki yang kita lihat sekarang.
Mereka menyelesaikannya 20tahun setelah dia meninggal, jadi...
Kau mengacaukan sisi romantisnya, nak.
Kenyataan adalah kenyataan, Yah.
Aku berpikir untuk kuliah ilmu politik.
Tidak bercanda.
Lihat dirimu.
Kau akan punya kehidupan yang luar biasa.
Kau akan jadi pria yang luar biasa.
- Hei, Tobe? - Apa seseorang menelpon
calon pemenang Dad Bod Award?
Jadi, aku pikir kita hanya pakai ruangan ini
- untuk menyimpan sampah kita, kau tahu? - Sampah...
Kurasa ini waktunya kita mengubahnya menjadi kamar bayi.
Aku setuju sekali.
- Yeah? - Yeah, aku tadinya menunggu
karena kau ragu-ragu.
Jadi kau perlu menjual mainanmu.
Perjalanan terpanjang dalam hidupku.
Ya, kita berangkat Rabu sore
mendarat Rabu pagi, jadi secara teknis
ini perjalanan terpendek dalam hidupmu.
Perbedaan waktu memang gila, kan? Kau tahu apa lagi yang gila?
Bahwa pamanmu tidak meninggal di Vietnam?
Ya. Betul sekali.
Dan sekarang aku punya jutaan lebih pertanyaan soal itu, kau tahu?
Seperti, entahlah. apa dia kembali ke USA?
Baiklah, apa ayahku tahu dia hidup?
Atau mungkin seperti Mad Men, kan?
Dimana dia meninggal, tapi seseorang mengambil label anjingnya.
Santai, Pearson. Kita akan hubungi Veterans Affairs,
mencari tahu apa yang terjadi dan berangkat dari situ.
Kau akan bilang pada keluargamu?
Apa kau... aku takkan bilang apapun.
Maksudku, rantai teks itu tidak bertuhan
saat Kate berdebat ingin jadi pirang.
Aku bahkan tak bisa bayangkan apa jadinya ini.
- Poin bagus - Kau tahu?
Menyenangkan sekali bisa pulang ke rumah.
Apa?
Kau menyebut tempatku "rumah."
Tidak. Aku menyebut rumah Amerika.
- bukan lotengmu. - Ya, bisa saja.
Lotengku. Rumahmu.
Apa itu....
Ini John Stamos, yeah.
Tess dan Annie yang kasih. Dulu ada fase
dimana mereka memanggilku Paman Jess.
Apa katamu?
Kau ambil Stamos.
Aku punya teman sekamar! Ini akan keren.
- Oh, Tuhan. Ayo langsung ke ranjang. - Oh, Tuhan.
Randall Pearson...
Randall Pearson akan kembali bersinar.
Baiklah, J-dog. Beri aku posisi terkahir, bung.
- Aku tahu kita memanas. - Tepatnya suam-suam kuku.
Kau masih tertinggal 10poin.
Bagaimana? Bung, kita sudah banyak berjalan dari pintu ke pintu.
Aku harus Google apa itu jagung untuk
lihat apa itu yang tumbuh di kakiku. Ternyata benar.
- Apa lagi yang bisa kita lakukan? - Pakailah sepatu yang nyaman.
Kita punya seharian penuh untuk mencari kerja.
Juga, jangan lupa
kita ada sarapan dengan Business Association
- besok jam7. - Ya.
Kurasa aku akan tinggal di sini lagi.
Kau mau telpon Beth dan memberitahunya?
Maaf, Bung. Sudah kiperingatkan ini akan berat.
Yeah.
Ini membuatku takut.
Ide untuk, ayah tahu...
melakukan sesuatu yang besar dalam hidupku.
Ayah tahu yang kudapatkan saat aku sedang fokus.
Itu seperti...
seperti aku tak bisa melihat hal lain.
dan lihat ayah dan ibu. dan ayah tahu, keluarga kita.
Dan aku menginginkan itu juga.
Kau tahu, Randall, kau...
kau mungkin satu-satunya anak 17tahun di planet ini
yang sungguh mencemaskan
soal menyeimbangkan karir masa depan
bersama istri dan anak.
Aku suka merencanakan.
- Ya, apa kita kaya? - Anak-anak ini
di kampusku, mereka menggila melihat barang kita.
Ya, kita sangat tua bagi mereka,
barang kita dianggap antik.
Dimana...
dimana kotak yang kutaruh di bawah meja?
Entahlah. Kurasa kumenjualnya.
Tidak. Itu diutlis "DNS."
Yeah, artinya donasi. Yeah, aku menjualnya.
Kurang satu perjalanan ke Goodwill.
Bukan...
"DNS" bukan singkatan dari "donasi."
Itu artinya "do not sell."
Kotak itu adalah rumah untuk paket lengkap asli
dari tokoh aksi Star Wars 1977.
Maaf.
- Itu kecelakaan, say. - Kau harusnya bertanya.
- Kau harusnya bertanya. - Tapi, tapi say...
ayolah. Itu hanya mainan.
Itu bukan hanya mainan.
Itu tokoh aksi, pertama-tama.
Tokoh akhir yang telah menjalani waktu denganku
dari rumah ke rumah setelah orang tuaku bercerai,
ke asrama kampusku, ke 6 apartemen L.A
sehingga suatu saat aku bisa memberinya pada anakku.
Tapi sekarang...
Jangan.
Maaf kami terlambat.
Ini salahku.
Kami lambat keluar dari apartemenku pagi ini.
Ya, sebenarnya... apartemen kami.
No comments yet. Be the first to leave one.