Patrick Melrose

Patrick Melrose

Download Indonesian Subtitle

Release info

Patrick Melrose S01E01 Bad News 1080p AMZN WEB-DL DDP5 1 H 264-NTb
A Commentary by kuykuy
resync from SurgerySquad

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Published on: 2023-09-19
Downloads: 39
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Halo.

Halo.

Patrick? Ini kau, 'kan?

Nicholas?

Patrick, aku punya kabar buruk.

Halo.

Halo, Patrick? Kau dengar aku?

Aku di New York.

Tampaknya ada penundaan.

Kau dengar aku?/ Ya.

Ini soal Ayahmu./ Aku mendengarmu.

Aku disini.

Ayahmu meninggal kemarin, di kamar hotelnya.

Itu pasti mengejutkanmu.

Sepertinya.

Kau mengerti perasaanku.

Aku mengagumi Ayahmu. Semua orang menyukainya.

Aku tahu dia bukanlah orang yang lemah.

Kau masih di sana, Patrick?

Ya, masih. Dimana Ayahku saat ini?

David?

Dia berada di Frank E. Macdonalds, di pemakaman Madison.

Semua orang pergi ke sana.

"Yang terbaik atau tidak sama sekali," seperti yang Ayahmu selalu ucap.

Jika kau ingin datang dan mengambil abunya...

Apa kau punya cukup abu?/ Pada saat ini, tidak ada.

Maka kita harus bertemu.

Bagaimana jika di Key Club? George Watford ada di sana.

Kita akan bersulang untuk kehidupan luar biasa Ayahmu.

Maaf aku telah menjadi pembawa berita sedih untukmu.

Ya, tidak apa-apa.

Selamat tinggal.

Penerjemah : ExtraCreamy90

Bajingan tua itu sudah mati.

Apa penyebab kematiannya?

Aku lupa bertanya, aku terlalu gembira.

Maksudku, terlalu larut dalam kesedihan.

Bisa berhenti mengelus rambutku?

Aku butuh minuman, minuman sungguhan.

Mari kita rayakan.

Kita bisa pergi minum di luar.

Mungkin kau tidak tertarik,

tetapi kita diundang

oleh Gregory dan Rebecca untuk makan malam.

"Penderitaan yang terjadi saat orang lain makan."

Siapa yang bilang? Aku tidak bisa.

Aku sedang gila saat ini.

Ini adalah hubungan yang rumit.

Banyak yang harus dipikirkan.

Aku juga tidak yakin heroin akan membantu.

Menurutmu itu ide yang bagus?

Tentu saja tidak!

Maksudku, mungkin saja...

ini waktu yang tepat untuk membuat perubahan.

Memulai hal baru!

Sebaiknya aku pergi sebelum kau makin menjadi-jadi.

Apa menurutmu, kini dia sudah mati,

bisa membuatmu tidak menjadi seperti dia?

Tidak sepertinya. Aku harus melihat dia.

Debbie, maaf, aku sedang tidak bisa menerima ajakanmu.

Jangan pergi. Tetaplah disini.

Kembalilah tidur./ Aku tidak bisa.

Aku mendengar perkataan di suatu tempat...

bahwa kesedihan bisa membangkitkan gairah seksual.

Bagaimana menurutmu?

Ha! Masa bodoh.

Bagaimana kabar Ibumu?

Dia bekerja dengan Save The Children di Chad.

Tak ada yang tahu kabarnya.

Selalu memikirkan orang lain./ Memang.

Apa itu?/ Valium.

Kedengarannya bagus.

Omong-omong, kurasa aku akan berhenti mamakai obat.

Kau meremehkanku.

Aku hanya sedikit ragu./ Aku pernah mencobanya.

Tepat! Apa bedanya kali ini?

Kau tidak mudah sembuh, lagipula, kau terlalu candu.

Pecandu tidak menyerah sampai titik terendah,

dan itulah dirimu.

Kau terlalu terbebani./ Salah.

Aku akan berhasil kali ini.

Baguslah, Patrick!

Kokain dan heroin setidaknya.

Anggap saja sebagai permulaan.

Sebagai awalan, masih ada Valium tersisa?

Untuk menenangkan pikiranku./ Maaf, sudah habis.

Tolong jangan salah paham:

apa artinya kini kau menjadi kaya raya?

Tidak, uang itu semuanya milik Ibuku,

dan dia masih sehat bugar.

"Matahari telah terbit, tak ada pilihan lain."

Saatnya memanfaatkan momen hari ini!

Selamat tinggal.

Selamat tinggal juga.

Kau juga, heroin, teman lamaku.

Orang-orang terlalu rumit untuk kembali menjadi bersih.

Di sisi lain, perjalanan udara bisa sangat menegangkan.

Semoga berhasil.

Jauhi lingkungan berandalan.

Aku takkan kesana.

Sungguh. Urus saja dirimu sendiri,

kini biar aku mengurus hidupku sendiri.

Ini hal terpenting

dalam hidupku

dan aku bersungguh-sungguh.

Kutunggu kebulatan tekadmu.

Terima kasih atas tumpangannya.

Seperti biasanya,

aku tak bisa apa-apa jika bukan karenamu.

Sebuah kehormatan. Kutunggu kau dua hari lagi:

sebagai pria baru./ Benar-benar baru.

Kepada penumpang yang baru saja tiba

di bandara London Heathrow,

silakan menuju ke arah bagasi...

"Mati, sangat lama.

Teramat sangat lama! Dan hatiku adalah segenggam debu."

Dan, sesuatu, sesuatu yang lain.

Astaga, berpikirlah.

PIkirkan hal yang baik.

Ingatlah alasanmu kesini.

Kau kesini untuk mengambil debu Ayahmu!

Efek Valium memudar, kini aku merasa gugup.

Tahan. Bertahanlah.

Mual, gugup, kenikmatan yang aneh,

sengatan di dalam perutku.

Brengsek!

Bisa lewat jalan lain?

Aku harus segera ke hotel.

Pak Melrose! Senang bertemu denganmu lagi.

Kamar suita-mu sudah siap.

Ada pesan untukmu.

Mengesankan sekali.

Bisakah kau mengirimkan sebotol wiski

dan es yang sangat banyak...

Tentu saja.

Ini liftnya.

Ini tombolnya. Anda berada di lantai 33.

33!

Astaga, berisik sekali./ Maaf, tuan?

Tidak. Aku sedang bicara sendiri.

Ini lorongnya.

Ini kamar anda. 3318.

Ini kunci anda.

Berhasil!

Kau tahu apa yang akan terjadi.

Depresi berat karena berhenti memakai obat.

Lampu kamar mandi.

Ini TV anda, nyalakan di sini.

Dan ini caranya untuk mengubah saluran.

Aku sudah mengerti.

Paranoia, kram, berpikir ingin bunuh diri...

Terima kasih.

Tetap saja, berkata: ini yang terakhir kali.

Yang benar, di antara yang terakhir kali.

Tidak. Kali ini berbeda.

Tak ada pesakitan. Tetap fokus pada tujuan.

Hari baru, awal yang baru.

Triknya bukan memikirkannya.

Bagaimana bisa kau tidak memikirknnya?

Ini bagaikan dirimu tertahan di kursi roda

ketika ruangan sedang terbakar.

Ya Tuhan.

Heroin terbaik di kota,

tinggal hubungi, 555-1726.

Nomornya Pierre, 555-1726.

Jangan pikirkan itu.

Patrick!

Ya, Nanny?

Yang kau butuhkan, adalah, berjalan-jalan di taman.

Jangan beli heroin!

Aku hanya memperjelas!

Tidak, Nanny. Aku berjanji.

Punya Quaaludes?

Tentu saja. Lemmon 714, harga satuannya $5.

Aku hampir tak kuasa menyerah pada semuanya.

Aku ambil enam. Apa ada obat?

Mengapa ingin beli obat? Apa kau gila?

Aku punya Black Beauties. Obat farmasi.

Artinya buatan sendiri?

Artinya barang bagus./ Jangan beli obat apapun.

Beri aku tiga.

Kau orang Inggris?/ Ya.

Kau tidak merasa gerah?

Kudengar heroin disana gratis?

Jangan ganggu dia./ Tidak juga.

Lepas mantelmu, kau berkeringat.

Ingin beli heroin, orang Inggris?

Aku juga jual kokain, barang bagus.

Kubilang, jangan ganggu dia.

Aku ingin, tapi aku sedang berhenti!

Bung, harus pakai air.

Aku bukan amatir.

Kembali lagi besok!

Ada yang bisa kubantu?

Aku datang untuk melihat mayat.

Maaf, bisa minta segelas air?

Ada pil besar tersangkut di...

Aku tidak bisa...

Maaf.

Aku datang untuk melihat mayat David Melrose.

More Indonesian subtitles for Patrick Melrose

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left